Page 3 - JABAR_20250805
P. 3
TRIBUNHEALTH
3 SELASA, 5 AGUSTUS 2025
Demam Berdarah Tak Lagi Musiman
EMAM berdarah cepat dikenali, dengue bisa ngurangi angka kesakitan
dengue (DBD) berkembang menjadi dengue dan kematian akibat DBD.
kini tak bisa lagi shock syndrome, yang sa- “Virus dengue punya empat
D dianggap sebagai ngat berbahaya,” ujar Atilla. serotipe. Jadi seseorang bisa
Dengue itu penyakit yang hanya mun- terian Kesehatan RI, hingga terinfeksi lebih dari satu
Berdasarkan data Kemen-
cul saat musim hujan. Para
kali. Bahkan, infeksi kedua
bukan penyakit ahli kesehatan menegaskan pekan ke-25 tahun ini bisa lebih parah dari yang
musiman. bahwa virus dengue dapat tercatat 79.843 kasus DBD pertama,” kata Atilla.
menyerang kapan saja dan
dengan 359 kematian. Ting-
Atilla menganjurkan pene-
Virusnya ada siapa saja, tak memandang kat case fatality rate (CFR) rapan langkah-langkah 3M
Plus, yaitu menguras, me-
mencapai 0,45 persen.
usia maupun musim.
sepanjang “Dengue itu bukan penya- Secara global, Organisasi nutup, mendaur ulang, dan
tahun dan bisa kit musiman. Virusnya ada Kesehatan Dunia (WHO) mencegah gigitan nyamuk,
serta mempertimbangkan
mencatat lebih dari 14 juta
sepanjang tahun dan bisa
menyerang siapa menyerang siapa saja,” kata kasus dengue pada tahun vaksinasi dengue untuk ke-
dr Atilla Dewanti SpA(K),
2024, menjadi angka terting-
lompok usia anak maupun
saja. Kalau tidak Dokter Spesialis Anak gi dalam sejarah. Anak-anak dewasa, sesuai rekomendasi
cepat dikenali, Konsultan Neurologi, dalam dan remaja berusia 5–14 medis.
tahun tercatat sebagai
diskusi publik memperingati
Kewaspadaan terhadap
dengue bisa Hari Anak Nasional 2025, kelompok paling rentan DBD juga digaungkan oleh
para orang tua. Persep-
mengalami kematian akibat
beberapa waktu lalu.
berkembang Menurut Atilla, gejala infeksi ini dalam tujuh si bahwa dengue hanya
menjadi dengue DBD kerap mirip flu biasa tahun terakhir. muncul saat musim hujan
sudah tidak relevan. Dengan
seperti demam tinggi, sakit
Hingga saat ini belum
shock syndrome, kepala, mual, nyeri otot, tersedia obat yang secara iklim tropis dan tingginya
yang sangat hingga muncul ruam. Hal ini spesifik dapat menyem- populasi nyamuk aedes aeg-
membuat masyarakat sering
ypti, Indonesia menghadapi
buhkan dengue. Karena
berbahaya. terlambat mengenali kondisi itu, pencegahan menjadi ancaman DBD sepanjang
sebenarnya. “Kalau tidak
langkah utama untuk me-
tahun.(kompas.com)
FOTO KOMPAS.COM/KOMPAS HEALTH
Mencegah Tulang Keropos di Masa Tua
PENURUNAN massa tulang bentuk sejak awal melalui ak- tivitas fisik yang memberikan “Khusus vitamin D, penting cedera apabila tidak disertai
dan otot seiring bertambahnya tivitas fisik dan asupan nutrisi beban ke tulang sangat pen- memperhatikan aktivitas di kesiapan fisik yang optimal.
usia dapat memengaruhi ke- yang tepat. ting,” kata Kiki. luar ruangan. Mengingat ma- “Penting untuk bermain be-
mandirian seseorang di masa Kiki menjelaskan bahwa Guna mendukung kesehat- kanan seperti minyak ikan dan ban secara terukur. Untuk
tua. Namun, kondisi ini da- massa tulang dan otot me- an tulang, kalsium dan vitamin jamur mungkin kurang umum, lansia, pemeriksaan rutin ter-
pat dicegah dengan tetap ak- miliki fase puncak dan penu- D menjadi dua komponen uta- konsumsi makanan fortifika- hadap fungsi jantung, perna-
tif bergerak dan menerapkan runan. Massa tulang umum- ma yang harus dipenuhi setiap si atau suplemen menjadi opsi pasan, sistem peredaran da-
pola makan bernutrisi sejak nya mencapai titik maksimal di hari. Kiki menganjurkan kon- yang bisa dipertimbangkan,” rah, dan kondisi sendi juga
usia muda. Hal ini disampai- usia 30 tahun, kemudian mu- sumsi makanan sumber kalsi- ujar Kiki. harus diperhatikan sebelum
kan oleh dokter spesialis or- lai menurun sejak usia 50 ta- um, di antaranya susu dan pro- Bagi kelompok lanjut usia, memulai aktivitas fisik terten-
topedi dari Universitas Padja- hun. duk olahannya, ikan, sayuran Kiki menyarankan olahraga tu,” kata Kiki.
jaran dr Kiki Novito Sp OT(K), Massa otot bisa mulai ber- hijau, telur, kacang-kacangan, berdampak ringan yang tetap Kiki juga mengingatkan agar
Jumat (1/8). kurang sejak usia 30 tahun khususnya kedelai memberi beban pada otot dan masyarakat menghindari kebi-
“Kunci menjaga kesehatan apabila tidak dijaga dengan Sedangkan untuk mendu- tulang, di antaranya aerobik ri- asaan buruk yang dapat meng-
tulang adalah tetap aktif, olah- gaya hidup sehat. Aktivitas se- kung sintesis vitamin D seca- ngan, latihan beban dengan ganggu kepadatan tulang, ya-
raga yang memberikan beban perti jogging, latihan beban, ra alami, tubuh membutuh- intensitas rendah, latihan ke- itu merokok, mengonsumsi
ke tulang, dan diet yang teru- dan penguatan otot inti tubuh kan paparan sinar matahari lenturan untuk menjaga ren- alkohol berlebihan, dan penya-
kur,” ujar Kiki. (core strengthening) disaran- langsung ke kulit. Selain itu, tang gerak sendi. lahgunaan obat atau zat ter-
Menurut Kiki, penguatan tu- kan karena mampu merang- sumber vitamin D juga bisa Namun, lansia disarankan larang.
lang sebaiknya dimulai sejak sang deposisi kalsium ke tu- diperoleh dari minyak ikan, untuk menghindari olahraga “Semua itu bisa berdampak
usia muda sebagai “tabung- lang. jamur, serta makanan yang anaerobik, seperti lari cepat negatif terhadap kualitas tu-
an” yang akan berguna saat “Perlu diingat bahwa tulang telah diperkaya vitamin D, atau aktivitas yang melibatkan lang dan mempercepat proses
memasuki usia lanjut. Kuali- tidak akan terjaga kekuatan- termasuk susu dan suple- gerakan mendadak dan lom- degeneratif,” katanya.(kom-
tas tulang dan otot perlu di- nya hanya dengan nutrisi. Ak- men. patan tinggi, karena berisiko pas.com)

