Page 3 - JABAR_20250403
P. 3

JABARREGION








                                                                           3  KAMIS, 3 APRIL 2025
             Getok Parkir







          Masih Terjadi











      X    Di Tempat Wisata Kota Bandung


                                                              rikan tiket parkir berwarna hijau
                                                              dan diminta uang diawal dengan
                                                              tarif Rp 10.000,” katanya, Selasa
                                                              (1/4).
                                                                Ia pun terpaksa memberikan
                                                              tarif parkir tersebut dengan har-
                                                              ga yang tidak masuk akal. Dia
                                                              mengaku kecewa, lantaran Sat-
                                                              gas Anti Premanisme telah diben-
                                                              tuk untuk mengantisipasi masa-
                                                              lah tersebut.                                                                                       TRIBUN JABAR/RIZAL JALALUDIN
                                                                “Saya kecewa dengan adanya   MACET - Kemacetan terjadi di Jalur Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, di H+2 libur
                                                              satgas anti premanisme yang    Idulfitri 1446 H /2025 M, Rabu (2/4).
                                                              sudah dibuat oleh Pemkot Ban-
                                                              dung. Tapi parkir liar dengan ta-
                                                              rif tidak masuk akal masih berke-  Kendaraan Antre di Gunung Butak
                                                              liaran,” katanya.
                                                                Oleh karena itu, ia pun me-
                                                              mutuskan untuk memindahkan         z Jalur Pantai Citepus Sukabumi Macet
                                                              kendaraan roda duanya ke par-
                                                              kiran dalam area kebun binatang   SUKABUMI, TRIBUN  - Kema-  roda masih tetap berputar, ya ter-  ucap Sandi.
                                                              Bandung. “Jadinya saya lebih   cetan terjadi di Jalur Pantai Cite-  jadi kepadatan arus, terutama di   Sementara itu memasuki H+2
                                                              memilih parkir di dalam area ke-  pus, Kecamatan Palabuhanratu,  Pantai Citepus, untuk arah dari  libur Idulfitri 1446 H / 2025 M,
                                                              bun binatang, karena ingin me-  Kabupaten  Sukabumi,    di  H+2  Jalan Siliwangi ke Citepus ekor  wisatawan memadati Pantai Ka-
                                                              nikmati masa liburan bersama   libur Idulfitri 1446 H /2025 M,  (kepadatan) ada di seputaran Ga-  ranghawu, Kecamatan Cisolok,
                                                              keluarga, meskipun tarif yang   Rabu (2/4/2025).            dobangkong," ujar Sandi di Sim-  Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/4).
                                                              tadi sudah saya bayar,” ujarnya.   Pantauan, kemacetan terjadi  pang Gunung Butak.         Sekmat Cisolok, Okih Fajri Assi-
                                                                Tak hanya di Kebun Binatang,   dari arah Jalan Siliwangi Palabu-  Sedangkan  untuk  arus  balik,  diq, mengatakan, terdapat kenai-
                                                              getok parkir juga terjadi di area   hanratu menuju kawasan Pantai  Sandi menyebutkan, ekor kepada-  kan wisatawan di Pantai Karang-
                                               TRIBUN JABAR/NAPPISAH  F90 di Jalan Asia Afrika, tepat-  Citepus, pun dari arah sebaliknya,  tan arus lalu lintas berada di se-  hawu saat libur lebaran 2025 ini.
      GETOK PARKIR  -  Warga  menunjukkan  karcis  parkir  yang  digetok  di   nya di belakang Bank Mandiri, di   arus balik juga mengalami kema-  putan Hotel Augusta. Menurutnya,  Menurutnya, kunjungan wisata-
      depan Kebun Binatang Bandung.                           mana biaya parkir liar mencapai   cetan. Kendaraan wisatawan yang  arus lalu lintas menjadi padat aki-  wan ke Pantai Karanghawu naik
                                                              antara Rp 15 ribu hingga Rp 30   hendak masuk ke wilayah pantai  bat keluar masuk kendaraan wisa-  100 persen dibandingkan tahun
                                                              ribu.                          pun antre di Simpang Gunung  tawan di lokasi wisata Pantai Cite-  sebelumnya.
      BANDUNG, TRIBUN  - Getok  nas Perhubungan (Dishub) Kota   Sementara itu, Peter Arbeny,   (Gn) Butak Palabuhanratu.  pus dan sekitarnya.            "Lonjakannya cukup signifi-
      parkir masih saja terjadi di ka-  Bandung parkir resmi tidak di-  General Manager Kebun Bina-  Kanit Kamsel Satlantas Polres   "Terjadi kepadatan arus dika-  kan, mungkin kalau saya lihat
      wasan wisata Kota Bandung. Sa-  minta terlebih dahulu, parkir  tang Bandung, mengatakan, pi-  Sukabumi, Ipda Sandi Praja, men-  renakan ada kendaraan yang ke-  ini lonjakannya cukup drastis,
      lah satunya di sekitaran Band-  resmi baru diminta setelah peng-  haknya telah bekerjasama den-  gatakan, ekor kepadatan arus lalu  luar masuk tempat wisata seperti  bisa dikatakan bisa 100 persen
      ung Zoo, Jalan Tamansari, Kota  guna parkir keluar.     gan Sasana Budaya Gane sha     lintas menuju kawasan pantai ter-  di Pantai Citepus terjadi kepada-  lonjakannya, karena saya pantau
      Bandung. Parkir di kawasan ter-  Salah seorang pengunjung  (Sabuga) untuk mengurai ke-  jadi di Gadobangkong.       tan. Tapi, kami dari Satuan Lalu  perjalanan arus lalulintas cukup
      sebut digetok seharga Rp 10.000  yang enggan disebutkan na-  padatan di tempat parkir.   "Situasi arus lalin di sekitaran  Lintas dengan instansi terkait me-  padat, ramai dan mudaj mudahan
      untuk tarif kendaraan bermotor,  manya mengaku telah mendapat-  Untuk  meningkatkan  kenya-  Pantai Palabuhanratu sampai den-  lakukan pengaturan, alhamdulil-  ini lancar," kata Okih. (rizal jalal-
      padahal sepeda motor tersebut  kan aksi getok parkir dari oknum  manan pengunjung, Kebun Bi-  gan saat ini masih aman, lancar,  lah kondusif dan berjalan lancar,"  udin)
      belum lama terparkir di kawasan  juru parkir tersebut.  natang Bandung telah membuka
      tersebut.                    “Saya kaget, kirain tarifnya  dua gerbang masuk, yaitu gate
       Setelah itu, uang parkir pun  normal kisaran Rp 2.000 ya, ma-  Ganesha dan gate Garuda, un-       Fahruk Ketinggalan Bus
      diminta lebih  dulu. Padahal,  halnya Rp 4.000 ternyata ketika  tuk memecah arus pengunjung.
      berdasarkan ketentuan dari Di-  saya parkir saya langsung dibe-  (nappisah)
                                                                                                 z Kebelet BAB di Rest Area KM 130 Tol Cipali
            Ditindak Dishub Kota Bandung                                                     INDRAMAYU, TRIBUN - Seorang  harinya ia meminta tolong polisi  lah itu, polisi mengantar Fahruk
                                                                                             pria bernama M Fahruk, warga  yang sedang bertugas di Rest Area  menuju ke pool Bus Sinarjaya
                                                                                             Jakarta nyaris tak bisa mudik ke  130 Tol Cipali.         yang ada di wilayah Kabupaten
      DINAS Perhubungan (Dishub) Kota   "Parkir liar ini tidak hanya   Modal dan Pelayanan Terpadu Satu   kampung halamannya di Pekalon-  “Jadi saat selesai, bus yang ia  Indramayu menggunakan mobil
      Bandung, menindak tegas praktik   merugikan masyarakat, tetapi juga   Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung,   gan. Pria 30 tahun itu tertinggal bus  tumpangi  sudah  jalan, kemudi-  patroli. Polisi juga membelikan ti-
      getok parkir yang merugikan   mengganggu pengguna jalan lain,   serta membayar pajak untuk parkir   saat di rest area KM 130 Tol Cipali  an yang bersangkutan meminta  ket bus untuk tujuan Pekalongan.
      masyarakat, terutama di kawasan   bahkan uang parkir yang diterima   off-street.       wilayah hukum Polres Indramayu.  bantuan petugas yang ada di rest   “Terima kasih kepada bapak
      wisata Kota Bandung.        tidak masuk ke kas daerah. Kami   Sebagai bentuk respon,     Fahruk awalnya pergi ke toilet  area,” ujar Kapolres Indramayu,  Kapolres Indramayu yang telah
       Menanggapi keluhan warga   minta warga lebih hati-hati dan   Dishub Kota Bandung bekerja   untuk buang air besar (BAB) saat  AKBP Ari Setyawan Wibowo me-  mengantarkan saya ke PO Bus
      terkait parkir liar, Pelaksana Tugas   tidak tergoda oleh parkir liar yang   sama dengan jajaran kepolisian   bus sedang istirahat. Namun ketika  lalui Kasat Lantas Polres Indra-  Sinarjaya karena saya ketingga-
      (Plt) Kepala Dinas Perhubungan   memanfaatkan momen-momen   untuk menutup area parkir ilegal   selesai, bus yang ia naiki ternyata  mayu AKP Rizky Aulia Pratama  lan bus di rest area karena saya
      (Dishub) Kota Bandung, Asep   tertentu," ujar Asep, saat ditemui   tersebut. "Kami sudah koordinasi   sudah tidak ada. Berjam-jam ia ke-  kepada Tribun, Rabu (2/4).  buang air besar, tidak bisa tahan
      Kuswara, mengucapkan terima   di Jalan Tamansari, Kota Bandung,   dengan pihak kepolisian, dan kami   bingungan di rest area sejak Selasa   Di pos polisi, Fahruk diajak un-  jadi saya ketinggalan bus,” ujar-
      kasih atas laporan yang diterima   Rabu (2/4).          tutup area parkir di F90 untuk   (1/4) pukul 01.00. Baru pada pagi  tuk sarapan terlebih dahulu.S ete-  nya. (handhika rahman)
      dan menurutnya tindakan tersebut   Asep menjelaskan pihaknya   sementara waktu. Kami akan terus
      jelas merugikan banyak pihak.  telah menindaklanjuti laporan   memantau kawasan-kawasan lain
       Asep mengatakan, pihaknya   terkait praktik getok parkir juga   yang berpotensi terjadi praktik
      akan terus melakukan        datang dari area F90 di Jalan Asia   serupa," katanya.
      pemantauan dan pengawasan   Afrika, tepatnya di belakang Bank   Terkait dengan pengawasan di
      ketat, terutama di tempat-tempat   Mandiri, di mana biaya parkir liar   Kebun Binatang Bandung, Asep
      keramaian seperti Kebun Binatang,   mencapai antara Rp 15 ribu hingga   mengatakan, pengawasan akan
      Taman Lalu Lintas, Kiara Artha   Rp 30 ribu.            terus diperketat. Meskipun sudah
      Park, dan tempat wisata lainnya.   Padahal, kata Asep, area   ada pemantauan rutin, laporan
       Dia mengimbau kepada warga   tersebut belum memiliki izin   mengenai praktik parkir liar sering
      kota Bandung serta pengunjung   resmi sebagai tempat parkir, yang   muncul di sore hari atau jam-jam
      dari luar kota untuk tidak melayani   seharusnya mengajukan prosedur   tertentu. Oleh karena itu, pihaknya
      para juru parkir liar yang sering   yang sesuai dengan regulasi dari   berencana untuk meningkatkan
      memanfaatkan situasi, seperti saat   Izin Pengelola/Pengusaha Tempat   pengawasan pada jam-jam rawan.
      bulan Ramadan atau libur lebaran.  Parkir (IPTP) dan Penanaman   (nappisah)
   1   2   3   4   5   6   7   8