{"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=3954":{"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#type":[{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#Post"},{"type":"uri","value":"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/types#BlogPost"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/title":[{"type":"literal","value":"Analisis Kinerja Distilasi untuk Pemurnian Minyak Nilam yang Terkontaminasi"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/terms\/identifier":[{"type":"literal","value":"3954","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#integer"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/modified":[{"type":"literal","value":"2014-05-06","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/created":[{"type":"literal","value":"2014-05-06","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/2001\/XMLSchema#date"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#link":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?p=3954"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_creator":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#has_container":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/#posts"}],"http:\/\/purl.org\/dc\/elements\/1.1\/abstract":[{"type":"literal","value":""}],"http:\/\/purl.org\/rss\/1.0\/modules\/content\/encoded":[{"type":"literal","value":"<![CDATA[Minyak nilam termasuk salah satu jenis dari minyak atsiri yang diproduksi di Indonesia.\r\nKebutuhan dunia akan minyak nilam +- 75% berasal dari Indonesia. Minyak nilam digunakan\r\nsebagai bahan\u00a0 baku\u00a0 dalam industri parfum, kosmetik dan lain-lain.\r\nSebagai komoditi ekspor minynk nilam harus memenuhi persyaratan mutu, namun dalam\r\nperdagangan\u00a0 sering terjadi beberupa kecurangan\u00a0 antara lain memalsukan; minyak nilam tersebut dengan\u00a0 cara mencampurkannya\u00a0 dengnn minyak atsiri lainnya yang harganya lehih murah atau ditambahkan dengun hahan-hahan kontaminan lainnya yang sifat fisiknya\u00a0 mirip dengan miyak nilam.\u00a0 Pertambahan bahan asing dapat menyebabkan minynk nilam tidak lagi memenuhi persyaratan mutu\u00a0 sehingga menjadi tidak laku dijual atau harganya murah. Pemurnian minyak nilam yang terkontaminasi perlu dilakukan untuk mengemhalikan mutu\u00a0 yang memenuhi persyaratan.\r\nTelah dilakukan penelitian pemurnian minyak nilam yang\u00a0 terkontaminasi dengan operasi distilasi. Kontaminan sintetis yang digunakan adalah minyak tanah dan minyak goreng. Percobaan dilaksanakan dengan variabel percobaan jenis operasi distilasi, yaitu distilasi air dan distilasi kukus serta kadar kontaminan. Kinerja\u00a0 operasi distilasi diukur berdasarkan parameter baku mutu SNI 06-2385-1991 dan kadar patchouly alcohol hasil pemurnian.\r\nData percobaan menunjukan bahwa produk pemurnian\u00a0 berada dalam rentang baku mutu, bahkan kualitas lebih\u00a0 baik dibondingkan kualitas minyak nilam awal adalam hal kadar patchouly\u00a0 alkohol dan bilangan ester. Kineja distilasi kukus lebih\u00a0 baik dibandingkan dengan distilasi air dalam memurnikan minyak nilam dengan jumlah kontaminan yang sama, berdasarkan\u00a0 nilai kelarutan, indeks bias dan putaran optik. Distilasi air menurunkan kadar\u00a0patchouly alcohol sedangkan distilasi kukus sebaliknya. Pengaruh\u00a0 kadar kontaminan terhadap kinerja distilasi kukus dun air tampak pada parameter pufaran optik dan kadar patchouly alcohol sedangkan parameter lain tidak menunjukkan kecenderunqan.\r\n\r\n&nbsp;\r\n<strong>Dibuat oleh : Dyah Setyo Pertiwi\r\n<\/strong>\r\n\r\n<strong>Alamat e-mail: dsp@itenas.ac.id<\/strong>\r\n<strong> Kata kunci :\u00a0 <\/strong>\u00a0<strong>minyak nilam, terkontaminasi, pemurnian, distilasi<\/strong>\r\n<strong> Keterangan : Karya ilmiah ini merupakan Laporan Penelitian, 2003\r\n<\/strong>\r\n\r\n<a href=\"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/No-15-Laporan-Penelitian-Analisis-Kinerja-Distilasi.pdf\">Analisis Kinerja Distilasi untuk Pemurnian Minyak Nilam yang Terkontaminasi<\/a>]]>","datatype":"http:\/\/www.w3.org\/1999\/02\/22-rdf-syntax-ns#XMLLiteral"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#content":[{"type":"literal","value":"Minyak nilam termasuk salah satu jenis dari minyak atsiri yang diproduksi di Indonesia.\r\nKebutuhan dunia akan minyak nilam +- 75% berasal dari Indonesia. Minyak nilam digunakan\r\nsebagai bahan\u00a0 baku\u00a0 dalam industri parfum, kosmetik dan lain-lain.\r\nSebagai komoditi ekspor minynk nilam harus memenuhi persyaratan mutu, namun dalam\r\nperdagangan\u00a0 sering terjadi beberupa kecurangan\u00a0 antara lain memalsukan; minyak nilam tersebut dengan\u00a0 cara mencampurkannya\u00a0 dengnn minyak atsiri lainnya yang harganya lehih murah atau ditambahkan dengun hahan-hahan kontaminan lainnya yang sifat fisiknya\u00a0 mirip dengan miyak nilam.\u00a0 Pertambahan bahan asing dapat menyebabkan minynk nilam tidak lagi memenuhi persyaratan mutu\u00a0 sehingga menjadi tidak laku dijual atau harganya murah. Pemurnian minyak nilam yang terkontaminasi perlu dilakukan untuk mengemhalikan mutu\u00a0 yang memenuhi persyaratan.\r\nTelah dilakukan penelitian pemurnian minyak nilam yang\u00a0 terkontaminasi dengan operasi distilasi. Kontaminan sintetis yang digunakan adalah minyak tanah dan minyak goreng. Percobaan dilaksanakan dengan variabel percobaan jenis operasi distilasi, yaitu distilasi air dan distilasi kukus serta kadar kontaminan. Kinerja\u00a0 operasi distilasi diukur berdasarkan parameter baku mutu SNI 06-2385-1991 dan kadar patchouly alcohol hasil pemurnian.\r\nData percobaan menunjukan bahwa produk pemurnian\u00a0 berada dalam rentang baku mutu, bahkan kualitas lebih\u00a0 baik dibondingkan kualitas minyak nilam awal adalam hal kadar patchouly\u00a0 alkohol dan bilangan ester. Kineja distilasi kukus lebih\u00a0 baik dibandingkan dengan distilasi air dalam memurnikan minyak nilam dengan jumlah kontaminan yang sama, berdasarkan\u00a0 nilai kelarutan, indeks bias dan putaran optik. Distilasi air menurunkan kadar\u00a0patchouly alcohol sedangkan distilasi kukus sebaliknya. Pengaruh\u00a0 kadar kontaminan terhadap kinerja distilasi kukus dun air tampak pada parameter pufaran optik dan kadar patchouly alcohol sedangkan parameter lain tidak menunjukkan kecenderunqan.\r\n\r\n&nbsp;\r\nDibuat oleh : Dyah Setyo Pertiwi\r\n\r\n\r\nAlamat e-mail: dsp@itenas.ac.id\r\n Kata kunci :\u00a0 \u00a0minyak nilam, terkontaminasi, pemurnian, distilasi\r\n Keterangan : Karya ilmiah ini merupakan Laporan Penelitian, 2003\r\n\r\n\r\nAnalisis Kinerja Distilasi untuk Pemurnian Minyak Nilam yang Terkontaminasi"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#topic":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=6"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=distilasi"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=minyak-nilam"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=pemurnian"},{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=terkontaminasi"}],"http:\/\/rdfs.org\/sioc\/ns#attachment":[{"type":"uri","value":"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/No-15-Laporan-Penelitian-Analisis-Kinerja-Distilasi.pdf"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6#account":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?author=6&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=1&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=6":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?cat=6&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=distilasi":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=distilasi&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=minyak-nilam":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=minyak-nilam&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=pemurnian":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=pemurnian&feed=lhrdf&format=json"}]},"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=terkontaminasi":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?tag=terkontaminasi&feed=lhrdf&format=json"}]},"http:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/No-15-Laporan-Penelitian-Analisis-Kinerja-Distilasi.pdf":{"http:\/\/www.w3.org\/2000\/01\/rdf-schema#seeAlso":[{"type":"uri","value":"https:\/\/lib.itenas.ac.id\/kti\/?attachment_id=3963&feed=lhrdf&format=json"}]}}