{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2778":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Perbaikan Lingkungan Kerja Pada Bagian Permesinan Dengan Kriteria Beban Fisiologis Kerja"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"2778","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2014-03-10","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2014-03-06","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=2778"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[Pengukuran aktivitas kerja pada dasarnya merupakan pengukuran besarnya tenaga yang diperlukan oleh seorang pekerja untuk melaksanakan pekerjaannya. Salah satu kriteria pengukuran aktivitas kerja manusia adalah dengan pendekatan beban fisiologi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi beban fisiologi pekerja dalam bekerja, salah satunya adalah lingkungan kerja. Kondisi lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya pengeluaran tenaga selama bekerja. Lingkungan kerja yang baik dapat mengurangi pengeluaran energi selama bekerja. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbaikan sistem\u00a0 lingkungan kerja sehingga dapat meminimasi beban fisiologis pekerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas kerja. Pengukuran beban fisiologi dari kegiatan kerja manusia\u00a0 biasanya ditentukan berdasarkan kecepatan denyut jantung dan pernafasan. Dari hasil analisis terhadap rancangan lingkungan kerja yang baru, beban fisiologis yang ditimbulkan lebih ringan\u00a0 dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan denyut jantung yang lebih rendah dari sebelumnya. <em> <\/em>\r\n\r\n<strong>Dibuat oleh : Yanti Helianty, M. Guntur Ario D, Caecilia SW<\/strong>\r\n<strong> E-mail: yanti@itenas.ac.<\/strong>\r\n<strong> Kata kunci :\u00a0 Kondisi lingkungan, kriteria fisiologis, perancangan, denyut jantung.<\/strong>\r\n\r\n<strong>Keterangan : Karya Ilmiah ini\u00a0 dimuat pada Reka Integra, Jurnal Online Teknik Industri Itenas, Bandung\u00a0 <a href=\"http:\/\/jurnalonline.itenas.ac.id\/index.php\/rekaintegra\/issue\/view\/13\" target=\"_parent\">Vol 1, No 2 (2013)<\/a><\/strong>\r\n<h3><a href=\"http:\/\/jurnalonline.itenas.ac.id\/index.php\/rekaintegra\/article\/view\/369\">Perbaikan Lingkungan Kerja Pada Bagian Permesinan Dengan Kriteria Beban Fisiologis Kerja<\/a><\/h3>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Pengukuran aktivitas kerja pada dasarnya merupakan pengukuran besarnya tenaga yang diperlukan oleh seorang pekerja untuk melaksanakan pekerjaannya. Salah satu kriteria pengukuran aktivitas kerja manusia adalah dengan pendekatan beban fisiologi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi beban fisiologi pekerja dalam bekerja, salah satunya adalah lingkungan kerja. Kondisi lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya pengeluaran tenaga selama bekerja. Lingkungan kerja yang baik dapat mengurangi pengeluaran energi selama bekerja. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbaikan sistem\u00a0 lingkungan kerja sehingga dapat meminimasi beban fisiologis pekerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas kerja. Pengukuran beban fisiologi dari kegiatan kerja manusia\u00a0 biasanya ditentukan berdasarkan kecepatan denyut jantung dan pernafasan. Dari hasil analisis terhadap rancangan lingkungan kerja yang baru, beban fisiologis yang ditimbulkan lebih ringan\u00a0 dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan denyut jantung yang lebih rendah dari sebelumnya.  \r\n\r\nDibuat oleh : Yanti Helianty, M. Guntur Ario D, Caecilia SW\r\n E-mail: yanti@itenas.ac.\r\n Kata kunci :\u00a0 Kondisi lingkungan, kriteria fisiologis, perancangan, denyut jantung.\r\n\r\nKeterangan : Karya Ilmiah ini\u00a0 dimuat pada Reka Integra, Jurnal Online Teknik Industri Itenas, Bandung\u00a0 Vol 1, No 2 (2013)\r\nPerbaikan Lingkungan Kerja Pada Bagian Permesinan Dengan Kriteria Beban Fisiologis Kerja"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=5"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=denyut-jantung"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=kondisi-lingkungan"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=kriteria-fisiologis"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=perancangan"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#attachment":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Makalah-seminar-Yanti_2-_2005_.pdf"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=5":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=5&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=denyut-jantung":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=denyut-jantung&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=kondisi-lingkungan":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=kondisi-lingkungan&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=kriteria-fisiologis":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=kriteria-fisiologis&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=perancangan":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=perancangan&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/Makalah-seminar-Yanti_2-_2005_.pdf":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?attachment_id=2783&feed=lhrdf&format=json"}]}}