Page 11 - JABAR_20250715
P. 11

TRIBUNLINES






                                                                          11  SELASA, 15 JULI 2025




     A Aul Bilang Saya Mirip Bapak                                                                                                                                                                                                                      Sambungan Hal.1
     Damanik dengan Wabup Garut, Luthfi a-  pasti banyak mantan-mantan tim keme-  mahal, atau yang kayak packaging-nya   vibes-nya seperti itu. Pesta rakyat ini   itu katanya sering guntreng ya Bu?
     nisa Putri Karlina di rumah dinasnya di   nangan yang harus diundang.   gimana, kita mah enggak. Yang penting   tanggalnya upcoming karena tentatif me-  Haha... iya akan guntreng.
     Kabupaten Garut, Minggu (13/7).      Jadi saya bilang sudah pengen di KUA   berdampak pada pengusaha-pengusaha   lihat kesibukan Pak Gubernur dulu.
                                        aja, sisanya syukuran kecil-kecilan,   yang ada di kabupaten Garut.                                      Calon suami itu pendiam, kalem dari
     Beberapa hari lagi Ibu akan menikah.   karena pengennya cuman nikah ibadah.   Setelah itu ada akar wangi. Jadi kita   Saat ini, masih statusnya calon mantu.   penglihatan dari media. Bagaimana
     Enggak dipingit?                   Tapi namanya mungkin orang tua ada   ingin menyampaikan bahwa di Garut ini   Kalo nanti sah resmi sebutan ke Pak   chemistry dengan ibu nanti? Keli-
       Enggak. Saya bahkan baru menga-  rasa sayangnya ke anak, kayaknya kalau   banyak sekali lho, kerajinan-kerajinan   Gubernur itu apa?      hatannya romantis saat melamar di
     jukan surat cuti itu kemarin, dan itu   masih mampu untuk dipestakan ya   yang bagus yang kelasnya kelas dunia,   Tetap Bapak ya, dari dulu memang   stadion Persib.
     hanya satu hari. Hanya di tanggal 16   dipestakan saja gitu, sehingga akhirnya   karena sebenarnya ternyata akar wangi   Bapak. Cuma dari kemarin-kemarin,   Beliau itu teman bicara yang baik kare-
     (Juli) itu. Karena saya rasa, kita tahu   keputusannya adalah dipestakan.   dari Selaawi itu, banyak dipakai di hotel   orang kan bilang gini 'ibu bilangin dong   na mungkin beliau ini bukan eksekutif ya
     lah ya istilahnya, saya harus bertugas.   Kami memulai cara menyusun bagai-  hotel bintang lima di Bali. Tapi sayang-  ke Pak Dedi, bilangin ke Pak Dedi'. Saya   dan tidak pernah menjadi eksekutif tapi
     Jadi saya mendelegasikan tugas-tugas   mana pernikahan kami menjadi per-  nya brand-nya masih brand Bali, padahal  sih sebenarnya tidak seberani itu ke beli-  kan sepanjang beliau hidup itu mengikuti
     yang berkaitan dengan pernikahan ke   nikahan berdampak, dampaknya pasti   dari Garut. Jadi kita pengen mengekpo-  au, jadi masih ada batas kekagokan dan   Bapak, mempelajari memahami dan ada
     pihak wedding organizer. Alhamdulillah   positif. Kalau berbicara produk unggulan   sur itu juga sih. Ada kualitas lho di sini.  tidak semua hal saya ungkapkan. Kan   kemiripan sebenarnya.
     aman, walaupun saya cuti di tanggal   Garut, itu semuanya kami pastikan keti-                            posisinya beda ya, ada sebagai anak ada   Kalau kata calon suami, saya itu ada
     16 ya well handling gitu tidak masalah.   ka ada di Garut kami ambil dari Garut.  Denger-denger ada pesta rakyat?  sebagai wakil bupati.    kemiripan [dengan KDM]. Beraninya
     Mungkin yang agak dijaga itu perjalanan   Contoh, dekorasi. Kalau dekorasi itu   Itu tuh gini ya, saya disclaimer dulu.   Kalau saya sebagai anak ya biasa aja   aku itu kayak beraninya Bapak [KDM].
     yang agak jauh, kayak jangan dulu ke   kan kalau orang sekarang pengennya kan   Jadi kemarin itu ada informasi bere-  ngobrolnya hal-hal yang bukan pekerja-  Ini juga harus diketahui oleh umum ya,
     luar kota. Jadi saya dikasih tugas oleh   bunga futuristik segala macam, tapi kami   dar, saya lucu juga pengen ketawa juga   an. Kalau saya membahas Garut, saya   keberanian saya bukan karena setelah
     pak bupati, ambil tugas yang di sekitaran   menyadari bahwa di Selaawi ada nama-  kok bisa orang punya informasi begitu.   datang dengan pembawaan yang agak   nempel dengan Bapak. Bahkan Bapak
     Garut kota aja. Kalau yang jauh-jauh   nya industri bambu, jadi dekorasi kami   Pertama soal acara, tanggal sekian dari   berbeda yakni sebagai wakil bupati.   (KDM) itu pernah ngomong ketika berte-
     dikit ya ambil yang 1 jam perjalanan saja,  itu kami kolaborasikan dengan seniman   tanggal sekian. Pertama itu itu sudah sa-  Sebetulnya saya juga malu kalau Garut  mu saya untuk pertama kali “Ini (Putri
     yang dekat-dekat saja dulu.        bambu di Selaawi. Sehingga satu eksposur   lah. Jadi kita lihat saja acara sebenarnya   ada yang aneh-aneh dan beritanya nyam-  Karlina) bakal kayak saya gaya memim-
                                        tentang mereka terangkat, jadi pengennya   tanggal berapa gitu ya.    pe di bapak, ada rasa segan dan malu.   pinnya'. Itu sebelum ketemu sama Aa
     Dari suara juga kayaknya Ibu sedang   aku please kepada media gitu ya, eksposur   Kalau pesta rakyat sebenarnya lebih   Saya bahkan seringnya diskusi sama   (calon suami).
     sakit, apa kecapekan?              yang begitu-begitu, yang positif sehingga   ke arah Pak Gubernur itu kan punya   calon suami, gimana ya Garut teh suka   Jadi kata calon suami, ya kamu ini mi-
       Iya (sakit), menghilang tapi tidak apa-  seniman-seniman keangkat.   agenda Nganjang ka Warga. Nah, ini   begini suka begini. Kalau ke Bapak itu   rip Bapak 20 tahun yang lalu. Ketika jadi
     apa biar enggak terlalu cempreng.    Jadi dekorasi aku mungkin 80 persen   semacam kayak disatukan tapi di tempat   hanya kalau saya sudah buntu di sini,   wakil bupati juga pernah kan bergesekan
                                        menggunakan bambu, bambu Selaawi   yang berdekatan. Jadi artinya silakan   ini harus gimana yah gitu aja. Jarang sih   dengan A-B-C, ya ini memang katanya
     Bu, sewaktu debat Pilkada, ibu mem-  walaupun di-lead-nya sama seniman   menikmatilah di Garut juga kita berbagi   ke Bapak ngomongin masalah kabupaten   Bapak dulu seperti itu, sampai dilempari

     promosikan sepatu outfit produk dari   dekorator Jakarta, itu sebagai komposer-  kebahagiaan dengan rame-rame ngumpul  kecuali memang audiensi khusus.  batu. 'Kamu beruntung seperti ini [tak
     Garut. Apakah di hari bahagia nanti,   nya aja, tapi senimannya seniman Garut.   berkesenian terus Garut juga nanti akan                    dilempari batu]'. Tapi kan aku gak mau
     suvenirnya dari Garut juga?        Suvenir itu kita kombinasi ada yang dari   ada car-free night.        Walaupun suka di-roasting sama Pak   sampai dilempari batu juga.
       Tentu saja. Kalau boleh cerita, saya   Selaawi, juga ada yang kulit Garut.   Untuk mendukung acara dari provinsi   Gubernur?                Oh berarti ada banyak pelajaran step
     dan calon suami itu mengajukan ke                                     itu jadi UMKM boleh dagang, nanti selan-  Oh iya itu mah emang gaya Bapak, aku  to do yang akhirnya menjadi bahan dis-
     kedua orang tua pengen nikah di KUA   Selain itu?                     jutnya diumumkan oleh kedinasan. Di   mah bersyukur ya. At least mungkin ba-  kusi kami. Beliau itu orang yang serius
     aja. Kenapa? Kompleksitasnya akan kali   Ada yang dari teman-teman pelajar   sisi lain ada jamuan makan malam yang   pak senang punya calon menantu untuk   tapi santai. Tapi dia kalau ngomong-
     empat. Kan kalau biasanya orang nikah   dari Purwakarta. Jadi kita inginkan   mana itu untuk mengundang beberapa   anak pertamanya.         in soal kerjaan, dia sangat serius dan
     beban kompleksnya satu, ini bisa dikali   kadang orang kalau semakin mewah per-  yang tidak tertampung di hari H-nya.                       profesional. Kalau lagi bercanda ya dia
     empat. Ini kan baru beres pilkada ya   nikahan suvenirnya semakin yang wow   Kalau dibilang pesta rakyat ya mungkin   Kalau menikah sesama anak pertama   bercanda. (sidqi al ghifari)


     Puluhan Siswa Tak Kebagian Meja                                                                                                                                                                                                                  Sambungan Hal.1

     dampak dari penambahan jumlah rombong-  masih memberdayakan potensi yang ada di  rangannya bisa terpenuhi pekan ini,” ujar  APBD), kursi mah dibeliin sama saya aja,  wilayah Jawa Barat.
     an belajar (rombel) satu kelas yang merupa-  sekolah, menggunakan kursi dari aula sam-  Tuti Kurniawati.  aman,” katanya.                     Zaini menyampaikan, seharusnya Pemprov
     kan bagian program Pencegahan Anak Putus  bil menunggu alokasi dari APBD Perubah-  Ia menyampaikan, kekurangan sarana   “Joshua Sirait menyumbang AC Rp 1 mi-  Jabar maupun Disdik Jabar mengantisipasi
     Sekolah (PAPS) yang dicanangkan Gubernur  an,” kata Tuti Kurniawati saat ditemui di  dan prasarana untuk kelas 10 yang terda-  liar, untuk sekolah khususnya di Subang,  kekurangan sarana dan prasarana terkait di-
     Jabar, Dedi Mulyadi.               SMAN 1 Bandung, Jalan Ir H Juanda, Kota  pat 11 rombel tersebut telah dilaporkan ke  Majalengka, dan Sumedang. Ditambah oleh  canangkannya program PPAS. “Karena sudah
       Pencanangan program itu akhirnya me-  Bandung, Senin (14/7).        Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa  kita untuk Karawang dan Bekasi. Kalau  tahu jika rombelnya bertambah maka tiap se-
     nambah jumlah siswa dalam satu rombong-  Ia mengatakan, sementara ini para sis-  Barat. Karenanya, pihaknya hanya bisa  kerja dengan saya tidak terbatas dengan  kolah kekurangan meja dan kursinya berapa,
     an belajar (rombel) di SMAN 1 Bandung dari  wa baru yang tidak kebagian meja terse-  menunggu solusi dari Disdik Provinsi Jawa  APBD, selama bisa disediakan dan dibantu  kemudian dilengkapi,” ucapnya.
     sebelumnya 36 orang menjadi 44 orang.  but diimbau membawa papan ujian untuk  Barat mengingat kekurangannya cukup ba-  pasti dibantu,” tambahnya.  “Solusi kekurangan meja ini harusnya
     Kepala SMAN 1 Bandung, Tuti Kurniawati,  keperluan menulis atau mencatat materi  nyak, yakni mencapai 88 meja serta kursi   Terjadi di Sekolah Lain  langsung ditangani, apalagi dengan gaya ke-
     mengatakan, sebanyak 11 rombel pada ke-  dalam MPLS. Sebenarnya, kata dia, se-  untuk 11 rombel pada kelas 10.  Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat me-  pemimpinan gubernur sekarang. Siapa tahu
     las 10 SMAN 1 Bandung masih kekurangan  bagian besar kegiatan dalam MPLS dilak-  “Kan, sebelumnya ada 36 siswa di tiap  minta Pemprov Jawa Barat segera meng-  sudah disiapkan, dan besok dikirim, kita eng-
     sarana dan prasarana berupa meja serta  sanakan secara terpusat di Aula SMAN 1  rombel, kemudian sekarang menjadi 44 sis-  atasi kekurangan kursi dan meja untuk  gak tahu,” ujar Zaini Shofari.
     kursi.                             Bandung, sehingga kebutuhan terhadap  wa, sehingga setiap rombel untuk kelas X di  siswa baru di SMAN 1 Bandung. Anggota   Kekhawatiran akan kurangnya sarana
       Karenanya, saat pelaksanaan MPLS ini  meja dan kursi tersebut dinilai belum ter-  SMAN 1 Bandung masih kekurangan dela-  Komisi V sekaligus Ketua Fraksi PPP DPRD  mebeler kelas dirasakan juga oleh SMAN 1
     pihaknya menggunakan kursi tambahan  lalu urgent.                     pan meja dan kursi,” kata Tuti Kurniawati.  Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari, menga-  Ciamis. “Tahun ini, setiap rombel di SMAN
     yang biasa digunakan untuk kegiatan di   “Kami berharap, secepatnya ada solusi       Tanggapan Gubernur  takan, Pemprov menangani dampak pro-  1 Ciamis bisa menampung hingga 48 siswa.
     aula SMAN 1 Bandung, sehingga jenisnya  mengenai kekurangan meja dan kursi ini   Sementara itu, Gubernur Jawa Barat,  gram PPAS tersebut secepatnya.  Tentu ini menjadi tantangan bagi kami dalam
     tidak sama seperti kursi di tiap kelasnya.  meski sebagian besar kegiatan MPLS terpu-  Dedi Mulyadi memastikan sekolah yang   Menurut dia, siswa kelas X yang belum  menciptakan proses belajar yang tetap efek-
       “Untuk kekurangan kursi dan meja, kami  sat di aula, tetapi mudah-mudahan keku-  menambah rombongan belajar (rombel) dan  memiliki kursi dan meja terdapat di selu-  tif,” ungkap Ira Irawati, Humas SMAN 1 Cia-
                                                                                    kekurangan sarana prasarana  ruh rombongan belajar (rombel), sehingga  mis saat ditemui, Kamis (10/7).
     Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30 Tak Berlaku                                      akan segera dipenuhi, tanpa me-  harus dipenuhi secepatnya untuk memas-  Ia menjelaskan, sekolahnya membuka 12
                                                                                                              tikan kenyamanannya. “Totalnya kurang  rombel untuk peserta didik baru tahun ini.
                                                                                    nunggu perubahan APBD.
                                                                                     Hal itu diungkapkan Dedi,  88 pasang kursi dan meja, karena di tiap  Jumlah siswa yang diterima secara keselu-
     untuk SD/SMP                                                                       Sambungan Hal.1
                                                                                    menanggapi kurangnya kursi  kelas kekurangan delapan pasang. Kan,  ruhan mencapai 548 orang, terdiri dari 373
                                                                                    dan meja di SMAN 1 Bandung,  ada 11 rombel untuk kelas X di SMAN 1  siswa di tahap pertama dan 175 siswa di ta-
     jadi kita pecah supaya Ban-  siswa harus sudah tiba di sekolah   Sumatera No 42, Senin (14/7).
     dung enggak terlalu macet   pada pukul 06.45 WIB karena se-  Menurutnya bukan berarti ti-  akibat penambahan rombongan  Bandung,” kata Zaini Shofari saat ditemui  hap kedua.
     saat pagi-pagi,” ujarnya saat   lama ini sudah terbiasa ada kegi-  dak mengikuti kebijakan Gu-  belajar (rombel). “Nanti dipenuhi  seusai meninjau MPLS di SMAN 1 Ban-  Ia menambahkan bahwa secara ideal,
     ditemui di SMPN 14 Kota Ban-  atan keagamaan dengan waktu   bernur Jabar, Dedi Mulyadi,   semuanya, kemarin laporan ke  dung, kemarin.      jumlah siswa dalam satu kelas memang
     dung, Senin (14/7).      15 menit sebelum masuk ke jam   tetapi pihak sekolah lebih me-  saya kursinya cukup. Tapi kalau   Ia mengatakan, berdasarkan temuannya,  seharusnya tidak terlalu banyak. Kendati
       Menurutnya, dengan jam ma-  pembelajaran di kelas.  mentingkan anak-anak. “Jadi   hari ini kurang nanti kita sup-  setiap rombel pada kelas X tersebut hanya  demikian, Ira juga menyoroti terkait sarana
     suk sekolah yang berbeda anta-  “Jadi kalau siswa yang mus-  jam normalnya sudah pukul   port kursi dan mejanya,” ujar  memiliki 36 pasang meja dan kursi, sedang-  dan prasarana yang yang dibutuhkan un-
     ra SD, SMP, dan SMP tersebut,   lim ada kegiatan mengaji dulu   07.00 WIB itu, murid sampai di   Dedi, di Gedung Pakuan, Senin  kan jumlah siswa baru pada tiap rombel  tuk menampung 48 siswa per rombel. “Ten-
     maka tingkat kemacetan di Kota   dan siswa non muslim juga   sekolah, anak-anak biasa jam   (14/7).      mencapai 44 orang. Kekurangan mebeler ter-  tu kan kursi dan meja juga harus bertam-
     Bandung saat pagi hari bisa ter-  ada kegiatan keagamaan lain,   06.45 WIB untuk melakukan   Selain kursi dan meja, kata  sebut, kata dia, merupakan dampak program  bah, belum lagi prasarana lainnya seperti
     urai karena semua siswa tidak   dengan aturan ini sebetulnya   kebiasaan. Setelah itu pukul   dia, pemasangan pendingin ru-  Pencegahan Anak Putus Sekolah (PPAS) yang  AC karena pasti panas kalau siswa bertam-
     berangkat secara serentak.  sudah terbiasa,” ujar Ani.  07.20 WIB untuk masuk ke ke-  angan atau AC di kelas yang  membuat jumlah siswa dalam satu rombong-  bah,” imbuhnya.
       “Nanti setelah siswa SMA   Dengan adanya aturan ini,   las, mulai belajar,” ujarnya.  rombelnya ditambah sudah  an rombel di SMAN 1 Bandung bertambah   Maka dari itu, pihak sekolah juga berharap
     berangkat dan sampai seko-  siswa SMP di Kota Bandung ti-  Ia juga menyampaikan bah-  mulai terdistribusi.  “Hari ini  dari sebelumnya 36 orang menjadi 44 orang.  ada solusi yang konkret dari pemerintah pro-
     lah, setengah jam dan satu   dak perlu beradaptasi berang-  wa kebijakan jam masuk lebih
     jam kemudian baru siswa SD   kat lebih pagi karena jam ma-  pagi harus mempertimbangkan   kita juga support AC, dua hari   Pihaknya mengakui, tidak menutup ke-  vinsi terkait penambahan sarana dan prasa-
     dan SMP masuk,” kata Farhan.  suk sekolahnya memang tidak   kesiapan semua pihak, terma-  ini sudah 150 AC dipasang dari  mungkinan kekurangan meja dan kursi itu  rana di ruang kelas maupun sekolah secara
       Sementara Kepala SMP Ne-  ada perubahan seperti SMA   suk guru dan staf. “Kalau siswa-  target 800 yang akan dipasang.  terjadi di banyak SMA dan SMK negeri, ka-  umumnya. (Ahmad Imam Baehaqi/Nazmi
     geri 14 Kota Bandung, Ani Susa-  yang menjadi kewenangan dari   nya mungkin sudah jelas di Kota   Gak usah (nunggu perubahan  rena program PPAS diberlakukan di seluruh  Abdurrahman/Ai Sani)
     na mengatakan, terkait jam ma-  Pemprov Jabar.    Bandung, tapi gurunya di luar
     suk sekolah bagi pelajar SMP   Begitu pun di SMPN 2 Ban-  Kota Bandung gitu ya. Otomatis
     pukul 07.00 WIB tersebut, pi-  dung yang akan menerap-  itu juga akan pengaruh. Belum   Kemenangan Jadi Harga Mati                                                                                     Sambungan Hal.1
     haknya tinggal menunggu Su-  kan jam masuk pukul 07.00   lagi misalnya tim caraka yang
     rat Edaran (SE) dari Wali Kota   WIB sesuai arahan Disdik Kota   memang menyiapkan lingkung-  nangan di seluruh laga ba-  kan setelah melihat performa  di skuad ini. Mereka di tim  sakit, kurang lebih satu
     Bandung.                 Bandung. “Kalau 06.30 WIB   an sekolah untuk bisa diguna-  bak Penyisihan Grup A.   para pemainnya yang telah  senior. Kami sudah punya  minggu,” katanya.
       “Dalam waktu dekat akan   anak-anak belum sempat sa-  kan dengan aman dan nyaman
     segera keluar surat edaran   rapan. Padahal, salah satu   oleh siswa. Itu akan lebih pagi   “Kalau kami bermain di  melakukan pemusatan latih-  nama-nama sendiri, jadi   Sementara itu, pelatih Bru-
     dari wali kota dan Dinas Pen-  dari tujuh kebiasaan anak he-  lagi. Itu hal-hal yang sebetulnya   turnamen, kami akan sela-  an sejak 20 Juni lalu.  mereka tidak bersama kita,  nei Darussalam, Aminuddin
     didikan Kota Bandung terka-  bat adalah sarapan. Jangan   perlu dipikirkan oleh pemerintah   lu mencoba memberi yang   Dalam penentuan sku-  apalagi timnas senior ma-  Jumat menegaskan bahwa
     it masuk sekolah pukul 07.00   sampai mereka malah pingsan   jadi jangan sampai juga berim-  terbaik, kami juga merasa  ad utama ini sebelumnya  innya di waktu yang sama  timnya datang ke turnamen
     WIB. Kami tentu akan  mengi-  karena tidak makan,” ujar Ke-  basnya banyak hal, harus mela-  begitu. apalagi kami bera-  ada kabar bakal diperkuat  kurang lebih, jadi mereka  ini bukan sebagai tim peleng-
     kuti aturan sesuai surat edar-  pala SMPN 2 Bandung, Wida-  lui kajian yang mendalam,” pa-  da segrup dengan Malay-  dua pemain diaspora, yakni  tidak bermain bersama me-  kap. Persiapan yang telah di-
     an itu,” ucapnya.        ningsih, saat ditemui saat dite-  parnya. (Hilman Kamaludin/  sia. Kami akan mencoba  Marselino Ferdinan dan Ra-  reka,” terangnya.  lakukan selama ini membuat
       Hanya saja, kata Ani, semua   mui di SMPN 2 Bandung, Jalan   Putri Puspita)  memenangkan setiap per-  fael Struick. Namun Gerald   Sementara itu, dalam  Aminuddin Jumat percaya
                                                                                    tandingan,” kata Gerlald  Vanenburg menjelaskan  penentuan 23 pemain ini,  tim besutannya bakal tampil
                                                                                    Vanenburg saat jumpa  bahwa Marselino dan Rafael  Gerald Vanenburg juga ha-  maksimal pada ajang ini.
     Rahasiakan Tanggal Pernikahan                                       Sambungan Hal.1  pers di Media Center SUG-  tak dipanggil karena untuk  rus memanggil kembali pe-  “Kami punya tujuan yang
                                                                                    BK, Senayan, Jakarta, Se-  fokus memperkuat Timnas  mainnya yang telah dicoret  jelas di turnamen ini seperti
       Aktris berusia 26 tahun   yang buru-buru,” ucapnya.  dong udah dilamar, nggak   nin (14/7).          Indonesia senior.       sebelumnya. Frengky Missa  yang sudah saya katakan
     ini menyebut, akan membe-  Untuk tanggal dan lokasi   tau nikahnya kapan,” kata   “Pada akhirnya semua   “Saya kira yang terpen-  yang sempat dicoret kemba-  sebelumnya. Ini adalah
     berkan rencana pernikah-  pernikahan, Ranty menye-  dia.                       akan coba memberikan  ting adalah di tim nasional  li dipanggil untuk memper-  pengalaman yang bagus
     annya ke media jika sudah   but sudah ada gambaran,   Ranty juga menegaskan,   yang maksimal di turna-  (senior) kita harus lolos ke  kuat skuad Garuda Muda  buat kami, ini juga kehor-
     mendekati waktunya. “Nanti   namun belum mau membo-  saat ini Ia sedang menikmati   men. Kami sudah cukup  Piala Dunia. Saya sudah  usai ditinggal Mikael Tata  matan buat kami untuk
     kalau kita udah dekat, pasti   corkan.            masa-masa menjadi tunang-    lama berlatih dan memper-  senang dengan pemain  karena sakit.          bisa lawan tim tuan rumah,
     kita akan sharing di sosmed   “Kalau Rayn sama aku,   an Rayn. “Aku juga enjoy ba-  siapkan diri, jadi saya cu-  yang saya punya saat ini,   “Ya, jadi sebenarnya  Indonesia, kemudian mela-
     kita,” jelasnya.         semenjak selesai aku dila-  nget setahun ini, menjadi   kup senang bisa mulai per-  kami punya banyak pemain  Frengky Missa sudah kelu-  wan Malaysia dan Filipina,”
       Kekasih Rayn ini mengaku   mar sama Rayn di Tokyo, di   masa-masa fi ancee tunang-  tandingan,” sambungnya.  muda, yang tentu masih ha-  ar tapi karena Mikael Tata  ujar Aminuddin Jumat da-
     tak buru-buru dalam meng-  Disneyland, kita pasti udah   annya Rayn gitu, jadi nggak   Gerald Vanenburg telah  rus berkembang. tapi saya  sakit jadi memang harus  lam sesi pre match press
     atur persiapan pernikahan.   langsung ngomongin, kapan,   buru-buru tapi semuanya lagi   memilih 23 pemain yang  senang dengan kualitas,”  digantikan. Jadi untuk Mi-  conference di SUGBK, Sena-
     “Aku sama Rayn memang    di mana, tanggal berapa pun   kita siapin,” tandasnya. (Tri-  bersiap tampil pada Piala  ujar Gerald Vaneburd.   kael dia memang baru sakit  yan, Jakarta, Senin (14/7).
     pelan-pelan, nggak mau   udah, jadi nggak mungkin   bunnews.com/Oktavia WW)    AFF U-23. Pemilihan dilaku-  “Jadi mereka tidak ada  kemarin dan masuk rumah  (Tribunnews/Abdul Majid)


     Berharap Siti Tak Seperti Orang Tuanya Jadi Pengamen                                                                                                                                                                      Sambungan Hal.1
     Terintegrasi I Kota Cirebon, Senin (14/7).  menyambung hidup. Yang membuat   “Alhamdulillah sekarang anak saya   mendapatkan masa depan yang cerah.   dan bersekolah secara penuh. “Alham-
       Anaknya kini resmi duduk di bangku   unik, Wachyu biasa mengamen sambil   yang gede bisa sekolah tanpa saya   “Jangan sampai kaya orang tuanya jadi   dulillah sudah berjalan lancar hari
     Kelas VII. Tak seperti siswa SMP pada   mengenakan topeng.            keluarin duit. Semua disiapin. Tempat   pengamen. Mudah-mudahan sukses ke   pertama ini. Setelah cek kesehatan,
     umumnya, Siti akan tinggal di asrama   “Kalau saya ngamen pakai topeng gitu.   tidur, makan, uang jajan, lengkap,”   depannya,” katanya, sambil menatap ke   pembelajaran mulai dijalankan. Sore
     sekolah, belajar, diberikan keterampilan,   Ngamennya muter-muter di perumahan.   jelas dia.             arah kamar asrama putri.           juga ada kegiatan keagamaan dan
     dan semuanya gratis. “Ya, anak saya   Sehari kadang dapat Rp 30 ribu, kadang   Suami dari Kurniasih (35) mengaku ikh-  Seperti diketahui, Senin (14/7)  pagi,   perkenalan antar siswa,” ujar Kepala
     masuk Sekolah Rakyat. Masuk kelas VII.   Rp 50 ribu. Kadang malah gak dapat   las melepas anaknya tinggal di asrama. Ia   suasana di halaman belakang SMP Ne-  Sekolah Rakyat, Khaerunisa.
     Alhamdulillah senang dan juga ikhlas.   sama sekali,” ucapnya.        justru bersyukur, karena Siti bisa belajar   geri 18 Cirebon cukup berbeda. Puluhan   Sekolah ini menggunakan sistem boar-
     Terbantu banget sama sekolah ini,” ujar   Dengan penghasilan yang tak menentu,   lebih baik dan hidup lebih tertata. “Saya   anak tampak datang bersama orang tua   ding school, dengan total 100 siswa, ter-
     Wachyu, Senin (14/7).              menyekolahkan dua anak jadi tantangan   pesan ke anak, sopan santun dijaga. Salat   mereka membawa koper dan perlengkap-  diri dari 63 laki-laki dan 37 perempuan.
       Sehari-hari, Wachyu bekerja sebagai   berat. Anak bungsunya kini masih duduk   sama ngaji jangan lupa. Sehat juga, jaga   an pribadi.     Seluruh kebutuhan dasar siswa seperti
     pengamen keliling. Istrinya pun ikut   di SDN PUI, tepat berada di depan rumah.   diri. Belajar yang benar,” kata dia.  Mereka adalah siswa angkatan   makan, tempat tinggal, alat tulis hingga
     mengamen. Mereka kerap menyusuri   Sementara si sulung, Siti, kini punya ha-  Dengan mengenyam pendidikan di Se-  pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi I   uang saku disiapkan oleh Kemensos dan
     perumahan-perumahan di Cirebon demi   rapan baru lewat Sekolah Rakyat.  kolah Rakyat, Ia berharap anaknya akan   Cirebon yang mulai tinggal di asrama   Dinas Sosial Kota Cirebon. (*)
   6   7   8   9   10   11   12