Page 4 - JABAR_20250428
P. 4

4   SENIN, 28 APRIL 2025


                                      JADWAL SALAT UNTUK DAERAH  TANGGAL 28/4  SUBUH  04:34  TERBIT  05:43  ZUHUR  11:51  ASAR  15:11 MAGRIB 17:51   ISYA   18:57

                                       BANDUNG DAN SEKITARNYA
                                                                                                                         SUBUH DAN TERBIT UNTUK SELASA (29/4)
                                    Gara-gara Layangan










      Sudah 32 Perjalanan Whoosh Terhambat Sepanjang 2025


     BANDUNG, TRIBUN - Perja-  teknis. Dalam beberapa ka-  Ia mengatakan, selain edu-
     lanan Kereta Cepat Whoosh  sus, KCIC perlu melakukan  kasi langsung, KCIC juga be-
     kerap terhambat layangan  perawatan intensif hingga  kerja sama dengan komuni-
     yang nyangkut di aliran lis-  penggantian komponen, yang  tas layang-layang dan pihak
     trik sepanjang tahun 2025  berdampak pada berkurang-  keamanan setempat untuk
     ini, hingga akhirnya Whoosh  nya jumlah sarana yang siap  mengurangi potensi risiko
     terpaksa harus berhenti se-  operasi.             dari aktivitas di sekitar jalur.
     mentara.                   “Tentunya hal ini dapat   “Bermain layangan di dekat
       General Manager Corpora-  membahayakan perjalanan  jalur Whoosh dapat memba-
     te Secretary KCIC, Eva Cha-  dan menggangu kenyaman-  hayakan perjalanan kereta,
     irunisa mengatakan, sejak  an perjalanan seluruh pe-  merusak infrastruktur kelis-
     awal tahun 2025, tercatat  numpang Whoosh,” katanya.  trikan, dan mengganggu ribu-
     ada 32 kejadian gangguan   Sebagai langkah antisipa-  an penumpang,” ujarnya.
     perjalanan Whoosh akibat  si, KCIC menyiagakan 530   Atas hal tersebut, KCIC
     benang layangan yang ter-  petugas pengamanan yang  mengimbau masyarakat
     sangkut pada jaringan listrik  berjaga selama 24 jam setiap  untuk tidak bermain la-
     aliran atas (LAA) maupun  500 meter di sepanjang jalur  yang-layang di sekitar jalur
     pantograf kereta.        Whoosh.                  kereta cepat Whoosh. Untuk
       “Gangguan ini membuat    Selain itu, kata Eva, jalur  keselamatan, area sejauh
     kereta harus mengurangi  kereta cepat Whoosh juga  500 meter dari sisi kiri dan
     kecepatan bahkan berhenti  dilengkapi sistem detek-  kanan trase Whoosh harus
     sementara untuk proses eva-  si benda asing serta 1.396  bebas dari aktivitas bermain
     kuasi dan pemeriksaan jalur  CCTV yang tersebar untuk  layangan.
     sebelum dinyatakan aman  memantau dan memastikan    “Seluruh pihak diimbau
     melanjutkan perjalanan,”  keamanan operasional.   untuk mematuhi larangan
     ujar Eva dalam keterangan-  “KCIC juga telah melaku-  bermain layangan dalam
     nya, Minggu (26/4).      kan 34 kegiatan sosialisasi  radius 500 meter dari jalur
       Eva mengatakan, benang  puluhan ke sekolah dan per-  Whoosh dan ikut serta men-
     layangan yang melilit kom-  mukiman warga di sekitar ja-  ciptakan lingkungan yang
                                                                                                                                                                             DOK.KCIC
     ponen LAA atau pantograf  lur untuk meningkatkan ke-  aman bagi transportasi masa
     berisiko menyebabkan keru-  sadaran masyarakat,” ucap  depan Indonesia,” kata Eva.  WHOOSH - Perjalanan Kereta Cepat Whoosh kerap terhambat layangan yang nyangkut di aliran listrik sepanjang tahun 2025 ini, hingga
     sakan listrik dan gangguan  Eva.                  (hilman kamaludin)       akhirnya Whoosh terpaksa harus berhenti sementara.


                                                                                                Si Penyabar Peraih Predikat
                      Iin Ina Marsina
                                                                                                          Summa Cum Laude

        Penggerak Pelestarian Sungai dari Dago Pojok
                                                                                    M Satrio Alumnus Program S2 Teknik Geotermal ITB
       DI sebuah sudut kawasan  komunitas ini melaku-  Bahkan, kayu hasil temuan
       Dago Pojok, Kota Bandung  kan pembersihan sungai,  sampah di sungai dijadikan   M Satrio tampak tersenyum saat di-
       yang masih menyisakan  mengadakan edukasi ling-  sebagai alas duduk. Kota   persilakan berdiri setelah Wakil Rek-
       riuh gemericik air sungai,  kungan untuk anak-anak  Bandung, tempat Iin meng-  tor Bidang Akademik dan Kemaha-
       ada sekelompok orang yang  mulai dari PAUD hingga  abdi, saat ini sedang meng-  siswaan Institut Teknologi Bandung
       tak pernah lelah menjaga  SMA, hingga membuka ru-  hadapi darurat sampah.   (ITB), Irwan Meilano, membacakan
       apa yang tersisa dari alam.  ang bagi para mahasiswa   Krisis yang bermula se-  kesan pesannya selama berkuliah di
       Mereka adalah Komunitas  untuk menjadikan Cika-  jak 2023 akibat over ka-   program Magister Teknik Geotermal
       Cika-Cika.              Cika sebagai laboratorium  pasitas TPA menyebabkan   dalam Sidang Terbuka Wisuda Kedua
         Di tengah mereka, berdiri  penelitian lingkungan hi-  penutupan beberapa TPS   Tahun Akademik (TA) 2024/2025
       sosok perempuan tangguh  dup.                   dan TPA, memperparah        di Gedung Sasana Budaya Ganesa
       yang selama hampir dua    Lebih dari itu, Iin ak-  masalah pengelolaan sam-  (Sabuga), Sabtu (26/4).
       dekade menjadi ruh per-  tif di berbagai organisasi  pah harian.              Riuh tepuk tangan ribuan orang
       gerakan ini, dia adalah Iin  lain, memperluas jejaring   Di tengah situasi itu, Ko-  yang memadati Gedung Sabuga pun
       Ina Marsina. Sebagai warga  dan memperkuat gerakan.  munitas Cika-Cika tak ting-  terdengar saat Irwan Meilano menya-
       asli Dago, kecintaan Iin ter-  Ia tercatat sebagai pengu-  gal diam. Mereka mengem-  takan Satrio merupakan salah satu
       hadap sungai bukan lahir  rus DPC LPM Kecamatan  bangkan program baru:      wisudawan program magister ITB
       dari sekadar hobi, melain-  Coblong, MPKT Karang Ta-  solusi pengelolaan sampah   yang berhasil meraih predikat Summa
       kan dari rasa memiliki.   runa Kecamatan Coblong,  organik menggunakan tek-  Cum Laude.                                                                                DOK.ITB
         Wanita berusia 59 tahun  PMI Ranting Coblong, Fo-  nologi maggotisasi metode   Diketahui, Satrio terdaftar sebagai
       ini tumbuh di antara aliran  rum Kecamatan Sehat, dan  mengolah sampah orga-  mahasiswa program magister atau S2   WISUDA SARJANA ITB  - Ratusan wisudawan saat mengikuti Sidang Terbuka
       Sungai Cikapundung yang  Forum Pengurangan Risiko  nik dengan bantuan larva   Teknik Geotermal Fakultas Teknik   Wisuda Kedua TA 2024/2025 di Gedung Sabuga ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung,
       dulunya jernih dan bersih,  Bencana Kota Bandung.   Black Soldier Fly (BSF).  Pertambangan dan Perminyakan   Sabtu (26/4).
       sebelum tercemar oleh lim-  Semua aktivitas itu dija-  Langkah kecil itu menja-  (FTTM) ITB angkatan 2023. Bahkan,
       bah dan sampah dari urba-  lani dengan ikhlas, meski  di upaya konkret memban-  Irwan menyebut Satrio sebagai sosok   tampak kembali pecah ketika Irwan   mengucapkan selamat kepada Satrio
       nisasi Kota Bandung yang  harus berbagi waktu de-  tu pemerintah dari tingkat   penyabar setelah membaca tulisannya  membacakan pesan Satrio kepada   yang berhasil meraih predikat summa
       melesat cepat.          ngan keluarga. "Anak-anak  komunitas. "Kalau tidak   di kolom sifat khas diri sendiri dalam   mahasiswa ITB, "Yang sabar-sabar   cum laude dalam studinya di pro-
         Pada tahun 2009, keti-  sudah besar, alhamdulil-  mulai dari yang kecil, dari   kesan-kesan selama berkuliah di ITB.  saja."               gram magister Teknik Geotermal ITB.
       ka masalah pencemaran  lah mendukung. Mereka  rumah kita sendiri, masa-       "Sifat khas diri sendiri, sabar.   Ia pun tampak langsung bersyu-  "Terima kasih saudara Satrio. Semoga
       sungai makin parah, Iin  memahami kenapa saya  lah ini tidak akan selesai,"   Ternyata saudara Satrio ini sifatnya   kur, dan mengucap hamdalah ketika   sukses ke depannya, dan berhasil
       bersama beberapa warga  lebih sering di lapangan"  ujar Iin.                penyabar," kata Irwan Meilano saat   membaca segi positif studi di ITB yang  meraih cita-citanya, serta tetaplah
       lain mendirikan Komuni-  kata Iin, saat berbincang   Saat ini, ia menilai ma-  membacakan kesan-kesan M Satrio   ditulis Satrio, yakni ilmu lebih baik   menjadi orang yang penyabar," ujar
       tas Cika-Cika sebuah ge-  dengan Tribun, Minggu  syarakat sudah mulai sadar   dalam Sidang Terbuka Wisuda Kedua   dibanding yang lain.       Irwan, yang langsung disambut tepuk
       rakan akar rumput yang  (27/4/2025).            dalam menjaga lingkungan.   TA 2024/2025 di Gedung Sabuga     "Cita-cita dalam karir menjadi di-  tangan hadirin.
       bertujuan merawat Sungai   Di kawasan tersebut, tu-  Melalui gerakan komunitas   ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung,   rektur, dan cita-cita dalam hidup ber-  Sementara Rektor ITB, Tatacipta
       Cika-Cika, salah satu anak  lisan 'Sungai Bukan Tem-  sampai lembaga pemerin-  Sabtu (26/4).                manfaat sebanyak mungkin terhadap   Dirgantara, mengatakan, wisuda yang
       Sungai Cikapundung.     pat Sampah' yang dipajang  tahan gencar mensosialisa-  Namun, gelak tawa orang-orang   lingkungan sekitar. Amin, Insya Allah   berlangsung selama dua hari tersebut
         Gerakan ini bukan hanya  di lokasi, sebagai lonceng  sikan merawat lingkungan.    yang memadati Gedung Sabuga ITB   bisa tercapai, karena saudara Satrio   diikuti 1.877 orang terdiri dari 515
       tentang bersih-bersih, teta-  pengingat kepada sesama  "Dampak yang terjadi bila   pecah ketika Irwan membacakan   ini lulusan ITB," ujar Irwan.  wisudawan program sarjana, 1.239
       pi juga membangun buda-  agar bisa menjaga ling-  tidak merawat alam, seperti   motto sukses Satrio selama berkuliah   Satrio juga menuliskan ke-  orang dari program magister, dan 123
       ya baru tentang bagaimana  kungan.              tidak mengangkut sampah     di ITB, "Sabar pangkal stres." "Segi   san-kesannya selama menempuh   orang dari program doktor.
       manusia berelasi dengan   Tak jarang, kriya hasil  di sungai ketika hujan be-  negatif studi di ITB, kena marah   studi di ITB dari mulai suasana bela-  Ia mengatakan, hal yang membuat
       alam.                   olahan sampah dijajakan  sar akan terjadi banjir," ka-  terus. Makanya, Anda sabar, ya?"   jar yang ramai bersama teman-teman   wisuda kali ini terasa lebih istime-
         Setiap akhir pekan,  di dekat bantaran sungai.  tanya. (nappisah)         ujar Irwan, sambil melirik ke arah M   yang dinilainya sangat heterogen. "Al-  wa adalah kehadiran langsung para
                                                                                   Satrio, dan momen tersebut kembali   hamdulillah, ini merupakan kekuatan   orang tua wisudawan. "ITB membe-
                                                                                   menimbulkan tawa hadirin.       dari ITB yang memiliki mahasiswa   rikan kesempatan kepada orang tua
                                                                                     "Mungkin stres dalam arti positif,   dari Sabang sampai Merauke, dan   untuk menyaksikan secara langsung
                                                                                   sehingga bisa mengumpulkan energi   kami akan terus menjaga itu," kata   momen bersejarah anak-anak mereka
                                                                                   lebih banyak agar lebih rajin dalam   Irwan.                     di Sabuga," kata Tatacipta.  (ahmad
                                                                                   studinya," kata Irwan. Tawa hadirin   Dalam kesempatan itu, Irwan   imam baehaqi)

                                                                                           Ditemukan Sudah Mengambang



                                                                                    Bocah Empat Tahun Tewas di Kolam Sebuah Vila

                                                                                   BANDUNG BARAT,  TRI-    korban yang sebelumnya  an lalu pedagang bakso itu  gak ada yang tahu anak-
                                                                                   BUN - Seorang bocah ber-  tengah bermain bersama  memberanikan diri masuk  anak itu masuk ke dalam
                                                                                   umur empat tahun tewas  kedua teman seusianya.   mengambil dua anak yang  villa yang tidak jauh dari
                                                                                   dalam sebuah vila di Kam-  Namun korban tak kun-  belum nyebur ke kolam. Se-  pangkalan ojek. Yang jaga
                                                                                   pung Tugu Laksana, Desa  jung diketahui sebelum  mentara anak yang satunya  vila sedang keluar, kata-
                                                                                   Pagerwangi, Kecamatan  akhirnya mendapat petun-  sudah mengambang di da-  nya habis ngambil barang,"
                                                                                   Lembang, Kabupaten Ban-  juk dari seorang pedagang  lam kolam," kata Meila.  ujarnya.
                                                                                   dung Barat (KBB). Bocah  bakso yang melihat korban   Menurutnya, korban me-  Kapolsek Lembang, Hadi
                                                                                   itu terbujur kaku dalam se-  bersama kedua temannya  mang kerap bermain di area  Mulyadi mengatakan, polisi
                                                                                   buah kolam di vila tersebut.  masuk ke dalam salah satu  yang tak jauh dari vila terse-  belum mengetahui adanya
                                                                                     "Betul, kejadiannya ke-  vila. Nahas, saat tiba di lo-  but. Namun, keduanya lu-  informasi tewasnya bocah
                                                                                   marin (26/4) sekitar jam 5  kasi, korban ditemukan  put dari pengawasan hingga  di lokasi tersebut. "Belum
                                                                                   sore, ditemuin sama warga,"  dalam keadaan meninggal  masuk ke dalam vila tanpa  ada laporan terkait kejadian
                                                                                   kata warga setempat, Sagita  dunia.              diketahui oleh penjaga vila.  tersebut. Hari ini saya akan
                                                                                   Meila Feiza, Minggu (27/4).  "Yang melihat itu penjual   "Posisinya kemarin bia-  langsung menugaskan tim
                                                                TRIBUN JABAR/NAPPISAH  Meila mengatakan, peris-  bakso  di pangkalan ojek.  sanya bermain di pangkal-  untuk mengecek langsung
       IIN INA MARSINA, Penggerak Pelestarian Sungai dari Dago Pojok.              tiwa itu terungkap saat sang  Melihat dari luar ada dua  an (ojek), biasanya banyak  ke lokasi kejadian," kata
                                                                                   nenek mencari keberadaan  anak sudah tidak berpakai-  orang tapi kemarin sepi jadi  Hadi. (rahmat kurniawan)
   1   2   3   4   5   6   7   8   9