Page 6 - JABAR_20250801
P. 6

Leisure
















                                                                                                    Halaman
                                                                                                    Halaman 6  JUMAT, 1 AGUSTUS 2025

































                                                                                                                                                          FOTO-FOTO: TRIBNU JABAR/PUTRI PUSPITA
                     SERABI TRADISIONAL
                     SERABI TRADISIONAL






                     dengan Sentuhan Modern
                     dengan Sentuhan Modern







                 I tengah menjamur-  tetap memakai arang dalam pro-  kan, seperti oncom ditambah
                 nya jajanan viral yang   ses pemanggangan di tungku,”   telur, ayam, keju, bahkan mayo-
                 silih berganti dan   ujar Kang Adem, Jumat (25/7).  nes. Untuk varian manis, kami
         D tampilannya memi-           Kang Adem juga menerangkan   padukan kinca dengan cokelat,
         kat perhatian, terdapat jajanan   bahwa arang menghasilkan pa-  keju, susu kental manis, bah-
         tradisional yang tak lekang oleh   nas tinggi yang membuat serabi   kan es krim,” ujar Kang Adem.
         waktu dan tetap diminati hingga   tetap mengembang secara alami   Ia berbagi pengalaman mena-
         kini, yaitu serabi.         serta mempertahankan tekstur   rik, bahwa wisatawan manca-
           Sebagai kafe yang sejak lama   dan rasa yang otentik.  negara kerap terkejut melihat
         ramai dikunjungi oleh wisata-  Tak hanya dalam metode   keju cheddar dijadikan topping
         wan maupun warga lokal untuk   memasak yang tradisional,   untuk serabi manis.
         menyantap serabi, Waroeng   adonan serabi pun dibuat      “Kalau turis asing datang,
         Setiabudhi tetap eksis sejak   segar setiap empat jam sekali.   saya biasanya menjelaskan
         berdiri pada tahun 2009 hingga   Ia menegaskan bahwa kafe   bahwa ini adalah ‘pancake’-nya
         sekarang.                   tidak pernah menggunakan    orang Bandung. Tapi memakai
           Dari halaman depan kafe,   bahan pengawet demi menjaga   tepung beras, bukan tepung
         pengunjung dapat menyaksikan   keaslian rasa dan keamanan   terigu,” tambahnya.
         langsung proses pembuatan   bagi konsumen.                Dari semua menu, serabi
         serabi yang dimasak meng-     “Kelapa itu cepat basi, jadi   keju susu cokelat menjadi yang
         gunakan tungku dan arang.   kami buat secara segar dan   paling laris di kategori manis,
         Aromanya yang khas memba-   berkala. Kalau tidak habis, kami   sedangkan oncom ayam telur
         wa pengunjung bernostalgia,   buang. Karena kami yakin,   mayones paling disukai dalam
         mengingat serabi dengan metode   pengunjung datang ke sini   kategori asin.
         tersebut lazimnya hanya ditemu-  untuk menikmati sajian yang   Soal harga, Kang Adem mene-
         kan di pedesaan.            benar-benar otentik dan aman,”   gaskan bahwa pihaknya tetap   atau saus steak,” ujarnya.  menjadi pelanggan utama,   tetap percaya bahwa kualitas
           Pemilik Waroeng Setiabudhi,   katanya.                berkomitmen agar sajian khas   Menariknya, segmen pasar   terutama saat akhir pekan.  rasa adalah kunci utama keber-
         Kang Adem, menjelaskan bahwa   Waroeng Setiabudhi memulai   ini dapat dinikmati oleh semua   Waroeng Setiabudhi kini ber-  “Posisi kami ini strategis,   langsungan usaha.
         kafe ini memadukan kearifan   usahanya dengan resep dasar   kalangan.               kembang. Jika dahulu didomi-  berada di jalur wisata menuju   “Kami tidak bisa melawan
         lokal dengan eksplorasi rasa   serabi oncom dan kinca kelapa.   “Harga mulai Rp8.000 untuk   nasi anak muda, kini keluarga   Lembang. Banyak yang mampir   tren, tetapi jika kualitas kami
         modern.                     Kini, sudah tersedia sekitar 60   varian tradisional, hingga                        sebelum atau sesudah berwisa-  jaga, pelanggan akan datang
           “Kami ingin mempertahankan   varian rasa, baik manis maupun   sekitar Rp20.000 untuk                          ta,” ungkap Kang Adem.      kembali. Semua saus mayones
         adonan dasar serabi tradisional   asin.                 serabi dengan topping leng-                               Meski jajanan viral terus   kami buat sendiri,” tutupnya.
         yang terdiri atas tepung beras   “Serabi tradisional tetap   kap seperti telur, ayam,                               bermunculan, Kang Adem    Waroeng Setiabudhi buka
         dan kelapa. Tidak menggunakan   kami pertahankan, tetapi juga                                                                               setiap hari pada pukul 14.00
         bahan tambahan seperti soda   kami kreasi-                                                                                                        hingga 23.00 WIB. (Putri
         kue. Sebagai gantinya, kami                                                                                                                                Puspita)






































































                            KONTEN MATERI IKLAN SEPENUHNYA MENJADI TANGGUNG JAWAB PEMASANG IKLAN
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11