{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2497":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Perilaku Oksidasi Paduan Ti-6Al-4V Pada Temperatur Tinggi"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"2497","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2016-02-16","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2014-01-23","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2497"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[Paduan Ti-6Al-4V banyak digunakan sebagai komponen yang beroperasi pada temperatur tinggi, seperti pada suhu turbin pesawat terbang, komponen otomotif, dan industri pesawat luar angkasa. Temperatur kerja yang relatif tinggi (550-900 *C) dapat menyebabkan paduan ini teroksidasi. Pada kondisi tersebut, sifat fisik dan karakter paduan Ti-6Al-4V dapat berubah sehingga mempengaruhi kualitas sifat materialnya itu sendiri. Oleh karena itu perlu diamati pengaruh proses oksidasi pada temperatur tinggi terhadap morfologi lapisan oksida, perubahan struktur mikronya, oksida yang terbentuk serta komposisi kimia lapisan oksida pada permukaan\u00a0 paduan Ti-6Al-4V.\r\n\r\nPenelitian dilakukan dengan cara memanaskan spesimen Perilaku Oksidasi paduan Ti-6Al-4V yang berukuran 1x1 cm2 dan tebal 2 mm dalam tungku pada temperatur 950*C, 1050*C dan 1150*C dengan variasi waktu penahanan selama 1 jam, 4 jam dan 9 jam. Specimen yang telah dioksidasi dilakukan karakterisasi dengan menggunakan difraksi sinar X, mikroskop optik, dan Scanning Electron Microscope (SEM)-EDAX. Pada spesimen juga dilakukan\u00a0 penimbangan untuk mengetahui perubahan berat\r\nyang terjadi.\r\n\r\nHasil karakterisasi menunjukkan adanya lapisan oksida TiO, TiO3, Al2O5, dan V3O5, pada permukaan paduan Ti6Al4V yang teroksidasi. Pengaruh dari variasi temperatur oksidasi dan waktu penahanan teramati bahwa temperatur tinggi dan lamanya waktu oksidasi akan membentuk lapisan oksida semakin tebal, penambahan berat dan ukuran butir semakin besar, dan mencapai kondisi maksimum pada temperatur 1150*C dengan oksidasi 9 jam.\r\n\r\nDibuat oleh : Meilinda Nurbanasari, Djoko Hadi Prajitno, Hendra Chany, ST\r\n\r\nE-mail:\u00a0 meilinda@itenas.ac.id\r\n\r\nKata Kunci : Titanium, Oksidasi, Lapisan Oksida\r\n\r\nKeterangan : \u00a0Makalah ini\u00a0 dimuat pada Prosiding Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri 18 - 19 Mei 2004 di Yogyakarta. ISBN : 979-8541-29-4\r\n\r\n<a href=\"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/PRILAKU-OKSIDASI.pdf\">Perilaku Oksidasi Paduan Ti-6Al-4V Pada Temperatur Tinggi<\/a>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Paduan Ti-6Al-4V banyak digunakan sebagai komponen yang beroperasi pada temperatur tinggi, seperti pada suhu turbin pesawat terbang, komponen otomotif, dan industri pesawat luar angkasa. Temperatur kerja yang relatif tinggi (550-900 *C) dapat menyebabkan paduan ini teroksidasi. Pada kondisi tersebut, sifat fisik dan karakter paduan Ti-6Al-4V dapat berubah sehingga mempengaruhi kualitas sifat materialnya itu sendiri. Oleh karena itu perlu diamati pengaruh proses oksidasi pada temperatur tinggi terhadap morfologi lapisan oksida, perubahan struktur mikronya, oksida yang terbentuk serta komposisi kimia lapisan oksida pada permukaan\u00a0 paduan Ti-6Al-4V.\r\n\r\nPenelitian dilakukan dengan cara memanaskan spesimen Perilaku Oksidasi paduan Ti-6Al-4V yang berukuran 1x1 cm2 dan tebal 2 mm dalam tungku pada temperatur 950*C, 1050*C dan 1150*C dengan variasi waktu penahanan selama 1 jam, 4 jam dan 9 jam. Specimen yang telah dioksidasi dilakukan karakterisasi dengan menggunakan difraksi sinar X, mikroskop optik, dan Scanning Electron Microscope (SEM)-EDAX. Pada spesimen juga dilakukan\u00a0 penimbangan untuk mengetahui perubahan berat\r\nyang terjadi.\r\n\r\nHasil karakterisasi menunjukkan adanya lapisan oksida TiO, TiO3, Al2O5, dan V3O5, pada permukaan paduan Ti6Al4V yang teroksidasi. Pengaruh dari variasi temperatur oksidasi dan waktu penahanan teramati bahwa temperatur tinggi dan lamanya waktu oksidasi akan membentuk lapisan oksida semakin tebal, penambahan berat dan ukuran butir semakin besar, dan mencapai kondisi maksimum pada temperatur 1150*C dengan oksidasi 9 jam.\r\n\r\nDibuat oleh : Meilinda Nurbanasari, Djoko Hadi Prajitno, Hendra Chany, ST\r\n\r\nE-mail:\u00a0 meilinda@itenas.ac.id\r\n\r\nKata Kunci : Titanium, Oksidasi, Lapisan Oksida\r\n\r\nKeterangan : \u00a0Makalah ini\u00a0 dimuat pada Prosiding Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri 18 - 19 Mei 2004 di Yogyakarta. ISBN : 979-8541-29-4\r\n\r\nPerilaku Oksidasi Paduan Ti-6Al-4V Pada Temperatur Tinggi"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=4"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=lapisan-oksida"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=oksidasi"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=titanium"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#attachment":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/PRILAKU-OKSIDASI.pdf"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=4":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=4&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=lapisan-oksida":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=lapisan-oksida&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=oksidasi":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=oksidasi&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=titanium":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=titanium&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/PRILAKU-OKSIDASI.pdf":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?attachment_id=2504&feed=lhrdf&format=json"}]}}