{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2700":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Rancangan Sistem Keselamatan Kerja Stasiun Kerja Induksi Fumace berdasarkan Metode SWIFT"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"2700","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2014-03-05","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2014-03-05","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2700"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=1#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[<p style=\"text-align: justify;\">Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan faktor penting agar kualitas produk baik dan terjaminnya keselamatan kerja di tempat kerja sehingga kesejahteraan pekerja dapat ditingkatkan. Metode identifikasi bahaya yang digunakan PT. PINDAD saat ini hanya berdasarkan aktivitas operator tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain. Untuk mengatasi masalah tersebut metode SWIFT (The Structured What-If Analysis) dapat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap potensi bahaya.\r\nMetode SWIFT dimulai dengan menentukan sistem yang akan diamati, mendiskusikan bahaya yang mungkin terjadi berdasarkan daftar panduan bahaya, dan yang terakhir membuat laporan kerja SWIFT. Pada laporan kerja SWIFT terdapat bahaya yang mungkin terjadi, penyebab bahaya terjadi, akibat jika bahaya terjadi, dan penilaian risiko.\r\nBerdasarkan laporan kerja SWIFT, setiap stasiun kerja menghasilkan bahaya yang mendapatkan tingkat risiko prioritas utama. Bahaya yang menjadi prioritas utama adalah zat kimia, beban postur tubuh, dan lingkungan kerja yang kurang baik.\r\nBerdasarkan tingkat risiko tersebut maka dihasilkan rekomendasi dalam bentuk penggantian metode kerja, pengadaan fasilitas keamanan keselamatan kerja, dan pengendalian administratif dalam bentuk display peringatan serta pengadaan pelatihan operator.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Dibuat oleh : Hendro Prassetiyo, Arie Desrianty\r\nE-mail: hprassetiyo@itenas.ac.id\r\nKata kunci : SMK3, SWIFT, potensi bahaya, tingkat risiko.\r\nKeterangan :\u00a0 Makalah ini dimuat dalam Prosiding \u201c<em>Seminar Nasional Teknik\u00a0 TEKNOIN 2013 Vol.4. : Menuju Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional; Universitas Islam Indonesia<\/em>\u201c<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><a title=\"Rancangan Sistem Keselamatan Kerja Stasiun Kerja\" href=\"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Rancangan-Sistem-Keselamatan-Kerja-Stasiun-Kerja.pdf\" target=\"_blank\">Rancangan Sistem Keselamatan Kerja Stasiun Kerja Induksi Fumace berdasarkan Metode SWIFT<\/a><\/p>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan faktor penting agar kualitas produk baik dan terjaminnya keselamatan kerja di tempat kerja sehingga kesejahteraan pekerja dapat ditingkatkan. Metode identifikasi bahaya yang digunakan PT. PINDAD saat ini hanya berdasarkan aktivitas operator tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lain. Untuk mengatasi masalah tersebut metode SWIFT (The Structured What-If Analysis) dapat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap potensi bahaya.\r\nMetode SWIFT dimulai dengan menentukan sistem yang akan diamati, mendiskusikan bahaya yang mungkin terjadi berdasarkan daftar panduan bahaya, dan yang terakhir membuat laporan kerja SWIFT. Pada laporan kerja SWIFT terdapat bahaya yang mungkin terjadi, penyebab bahaya terjadi, akibat jika bahaya terjadi, dan penilaian risiko.\r\nBerdasarkan laporan kerja SWIFT, setiap stasiun kerja menghasilkan bahaya yang mendapatkan tingkat risiko prioritas utama. Bahaya yang menjadi prioritas utama adalah zat kimia, beban postur tubuh, dan lingkungan kerja yang kurang baik.\r\nBerdasarkan tingkat risiko tersebut maka dihasilkan rekomendasi dalam bentuk penggantian metode kerja, pengadaan fasilitas keamanan keselamatan kerja, dan pengendalian administratif dalam bentuk display peringatan serta pengadaan pelatihan operator.\r\nDibuat oleh : Hendro Prassetiyo, Arie Desrianty\r\nE-mail: hprassetiyo@itenas.ac.id\r\nKata kunci : SMK3, SWIFT, potensi bahaya, tingkat risiko.\r\nKeterangan :\u00a0 Makalah ini dimuat dalam Prosiding \u201cSeminar Nasional Teknik\u00a0 TEKNOIN 2013 Vol.4. : Menuju Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional; Universitas Islam Indonesia\u201c\r\nRancangan Sistem Keselamatan Kerja Stasiun Kerja Induksi Fumace berdasarkan Metode SWIFT"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=5"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=potensi-bahaya"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=smk3"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=swift"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=tingkat-risiko"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=1#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=5":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=5&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=potensi-bahaya":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=potensi-bahaya&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=smk3":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=smk3&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=swift":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=swift&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=tingkat-risiko":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=tingkat-risiko&feed=lhrdf&format=json"}]}}