Profil Perpustakaan Itenas

Perpustakaan Itenas memiliki visi : “Menjadi pusat belajar mandiri untuk mahasiswa Itenas, dosen Itenas dan untuk masyarakat. Memiliki koleksi yang lengkap dan relevan, telah menggunakan teknologi informasi untuk mengelola dan menyebarluaskan informasi, serta memiliki hubungan yang baik dengan institusi yang lain”. Sedangkan yang menjadi misi Perpustakaan Itenas yaitu : “Mendukung proses pendidikan di Itenas dan juga pada masyarakat, serta meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa dan dosen Itenas“. Tujuan Perpustakaan Itenas adalah “memperkaya pengetahuan yang relevan pada mahasiswa dan dosen Itenas, meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa dan dosen Itenas, serta menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat”.

Perpustakan pusat Itenas didirikan tahun 1984, bersamaan waktunya dengan berubahnya satus dari Atenas menjadi Itenas. Pada saat itu perpustakaan Itenas hanya menempati sebuah ruang yang berukuran 4 x 15 m2. Pada tahun 1986 perpustakaan berkembang dan menempati  gedung yang lebih besar yaitu Gedung 9 dengan luas ruang 15 x 38 m2. Kondisi ini bertahan sampai dengan tahun 2000. Dalam kurun waktu tersebut perpustakaan menerapkan sistem pelayanan tertutup atau closed service, yaitu sistem yang tidak memperbolehkan mahasiswa untuk mengambil buku sendiri tetapi harus dibantu oleh pegawai  perpustakaan.

Selanjutnya perpustakaan diperbaiki dan mulai direnovasi pada bulan Juni tahun 2000 dan selesai pada bulan November 2000 dengan mengakuisisi ruang di lantai dua yang sebelumnya merupakan ruang kuliah. Dengan demikian luas areal perpustakaan meliputi dua  lantai, dimana setiap lantai memiliki ukuran 17 x 44 m2 (748 m2). Berkat bantuan dari program TPSDP pada tahun 2005 direalisasikan pembangunan ruang multimedia di lantai 3, sehingga luas total menjadi 1800 m2, dengan area untuk pengunjung seluas 1580 m2 dan sisanya untuk ruang administrasi staf pegawai.

Perpustakaan mulai menerapkan layanan katalog elektronik pada bulan Agustus 2001. Pada saat itu perpustakaan menerapkan sistem pelayanan peminjaman buku dengan sistem layanan tertutup atau closed service. Selanjutnya perpustakaan menjalin kerjasama dengan Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi (KMNRT) yang membuahkan hasil berupa penerimaan hibah dalam bentuk software pada bulan November 2001. Dengan diterimanya paket bantuan ini maka mendorong perubahan sistem pelayanan perpustakaan dari closed service menjadi open service yang dimulai pada bulan April 2002. Dengan penerapan sistem ini maka sistem pelayanan peminjaman serta pengadministrasian transaksi diubah kedalam sistem yang terkomputerisasi. Melalui sistem layanan terbuka ini selanjutnya mahasiswa dapat mencari sendiri informasi tentang  buku  ataupun koleksi yang lain melalui katalog elektronik dan dapat mengambil buku tersebut langsung pada rak buku. Pada tahun 2005 dari dana TPSDP, perpustakaan mulai mengembangakan sistem manajemen perpustakaan yang berbasiskan website, dimana civitas akademika Itenas bisa mengakses data koleksi perpustakaan dan informasi mengenai koleksi secara online, yang dikenal dengan Web OPAC (Online Public Access Catalogue).


Hit Counter provided by costa mesa dentist
Visit Us On FacebookCheck Our FeedVisit Us On Instagram