{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=1016":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Konsep Industri Sampah (Kis) Sebagai Konsep Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Bandung"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"1016","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2012-04-24","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2012-04-24","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=1016"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Penerapan Kawasan Industri Sampah (KIS) sebagai konsep \u00a0pengelolaan sampah terpadu di Kota Bandung melalui tiga aspek yaitu proses pengelolaan sampah. Penghematan\r\nbiaya operasional pengangkutan sampah dan peranserta masyarakat dalam mengelola sampah. Penelitian ini\u00a0menggunakan metoda deskriptif komparatif. Lokasi penelitian dilakukan pada Wilayah Operasional Bandung\u00a0Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengelolaan KIS menggunakan sarana dan prasarana serta proses yang sama dengan PD. Kebersihan. Namun, yang membedakan adalah proses pengolahan sampahnya. \u00a0PD.\u00a0Kebersihan melakukan pengolahan hilir dan KIS melakukan pengolahan hulu. Ketika 2 (dua) proses pengolahan\r\nitu diterapkan pada 2 (dua) sistem yang berbeda maka hasil perbandingan akan dapat dilihat pada proses\r\npengangkutan sampah menuju TPA. Hal tersebut menunjukan akan ada penghematan yang dilakukan PD. Kebersihan\r\nketika menerapkan KIS sebagai pengolahan hulu pada kesatuan sistem pengelolaan sampah. Penghematan biaya\r\nyang dilakukan dengan penerapan konsep pengelolaan sampah terpadu KIS adalah sebesar Rp. 69.850.000. \u00a0Sedangkan biaya operasional pengelolaan sampah di Wilayah Operasional Bandung Utara saat ini mencapai Rp. 92.273.798.00 dan biaya yang dikeluarkan dalam proses pengelolaan sampah KIS adalah sebesar Rp. 22.628.948.00. Pengelolaan sampah melalui konsep pengelolaan sampah terpadu KIS lebih banyak melibatkan\u00a0masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaannya. Pada pengelolaan sampah yang ditangani oleh PD. Kebersihan. Keterlibatan masyarakat dalam mengelola sampah masih tergolong kurang. Berdasarkan hasil\u00a0penelitian diatas sudah saatnya pemerintah daerah kota Bandung dalam hal ini PD. Kebersihan mengubah\u00a0proses pengelolaan sampah konvensional dengan pengelolaan sampah terpadu KIS. Selain menghemat biaya \u00a0operasionla, sampah sisa yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi lebih sedikit\u00a0sehingga umur TPA menjadi lebih lama.\r\n\r\n&nbsp;\r\n\r\n<strong>Di buat oleh:<\/strong> Ira Irawati (ira_irawati@itenas.ac.id), Salahudin (salahudin.fs@gmail.com), Selviati (selfi my@yahoo.com)\r\n<strong>Kata kunci :<\/strong> pengelolaan, penghematan, peranserta\r\n<strong>Keterangan:<\/strong> Prosiding Seminar, ISBN : 978-602-95283-0-5, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.\r\n\r\n&nbsp;\r\n\r\n<a href=\"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/3.-Konsep-Industri-Sampah1.pdf\">Konsep Industri Sampah (Kis) Sebagai Konsep Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Bandung<\/a>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Penerapan Kawasan Industri Sampah (KIS) sebagai konsep \u00a0pengelolaan sampah terpadu di Kota Bandung melalui tiga aspek yaitu proses pengelolaan sampah. Penghematan\r\nbiaya operasional pengangkutan sampah dan peranserta masyarakat dalam mengelola sampah. Penelitian ini\u00a0menggunakan metoda deskriptif komparatif. Lokasi penelitian dilakukan pada Wilayah Operasional Bandung\u00a0Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengelolaan KIS menggunakan sarana dan prasarana serta proses yang sama dengan PD. Kebersihan. Namun, yang membedakan adalah proses pengolahan sampahnya. \u00a0PD.\u00a0Kebersihan melakukan pengolahan hilir dan KIS melakukan pengolahan hulu. Ketika 2 (dua) proses pengolahan\r\nitu diterapkan pada 2 (dua) sistem yang berbeda maka hasil perbandingan akan dapat dilihat pada proses\r\npengangkutan sampah menuju TPA. Hal tersebut menunjukan akan ada penghematan yang dilakukan PD. Kebersihan\r\nketika menerapkan KIS sebagai pengolahan hulu pada kesatuan sistem pengelolaan sampah. Penghematan biaya\r\nyang dilakukan dengan penerapan konsep pengelolaan sampah terpadu KIS adalah sebesar Rp. 69.850.000. \u00a0Sedangkan biaya operasional pengelolaan sampah di Wilayah Operasional Bandung Utara saat ini mencapai Rp. 92.273.798.00 dan biaya yang dikeluarkan dalam proses pengelolaan sampah KIS adalah sebesar Rp. 22.628.948.00. Pengelolaan sampah melalui konsep pengelolaan sampah terpadu KIS lebih banyak melibatkan\u00a0masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaannya. Pada pengelolaan sampah yang ditangani oleh PD. Kebersihan. Keterlibatan masyarakat dalam mengelola sampah masih tergolong kurang. Berdasarkan hasil\u00a0penelitian diatas sudah saatnya pemerintah daerah kota Bandung dalam hal ini PD. Kebersihan mengubah\u00a0proses pengelolaan sampah konvensional dengan pengelolaan sampah terpadu KIS. Selain menghemat biaya \u00a0operasionla, sampah sisa yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi lebih sedikit\u00a0sehingga umur TPA menjadi lebih lama.\r\n\r\n&nbsp;\r\n\r\nDi buat oleh: Ira Irawati (ira_irawati@itenas.ac.id), Salahudin (salahudin.fs@gmail.com), Selviati (selfi my@yahoo.com)\r\nKata kunci : pengelolaan, penghematan, peranserta\r\nKeterangan: Prosiding Seminar, ISBN : 978-602-95283-0-5, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang.\r\n\r\n&nbsp;\r\n\r\nKonsep Industri Sampah (Kis) Sebagai Konsep Pengelolaan Sampah Perkotaan di Kota Bandung"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=118"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=177"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#attachment":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/3.-Konsep-Industri-Sampah1.pdf"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=118":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=118&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=177":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=177&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2012\/04\/3.-Konsep-Industri-Sampah1.pdf":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?attachment_id=1019&feed=lhrdf&format=json"}]}}