Page 5 - JABAR_20250708
P. 5
JABARREGION
5 SELASA, 8 JULI 2025
Spanduk Posko Peduli Zaki
� Membentang di Depan Rumah yang Digugat oleh Kakeknya Sendiri
INDRAMAYU, TRIBUN - Alhamdulillah
Zaki Fasa Idan, bocah 12
tahun digugat kakek kan- banyak yang
dungnya sendiri ke pengadil- beri dukungan.
an gara-gara rumah pening-
galan almarhum ayahnya. Pengennya urusan
Spanduk bentuk dukungan
untuk Zaki pun membentang ini cepat beres. Tapi
di depan rumahnya di Desa mungkin untuk
Karangsong, Kecamatan/Ka-
bupaten Indramayu. kekeluargaan sudah
Di spanduk tertulis ‘Posko
Peduli Zaki Anak Yatim Umur tidak bisa, intinya
12 Tahun Digugat di PN In- saya minta keadilan
dramayu Sebagai Tergugat
Mohon Pelindungan Hukum’. saja, terutama
Selain Zaki, kakaknya Her-
yatno (20) dan ibu mereka untuk adik saya.
Rastiah (37) juga ikut digugat
oleh sang kakek. HERYATNO
“Spanduk ini dipasang pak KAKAK ZAKI
Yopi (pengacara mereka) se-
belum berangkat ke rumah kakek saya cuma bisa ngasih
pak Gubernur Dedi Mulyadi tanah saja, tapi bangunan
kemarin,” ujar Heryatno (20), rumahnya disuruh bangun
kakak dari Zaki kepada Tri- sendiri,” ujarnya.
bun, Senin (7/7). Rumah tersebut terdiri
Heryatno menceritakan, dari empat ruangan kamar,
sejak spanduk itu dipasang, kamar mandi, dapur. Di ba-
banyak tetangga yang ber- gian depannya ada warung
datangan ke rumah. Mereka nasi campur dan tempat ba-
memberi dukungan moril kar ikan. Di rumah itu pula
untuk keluarga kecil ini. menjadi satu-satunya harap-
“Alhamdulillah banyak yang TRIBUN JABAR/HANDHIKA RAHMAN an keluarga kecil ini dalam
beri dukungan. Pengennya mencari nafkah.
urusan ini cepat beres. Tapi SPANDUK DUKUNGAN - Spanduk dukungan untuk Zaki Fasa Idan, bocah 12 tahun yang digugat kakek kandungnya sendiri ke pengadilan gara-gara rumah pening- Heryatno sendiri mengaku
mungkin untuk kekeluarga- galan almarhum ayahnya, membentang di depan rumah yang ditinggali keluarga Zaki di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. tak habis pikir dengan gu-
an sudah tidak bisa, intinya gatan yang dilayangkan oleh
saya minta keadilan saja, anya juga ikut andil dalam murni seutuhnya dibangun pun strategis karena berada tuk mencukupi kebutuhan uang pembelian tanah dari sang kakek. Alasan pastinya,
terutama untuk adik saya,” pembelian tanah itu. Dari oleh orang tuanya. “Untuk persis di depan Tempat Pele- ekonomi sehari-hari. “Maka- kakek neneknya dahulu. Na- ia juga tak mengetahui sam-
kata Heryatno. harga Rp 35 juta, orang tua- rumah itu murni oleh orang langan Ikan (TPI) Karangsong. nya kalau pergi bukan cuma mun ditolak oleh kakeknya, pai kakek mereka tega me-
Ia mengatakan, tanah ter- nya menyumbang Rp 12 juta. tua saya, termasuk penguru- Di rumah itu, Zaki tinggal tempat tinggal, tapi usaha dengan alasan hubungan layangkan gugatan tersebut.
sebut memang bersertifikat Termasuk pengurukan kan karena sebagian dahulu- bersama keluarga kecil me- untuk kebutuhan sehari-hari keluarga antara anak dan Adapun, polemik ini, lanjut
atas nama kakek dan nenek- tanah juga dilakukan oleh nya balong,” ujarnya. reka selama kurang lebih 15 juga hilang,” ujar Heryatno. orang tua. Kakeknya itu bah- dia, muncul setelah sang
nya. Tanah itu dibeli seki- orang tuanya karena sebagi- Panataun Tribun, rumah itu tahun terakhir. Selain tempat Menurut Heryatno, saat kan menyuruh orang tuanya ayah meninggal dunia tahun
tar tahun 2008-an, kala itu an lahan rumah dahulunya berada di Blok Wanasari, Desa tinggal, di rumah itu mereka ayahnya masih hidup, orang untuk membangun rumah di 2023. “Sebelumnya padahal
harga tanahnya Rp 35 juta. merupakan empang hingga Karangsong, Kecamatan/Ka- juga membuka usaha nasi tuanya juga sudah menguta- atas tanah tersebut. “Kata- gak ada masalah apapun,”
Menurut Heryatno, orang tu- bangunan rumah yang juga bupaten Indramayu. Lokasinya campur dan bakar ikan un- rakan niat ingin mengganti nya gak usah diganti karena ujarnya. (handhika rahman)
Dedi Mulyadi Turun Tangan
KISAH Zaki Fasa Idan (12) no, hingga Bupati Indrama- tahun di rumah itu. Hanya jawab ibu Zaki.
viral. Bocah usia 12 tahun yu Lucky Hakim. saja, surat tanah rumah itu Dedi pun berterima ka-
yang kini duduk di bangku Gubernur Jabar, Dedi Mul- masih atas nama sang ne- sih kembali kepada Yopi
kelas 5 SD itu diketahui di- yadi pun langsung meres- nek. yang sudah mau memban-
gugat oleh kakeknya sendiri pons. Ia mengundang Zaki, Hingga akhirnya, kakek tu Zaki dan keluarganya
ke pengadilan. Gugatan itu ibu serta kakaknya ke kedi- dan nenek mereka meng- secara cuma-cuma. “Mu-
soal sengketa tanah rumah amannya. Di sana Dedi Mul- gugat cucunya sendiri ke dah-mudahan mereka bisa
peninggalan almarhum yadi memberikan dukungan pengadilan agar mau me- menang di pengadilan,”
ayahnya. Tidak hanya Zaki, moril hingga bantuan hukum ninggalkan rumah itu. “Dan ujarnya.
kakeknya itu juga meng- lewat pengacara secara gra- saya sebagai Gubernur Ja- Di sisi lain, andai kata
gugat Heryatno (20) kakak tis. “Ini saya sudah bertemu bar mengucapkan terima mereka kalah, lanjut Dedi,
dari Zaki, dan ibu mereka dengan Zaki, dengan kakak- kasih nih karena warga Ja- Zaki dan keluarganya di-
Rastiah (37). nya, ibunya, dan pamannya. bar dibantu oleh pengaca- minta untuk mengikhlas-
Zaki bahkan sampai Ini adalah suatu keluarga ra yang tidak dibayar,” ujar- kan saja rumah tersebut
membentangkan spanduk yang ditinggalkan almarhum nya. agar masalahnya tidak ber-
sebagai upaya minta tolong ayahnya,” kata Dedi, dalam Dedi mengatakan, peng- kepanjangan. “Karena Allah
soal nasibnya tersebut. Per- video yang diterima Tribun, acara itu bernama Yopi. Ia membuka rezeki kepada
mintaan minta tolong itu Senin (7/7). berkantor di Tegal Jawa Te- siapapun yang berusaha.
ditujukan kepada Ketua Dedi mengatakan, ke- ngah. Pada kesempatan Gak usah takut kehilang-
Pengadilan Negeri (PN) In- luarga kecil itu selama ini itu, Dedi juga bertanya ke an rumah, yang harus takut
dramayu, Gubernur Jawa tinggal di rumah pening- ibu Zaki apakah tidak ada itu jika kehilangan harap-
TRIBUN JABAR/HANDHIKA RAHMAN
Barat Dedi Mulyadi, Wakil galan ayahnya. Bahkan su- pengacara di Indramayu an,” ujar Dedi. (handhika
WARUNG - ZAKI tengah menunggui warung yang berada di bagian depan rumahnya. DPRD Jawa Barat Ono Suro- dah tinggal selama belasan yang mau bantu.“Gak ada,” rahman)
PNS Nyambi Jualan Sabu-sabu Maman Ditemukan tapi Sudah Meninggal
z Barang Haram Itu Disimpan di Dalam Bohlam
z Wisatawan Asal Cimaung Bandung Tenggelam di Pantai Sayang Heulang
SUBANG, TRIBUN - Satuan tugas menemukan sabu- IAA beserta barang bukti
Reserse Narkoba Polres Su- sabu seberat 10,81 gram saat ini telah diamankan di GARUT, TRIBUN - Jasad
bang kembali mengungkap yang disembunyikan secara Mapolres Subang. Ia dijerat Maman Surahman (42)
kasus peredaran narkotika unik dalam sebuah lampu Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal wisatawan yang hilang di
jenis sabu-sabu. Kali ini pela- bohlam, di dalam tas jinjing 112 ayat (2) UU RI No. 35 Ta- Pantai Sayang Heulang,
kunya seorang Pegawai Negeri warna hijau," kata Udiyanto, hun 2009 tentang Narkotika, Kabupaten Garut berhasil
Sipil (PNS) berinisial IAA (40). Senin (7/7). dengan ancaman hukuman ditemukan dalam kondisi
Kapolres Subang AKBP Selain barang bukti sabu- maksimal penjara seumur sudah meninggal dunia di
Ariek Indra Sentanu melalui sabu, polisi juga mengaman- hidup atau pidana mati. radius 3 mil dari titik perta-
Kasat Narkoba AKP Udiyan- kan sebuah hape yang digu- "Kasus pengungkap PNS ma hilang, Senin (7/7) pagi.
to mengatakan PNS terse- nakan pelaku untuk trans- nyambi jualan narkoba ini Maman merupakan war-
but nekat menjadi pengedar aksi. "Dari hasil interogasi, masih terus kita kembangkan ga Kampung Pasir Pan-
sabu-sabu dan diamankan tersangka mengaku mem- guna mengungkap jaringan jang, Desa Cempakamul-
polisi di sebuah rumah kon- peroleh sabu tersebut dari peredaran sabu-sabu yang le- ya, Kecamatan Cimaung,
trakan di wilayah Sindangsa- akun Instagram bernama @ bih luas di wilayah Kabupaten Kabupaten Bandung. Ia
ri, Kasomalang, Kabupaten KYOUNG25, yang kemudian Subang yang melibatkan ka- sebelumnya dilaporkan hi-
Subang, Sabtu (5/7) sore. disimpan di kontrakannya langan Pegawai Negeri Sipil," lang tersapu ombak pada
"Saat penggeledahan, pe- untuk diedarkan," katanya. katanya. (ahya nurdin) Sabtu (5/7) sore saat be-
raktivitas di area karang
Bengkel Jadi Tempat Pantai Sayang Heulang.
"Jasad korban sudah di-
Transaksi Obat Terlarang temukan tadi pagi pukul
06.30 oleh nelayan, kemu-
dian dilaporkan dan dila-
kukan evakuasi," ujar Plt.
Kasatpolairud Polres Garut
SUASANA bengkel motor di kawa- baru untuk mengelabui petu- nyita 107 butir Trihexyphenid- Iptu Aep Saprudin kepada
san Kecamatan Gempol, Kabupa- gas, termasuk dengan meman- yl (Trihex), 19 butir Tramadol,
ten Cirebon, tampak seperti bia- faatkan lokasi tak terduga se- uang tunai sebesar Rp 95 ribu Tribun, kemarin. DOK.TIM SAR
sa pada Sabtu (5/7) sore. Suara perti bengkel motor. yang diduga hasil penjualan Ia menuturkan, saat ini TEWAS TENGGELAM - Jasad Maman Surahman (42) wisatawan yang hilang di Pantai
dentuman alat-alat dan aroma oli Kapolresta Cirebon, Kombes OKT, satu unit handphone, ser- jenazah sudah dibawa ke Sayang Heulang, Kabupaten Garut berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia
menyelimuti tempat itu. Sumarni mengatakan penang- ta barang bukti lainnya. RSUD Pameungpeuk un- di radius 3 mil dari titik pertama hilang, Senin (7/7) pagi. Tampak Tim SAR saat membawa
Namun siapa sangka, di ba- kapan MS merupakan hasil Menurut Sumarni, saat ini tuk diurus yaitu dimandi-
lik aktivitas montir yang si- pengembangan informasi dari MS sudah ditetapkan seba- kan sebelum diserahkan jenazah korban dari laut menuju daratan.
buk memperbaiki kendaraan, masyarakat yang curiga akan gai tersangka dan dijerat de- langsung kepada pihak
ada aktivitas ilegal yang diam- aktivitas terselubung di loka- ngan Pasal 435 Jo Pasal 138 keluarga. Pihak keluarga Kami juga ucapkan turut syarakat nelayan dan se- ulang, korban sempat di-
diam berlangsung. Seorang pria si tersebut. Undang-Undang Republik Indo- korban juga sudah berada berdukacita kepada kelu- luruh pihak yang terlibat ingatkan oleh sejumlah
muda berinisial MS (24) dibekuk "Kami menerima laporan nesia Nomor 17 Tahun 2023 di rumah sakit dan tengah arga korban," kata Aep. dalam proses pencarian pemancing untuk men-
oleh jajaran Satres Narkoba Pol- dari warga dan langsung me- tentang Kesehatan. “Ancam- menunggu penyerahan Pihaknya juga berteri- korban selama dua hari jauh dari pesisir pantai.
resta Cirebon setelah ketahuan nindaklanjutinya. Tersangka an hukuman terhadap tersang-
mengedarkan obat keras terba- MS diamankan di dalam beng- ka mencapai 12 tahun pen- jenazah. "Dengan ditemu- makasih kepada seluruh ini. Tak berselang lama ombak
tas (OKT) tanpa izin resmi. kel dengan sejumlah barang jara.""Ini menjadi pengingat kannya korban, operasi unsur tim pencarian dari Sebelumnya, korban besar menghantam tubuh
Penangkapan ini terjadi se- bukti obat keras terbatas yang bahwa siapa pun yang coba- pencarian kami tutup, se- mulai Basarnas, TNI-Pol- dilaporkan hilang saat korban sehingga korban
kitar pukul 16.30 dan menja- siap edar,” ujar Sumarni, Ming- coba mengedarkan obat terla- moga kejadian ini dapat ri, Damkar, Forkopimcam, beraktivitas di terumbu terseret hingga ke tengah
di bukti bahwa para pengedar gu (6/7) malam. rang akan kami tindak tegas,” bisa diambil hikmahnya. Balawista, relawan, ma- karang Pantai Sayang He- lautan. (sidqi al ghifari)
kini mulai mencari cara-cara Dari tangan MS, polisi me- katanya. (eki yulianto)

