Page 7 - JABAR_20250713
P. 7
TRIBUNLINES
7 MINGGU, 13 JULI 2025
Banyak Beredar di Jabar Sambungan Hal.1
tidak sesuai dengan kualitas beras nal, potensi kerugian masyarakat di balik merek-merek itu bisa di- masyarakat Indonesia supaya ti- Sentosa Utama Lestari (SUL)/Jap- berkala dan ketat, termasuk da-
sebenarnya atau sering disebut bisa mencapai hampir Rp100 tri- tindak tegas karena merugikan dak tertipu dengan mereknya," fa Group, mengatakan akan men- lam aspek takaran, kebersihan,
oplosan. Amran mencontohkan, liun,” tegasnya. Ia menambahkan masyarakat. Amran juga berjan- lanjutnya. dukung penuh proses yang sedang serta pelabelan produk.
sebanyak 86 persen dari produk bahwa praktik semacam ini bukan ji akan segera mengumumkan Bareskrim Polri mengakui me- dilakukan oleh pihak berwenang. PT SUL kata dia, juga menjun-
yang diperiksa mengklaim sebagai kali pertama terjadi. "Ini terjadi merek-merek beras oplosan itu lakukan pemeriksaan terhadap "Kami percaya proses ini penting jung tinggi nilai-nilai integritas
beras premium atau medium, pa- setiap tahun. Kalau kita akumu- secara bertahap. Ia akan mengu- empat produsen beras terkait du- untuk menjaga kepercayaan pub- dan kepatuhan hukum. "Kami te-
dahal hanya beras biasa. Ada pula lasi dalam 10 tahun, nilainya bisa mumkan merek itu setelah selesai gaan praktik kecurangan, Kamis lik terhadap rantai pasok pangan lah dan akan terus bersikap koo-
modus pelanggaran yang menca- tembus Rp 1.000 triliun," ungkap diperiksa dan terbukti tidak me- (10/7). Dirtipideksus Bareskrim nasional," urai Kepala Divisi Unit peratif dalam memberikan infor-
kup ketidaksesuaian berat kemas- Amran. menuhi standar. Amran berharap, Polri Brigjen Helfi Assegaf menga- Beras PT SUL, Carlo Ongko saat masi dan data yang dibutuhkan
an, di mana tertulis 5 kilogram (kg) Amran sudah melaporkan temu- informasi mengenai merek beras takan empat produsen beras yang dihubungi Tribun Network, Sabtu oleh tim Satgas Pangan Nasional,"
namun hanya berisi 4,5 kg. an itu ke Kapolri Jenderal Listyo oplosan ini dapat menjadi pedo- menjalani pemeriksaan terkait du- (12/7). paparnya.
"Artinya, beda 1 kg bisa selisih Sigit Prabowo hingga Jaksa Agung man bagi warga ketika membeli gaan praktik kecurangan itu ada- Menurut Carlo, PT SUL menya- Carlo mengatakan PT SUL ma-
Rp2.000-3.000/kg. Gampangnya, ST Burhanuddin untuk diproses beras. lah Wilmar Group, PT Food Station takan seluruh operasional bisnis sih menunggu hasil akhir dari
misalnya emas ditulis 24 karat, lebih lanjut. "Kepada seluruh saudara, nanti Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen dan distribusi beras mereka di- proses pemeriksaan yang berlang-
tetapi sesungguhnya 18 karat. Ini "Semuanya ini yang 212 merek mudah-mudahan ini kami mun- Raya, dan PT Sentosa Utama Les- jalankan sesuai dengan standar sung, namun tetap terbuka terha-
kan merugikan masyarakat Indo- kami sudah kirim ke pak Kapolri, culkan secara bertahap yang di- tari/ Japfa Group. mutu dan regulasi yang berlaku. dap evaluasi dan tetap secara ru-
nesia," kata Amran di Makassar, kemudian Satgas Pangan, dan pak periksa. Kami munculkan merek Salah satu produsen beras yang Pihaknya juga memiliki pengawas- tin melakukan langkah perbaikan.
Sabtu (12/7). Jaksa Agung. Mudah-mudahan ini yang tidak sesuai standar," ungkap diperiksa Bareskrim, yakni PT an internal yang dilakukan secara (tribun network/rey/dod)
Akibat praktik kecurangan itu diproses cepat," katanya. Amran Amran. "Mohon
menurut Amran, kerugian yang mengaku juga sudah menerima kepada pembeli
diderita masyarakat tak tang- laporan bahwa pemeriksaan terha- perhatikan merek Beras Racikan dan Oplosan Ada Bedanya Sambungan Hal.1
gung-tanggung. Nilainya ditaksir dap 212 merek tersebut sudah di- yang dimunculkan
mencapai Rp 99,35 triliun setiap mulai pada Kamis (10/7). "Ada 10 di media. Itu nanti dap, teksturnya pun kadang mium lima kilogram saja ada campur sama, bukan beras praktik beras kualitas biasa
tahun. ”Selisih harga dari klaim perusahaan terbesar yang sudah kami munculkan lebih keras atau cepat basi,” yang Rp 80 ribu, tergantung jelek dicampur beras bagus. diklaim premium, karena bisa
palsu ini bisa mencapai Rp1.000 dipanggil oleh Bareskrim, Satgas secara bertahap. ujar Dede kepada Tribun Ja- merek juga," ujarnya. Adapun tujuannya agar rasa merusak kepercayaan konsu-
hingga Rp2.000 per kilogram. Jika Pangan," imbuhnya. Kami harap ini di- bar, Sabtu (12/7). Perihal merek yang ditemu- pulennya pas. men terhadap pasar tradisi-
dikalikan dengan volume nasio- Ia pun berharap perusahaan ketahui seluruh Menurutnya, perbedaan kan tidak sesuai, ia mengaku Dede menegaskan, prak- onal.
itu bisa dirasakan setelah be- memang sempat menjualnya. tik tersebut justru dilakukan “Kalau terus-terusan ka-
ras dimasak. Ia menyarankan "Ini belum tahu kebijakan- demi memenuhi selera kon- yak gini, yang disalahkan pe-
konsumen untuk lebih mem- nya seperti apa. Dikembali- sumen yang berbeda-beda. dagang. Padahal tidak se-
Tanda Lemahnya Pengawasan Standar Mutu Sambungan Hal.1
perhatikan hasil nasi yang kan lagi ke distributor atau Namun ia mengakui, tanpa mua pedagang main curang,”
mereka konsumsi, terutama bagaimana? Tentunya peda- transparansi, konsumen bisa ujarnya.
pengawasan terhadap stan- si dan ritel, di mana margin ke- kualitas yang dijanjikannya. Ini jika terasa tidak seperti bia- gang ingin retur, tidak ingin salah paham. Ia berharap pemerintah
dar mutu. untungan terbesar diserap di konsumen dirugikan banyak," sanya. rugi," ucapnya. "Apalagi kalau beras pre- memperketat pengawasan di
Selain itu, ia mengatakan middleman rantai distribusi, jelasnya. “Kalau nasi berubah warna Meski demikian, Siti (35), mium ini kan, ada yang lima jalur distribusi, mulai dari gu-
praktik oplosan yang dianggap sementara keuntungan yang Menurut Eliza, solusi untuk atau aromanya agak apek pa- pedagang lainnya, mengata- kilo, tiga puluh kilo. Bukan dang hingga penggilingan.
"biasa" di pasar-pasar induk didapatkan petani sendiri ti- permasalahan tersebut satu dahal belum basi, itu patut di- kan tidak semua praktik pen- eceran yang bisa kita lihat ku- “Yang perlu dicek itu gu-
mengindikasikan normalisasi dak sampai 40 persen dari ni- di antaranya bisa dengan me- curigai. Bisa jadi berasnya bu- campuran beras bisa disamar- alitasnya," ujarnya. dang-gudangnya, jalur dari
pelanggaran, yang menunjuk- lai tambah produk tersebut. nindak tegas pelaku kejahatan kan asli premium, tapi sudah atakan sebagai pengoplosan. Ia juga mengingatkan pen- penggilingan sampai ke dis-
kan kegagalan dalam sistem Tak hanya itu, Eliz juga me- dengan sanksi yang jelas dan dicampur atau lama disimpan. Dalam dunia pedagang, hal se- tingnya memperhatikan usia tributor. Pedagang kecil mah
pengawasan pasar, dan ren- nyoroti kejadian adanya beras efek jera. Selain itu, perlunya Kalau beras premium, kan je- macam itu lebih dikenal seba- simpan beras. Meskipun se- cuma jualan, kita juga bisa
dahnya risiko hukuman bagi oplosan mencerminkan kegagal- reformasi rantai pasok. Dalam las lebih enak," jelasnya. gai “meracik”, yakni mencam- cara fi sik terlihat masih ba- jadi korban kalau beras yang
pelaku. "Jadi memang perlu an pasar yang disebabkan oleh hal ini memperpendek rantai Ia menyebut, harga beras pur dua jenis beras berkualitas gus, beras yang disimpan ter- datang ternyata tidak sesu-
efek jera, misal mencabut izin asimetri informasi antara peda- pasok dengan mendorong pen- sejak awal tahun 2024 me- baik untuk mencapai rasa lalu lama bisa mengalami ai,” ujar Siti.
usaha atau denda berkali-kali gang dan konsumen. Ia menga- jualan langsung dari petani ke mang sempat naik sangat yang seimbang. penurunan kualitas. Menurutnya, label “premi-
lipat," kata Eliza kepada Tri- takan, di satu sisi konsumen konsumen. tinggi. Kenaikan harga be- “Kita sebutnya itu mera- Idealnya, lanjutnya, beras um” tidak selalu menjamin
bunnetwork. tidak memiliki akses penuh ter- Kemudian, untuk perlin- ras ini dipengaruhi oleh ber- cik, bukan oplos. Misal beras itu disimpan maksimal enam mutu jika tidak dibarengi pe-
Eliza kemudian menuturkan, hadap informasi mengenai kua- dungan konsumen beras pre-
praktik oplosan yang marak litas, komposisi, atau asal-usul mium dan medium membu- bagai faktor, termasuk faktor A itu bagus, tapi terlalu pulen. bulan. ngecekan langsung.
cuaca, musim panen, hingga
"Apalagi kalau lembap,
“Label premium belum ten-
Nanti dicampurkan dengan
dapat mengurangi kepercaya- beras yang mereka beli. Hal ter- tuhkan sertifi kasi mutu dan gangguan distribusi. beras lain, yang agak pera," bisa berjamur atau berubah tu asli kalau enggak dicek
an konsumen terhadap pasar sebut yang kemudian dimanfa- pelabelan transparan. "Harganya sempat melam- imbuhnya. bau,” katanya. isinya dan tidak ada peng-
beras dan institusi pengawas. atkan pedagang. "Adanya sertifi kasi ini akan paui harga eceran tertinggi. Kendati demikian, ia me- Sebagai pedagang, Siti awasan khusus," katanya.
Hal ini menurutnya dapat me- "Nah, pedagang yang me- meningkatkan traceability se- Sekarang untuk beras pre- nyebut kualitas beras yang di- mengaku khawatir dengan (nappisah)
micu keresahan sosial kare- lakukan praktik oplosan pun hingga konsumen tau beras
na beras merupakan komodi- memanfaatkan ketidaktahu- yang mereka konsumsi ini bera-
tas yang "sensitif", sebab bisa an konsumen dan ketiadaan sal darimana dan ditanam oleh
menentukan stabilitas ekono- traceability ini untuk memak- petani siapa dengan metode se- Bidik Gelar Kelima Sambungan Hal.1
mi sosial. simalkan keuntungan. Hal ini perti apa. Jadi konsumen tidak
Selain itu, kata Eliza, pasar membuat konsumen memba- dirugikan, membeli barang se- terbaik mereka dengan "Yang pasti, PSG dan
beras di Indonesia cenderung yar harga premium untuk pro- suai kualitasnya," katanya. (tri- memenangkan Piala manajer mereka, Luis
oligopolistik di tingkat distribu- duk yang tidak sesuai dengan bun network/ibr/dod) Dunia Antarklub. Namun, Enrique, adalah referensi
bukan sesuatu yang bukan hanya bagi saya,
mudah. tetapi juga bagi banyak
Jangan Kirimi Aku Bunga Sambungan Hal.1 "Saya telah menganali- orang yang mencintai
sis Chelsea. Mereka me- sepak bola. Saya yakin
kami, Pemkab berencana ngan menghadirkan sekitar Berbagai atraksi budaya miliki skuad yang hebat. mereka memiliki tim yang
membuat Leuweung Pa- 250 orang undangan khusus akan ditampilkan, terma- Enzo Maresca melakukan luar biasa, dan pelatih
nganten (hutan pengantin)," dari pihak keluarga. suk penampilan artis lokal pekerjaan yang hebat dan mereka, bersama Pep
ungkapnya. Seserahan tersebut akan dengan nuansa khas Jawa saya sangat menyukai apa Guardiola, adalah yang
Leuweung Panganten itu, menampilkan kekayaan dan Sunda. yang dia lakukan," kata terbaik di dunia saat ini,"
ungkap Putri, nantinya akan budaya lokal berupa hasil Pendopo Kabupaten Enrique. "Mereka adalah ujarnya.
menjadi hutan baru di Garut. bumi, peternakan, hingga Garut akan menjadi pusat tim yang sangat komplet." Desire Doue, salah satu
Nantinya para pengantin baru jampana. Rombongan se- kegiatan. Pintu timur akan Ini adalah edisi pertama pemain menonjol di PSG,
di Garut pun akan ikut terli- serahan akan dibariskan di difungsikan sebagai pintu Piala Dunia Antarklub menegaskan tidak ada
bat dalam menanam pohon di bahu jalan depan Lewi Asri. masuk utama, tempat di yang diikuti 32 tim, dan kekhawatiran dengan laga
kawasan tersebut. Demi kelancaran acara, mana pasangan pengantin siapa pun yang menang fi nal nanti.
"Namanya bagus, kan, arus lalu lintas di sekitar lo- menyambut tamu. Pintu di fi nal akan menjadi "Kami telah menjadi
Leuweung Panganten," kasi akan diberlakukan sis- barat digunakan sebagai juara dunia selama empat favorit di sebagian besar
ujarnya. tem buka-tutup. Akad nikah pintu keluar. Tamu VIP dan tahun, dengan turnamen pertandingan di kompetisi
Jelang pernikahannya, dijadwalkan pada 16 Juli, keluarga akan ditempatkan berikutnya dijadwalkan ini dan sepanjang musim
Putri juga meminta masya- yang kemudian akan dilan- di dalam ruang pendopo, se- berlangsung pada tahun ini, tetapi yang terpenting
rakat Garut untuk mendoa- jutkan dengan arak-arakan dangkan tamu umum akan 2029. adalah apa yang kami
kan kelancaran prosesnya. menuju Pendopo Kabupaten ditempatkan di tenda-tenda "Kami menyadari pen- lakukan di lapangan."
Ia berharap momen sakral Garut. sekitar area tersebut. tingnya pertandingan ini, Rekor PSG melawan
tersebut bisa berlangsung Jalur yang dilintasi rom- Diperkirakan lebih dari bahwa ini adalah kesem- oposisi Inggris pada
dengan khidmat, penuh bongan akan dikosongkan dari 5.000 orang akan hadir, patan emas untuk berada tahun 2025 menunjuk-
kebahagiaan, dan diberkahi kendaraan, serta diharapkan meskipun undangan resmi di fi nal Piala Dunia," kan besarnya tugas yang
oleh Allah SWT. masyarakat dapat menyambut yang disebar hanya sekitar kata kapten Marquinhos. dihadapi Chelsea. Namun,
"Kami mohon doanya ya, dan menyaksikan prosesi ini di 2.000. "Ini hanya terjadi setiap apapun yang terjadi di
mohon doanya," pinta Putri. sepanjang rute. Untuk kelancaran seluruh empat tahun, dan kita tidak tahu di saya melihat banyak kesamaan antara fi nal, turnamen ini telah menjadi
Rangkaian prosesi perni- Puncak dari rangkaian rangkaian, pihak panitia mana kita akan berada dalam empat catur dan sepak bola," kata Maresca. kesuksesan besar bagi para peser-
kahan Putri-Maula diawali kegiatan akan digelar pada menggandeng sejumlah tahun." "Secara taktis, saya tidak percaya pada tanya dari sudut pandang fi nansial.
dengan prosesi siraman 17 Juli, yaitu Pesta Rakyat instansi. Rapat koordinasi Manajer Chelsea Enzo Maresca me- gerakan catur selama pertandingan, Chelsea dan PSG dipastikan pulang
yang digelar di Hotel Harmo- dengan konsep Pasar Ma- akan melibatkan Denpom, nyamakan final Piala Dunia Antarklub tetapi manajer harus bereaksi ketika membawa hadiah uang tunai lebih
ni pada Senin 14 Juli. Ke- lam, yang akan berlangsung Dinas Kesehatan, Dinas melawan Paris St. Germain dengan manajer lain bereaksi." dari $100 juta, dengan jumlah pasti
mudian, pada 15 Juli, akan mulai pukul 19.00 WIB. Re- Lingkungan Hidup (DLH), permainan catur, saat The Blues bersi- Maresca, yang telah membimbing akan diketahui setelah fi nal -- uang
dilanjutkan dengan prosesi sepsi ini merupakan bentuk PLN, hingga Damkar. ap menghadapi juara Liga Champions Chelsea ke fi nal dengan perpaduan itu akan sangat diterima oleh Chelsea
seserahan secara tradisio- syukuran dan dirancang un- Ambulans dan dokter juga dan raksasa Ligue 1 dalam pertanding- antara kekokohan bertahan dan setelah mereka baru-baru ini didenda
nal di kawasan Leuwi Asri, tuk bisa dinikmati seluruh disiagakan di lokasi acara. an yang sangat dinantikan. bakat menyerang, sangat mengagumi oleh UEFA karena melanggar peratur-
Kecamatan Bayongbong, de- lapisan masyarakat. (sidqi al ghifari) "Saya sangat menyukai catur dan PSG. an keuangan. (tribunnews/mba)
Jalannya Mengerikan, Setiap Jengkal Tak Lepas Menyebut Nama Tuhan Sambungan Hal.1
Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, Syukurlah dengan segala dramanya, kontak listrik. Saat cuaca mendung, Seperti halnya Farhan, Ibnu Firman- berbatu yang membelah hutan menuju
KBB, menuju MI Cangkuang, memang ojek akhirnya tiba di MI Cangkuang. kelas menjadi sedikit gelap. syah (9), murid kelas 2 juga mengaku sekolah. Tapi, selalu semangat lagi saat
bukan perjalanan biasa. Dari SMP Negeri Madrasah kecil yang hanya terdiri dari Ini mencemaskan. Terlebih Pembangkit berangkat dari rumah pukul enam pagi. ingat di madrasah murid-murid sudah
2 Rongga, titik terakhir yang bisa dicapai empat ruangan lantaran satu ruangan Listrik Tenaga Air (PLTA) Cisokan yang "Dari rumah ke sekolah paling sete- menunggu," ujar Gungun Gunawan (43),
kendaraan roda empat, MI Cangkuang yang sebelumnya ada hancur diguncang kini tengah dibangun, hanya berada ngah jam," ujarnya. adik Asep, yang juga mengajar di MI
masih terpaut empat kilometeran lagi. gempa dua tahun lalu. beberapa kilometer saja dari MI Cang- Selain warga Kampung Langkob, seba- Cangkuang. Setiap hari, ia pun menem-
Selain sangat terjal dan berkelok-keok, "Tiga di antaranya kini dipakai sebagai kuang. Kabarnya, PLTA ini akan mulai gian murid MI Cangkuang juga tinggal di puh perjalanan jauh dari Cicadas.
sepanjang jalan hanyalah tanah lembek, ruang kelas. Satu ruangan lagi menja- beroperasi 2026 atau 2027 nanti. Apa Ciawitali. Ciawitali adalah kampung ter- "Pakai itu," ujarnya sambil menunjuk
batu-batu besar yang licin dan kubangan di ruang guru, ruang kepala sekolah, kata dunia ada sekolah yang masih tak ujung yang berbatasan langsung dengan sepeda motor Yamaha NX merahnya yang
lumpur. Kemiringan di beberapa titik sekaligus ruang tata usaha," ujar Asep teraliri listrik, padahal di dekatnya ada Kabupaten Cianjur. penuh lumpur yang terparkir di halaman
bahkan lebih dari 50 derajat. Hampir Surahman (52), salah seorang guru PLTA yang mampu menghasilkan daya Berjalan kaki dari Ciawitali ke MI Cang- madrasah.
sulit dipercaya bisa ditempuh dengan yang juga merangkap sebagai Kepala MI 1.040 mega watt. kuang perlu sekitar satu setengah jam. Selain Gungun dan kakaknya, lima
sepeda motor. Cangkuang. Asep mengatakan, saat ini ada 71 Kebanyakan murid dari Ciawitali diantar guru lainnya yang kini mengajar di MI
Risiko bertambah karena di beberapa Sekelas Dua Rombel murid yang sekolah di madrasah yang orang tuanya menggunakan sepeda motor. Cangkuang masih berstatus honorer.
bagian, tepian jalan adalah jurang, yang Karena hanya memiliki tiga lokal kelas, sudah terakreditasi B ini. Sebanyak 36 "Dari rumah berangkat jam setengah Rata-rata sudah mengajar lebih dari 15
meskipun tak dalam tapi bisa memati- murid-murid kelas 1 dan 2 belajar dalam di antaranya murid laki-laki. Sisanya enam, sampai di sekolah sekitar jam se- tahun. Gungun bahkan sudah 21 tahun.
kan. satu kelas. Begitu pula murid kelas 3 perempuan. tengah tujuh," ujar Ridwan Gungun (10), "Saya mengajar di sini sejak 2004.
Perlu lebih dari setengah jam dari dari dan 4, serta 5 dan 6. Lantaran ada dua "Tahun ajaran baru ini sudah 12 orang murid kelas tiga asal Ciawitali. Diajak Kang Asep," ujarnya.
SMP Negeri 2 Rongga hingga tiba di MI guru dan dua rombel di satu kelas pada yang mendaftar. Katanya dari Ciawitali Separuh Pengabdian Sebagai tenaga honorer, ungkap
Cangkuang. Meski hanya setengah jam saat yang bersamaan, para guru terpaksa masih ada yang mau mendaftar. Mu- Tak hanya murid-murid, para guru Gungun, para guru hanya "digaji" Rp 300
rasanya sangat menegangkan. Tak se- harus menerangkan pelajaran secara ber- dah-mudahan terus bertambah," ujar Ai di MI Cangkuang juga harus berjuang ribuan sebulan. Jumlah yang jauh dari
jengkal pun yang terlalui tanpa menyebut gantian atau memelankan suaranya agar Misfalah (46), guru kelas 4. untuk sampai ke sekolah. Rumah Kepala kata cukup jika dibandingkan dengan bi-
nama Tuhan. Pantas saja para pengojek konsentrasi murid tidak terpecah. Meski sekolahnya berada di daerah MI Cangkuang, Asep, bahkan berada di aya yang harus mereka keluarkan untuk
mematok ongkos Rp 50 ribu untuk sekali Namun, ajaibnya, mereka seperti tak terpencil yang akses jalannya sulit dan Desa Cicadas, sekitar 16 kilometer dari hidup sehari-hari.
jalan, dan tak mau lagi ditawar pernah kesulitan. Kalau saja tak melihat- berbahaya, murid-murid MI Cangku- Langkob. Berangkat pukul enam pagi, "Ibaratnya separuhnya ini adalah
Namun, bagi para pengojek, jalanan nya sendiri, sulit sekali membayangkan ang mengaku betah bersekolah di sana. perlu satu setengah jam untuk sampai ke pengabdian."
itu seperti halaman rumah saja. Seterjal hal itu terjadi. Bagaimana mungkin ada Setiap harinya, sebagian besar bahkan sekolah. Gungun berharap ke depan kondisinya
apapun, mereka terus tersenyum. Alih- dua rombel dan dua guru yang mengajar sudah berdatangan berjalan kaki pagi- Jika kondisi hujan, perjalanan bisa bisa segera lebih baik lagi. Apalagi, ujar-
alih memelankan laju sepeda motornya, dua matapelajaran berbeda pada saat pagi sekali. Sebagian lagi yang rumahnya jauh lebih lama lagi. Tak jarang, Asep nya, Jabar sekarang gubernurnya senang
Heri justru menarik gas motornya lebih yang bersamaan di satu kelas? Bagaima- lebih jauh datang diantar orang tuanya bahkan tak bisa melanjutkan perjalanan blusukan ke daerah.
kencang. Bau tanah menyeruak bercam- na mereka bisa begitu tabahnya? menggunakan sepeda motor. karena tak sanggup melalap Terusan "Rasanya bahagia sekali kalau Kang
pur aroma keringat. Selain dinding bangunannya yang "Dari rumah berangkat enam pagi. Cicadas Cijalengka yang licin, berbatu, Dedi juga bisa menengok kami di sini.
"Santai saja, Kang. Aman," ujar Heri retak dan langit-langitnya yang bolong di Sampai di sekolah jam setengah tuju- dan terjal, penuh lumpur. Belum pernah ada pejabat yang mau da-
(42), salah seorang pengojek, yang saat sana-sini, tak satu kelas pun di sekolah han," ujar Farhan Ramdani (11), murid "Jujur, kadang suka juga menangis tang ke sini. Tapi, mudah-mudahan Kang
itu mengantar hingga ke MI Cangkuang. ini yang dilengkapi lampu atau setop kelas 5. dalam hati saat menyusur jalan tanah Dedi mah mau," ujarnya. (*)

