Page 10 - JABAR_20250428
P. 10
JABARREGION
10 SENIN, 28 APRIL 2025
Niat Pasang Jangkar
Malah Terbalik
z Perahu Nelayan Asal Tasikmalaya Rusak
Dihantam Ombak Pantai Selatan
TASIKMALAYA, TRIBUN - Sebu- Menanggapi hal ini, Kepala Sa-
ah perahu milik Deden (27) meng- tuan Polisi Air Polres Tasikmalaya
alami kecelakaan di Pantai Pama- Iptu Dudung Supriatna membenar-
yangsari, tepatnyadi Kampung kan pihaknya menerima laporan
Cijulangadeng, Desa Mandalajaya, adanya kecelakaan perahu nelayan
Kecamatan Cikalong, Kabupaten yang terseret ombak saat mema-
Tasikmalaya, Sabtu (26/4). sang jangkar.
Kronologi kejadian awalnya, pe- Petugas juga sudah melakukan
rahu milik Deden (27) warga Kam- evakuasi perahu dan mendatangi
pung Pamayangsari, Desa Cika- lokasi kejadian untuk memintai
wungading, Kecamatan Cipatujah, keterangan seputar kejadian yang
Kabupaten Tasikmalaya berangkat menimpa nelayan tersebut.
melaut dari Dermaga Pantai Pama- "Kami sudah menerima laporan
yangsari pada hari Jumat sekitar dan langsung mendatangi TKP ser-
pukul 17.00. ta memintai keterangan saksi. Da-
Saat sedang pasang jangkar pada lam kejadian tak ada korban jiwa,
Sabtu (26/4) dinihari, tiba-tiba ada hanya kerugian materil saja sebe-
angin kencang mengakibatkan sar Rp 20 juta," kata Iptu Dudung
jangkar tidak kuat menahan se- Supriatna, Sabtu (26/4).
hingga perahu terseret kemudian Adapun untuk kondisi perahu
tertimpa ombak besar dan terbalik. mengalami kerusakan cukup pa-
Adapun korban berhasil menye- rah karena saat kejadian dihantam
lamatkan diri dengan berenang ke ombak besar yang mengakibatkan
pinggir pantai. Saat kejadian, saksi nelayan bisa menyelamatkan diri.
lain memberikan informasi ke pi- "Alhamdulillah pemilik perahu se-
hak kepolisian dan nelayan di Pan- lamat karena saat kejadian melom- DOK.WARGA
tai Pamayangsari adanya kejadian pat dan berenang ke pinggir pan- PERAHU TERBALIK - Sebuah perahu milik Deden (27) mengalami kecelakaan di Pantai Pamayangsari, tepatnyadi Kampung Cijulangadeng, Desa
tersebut. tai," katanya. (jaenal abidin) Mandalajaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (26/4).
Hanya Dua Pelajar Curi Kotak Amal Masjid
Menurut Asep, selain me-
Asep, pada Sabtu (26/4) si-
TASIKMALAYA, TRIBUN - rian tersebut. Karena panik
Polsek Indihiang mengaman-
keduanya pun kabur sambil ninggalkan kotak amal yang ang, ia kedatangan perwakil-
kan dua orang pelajar yang membawa kotak amal. hendak dicuri, kedua pelaku an orang tua pelajar untuk
Minum Air amal di Masjid Ponpes Al- suh Ponpes Al-Misbah Asep motor Yamaha Aerox saat ke- mengakui aksi tersebut. "Iya
juga meninggalkan sepeda mengambil motor sekaligus
kedapatan mencuri kotak
Menanggapi hal ini Penga-
benar pukul 12.30 kami ke-
Misbah Sirnagalih, Kecamat-
M Tamam mengakui bahwa tahuan warga ketika mencu-
ri. “Posisinya yang satu su-
an Indihiang, Kota Tasikma-
benar ada dua orang meng-
datangan dua bocah cilik di-
laya, pada Sabtu (26/4).
ambil kotak amal di masjid dah di motor, tapi mungkin antar orang tua salah satu di
Saat kejadian, keduanya area ponpes. Bahkan kedua-
karena takut dan waktunya antara mereka, dan kedua-
tidak cukup untuk menyala-
berhasil membawa kotak nya langsung panik saat ke-
amal milik masjid di ponpes. tahuan sedang mencuri lalu kan motor jadinya ditinggal- nya mengaku sebagai pelaku
yang ngambil kotak amal,"
Putih ninggalkan satu unit sepeda jar warga. cara materil pihak pesantren pakatan, kedua pelajar itu
kan,” katanya.
kabur yang kemuddian dike-
katanya.
Namun, pelaku malah me-
Meski menjadi korban, se-
Berdasarkan hasil kese-
"Pas ketahuan, posisi ko-
motor Yamaha Aerox di TKP.
tidak mengalami kerugian langsung diserahkan ke Pol-
Awal kejadian pada Sabtu tak amal masjid sudah diba-
besar, karena isi kotak amal sek Indihiang supaya bisa
(26/4) dini hari, warga se-
wa keluar, jadi tidak mung-
kitar mendapati dua orang kin bisa mengelak,” kata yang sempat dibawa tidak memberikan efek jera. Yang
keluar dari masjid sambil pria yang berprofesi dosen di banyak. “Padahal isi kotak penting bisa jadi efek jera
membawa kotak amal. Warga Universitas Islam KH. Ruhiat amalnya juga tidak sampai dan pelajaran untuk kedua
pun meneriaki pelaku untuk (UNIK) Cipasung Kabupaten Rp 50 ribu,” katanya. pelaku,” katanya. (jaenal
X X Dalam Beberapa Hari karena Tak menggagalkan aksi pencu- Tasikmalaya, kemarin. Setelah kejadian, kata abidin)
Ada Uang Banteng Betina Tengah
X X Hidup di Gubuk Reyot Jadi Potret Ke- Berkembang Biak
miskinan Warga Pamarican
PANGANDARAN, TRIBUN banteng Jawa itu," katanya. Banteng Jawa bernama Bin- Cagar Alam Pangandaran
CIAMIS, TRIBUN - Di te- ketiadaan air bersih men- jahtera (KKS), Nardi dan - Sejumlah Banteng betina Di Savana Banteng Cagar di jenis kelamin betina lahir 23 dengan hari yang berbeda.
ngah berbagai program ban- jadi bagian dari keseharian Hendra tidak pernah me- sedang proses berkembang Alam Pangandaran sendiri, Juni 2018, Senta jenis kelamin Uchi dan Bindi ke Cagar
tuan sosial yang digulirkan mereka. Nardi, yang telah nerima bantuan beras atau biak, kunjungan wisata ke ada empat Banteng Jawa di jantan lahir 8 Agustus 2017, Alam Pangandaran pada 27
pemerintah, masih ada war- empat bulan terbaring sakit, bantuan sosial lainnya yang Savana Banteng Jawa di Ca- reintroduksi. Yakni, Banteng dan Bejo jenis kelamin jantan November 2024. Sedangkan
ga yang terpinggirkan dan nyaris kehilangan harapan seharusnya menjadi hak gar Alam Pangandaran pun Jawa bernama Uchi berjenis lahir 4 September 2017. Senta dan Bejo datang ke Ca-
luput dari perhatian. ketika persediaan beras me- mereka. masih ditutup sementara. kelamin betina dan lahir 31 Keempat ekor Banteng gar Alam Pangandaran pada
Seperti yang dialami Nardi reka habis. Bantuan rutin yang Kepala Resort Konservasi Agustus 2011. Jawa tersebut datang ke 26 November 2024. (padna)
(65) dan anaknya, Hendra, Beberapa hari ia dan biasa diterima warga Sumber Daya Alam (KSDA)
yang bertahan hidup di se- Hendra bertahan dalam kon- lain di desa itu seolah Pangandaran, Kusnadi, me-
buah gubuk reyot berukur- disi kelaparan, tanpa bantu- melewati rumah kecil ngatakan, setelah reintro-
an 2 meter x 5 meter di Du- an, tanpa suara yang terde- mereka. Hendra, yang duksi Banteng Jawa bebe-
sun Cisaar, Desa Kertaha- ngar. "Beberapa hari kami juga tengah berjuang rapa waktu lalu, hingga kini
yu, Kecamatan Pamarican, hanya minum air putih. Saya melawan penyakit paru- wisata savana banteng jawa
Kabupaten Ciamis. sudah tidak kuat," kata Nar- paru, mengaku tidak masih ditutup sementara.
Gubuk mereka sangat di, lirih, Sabtu (26/4). bisa bekerja tetap. "Wisata Banteng Jawa ditu-
jauh dari kata layak. Dnding Ironisnya, meski meme- Selain karena kondisi fi- tup sementara karena ban-
rapuh, lantainya tanah, dan gang Kartu Keluarga Se- siknya yang lemah, ia juga teng itu sedang berkembang
harus menjaga ayahnya biak," ujar Kusnadi melalui
yang tak mampu berak- ponselnya, Minggu (27/4).
tivitas sendiri. Sesekali, Jika didatangi banyak pe-
saat tubuhnya mengizin- ngunjung, pihaknya khawa-
kan, ia bekerja serabutan tir Banteng Jawa itu merasa
demi bisa membeli ma- tidak nyaman dan aman. Se-
kanan. jak awal dilepasliarkan di Sa-
Kisah pilu mereka akhir- vana, banteng - banteng itu
nya terungkap setelah se- sudah disediakan kandang
orang warga yang peduli untuk perkembangbiakan
mengunggah video kondisi secara aman.
Nardi di media sosial. Vi- "Di sini juga di tingkat
deo tersebut menjadi viral resort punya tim keeper
di kalangan warga setem- 2 orang, tim kebersihan 4 TRIBUN JABAR/PADNA
pat dan menggerakkan pe- orang, dan ada tim dokter. SETOP KUNJUNGAN - Sejumlah Banteng betina sedang proses berkembang biak, kunjungan
rangkat desa untuk turun Jadi, mereka rutin mengurus wisata ke Savana Banteng Jawa di Cagar Alam Pangandaran pun masih ditutup sementara.
tangan.
mereka, karena selama Diserang Monyet Liar
Namun, keterkejut-
an juga mewarnai reaksi
ini Nardi dan Hendra ti-
dak tercatat aktif dalam z Seorang Wisatawan Saat Bermain
daftar penerima bantuan
rutin. Pemerintah Desa di Cagar Alam Pangandaran
Kertahayu mengakui ada-
nya kekeliruan dalam PANGANDARAN, TRIBUN - Kejadiannya sekitar jam 10 siang.
pendataan dan berjanji Hati-hati berkunjung ke Cagar Kemarin juga langsung ditangani
akan melakukan evalua- Alam Pangandaran, banyak di RSUD Pandega," ujar Liyano,
si menyeluruh terhadap monyet liar yang kelaparan dan melalui ponselnya, Minggu (27/4).
program bantuan sosial di bakal menganggu wisatawan. Kepala Resort Konserva-
wilayah mereka. Seperti dialami seorang wisa- si Sumber Daya Alam (KSDA)
Kisah Nardi dan Hendra tawan yang tengah beraktivitas Pangandaran, Kusnadi, meng-
menjadi cermin bahwa di wisata di pasir putih dan dika- ingatkan pengunjung waspada
balik laporan-laporan ke- barkan digigit seekor monyet. terhadap monyet ekor pan-
berhasilan program sosial, Peristiwa itu terjadi di pasir jang." Pengunjung diharapkan
masih ada pekerjaan rumah putih Pantai Barat Pangandaran lebih berhati hati, karena di
besar, memastikan tidak pada Sabtu (26/4) sekitar pukul sini ada spot - spot yang belum
ada satu pun warga yang 10.00. Seorang wisatawan yang pengunjung pahami," katanya.
luput dari perhatian. belum diketahui identitasnya Memang, jenis monyet ekor
Ketika sistem adminis- digigit seekor monyet hingga ha- panjang di Cagar Alam Pangan-
trasi tidak berjalan sem- rus ditangani tim medis di RSUD daran ini kerap membahayakan
purna, yang menjadi kor- Pandega Pangandaran. pengunjung yang beraktivitas
TRIBUN JABAR/AI SANI NURAINI
ban adalah mereka yang Korlap Balawista Pangandaran, di sekitarnya."Itu, harus hati-
KEMISKINAN - Tampak tubuh Nardi (65) yang kurus kering. paling rentan, seperti Nardi Liyano, membenarkan adanya hati. Jika pengunjung memba-
Dia dan anaknya bertahan hidup di sebuah gubuk reyot ber- dan Hendra, yang berjuang kejadian seorang wisatawan yang wa makanan atau minuman dia
ukuran 2 meter x 5 meter di Dusun Cisaar, Desa Kertahayu, diam-diam dalam sunyi. digigit seekor monyet. "Tapi, kro- suka mengambil dengan mere-
Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. (ai sani nuraini) nologi pastinya kita tidak tahu. butnya," kata Kusnadi. (padna)

