{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=1353":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Pengunaan Bahan Matrik Semen,Gibsum, Tanah Liat Terhadap  Pemanfaatan Sabut Kelapa Sebagai Serat Untuk Pembuatan Papan  Serat Sabut Kelapa "}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"1353","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2012-11-16","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2012-11-16","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=1353"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[<p style=\"text-align: justify;\">Peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan penggunaan material yang berasal dari serat alam sebagai bentuk konservasi energi dan perlindungan lingkungan. Salah satu teknologinya adalah dengan pembuatan papan semen berserat (Fiber-Cement Board\/FCB). Serat yang di gunakan diarahkan kepada penggunaan serat alam (natural fiber) yang berasal dari limbah pertanian. Penggunaan serat alam ini didasarkan kepada beberapa hal berikut: (1)meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan, (2)melindungi sumber daya alam, (3)mengurangi emisi karbondioksida (CO<sub>2<\/sub>), dan (4)daur ulang material. Berbeda dengan serat sintetik yang ketersediaannya sangat terbatas dan tidak dapat diperbaharui (non renewable), sedangkan serat alam memiliki ketersediaan yang sangat banyak dan melimpah yang sebagian besar dapat didaur ulang. Dengan alasan di atas maka perlu dikembangkan memanfaatkan limbah sabut kelapa yang akan diambil seratnya. Pemanfaatan serat sabut kelapa tersebut di antaranya dapat digunakan dalam pembuatan papan -serat sabut kelapa (coconut fiber- board).<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembuatan papan serat dilakukan dengan menggunakan tiga\u00a0 jenis matrik yaitu semen, gibsum dan tanah liat. Dengan metoda pengepresan, pengeringan dengan pemanasan.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan sebagaimana di ketahui sifat dari semen, gibsundan tanah liat adalah getas, di harapkan dengan pemberian serat sabut kelapa dalam pembuatan papan, akan meningkatkan ketangguhan papan.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari hasil pengujian, keberadaan serat sabut kelapa dapat meningkatkan ketangguhan dari papan. Diharapkan hal ini juga merupakan salah satu bentuk pengurangan ketergantungan akan barang dan teknologi dari luar negeri.<\/p>\r\nDibuat Oleh :\r\n\r\nYusril Irwan\r\nJurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri\r\nInstitut Teknologi Nasional\r\nJl. PKH. Mustapa. No.23, Bandung 40124\r\ne-mail : yusril@itenas.ac.id.\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Key Words\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : sabut kelapa, mixing Ratio, tanah liat-gibsum-semen\r\nKeterangan :<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/06.-Pengunaan-Bahan-Matrik-SemenGibsum-Tanah-Liat.pdf\">Pengunaan Bahan Matrik Semen<\/a><\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan penggunaan material yang berasal dari serat alam sebagai bentuk konservasi energi dan perlindungan lingkungan. Salah satu teknologinya adalah dengan pembuatan papan semen berserat (Fiber-Cement Board\/FCB). Serat yang di gunakan diarahkan kepada penggunaan serat alam (natural fiber) yang berasal dari limbah pertanian. Penggunaan serat alam ini didasarkan kepada beberapa hal berikut: (1)meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan, (2)melindungi sumber daya alam, (3)mengurangi emisi karbondioksida (CO2), dan (4)daur ulang material. Berbeda dengan serat sintetik yang ketersediaannya sangat terbatas dan tidak dapat diperbaharui (non renewable), sedangkan serat alam memiliki ketersediaan yang sangat banyak dan melimpah yang sebagian besar dapat didaur ulang. Dengan alasan di atas maka perlu dikembangkan memanfaatkan limbah sabut kelapa yang akan diambil seratnya. Pemanfaatan serat sabut kelapa tersebut di antaranya dapat digunakan dalam pembuatan papan -serat sabut kelapa (coconut fiber- board).\r\nPembuatan papan serat dilakukan dengan menggunakan tiga\u00a0 jenis matrik yaitu semen, gibsum dan tanah liat. Dengan metoda pengepresan, pengeringan dengan pemanasan.\r\nDan sebagaimana di ketahui sifat dari semen, gibsundan tanah liat adalah getas, di harapkan dengan pemberian serat sabut kelapa dalam pembuatan papan, akan meningkatkan ketangguhan papan.\r\nDari hasil pengujian, keberadaan serat sabut kelapa dapat meningkatkan ketangguhan dari papan. Diharapkan hal ini juga merupakan salah satu bentuk pengurangan ketergantungan akan barang dan teknologi dari luar negeri.\r\nDibuat Oleh :\r\n\r\nYusril Irwan\r\nJurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri\r\nInstitut Teknologi Nasional\r\nJl. PKH. Mustapa. No.23, Bandung 40124\r\ne-mail : yusril@itenas.ac.id.\r\nKey Words\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : sabut kelapa, mixing Ratio, tanah liat-gibsum-semen\r\nKeterangan :\r\nPengunaan Bahan Matrik Semen\r\n"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=4"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mixing-ratio"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=sabut-kelapa"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=tanah-liat-gibsum-semen"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#attachment":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/06.-Pengunaan-Bahan-Matrik-SemenGibsum-Tanah-Liat.pdf"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=2&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=4":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=4&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mixing-ratio":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mixing-ratio&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=sabut-kelapa":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=sabut-kelapa&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=tanah-liat-gibsum-semen":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=tanah-liat-gibsum-semen&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/06.-Pengunaan-Bahan-Matrik-SemenGibsum-Tanah-Liat.pdf":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?attachment_id=1354&feed=lhrdf&format=json"}]}}