{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=1299":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Pemodelan Panjang Antrian Kendaraan Pada Lalu Lintas Campuran"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"1299","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2012-10-30","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2012-10-30","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=1299"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[<p style=\"text-align: justify;\">Persimpangan merupakan daerah tempat bertemunya beberapa ruas jalan sehingga berpotensi terjadinya konflik akibat dari berbagai arah pergerakan. Kendaraan yang melewati persimpangan terdiri dari berbagai jenis kendaraan. Para pengemudi akan menghentikan pergerakan pada saat lampu sinyal menunjukkan warna merah dan akan menghasilkan antrian di belakangnya. Panjang antrian tersebut akan sangat dipengaruhi oleh komposisi kendaraan, jumlah kendaraan dan lamanya lampu merah. Penelitian ini mendiskusikan tentang pembuatan model persamaan matematis untuk menentukan panjang antrian yang berdasarkan komposisi dan jumlah kendaraan. Kemudian dibandingkan dengan MKJI 1997.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian di lakukan di beberapa persimpangan di Kota Bandung berdasarkan lama waktu lampu merah dan volume lalu lintas yang melewati persimpangan tersebut. Persimpangan yang dijadikan lokasi studi adalah: Jalan Merdeka \u2013 Jalan Aceh, Jalan Anggrek \u2013 Jalan Martadinata, Jalan Sentot Alibasah \u2013 Jalan Surapati, dan jalan Buah Batu \u2013 Jalan pelajar Pejuang. Komposisi kendaraan diklasifikasikan berdasarkan panjang kendaraan sebagai berikut: panjang kurang dari 3 meter (X1), panjang antara 3 sampai dengan 3,9 meter (X2), panjang antara 4 sampai dengan 4,9 meter (X3), dan panjang lebih dari 5 meter (X4). Panjang antrian yang diamati didasarkan pada lajurnya.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil pengamatan lapangan sebagai berikut: jumlah panjang antrian yang teramati sebanyak 48 data, komposisi kendaraan (41,7% kendaraan X1, 15,9% kendaraan X2, 38,7% kendaraan X3, dan 3,7% kendaraan X4). Hasil analisis pembuatan model matematis dari panjang antrian sebagai berikut: Panjang antrian = (0,37*X1) + (5,73*X2) + (5,46*X3) + (7,19*X4). Perbedaan panjang antrian hasil analisis dibandingkan dengan metoda MKJI adalah rata-rata 1,34 meter dan standar deviasi 3,75 meter.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Dibuat oleh :\u00a0Enni Lindia Mayona\u00a0(emayona@yahoo.com).\r\nKata Kunci:\u00a0Pengembangan Pariwisata, Taman Wisata Alam Gunung Guntur\u00a0.\r\nKeterangan : \u00a0Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah (ATPW) Surabaya, 11 Juli 2012, ISSN 2301-6752.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dibuat Oleh :<\/strong>\u00a0Herman, Ir., MT.\r\nStaf Pengajar Jurusan Teknik Sipil - FTSP\r\nInstitut Teknologi Nasional -\u00a0Jl. PHH Mustofa 23 Bandung, 40124\r\nPh.: 022-7272215 (ext. 125) -\u00a0Fax.: 022-7202892\r\ne-mail: herman@itenas.ac.id<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kata Kunci:<\/strong> panjang antrian, MKJI, persimpangan<\/p>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Persimpangan merupakan daerah tempat bertemunya beberapa ruas jalan sehingga berpotensi terjadinya konflik akibat dari berbagai arah pergerakan. Kendaraan yang melewati persimpangan terdiri dari berbagai jenis kendaraan. Para pengemudi akan menghentikan pergerakan pada saat lampu sinyal menunjukkan warna merah dan akan menghasilkan antrian di belakangnya. Panjang antrian tersebut akan sangat dipengaruhi oleh komposisi kendaraan, jumlah kendaraan dan lamanya lampu merah. Penelitian ini mendiskusikan tentang pembuatan model persamaan matematis untuk menentukan panjang antrian yang berdasarkan komposisi dan jumlah kendaraan. Kemudian dibandingkan dengan MKJI 1997.\r\nPenelitian di lakukan di beberapa persimpangan di Kota Bandung berdasarkan lama waktu lampu merah dan volume lalu lintas yang melewati persimpangan tersebut. Persimpangan yang dijadikan lokasi studi adalah: Jalan Merdeka \u2013 Jalan Aceh, Jalan Anggrek \u2013 Jalan Martadinata, Jalan Sentot Alibasah \u2013 Jalan Surapati, dan jalan Buah Batu \u2013 Jalan pelajar Pejuang. Komposisi kendaraan diklasifikasikan berdasarkan panjang kendaraan sebagai berikut: panjang kurang dari 3 meter (X1), panjang antara 3 sampai dengan 3,9 meter (X2), panjang antara 4 sampai dengan 4,9 meter (X3), dan panjang lebih dari 5 meter (X4). Panjang antrian yang diamati didasarkan pada lajurnya.\r\nHasil pengamatan lapangan sebagai berikut: jumlah panjang antrian yang teramati sebanyak 48 data, komposisi kendaraan (41,7% kendaraan X1, 15,9% kendaraan X2, 38,7% kendaraan X3, dan 3,7% kendaraan X4). Hasil analisis pembuatan model matematis dari panjang antrian sebagai berikut: Panjang antrian = (0,37*X1) + (5,73*X2) + (5,46*X3) + (7,19*X4). Perbedaan panjang antrian hasil analisis dibandingkan dengan metoda MKJI adalah rata-rata 1,34 meter dan standar deviasi 3,75 meter.\r\nDibuat oleh :\u00a0Enni Lindia Mayona\u00a0(emayona@yahoo.com).\r\nKata Kunci:\u00a0Pengembangan Pariwisata, Taman Wisata Alam Gunung Guntur\u00a0.\r\nKeterangan : \u00a0Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah (ATPW) Surabaya, 11 Juli 2012, ISSN 2301-6752.\r\nDibuat Oleh :\u00a0Herman, Ir., MT.\r\nStaf Pengajar Jurusan Teknik Sipil - FTSP\r\nInstitut Teknologi Nasional -\u00a0Jl. PHH Mustofa 23 Bandung, 40124\r\nPh.: 022-7272215 (ext. 125) -\u00a0Fax.: 022-7202892\r\ne-mail: herman@itenas.ac.id\r\nKata Kunci: panjang antrian, MKJI, persimpangan"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=118"},{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=145"},{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mkji"},{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=panjang-antrian"},{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=persimpangan"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=118":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=118&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=145":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=145&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mkji":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mkji&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=panjang-antrian":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=panjang-antrian&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=persimpangan":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=persimpangan&feed=lhrdf&format=json"}]}}