Page 5 - JABAR_20250702
P. 5
JABARREGION
5 RABU, 2 JULI 2025
Avanza Adu Banteng
dengan Truk Boks
z Kedua Kendaraan Ringsek,
Penumpang Luka-luka
PANGANDARAN, TRIBUN - mentasikan kejadian tersebut.
Dua mobil bertabrakan alias adu Seorang pengemudi mobil asal
banteng di Jalan Raya Nasional Tasikmalaya, Faisal (46) menga-
Kalipucang-Pangandaran atau takan, kecelakaan terjadi saat
tepatnya di blok tikungan wilayah truk yang berada di depannya
Dusun Empangsari, Desa Kalip- melaju dengan normal dari arah
ucang, Kabupaten Pangandran, Pangandaran. "Tapi, di tikung-
Selasa 1 Juli 2025 pukul 18.10. an tiba-tiba ada mobil putih dari
Kecelakaan ini melibatkan arah Banjar yang oleng ke kanan
mobil Toyota Avanza bernopol jalan. Terus, langsung bertabrak-
T 1083 FD dari arah Banjar de- an dengan truk," ujar Faisal ke-
ngan mobil truk boks bernopol pada Tribun di lokasi, kemarin.
D 8804 DO dari arah Panganda- Menurutnya, kecelakaan lalu
ran. Tidak ada korban jiwa da- lintas di tikungan tajam itu ber-
lam kecelakaan lalu lintas itu, langsung seketika. Karena, po-
hanya penumpang dari kedua sisinya pas di tikungan tajam.
mobil mengalami luka-luka. "Ya, beruntung mobil di bela-
Selain itu, kondisi bemper de- kangnya, termasuk saya bisa
pan mobil Avanza dan truk meng- terkontrol dan tidak terjadi ta-
alami rusak parah setelah saling brakan beruntun," katanya.
bertabrakan. Sesaat terjadi ta- Untuk korban, sopir dan pe-
brakan, kondisi dua mobil bera- numpang saat itu juga langsung
da di badan jalan hingga arus lalu dibawa ke Puskesmas Kalipu-
lintas sempat tersendat cang yang tidak jauh dari lokasi
Sejumlah warga yang melihat TKP. "Alhamdulillah tidak ada
kejadian tersebut inisiatif melaku- yang luka parah, tapi mungkin
kan akses arus lalu lintas dengan penumpang mobil mengalami TRIBUN JABAR/PADNA
buka tutup. Tapi, tidak sedikit war- luka-luka akibat benturan ke- ADU BANTENG - Dua mobil yakni Toyota Avanza dan Truk Boks bertabrakan alias adu bagong di Jalan Raya Nasional Kalipucang-Pangandaran atau tepatnya di
ga yang menonton dan mendoku- ras," kata Faisal. (padna) blok tikungan wilayah Dusun Empangsari, Desa Kalipucang, Kabupaten Pangandran, Selasa 1 Juli 2025 pukul 18.10.
Gaji Rp 350 Ribu Per Bulan Dicambuk hingga
z Kisah Saryono Guru Honorer Sudah 33 Tahun
Mengajar
MATAHARI belum jauh dari kota, terpencil, no juga harus menang- Disetrum
sepenggalah, embun terisolir," ujar Saryono gung kehidupan dua
pagi belum seutuhnya kepada Tribun, Selasa kakak iparnya yang
kering dari dedaunan, (1/7). sudah tidak bisa berak-
Saryono (55) sudah Kondisi pahit pun ia tivitas normal karena
bersiap dengan sepeda alami saat sekolah dulu fisiknya yang sudah
motornya dan berpa- masih beralas tanah. renta. Menyiasati itu,
kaian rapi untuk pergi Demi pendidikan anak ia melakukan pekerja- X X Warga Asal Sukabumi Disekap dan Disiksa di Kamboja
mengajar. Kakinya yang di pelosok terpenuhi, an sampingan bertani
mulai renta dengan gigih Saryono terus mene- palawija yang dibantu
menginjak pedal sepeda kuni profesinya itu, oleh istrinya. SUKABUMI, TRIBUN - Mu- disiksa, diikat tali, dicambuk, Dalam percakapan itu, ke- tu menyelamatkan adiknya
motor untuk bergegas meskipun ia pun dibe- "Saya sebagai guru hammad Bagas Saputra (22) disetrum hingga dimintai te- luarga korban mengaku di- yang disiksa di Kamboja.
pergi ke sekolah. Motor bani berbagai kebutuh- honorer itu di rumah di- pemuda asal Ciaul, Jalan busan sebesar Rp 40 juta. minta untuk segera menyedi- "Kalau keluarga di sini
bekas yang dibelinya an untuk menghidupi samping istri, anak juga, Amubawa Sasana, Kelurah- Menurut Rangga, ka- akan uang senilai Rp 40 juta udah pasti kaget, sedih juga
tiga tahun lalu menjadi anak istrinya. kakak ipar dua, tetapi an Subangjaya, Kecamatan bar penyekapan itu datang untuk memulangkan kor- gak terima kalau adik saya
teman kesehariannya Saryono menjelaskan, sudah tidak kerja lagi, Cikole, Kota Sukabumi di- langsung melalui video call ban. "Waktu itu (video call) diperlukan begitu, khawatir
menempuh jalan butut saat ini honornya Rp sudah tidak mampu, kabarkan menjadi korban WhatsApp dari perusahaan posisinya si bos perusahaan udah pasti. Makanya saya
sejauh 7 kilometer atau 350 ribu per bulan. Itu tapi saya berusaha agar tindak pidana perdagangan di Kamboja yang diduga me- minta tebusan Rp 40 juta. pengen cepet-cepet mudah-
sekitar 30 menit untuk pun ia terima setiap tiga kehidupannya untuk orang (TPPO). lakukan penyekapan terha- Pertamanya dikasih waktu mudahan adik saya bisa
sampai ke sekolah. bulan sekali (Triwulan) menunjang keluarga Kabar Bagas itu tersebar dap adiknya pada Jumat 27 sampai jam 12 malam kata- ketemu lagi dengan selamat
Jarak yang cukup saat dana Bantuan Ope- sambil tani palawija, melalui beberapa akun di Juni 2025. nya kalau gak ada juga mau bisa pulang dengan keadaan
jauh karena lokasi rasional Sekolah (BOS) itu juga supaya istri media sosial facebook dengan "Mereka ngancam ke kelu- dieksekusi," kata Rangga. utuh," katanya.
Madrasah Ibtidaiyah (MI) cair. Untuk meningkat- ada kegiatan di rumah narasi seorang warga Kota arga saya. Ancamannya saya Mendapat ancaman itu, Terkini pihak keluarga akan
Tegal Panjang berada kan kesejahteraannya itu dagang kecil-kecil- Sukabumi menjadi korban gak mau menunda-nunda keluarga korban di Sukabu- segera lapor ke Serikat Bu-
di Desa Sidamulya, dalam hal finansial, an. Kalau honorer dari TPPO di Negara Kamboja. Ka- waktu kalau menunda-nun- mi mengaku khawatir dan ruh Migran Indonesia (SBMI)
Kecamatan Ciemas. Se- Saryono sudah beberapa sekolah sekarang itu kak korban, Rangga Saputra da waktu dia akan terluka cemas akan keselamatan Sukabumi untuk diadvokasi
dangkan rumah Saryo- kali mencoba perun- cuma Rp 350 ribu setiap (26) membenarkan peristiwa dengan bahasa China ada Bagas. Ia berharap pihak mendapatkan perlindungan
no berada di Kampung tungan mengikuti tes triwulan sekali, karena yang menimpa adiknya di translate bahasa Indonesia,” berwenang yang menangani untuk menyelamatkan Bagas.
Jaringao, Desa Pang- keguruan, namun selalu begitu keluar BOS itu Kamboja itu. Bagas disekap, ujar Rangga, Selasa (1/7). kasus TPPO bisa memban- (dian hendriansyah)
umbahan, Kecamatan gagal. baru ada honor," kata
Ciracap, Kabupaten "Saya juga udah Saryono.
Sukabumi. beberapa kali mengaju- Saryono pun sangat Berharap Dipulangkan Secepatnya
Bukan satu atau dua kan ajuan-ajuan untuk berharap pemerintah
tahun ia mengajar di MI menunjang kehidupan bisa membantunya
Tegal Panjang yang bera- saya, ikut testing juga dengan mengangkatnya MUHAMMAD Bagas Saput- ngabarin kalau dia diturunin di dan berencana pulang ke Indo- kerjaan di sana scam gitu. Inti-
da di pelosok Kabupaten untuk masalah GBS menjadi Pegawai Negeri ra (22) pemuda asal Ciaul, Ja- pelabuhan China karena ada nesia pada Agustus 2025. nya adik saya nggak kekejar tar-
Sukabumi ini. Saryono (Guru Bantu Sekolah) Sipil (PNS) atau Pegawai lan Amubawa Sasana, Kelu- masalah dengan warga lokal. Namun, tak lama setelah itu get, jadi kena denda dan disik-
sudah mengajar di MI itu tahun 2005, serti- Pemerintah dengan Per- rahan Subangjaya, Kecamatan Katanya dia dan beberapa te- keluarga menerima video call sa," katanya.
itu selama 33 tahun. fikasi juga sudah, tapi janjian Kerja (PPPK). Cikole, Kota Sukabumi dika- mannya ditinggal tanpa uang yang memperlihatkan aksi pe- Pihak keluarga berharap ada
Dulu, tahun 1992 ia diangkat PNS belum, "Harapan saya kepa- barkan menjadi korban tindak sepeser pun," kata Rangga, nyiksaan terhadap Bagas oleh bantuan dari pemerintah Indo-
harus berjalan kaki un- masih belum ada kabar," da pemerintah mohon pidana perdagangan orang Selasa (1/7). pihak perusahaan. "Siang- nesia melalui perwakilan di luar
tuk sampai ke sekolah. kata Saryono. dengan sangat untuk (TPPO). Kakak korban, Rangga Menurut Rangga, kapten ka- nya adik saya ngabarin baik- negeri untuk menyelamatkan
Kini ia ditemani sepeda "Jarak ke rumah itu mengangkat saya baik Saputra (26) mengatakan, Ba- pal yang berkebangsaan China baik saja. Tapi sorenya, bosnya dan memulangkan Bagas sece-
motor bekas. perkiraan sekitar 7 melalui PPPK atau PNS gas berangkat ke luar negeri memilih memihak warga lokal langsung video call, ngelihatin patnya. "Kalau keluarga di sini
"Saya mulai mengajar kilometer, saya meng- secara otomatis, karena pada April 2024 untuk bekerja dan meninggalkan Bagas ber- adik saya lagi disetrum dan di- udah pasti kaget, sedih juga ga
cambuk," kata Rangga.
terima kalau adik saya diperlu-
di perusahaan pelayaran. Na-
sama tiga atau empat teman-
dari tahun 1992, jadi gunakan motor yang apa, dilihat dari peng- mun, pada Juni 2024, keluar- nya di Pelabuhan tersebut. Se- Bagas disiksa karena tidak kan begitu, khawatir udah pas-
sampai sekarang sudah seadanya, apalagi jalan- abdian begitu lama, ga menerima kabar Bagas di- jak saat itu, keluarga tidak lagi mampu mencapai target ker- ti. Makanya saya pengen cepet-
33 tahun, begitu susah nya juga jelek, apalagi usia lanjut juga, mau turunkan di sebuah pelabuhan mendapat kabar hingga Bagas ja yang ditetapkan oleh perusa- cepet mudah-mudahan adik
payah saya dulu digaji kondisinya kalau musim kapan lagi kalau-kalau di China setelah terjadi perseli- kembali menghubungi mereka haan. Rangga menyebut adik- saya bisa ketemu lagi dengan
melalui SPP dari iuran hujan itu sangat priha- saya nantinya tidak ke- sihan dengan warga lokal. pada 27 Juni 2025. Dalam pe- nya terlibat dalam pekerjaan selamat bisa pulang dengan
masyarakat sebulan tin," katanya. bagian jatah sedangkan "Dia berangkat pelayaran san terakhirnya, Bagas meng- yang mengarah pada penipuan keadaan utuh," ujarnya. (dian
cuma Rp 10 ribu, tidak Selain menghidupi pengabdian udah begitu April 2024. Tapi Juni sempat aku telah berada di Kamboja daring atau scam. "Setahu saya hendriansyah)
ada generasi di sini anak istrinya, dengan lama," ujar Saryono.
karena tempatnya juga gaji Rp 350 ribu Saryo- (rizal jalaludin)
Heboh Bambu Mengeluarkan Air di Cianjur
CIANJUR, TRIBUN - Peng- dekah, tuh cai teh ngocor. Tuh
guna media sosial TikTok di- eweuh selang, kabel. (ini bam-
gegerkan dengan adanya re- bu petuk, gak ada pipa selang,
kaman video sebilah bambu tapi aneh nya ada air menga-
mengeluarkan air. Kemun- lir)," kata seorang pria dalam
culan bambu yang menge- rekaman video tersebut.
luarkan air itu pun disebut Kemunculan bambu yang
sebagai air keramat. Rekam- mengeluarkan air itu juga
an video berdurasi 1 menit sempat membuat heboh
28 detik tersebut diketahui masyarakat sekitar. Bahkan
pertama kalo diunggah akun beberapa warga berbondong-
tiktok @nuhaa051020 pada bondong membawa jeriken
Senin (30/6). untuk mengambil air dari
Video yang sudah ditonton bambu tersebut.
sebanyak 1,3 juta pengguna Sementara itu, berdasar-
tiktok tersebut memperlihat- kan informasi yang dihim-
kan sebilah bambu yang ber- pun Tribun, bambu petuk
ukuran sekitar 1 meter dan tersebut berada di Kampung
disangga sebuah besi dari Limbangan, Desa Cikaroya,
atas tanah dan mengeluar- Kecamatan Warungkondang,
kan air. Bambu yang bisa Kabupaten Cianjur. Hing- TANGKAPAN LAYAR
mengeluarkan air itu disebut ga semalam, Kepala Desa
TRIBUN JABAR/RIZAL JALALUDIN
sebagai bambu petuk kra- Cikaroya saat dihubungi BAMBU KELUARKAN AIR - Pengguna media sosial TikTok
GURU HONORER - Saryono mengendarai sepeda motor butut dari rumahnya di mat, karena tak diketahui Tribun belum memberikan digegerkan dengan adanya rekaman video sebilah bambu menge-
Kampung Jaringao, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, sumber air yang keluar dari keterangan tekait adanya vi- luarkan air. Kemunculan bambu yang mengeluarkan air itu pun
menuju sekolah tempatnya mengajar sejauh 7 kilometer di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tegal bambu tua tersebut. deo viral bambu petuk yang disebut sebagai air keramat. Rekaman video berdurasi 1 menit
Panjang di Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. "Tah bambu petuk teh, se- mengeluarkan air tersebut. 28 detik tersebut diketahui pertama kalo diunggah akun tiktok @
lang teh eweuh, aneh na teh (fauzi noviandi) nuhaa051020 pada Senin (30/6).

