Page 3 - JABAR_20250806
P. 3
BIS NIS & FINAN CE
3 RABU, 6 AGUSTUS 2025
Hanya 4 %
UMKM Masuk
Pasar Ekspor
X X Masih Alami Kesulitan Mendapatkan
dan Keterbatasan Modal
BANDUNG, TRIBUN - Ke- hanya jumlah, tetapi seberapa TRIBUN JABAR/PUTRI PUSPITA
tua Umum Asosiasi Peng- banyak yang bisa naik kelas
usaha Indonesia (Apindo) dan terkoneksi dengan ekosis- DI JALUR BAIK - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto saat jumpa pers di acara
Shinta Widjaja Kamdani me- tem usaha yang lebih luas. Rakornas Apindo, di El Royale Hotel, Kota Bandung, Selasa (5/8). Airlangga mengatakan perekonomian Indonesia berada di
ngatakan bahwa lebih dari Data menunjuk- “Kalau kami lihat, hanya jalur yang baik.
separuh UMKM di Indonesia tujuh persen UMKM yang
masih terseok-seok karena kan bahwa 51 terkoneksi dengan rantai pa-
masalah klasik, yakni keter- persen UMKM sok domestik,” kata Shinta. Airlangga Sebut Perekomian
batasan modal. Hal ini dika- Shinta juga mengungkap
takan Shinta di pembukaan masih kesulitan fakta bahwa baru 4,1 per-
Apindo Expo dan UMKM Fair akses modal. sen UMKM yang masuk ke Indonesia di Jalur Baik
2025, di Jalan Merdeka No 2, pasar ekspor. Artinya, kata
Kota Bandung, Senin (4/8). Delapan puluh dia, perjalanan untuk mem-
“Data menunjukkan bah- perkuat daya saing UMKM BANDUNG, TRIBUN - Program ini akan mengha-
wa 51 persen UMKM masih persen bergan- masih panjang. Menteri Koordinator Bidang dirkan potongan harga hing-
kesulitan akses modal. Dela- tung pada dana “Apindo tidak hanya ber- Perekonomian Republik In- ga 80 persen untuk mendo-
pan puluh persen bergantung bicara pengusaha tapi juga donesia Airlangga Hartarto Pemerintah tengah menggelontor- rong belanja masyarakat.
pada dana pribadi dan 35 per- pribadi dan 35 UMKM. Kami lihat banyak menyebutkan pertumbuh- Airlangga juga menegas-
sen kesulitan memasarkan UMKM yang ingin masuk an ekonomi kuartal kedua kan berbagai kebijakan terobosan kan bahwa target investa-
produknya, serta hanya 8,6 persen kesulit- juga ke pasar global,” ujar 2025 menembus angka si tahun 2025 sebesar Rp
persen yang punya akses ke an memasarkan Shinta sambil mengatakan 5,12 persen pada semester untuk mendorong konsumsi dan 1.900 triliun tetap realistis.
teknologi,” ujar Shinta. saat ini ada 50 ribu UMKM I/2025, yang artinya berada investasi. Beberapa di antaranya Pemerintah, menurut Air-
Shinta mengajak pelaku produknya, serta binaan Apindo. di jalur yang baik dalam per- lanbga, siap menanggung
UMKM untuk tidak hanya Ketua Apindo Jawa Barat ekonomian. adalah penyaluran KUR, PPN hingga 100 persen un-
memamerkan produk tetapi hanya 8,6 persen Ning Wahyu Astutik mengga- Airlangga mengatakan tuk properti bernilai di ba-
juga merumuskan strategi yang punya akses risbawahi pentingnya kola- bahwa angka ini merupa- AIRLANGGA HARTARTO wah Rp2 miliar, guna meng-
untuk bertahan dan meran- borasi nyata untuk memper- kan pertumbuhan tertinggi MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA gairahkan pasar properti
cang masa depan bersama. ke teknologi, kuat posisi UMKM di tengah dalam beberapa kuartal ter- dan industri turunannya.
Shinta mengatakan Apindo persaingan global. “Kami be- akhir. Menurut Airlangga, ga dalam Rakornas Apindo, rong konsumsi dan investasi. Airflangga juga menying-
tidak hanya berpihak pada SHINTA WIDJAJA KAMDANI kerja sama dengan kemen- pemerintah juga melihat di El Royale Hotel, Kota Ban- Beberapa di antaranya ada- gung soal potensi PHK akibat
perusahaan besar. Menurut KETUA UMUM ASOSIASI PENGUSAHA trian sebagai prinsip keber- adanya perbaikan dari se- dung, Selasa (5/8). lah penyaluran Kredit Usa- kebijakan tarif ekspor yang
Shinta, UMKM adalah tulang INDONESIA pihakannya terhadap pelaku jumlah perusahaan publik Airlangga juga menegas- ha Rakyat (KUR), program tinggi. “Dampak tarif 32 per-
punggung ekonomi nasional. usaha mikro yang bekerja yang telah mengumumkan kan bahwa target investa- pembangunan 450.000 unit sen, 5 juta orang bisa kena
"Karena pada akhirnya, pela- domestik bruto (PDB) dan dalam keterbatasan namun hasil kinerja mereka, teruta- si tahun 2025 sebesar Rp rumah, serta kebijakan in- PHK, jadi kalau 19 persen
ku usaha juga harus mem- menyerap 97 persen tenaga terus berkembang dan terus ma di sektor retail. 1.900 triliun tetap realistis. sentif tarif ekspor nol persen tidak ada itu PHK,” ujarnya.
perhatikan para UMKM yang kerja nasional. bergerak,” ujar Ning. Airlangga mengatakan per- Pemerintah, ujar Airlang- ke Eropa melalui perjanjian Airlangga mengatakan se-
merupakan 37 persen da- Shinta juga menyoroti Melalui program Apindo tumbuhan ini menunjukkan ga, menyiapkan kebijakan dagang dengan Uni Eropa,” belum kebijakan tarif diber-
ripada ekonomi Indonesia,” bahwa dengan maraknya UMKM Mandiri dan sejum- bahwa ekonomi Indonesia insentif untuk mendukung ujar Airlangga. lakukan, Indonesia berada di
katanya. dan banyaknya perusahaan, lah inisiatif pelatihan serta terus tumbuh. Sektor-sektor pertumbuhan ini, termasuk Airlangga berharap para posisi tarif antara 10 hingga
Saat ini, menurut Shinta, akan semakin banyak pula pendampingan, ujar Ning, pi- industri menunjukkan per- menanggung pajak pertam- pelaku usaha yang terga- 20 persen. Jika diberlakukan
terdapat 66 juta unit UMKM yang tertarik menjadi pela- haknya terus mendorong ter- baikan signifikan, sementara bahan nilai (PPN) hingga 100 bung dalam Apindo dapat 32 persen, maka artinya ti-
yang berkontribusi sebesar ku UMKM. Namun, menurut ciptanya UMKM yang adaptif, konsumsi di sektor pertanian persen untuk properti berni- menindaklanjuti pasar- dak ada perdagangan.
61 persen terhadap produk Shinta, persoalannya bukan kreatif, dan tahan banting. masih berlangsung, namun lai di bawah Rp 2 miliar. pasar yang telah dibuka “Sekarang jika dengan 19
“Menuju Indonesia Emas ada pergeseran menuju e- Kebijakan tersebut, ujar oleh pemerintah. Selain itu, persen, kita di ASEAN salah
2045 bukan hanya soal commerce. Airlangga, diharapkan dapat ujar dia, menjelang peraya- satu yang kompetitif, kita
industri besar tetapi juga “Kita lihat ada shifting menggairahkan pasar proper- an Hari Ulang Tahun ke-80 sama dengan Malaysia dan
tentang memperkuat eko- ke e-commerce terutama di ti dan industri turunannya. Republik Indonesia, akan Thailand. Negara-negara lain
nomi rakyat yang bertum- sektor kosmetik dan makan- “Pemerintah tengah meng- meluncurkan program dis- seperti India memiliki tarif 25
buh melalui UMKM," kata- an minuman itu meningkat gelontorkan berbagai kebijak- kon besar-besaran bertajuk persen dan Vietnam 20 per-
nya.(nappisah) dengan pesat,” kata Airlang- an terobosan untuk mendo- “Diskon Kemerdekaan”. sen” katanya.(putri puspita)
TRIBUN JABAR/NAPPISAH
APINDO EXPO - Ketua Umum Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja
Kamdani dan Ketua Apindo Jawa Barat Ning
Wahyu Astutik (kedua dari kiri) memberikan
keterangan saat pembukaan APINDO Expo
dan UMKM Fair 2025, di Jalan Merdeka No
2, Kota Bandung, Senin (4/8). Shinta menga-
takan sangat sedikit pelaku UMKM yang bisa
menembus pasar global.
Investasi di Jabar Tertinggi
di Tingkat Nasional
BANDUNG, TRIBUN - Gubernur Jawa Barat dak terhambat," katanya.
Dedi Mulyadi mengatakan Rapat Kerja dan Kon- Saat ini, ujar Dedi, perkembangan industri di Ja-
sultasi Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia bar terus menunjukkan hal positif. Industri padat
(Apindo) merupakan forum antara pemerintah karya kini sudah mulai bergeser ke wilayah Indra-
dengan dunia usaha. Hal itu dikatakan Dedi mayu, Cirebon, Kuningan, dan Majalengka. Semen-
saat hadir dalam pembukaan Rakerkonas XXXIV tara industri padat modal kini sudah tumbuh di
Apindo, di El Royal Hotel, Jalan Merdeka, Kota wilayah Subang.
Bandung, Selasa (5/8). "Hari ini terjadi perkembangan yang relatif baik,
Menurut Dedi, forum tersebut menjadi ajang un- industri padat karya sudah bergeser ke Indramayu,
tuk sinkronisasi dalam membangun ekosistem usa- Kuningan, Cirebon, dan Majalengka. Kemudian in-
ha yang bersih, ramah investasi, dan berkelanjutan. dustri padat modal di Subang sudah tumbuh," ujar-
"Ini adalah forum penting untuk sinkronisasi," ujar nya.(nappisah)
Dedi Mulyadi.
Pemerintah Provinsi, kata gubernur yang biasa
disapa KDM, inimemiliki peran untuk mengorkes-
trasi antara pemerintah pusat, pemerintah kabu-
paten/ kota, dan dunia usaha.
"Posisi saya itu mengorkestrasi antara pemerin-
tah pusat, pemerintah kabupaten/ kota, dan ka-
langan dunia usaha," katanya.
Rakerkonas XXXIV Apindo di Jawa Barat pun,
kata dia, menjadi bukti bahwa Jabar masih yang
tertinggi dalam investasi. Semester satu tahun rea-
lisasi investasi ke Jabar sudah menyentuh Rp 72,5
triliun.
"Kita tahu Jabar saat ini rangking investasinya
tertinggi se-Indonesia, Rp 72,5 triliun sudah ma-
suk hingga hari ini kita harapkan terus mening-
kat," ujarnya.
Tingginya investasi ke Jabar, menurut Dedi, di-
pengaruhi oleh beberapa kebijakan strategis. Di
antaranya terkait pemberantasan premanisme di
wilayah industri. "Itu terjadi kan tidak ujug-ujug
tetapi ada kebijakan strategis misalnya, angka
premanisme di dunia industri menurun tajam kita
bisa lihat hari ini di Jabar," kata orang nomor satu
di Jawa Barat ini.
Koordinasi antarkepala daerah juga, menurut
Dedi, sangat penting dalam mempermudah inves-
tasi di Jabar. "Kemudahan berinvestasi itu kan
tergantung kecerdasan kepala daerah bagaimana
gubernur, bupati, wali kota berkoordinasi agar ti-

