{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2006":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"IMPLEMENTASI METODE MVC DALAM PEMBANGUNAN PORTAL SISTEM INFORMASI MUSEUM"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"2006","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2013-10-08","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2013-10-08","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2006"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[Museum merupukan suatu lembaga ymg mempunyai tugas dun kegiatan untuk memamerkan dan menerbitkan hasil-hasil penelitian, pengetahuan dan peninggalan tentang benda-benda yang penting bagi kebudayaan dun ilmu pengetahuan. Museum mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai pusat dukumentasi dan penelitian ilmiah, pusat pemaparan karya seni, pusat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa, media pembinaan pendidikan kesenian dan ilmu pengetahuan, suaka alam dan budaya, obyek wisata, dll. Pendataan benda-benda atau aset bersejarah yang ada di museum saaf ini suduh tidak dapat dilakukan secara manual karena dengan dilakukan pendataan secara manual sering terjadi beberapa kesalahan seperti kurang akurutnya rekapitulasi aset museum, informmi yang diberikan tidak lengkap, keketerbatasan informasi yang tersebar di kalangan masyarakat, dll. Permasalahan tersebut dapat teratasi dengan dibangunnya suatu sistem informasi museum berbasis web dengan menambahkan fitur chat dan booking request sebagai aplikasi penunjang bagi masyarakat luas. Dalam pembangunan sistem informmi museum beserta fitur chatting dun booking request, terdapat suatu metode yang dapaf membantu peneliti\/pengembang pada saat proses pembanganan, sistem informasi tersebut yuitu metode MVC. MVC (model Vie Controller) merupakan pola pemrograman yang bertujuan memisahkan antara logika proses, logika data dan kogika tampilan atau secara sederhana yaitu memisahkan antara layer application-logic dan presentation.\r\n\r\nDibuat oleh : \u00a0Dewi Rosmala, S.Si.,M.IT.,\u00a0\u00a0Aditya Suryaman\r\n\r\nE-mail:\u00a0d_rosmala@itenas.ac.id\r\n\r\nKata kunci :\u00a0museum, sistem informasi, web, MVC (model Vie Controller)\r\n\r\nKeterangan : \u00a0Makalah ini \u00a0dimuat pada \u00a0 Jurnal Informatika \u00a0No.3 Vol. 1\u00a0September - Desember 2011\r\n\r\n<span style=\"direction: ltr;\"><a href=\"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Jurnal_3_1_2011b.pdf\">IMPLEMENTASI METODE MVC DALAM\u00a0PEMBANGUNAN PORTAL SISTEM INFORMASI MUSEUM<\/a><\/span>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Museum merupukan suatu lembaga ymg mempunyai tugas dun kegiatan untuk memamerkan dan menerbitkan hasil-hasil penelitian, pengetahuan dan peninggalan tentang benda-benda yang penting bagi kebudayaan dun ilmu pengetahuan. Museum mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai pusat dukumentasi dan penelitian ilmiah, pusat pemaparan karya seni, pusat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa, media pembinaan pendidikan kesenian dan ilmu pengetahuan, suaka alam dan budaya, obyek wisata, dll. Pendataan benda-benda atau aset bersejarah yang ada di museum saaf ini suduh tidak dapat dilakukan secara manual karena dengan dilakukan pendataan secara manual sering terjadi beberapa kesalahan seperti kurang akurutnya rekapitulasi aset museum, informmi yang diberikan tidak lengkap, keketerbatasan informasi yang tersebar di kalangan masyarakat, dll. Permasalahan tersebut dapat teratasi dengan dibangunnya suatu sistem informasi museum berbasis web dengan menambahkan fitur chat dan booking request sebagai aplikasi penunjang bagi masyarakat luas. Dalam pembangunan sistem informmi museum beserta fitur chatting dun booking request, terdapat suatu metode yang dapaf membantu peneliti\/pengembang pada saat proses pembanganan, sistem informasi tersebut yuitu metode MVC. MVC (model Vie Controller) merupakan pola pemrograman yang bertujuan memisahkan antara logika proses, logika data dan kogika tampilan atau secara sederhana yaitu memisahkan antara layer application-logic dan presentation.\r\n\r\nDibuat oleh : \u00a0Dewi Rosmala, S.Si.,M.IT.,\u00a0\u00a0Aditya Suryaman\r\n\r\nE-mail:\u00a0d_rosmala@itenas.ac.id\r\n\r\nKata kunci :\u00a0museum, sistem informasi, web, MVC (model Vie Controller)\r\n\r\nKeterangan : \u00a0Makalah ini \u00a0dimuat pada \u00a0 Jurnal Informatika \u00a0No.3 Vol. 1\u00a0September - Desember 2011\r\n\r\nIMPLEMENTASI METODE MVC DALAM\u00a0PEMBANGUNAN PORTAL SISTEM INFORMASI MUSEUM"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=7"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=museum"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mvc-model-vie-controller"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=sistem-informasi"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=web"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#attachment":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Jurnal_3_1_2011b.pdf"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=7":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=7&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=museum":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=museum&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mvc-model-vie-controller":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=mvc-model-vie-controller&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=sistem-informasi":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=sistem-informasi&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=web":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=web&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Jurnal_3_1_2011b.pdf":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?attachment_id=2007&feed=lhrdf&format=json"}]}}