Page 11 - JABAR_20250715
P. 11
TRIBUNLINES
11 SELASA, 15 JULI 2025
A Aul Bilang Saya Mirip Bapak Sambungan Hal.1
Damanik dengan Wabup Garut, Luthfi a- pasti banyak mantan-mantan tim keme- mahal, atau yang kayak packaging-nya vibes-nya seperti itu. Pesta rakyat ini itu katanya sering guntreng ya Bu?
nisa Putri Karlina di rumah dinasnya di nangan yang harus diundang. gimana, kita mah enggak. Yang penting tanggalnya upcoming karena tentatif me- Haha... iya akan guntreng.
Kabupaten Garut, Minggu (13/7). Jadi saya bilang sudah pengen di KUA berdampak pada pengusaha-pengusaha lihat kesibukan Pak Gubernur dulu.
aja, sisanya syukuran kecil-kecilan, yang ada di kabupaten Garut. Calon suami itu pendiam, kalem dari
Beberapa hari lagi Ibu akan menikah. karena pengennya cuman nikah ibadah. Setelah itu ada akar wangi. Jadi kita Saat ini, masih statusnya calon mantu. penglihatan dari media. Bagaimana
Enggak dipingit? Tapi namanya mungkin orang tua ada ingin menyampaikan bahwa di Garut ini Kalo nanti sah resmi sebutan ke Pak chemistry dengan ibu nanti? Keli-
Enggak. Saya bahkan baru menga- rasa sayangnya ke anak, kayaknya kalau banyak sekali lho, kerajinan-kerajinan Gubernur itu apa? hatannya romantis saat melamar di
jukan surat cuti itu kemarin, dan itu masih mampu untuk dipestakan ya yang bagus yang kelasnya kelas dunia, Tetap Bapak ya, dari dulu memang stadion Persib.
hanya satu hari. Hanya di tanggal 16 dipestakan saja gitu, sehingga akhirnya karena sebenarnya ternyata akar wangi Bapak. Cuma dari kemarin-kemarin, Beliau itu teman bicara yang baik kare-
(Juli) itu. Karena saya rasa, kita tahu keputusannya adalah dipestakan. dari Selaawi itu, banyak dipakai di hotel orang kan bilang gini 'ibu bilangin dong na mungkin beliau ini bukan eksekutif ya
lah ya istilahnya, saya harus bertugas. Kami memulai cara menyusun bagai- hotel bintang lima di Bali. Tapi sayang- ke Pak Dedi, bilangin ke Pak Dedi'. Saya dan tidak pernah menjadi eksekutif tapi
Jadi saya mendelegasikan tugas-tugas mana pernikahan kami menjadi per- nya brand-nya masih brand Bali, padahal sih sebenarnya tidak seberani itu ke beli- kan sepanjang beliau hidup itu mengikuti
yang berkaitan dengan pernikahan ke nikahan berdampak, dampaknya pasti dari Garut. Jadi kita pengen mengekpo- au, jadi masih ada batas kekagokan dan Bapak, mempelajari memahami dan ada
pihak wedding organizer. Alhamdulillah positif. Kalau berbicara produk unggulan sur itu juga sih. Ada kualitas lho di sini. tidak semua hal saya ungkapkan. Kan kemiripan sebenarnya.
aman, walaupun saya cuti di tanggal Garut, itu semuanya kami pastikan keti- posisinya beda ya, ada sebagai anak ada Kalau kata calon suami, saya itu ada
16 ya well handling gitu tidak masalah. ka ada di Garut kami ambil dari Garut. Denger-denger ada pesta rakyat? sebagai wakil bupati. kemiripan [dengan KDM]. Beraninya
Mungkin yang agak dijaga itu perjalanan Contoh, dekorasi. Kalau dekorasi itu Itu tuh gini ya, saya disclaimer dulu. Kalau saya sebagai anak ya biasa aja aku itu kayak beraninya Bapak [KDM].
yang agak jauh, kayak jangan dulu ke kan kalau orang sekarang pengennya kan Jadi kemarin itu ada informasi bere- ngobrolnya hal-hal yang bukan pekerja- Ini juga harus diketahui oleh umum ya,
luar kota. Jadi saya dikasih tugas oleh bunga futuristik segala macam, tapi kami dar, saya lucu juga pengen ketawa juga an. Kalau saya membahas Garut, saya keberanian saya bukan karena setelah
pak bupati, ambil tugas yang di sekitaran menyadari bahwa di Selaawi ada nama- kok bisa orang punya informasi begitu. datang dengan pembawaan yang agak nempel dengan Bapak. Bahkan Bapak
Garut kota aja. Kalau yang jauh-jauh nya industri bambu, jadi dekorasi kami Pertama soal acara, tanggal sekian dari berbeda yakni sebagai wakil bupati. (KDM) itu pernah ngomong ketika berte-
dikit ya ambil yang 1 jam perjalanan saja, itu kami kolaborasikan dengan seniman tanggal sekian. Pertama itu itu sudah sa- Sebetulnya saya juga malu kalau Garut mu saya untuk pertama kali “Ini (Putri
yang dekat-dekat saja dulu. bambu di Selaawi. Sehingga satu eksposur lah. Jadi kita lihat saja acara sebenarnya ada yang aneh-aneh dan beritanya nyam- Karlina) bakal kayak saya gaya memim-
tentang mereka terangkat, jadi pengennya tanggal berapa gitu ya. pe di bapak, ada rasa segan dan malu. pinnya'. Itu sebelum ketemu sama Aa
Dari suara juga kayaknya Ibu sedang aku please kepada media gitu ya, eksposur Kalau pesta rakyat sebenarnya lebih Saya bahkan seringnya diskusi sama (calon suami).
sakit, apa kecapekan? yang begitu-begitu, yang positif sehingga ke arah Pak Gubernur itu kan punya calon suami, gimana ya Garut teh suka Jadi kata calon suami, ya kamu ini mi-
Iya (sakit), menghilang tapi tidak apa- seniman-seniman keangkat. agenda Nganjang ka Warga. Nah, ini begini suka begini. Kalau ke Bapak itu rip Bapak 20 tahun yang lalu. Ketika jadi
apa biar enggak terlalu cempreng. Jadi dekorasi aku mungkin 80 persen semacam kayak disatukan tapi di tempat hanya kalau saya sudah buntu di sini, wakil bupati juga pernah kan bergesekan
menggunakan bambu, bambu Selaawi yang berdekatan. Jadi artinya silakan ini harus gimana yah gitu aja. Jarang sih dengan A-B-C, ya ini memang katanya
Bu, sewaktu debat Pilkada, ibu mem- walaupun di-lead-nya sama seniman menikmatilah di Garut juga kita berbagi ke Bapak ngomongin masalah kabupaten Bapak dulu seperti itu, sampai dilempari
promosikan sepatu outfit produk dari dekorator Jakarta, itu sebagai komposer- kebahagiaan dengan rame-rame ngumpul kecuali memang audiensi khusus. batu. 'Kamu beruntung seperti ini [tak
Garut. Apakah di hari bahagia nanti, nya aja, tapi senimannya seniman Garut. berkesenian terus Garut juga nanti akan dilempari batu]'. Tapi kan aku gak mau
suvenirnya dari Garut juga? Suvenir itu kita kombinasi ada yang dari ada car-free night. Walaupun suka di-roasting sama Pak sampai dilempari batu juga.
Tentu saja. Kalau boleh cerita, saya Selaawi, juga ada yang kulit Garut. Untuk mendukung acara dari provinsi Gubernur? Oh berarti ada banyak pelajaran step
dan calon suami itu mengajukan ke itu jadi UMKM boleh dagang, nanti selan- Oh iya itu mah emang gaya Bapak, aku to do yang akhirnya menjadi bahan dis-
kedua orang tua pengen nikah di KUA Selain itu? jutnya diumumkan oleh kedinasan. Di mah bersyukur ya. At least mungkin ba- kusi kami. Beliau itu orang yang serius
aja. Kenapa? Kompleksitasnya akan kali Ada yang dari teman-teman pelajar sisi lain ada jamuan makan malam yang pak senang punya calon menantu untuk tapi santai. Tapi dia kalau ngomong-
empat. Kan kalau biasanya orang nikah dari Purwakarta. Jadi kita inginkan mana itu untuk mengundang beberapa anak pertamanya. in soal kerjaan, dia sangat serius dan
beban kompleksnya satu, ini bisa dikali kadang orang kalau semakin mewah per- yang tidak tertampung di hari H-nya. profesional. Kalau lagi bercanda ya dia
empat. Ini kan baru beres pilkada ya nikahan suvenirnya semakin yang wow Kalau dibilang pesta rakyat ya mungkin Kalau menikah sesama anak pertama bercanda. (sidqi al ghifari)
Puluhan Siswa Tak Kebagian Meja Sambungan Hal.1
dampak dari penambahan jumlah rombong- masih memberdayakan potensi yang ada di rangannya bisa terpenuhi pekan ini,” ujar APBD), kursi mah dibeliin sama saya aja, wilayah Jawa Barat.
an belajar (rombel) satu kelas yang merupa- sekolah, menggunakan kursi dari aula sam- Tuti Kurniawati. aman,” katanya. Zaini menyampaikan, seharusnya Pemprov
kan bagian program Pencegahan Anak Putus bil menunggu alokasi dari APBD Perubah- Ia menyampaikan, kekurangan sarana “Joshua Sirait menyumbang AC Rp 1 mi- Jabar maupun Disdik Jabar mengantisipasi
Sekolah (PAPS) yang dicanangkan Gubernur an,” kata Tuti Kurniawati saat ditemui di dan prasarana untuk kelas 10 yang terda- liar, untuk sekolah khususnya di Subang, kekurangan sarana dan prasarana terkait di-
Jabar, Dedi Mulyadi. SMAN 1 Bandung, Jalan Ir H Juanda, Kota pat 11 rombel tersebut telah dilaporkan ke Majalengka, dan Sumedang. Ditambah oleh canangkannya program PPAS. “Karena sudah
Pencanangan program itu akhirnya me- Bandung, Senin (14/7). Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa kita untuk Karawang dan Bekasi. Kalau tahu jika rombelnya bertambah maka tiap se-
nambah jumlah siswa dalam satu rombong- Ia mengatakan, sementara ini para sis- Barat. Karenanya, pihaknya hanya bisa kerja dengan saya tidak terbatas dengan kolah kekurangan meja dan kursinya berapa,
an belajar (rombel) di SMAN 1 Bandung dari wa baru yang tidak kebagian meja terse- menunggu solusi dari Disdik Provinsi Jawa APBD, selama bisa disediakan dan dibantu kemudian dilengkapi,” ucapnya.
sebelumnya 36 orang menjadi 44 orang. but diimbau membawa papan ujian untuk Barat mengingat kekurangannya cukup ba- pasti dibantu,” tambahnya. “Solusi kekurangan meja ini harusnya
Kepala SMAN 1 Bandung, Tuti Kurniawati, keperluan menulis atau mencatat materi nyak, yakni mencapai 88 meja serta kursi Terjadi di Sekolah Lain langsung ditangani, apalagi dengan gaya ke-
mengatakan, sebanyak 11 rombel pada ke- dalam MPLS. Sebenarnya, kata dia, se- untuk 11 rombel pada kelas 10. Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat me- pemimpinan gubernur sekarang. Siapa tahu
las 10 SMAN 1 Bandung masih kekurangan bagian besar kegiatan dalam MPLS dilak- “Kan, sebelumnya ada 36 siswa di tiap minta Pemprov Jawa Barat segera meng- sudah disiapkan, dan besok dikirim, kita eng-
sarana dan prasarana berupa meja serta sanakan secara terpusat di Aula SMAN 1 rombel, kemudian sekarang menjadi 44 sis- atasi kekurangan kursi dan meja untuk gak tahu,” ujar Zaini Shofari.
kursi. Bandung, sehingga kebutuhan terhadap wa, sehingga setiap rombel untuk kelas X di siswa baru di SMAN 1 Bandung. Anggota Kekhawatiran akan kurangnya sarana
Karenanya, saat pelaksanaan MPLS ini meja dan kursi tersebut dinilai belum ter- SMAN 1 Bandung masih kekurangan dela- Komisi V sekaligus Ketua Fraksi PPP DPRD mebeler kelas dirasakan juga oleh SMAN 1
pihaknya menggunakan kursi tambahan lalu urgent. pan meja dan kursi,” kata Tuti Kurniawati. Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari, menga- Ciamis. “Tahun ini, setiap rombel di SMAN
yang biasa digunakan untuk kegiatan di “Kami berharap, secepatnya ada solusi Tanggapan Gubernur takan, Pemprov menangani dampak pro- 1 Ciamis bisa menampung hingga 48 siswa.
aula SMAN 1 Bandung, sehingga jenisnya mengenai kekurangan meja dan kursi ini Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, gram PPAS tersebut secepatnya. Tentu ini menjadi tantangan bagi kami dalam
tidak sama seperti kursi di tiap kelasnya. meski sebagian besar kegiatan MPLS terpu- Dedi Mulyadi memastikan sekolah yang Menurut dia, siswa kelas X yang belum menciptakan proses belajar yang tetap efek-
“Untuk kekurangan kursi dan meja, kami sat di aula, tetapi mudah-mudahan keku- menambah rombongan belajar (rombel) dan memiliki kursi dan meja terdapat di selu- tif,” ungkap Ira Irawati, Humas SMAN 1 Cia-
kekurangan sarana prasarana ruh rombongan belajar (rombel), sehingga mis saat ditemui, Kamis (10/7).
Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30 Tak Berlaku akan segera dipenuhi, tanpa me- harus dipenuhi secepatnya untuk memas- Ia menjelaskan, sekolahnya membuka 12
tikan kenyamanannya. “Totalnya kurang rombel untuk peserta didik baru tahun ini.
nunggu perubahan APBD.
Hal itu diungkapkan Dedi, 88 pasang kursi dan meja, karena di tiap Jumlah siswa yang diterima secara keselu-
untuk SD/SMP Sambungan Hal.1
menanggapi kurangnya kursi kelas kekurangan delapan pasang. Kan, ruhan mencapai 548 orang, terdiri dari 373
dan meja di SMAN 1 Bandung, ada 11 rombel untuk kelas X di SMAN 1 siswa di tahap pertama dan 175 siswa di ta-
jadi kita pecah supaya Ban- siswa harus sudah tiba di sekolah Sumatera No 42, Senin (14/7).
dung enggak terlalu macet pada pukul 06.45 WIB karena se- Menurutnya bukan berarti ti- akibat penambahan rombongan Bandung,” kata Zaini Shofari saat ditemui hap kedua.
saat pagi-pagi,” ujarnya saat lama ini sudah terbiasa ada kegi- dak mengikuti kebijakan Gu- belajar (rombel). “Nanti dipenuhi seusai meninjau MPLS di SMAN 1 Ban- Ia menambahkan bahwa secara ideal,
ditemui di SMPN 14 Kota Ban- atan keagamaan dengan waktu bernur Jabar, Dedi Mulyadi, semuanya, kemarin laporan ke dung, kemarin. jumlah siswa dalam satu kelas memang
dung, Senin (14/7). 15 menit sebelum masuk ke jam tetapi pihak sekolah lebih me- saya kursinya cukup. Tapi kalau Ia mengatakan, berdasarkan temuannya, seharusnya tidak terlalu banyak. Kendati
Menurutnya, dengan jam ma- pembelajaran di kelas. mentingkan anak-anak. “Jadi hari ini kurang nanti kita sup- setiap rombel pada kelas X tersebut hanya demikian, Ira juga menyoroti terkait sarana
suk sekolah yang berbeda anta- “Jadi kalau siswa yang mus- jam normalnya sudah pukul port kursi dan mejanya,” ujar memiliki 36 pasang meja dan kursi, sedang- dan prasarana yang yang dibutuhkan un-
ra SD, SMP, dan SMP tersebut, lim ada kegiatan mengaji dulu 07.00 WIB itu, murid sampai di Dedi, di Gedung Pakuan, Senin kan jumlah siswa baru pada tiap rombel tuk menampung 48 siswa per rombel. “Ten-
maka tingkat kemacetan di Kota dan siswa non muslim juga sekolah, anak-anak biasa jam (14/7). mencapai 44 orang. Kekurangan mebeler ter- tu kan kursi dan meja juga harus bertam-
Bandung saat pagi hari bisa ter- ada kegiatan keagamaan lain, 06.45 WIB untuk melakukan Selain kursi dan meja, kata sebut, kata dia, merupakan dampak program bah, belum lagi prasarana lainnya seperti
urai karena semua siswa tidak dengan aturan ini sebetulnya kebiasaan. Setelah itu pukul dia, pemasangan pendingin ru- Pencegahan Anak Putus Sekolah (PPAS) yang AC karena pasti panas kalau siswa bertam-
berangkat secara serentak. sudah terbiasa,” ujar Ani. 07.20 WIB untuk masuk ke ke- angan atau AC di kelas yang membuat jumlah siswa dalam satu rombong- bah,” imbuhnya.
“Nanti setelah siswa SMA Dengan adanya aturan ini, las, mulai belajar,” ujarnya. rombelnya ditambah sudah an rombel di SMAN 1 Bandung bertambah Maka dari itu, pihak sekolah juga berharap
berangkat dan sampai seko- siswa SMP di Kota Bandung ti- Ia juga menyampaikan bah- mulai terdistribusi. “Hari ini dari sebelumnya 36 orang menjadi 44 orang. ada solusi yang konkret dari pemerintah pro-
lah, setengah jam dan satu dak perlu beradaptasi berang- wa kebijakan jam masuk lebih
jam kemudian baru siswa SD kat lebih pagi karena jam ma- pagi harus mempertimbangkan kita juga support AC, dua hari Pihaknya mengakui, tidak menutup ke- vinsi terkait penambahan sarana dan prasa-
dan SMP masuk,” kata Farhan. suk sekolahnya memang tidak kesiapan semua pihak, terma- ini sudah 150 AC dipasang dari mungkinan kekurangan meja dan kursi itu rana di ruang kelas maupun sekolah secara
Sementara Kepala SMP Ne- ada perubahan seperti SMA suk guru dan staf. “Kalau siswa- target 800 yang akan dipasang. terjadi di banyak SMA dan SMK negeri, ka- umumnya. (Ahmad Imam Baehaqi/Nazmi
geri 14 Kota Bandung, Ani Susa- yang menjadi kewenangan dari nya mungkin sudah jelas di Kota Gak usah (nunggu perubahan rena program PPAS diberlakukan di seluruh Abdurrahman/Ai Sani)
na mengatakan, terkait jam ma- Pemprov Jabar. Bandung, tapi gurunya di luar
suk sekolah bagi pelajar SMP Begitu pun di SMPN 2 Ban- Kota Bandung gitu ya. Otomatis
pukul 07.00 WIB tersebut, pi- dung yang akan menerap- itu juga akan pengaruh. Belum Kemenangan Jadi Harga Mati Sambungan Hal.1
haknya tinggal menunggu Su- kan jam masuk pukul 07.00 lagi misalnya tim caraka yang
rat Edaran (SE) dari Wali Kota WIB sesuai arahan Disdik Kota memang menyiapkan lingkung- nangan di seluruh laga ba- kan setelah melihat performa di skuad ini. Mereka di tim sakit, kurang lebih satu
Bandung. Bandung. “Kalau 06.30 WIB an sekolah untuk bisa diguna- bak Penyisihan Grup A. para pemainnya yang telah senior. Kami sudah punya minggu,” katanya.
“Dalam waktu dekat akan anak-anak belum sempat sa- kan dengan aman dan nyaman
segera keluar surat edaran rapan. Padahal, salah satu oleh siswa. Itu akan lebih pagi “Kalau kami bermain di melakukan pemusatan latih- nama-nama sendiri, jadi Sementara itu, pelatih Bru-
dari wali kota dan Dinas Pen- dari tujuh kebiasaan anak he- lagi. Itu hal-hal yang sebetulnya turnamen, kami akan sela- an sejak 20 Juni lalu. mereka tidak bersama kita, nei Darussalam, Aminuddin
didikan Kota Bandung terka- bat adalah sarapan. Jangan perlu dipikirkan oleh pemerintah lu mencoba memberi yang Dalam penentuan sku- apalagi timnas senior ma- Jumat menegaskan bahwa
it masuk sekolah pukul 07.00 sampai mereka malah pingsan jadi jangan sampai juga berim- terbaik, kami juga merasa ad utama ini sebelumnya innya di waktu yang sama timnya datang ke turnamen
WIB. Kami tentu akan mengi- karena tidak makan,” ujar Ke- basnya banyak hal, harus mela- begitu. apalagi kami bera- ada kabar bakal diperkuat kurang lebih, jadi mereka ini bukan sebagai tim peleng-
kuti aturan sesuai surat edar- pala SMPN 2 Bandung, Wida- lui kajian yang mendalam,” pa- da segrup dengan Malay- dua pemain diaspora, yakni tidak bermain bersama me- kap. Persiapan yang telah di-
an itu,” ucapnya. ningsih, saat ditemui saat dite- parnya. (Hilman Kamaludin/ sia. Kami akan mencoba Marselino Ferdinan dan Ra- reka,” terangnya. lakukan selama ini membuat
Hanya saja, kata Ani, semua mui di SMPN 2 Bandung, Jalan Putri Puspita) memenangkan setiap per- fael Struick. Namun Gerald Sementara itu, dalam Aminuddin Jumat percaya
tandingan,” kata Gerlald Vanenburg menjelaskan penentuan 23 pemain ini, tim besutannya bakal tampil
Vanenburg saat jumpa bahwa Marselino dan Rafael Gerald Vanenburg juga ha- maksimal pada ajang ini.
Rahasiakan Tanggal Pernikahan Sambungan Hal.1 pers di Media Center SUG- tak dipanggil karena untuk rus memanggil kembali pe- “Kami punya tujuan yang
BK, Senayan, Jakarta, Se- fokus memperkuat Timnas mainnya yang telah dicoret jelas di turnamen ini seperti
Aktris berusia 26 tahun yang buru-buru,” ucapnya. dong udah dilamar, nggak nin (14/7). Indonesia senior. sebelumnya. Frengky Missa yang sudah saya katakan
ini menyebut, akan membe- Untuk tanggal dan lokasi tau nikahnya kapan,” kata “Pada akhirnya semua “Saya kira yang terpen- yang sempat dicoret kemba- sebelumnya. Ini adalah
berkan rencana pernikah- pernikahan, Ranty menye- dia. akan coba memberikan ting adalah di tim nasional li dipanggil untuk memper- pengalaman yang bagus
annya ke media jika sudah but sudah ada gambaran, Ranty juga menegaskan, yang maksimal di turna- (senior) kita harus lolos ke kuat skuad Garuda Muda buat kami, ini juga kehor-
mendekati waktunya. “Nanti namun belum mau membo- saat ini Ia sedang menikmati men. Kami sudah cukup Piala Dunia. Saya sudah usai ditinggal Mikael Tata matan buat kami untuk
kalau kita udah dekat, pasti corkan. masa-masa menjadi tunang- lama berlatih dan memper- senang dengan pemain karena sakit. bisa lawan tim tuan rumah,
kita akan sharing di sosmed “Kalau Rayn sama aku, an Rayn. “Aku juga enjoy ba- siapkan diri, jadi saya cu- yang saya punya saat ini, “Ya, jadi sebenarnya Indonesia, kemudian mela-
kita,” jelasnya. semenjak selesai aku dila- nget setahun ini, menjadi kup senang bisa mulai per- kami punya banyak pemain Frengky Missa sudah kelu- wan Malaysia dan Filipina,”
Kekasih Rayn ini mengaku mar sama Rayn di Tokyo, di masa-masa fi ancee tunang- tandingan,” sambungnya. muda, yang tentu masih ha- ar tapi karena Mikael Tata ujar Aminuddin Jumat da-
tak buru-buru dalam meng- Disneyland, kita pasti udah annya Rayn gitu, jadi nggak Gerald Vanenburg telah rus berkembang. tapi saya sakit jadi memang harus lam sesi pre match press
atur persiapan pernikahan. langsung ngomongin, kapan, buru-buru tapi semuanya lagi memilih 23 pemain yang senang dengan kualitas,” digantikan. Jadi untuk Mi- conference di SUGBK, Sena-
“Aku sama Rayn memang di mana, tanggal berapa pun kita siapin,” tandasnya. (Tri- bersiap tampil pada Piala ujar Gerald Vaneburd. kael dia memang baru sakit yan, Jakarta, Senin (14/7).
pelan-pelan, nggak mau udah, jadi nggak mungkin bunnews.com/Oktavia WW) AFF U-23. Pemilihan dilaku- “Jadi mereka tidak ada kemarin dan masuk rumah (Tribunnews/Abdul Majid)
Berharap Siti Tak Seperti Orang Tuanya Jadi Pengamen Sambungan Hal.1
Terintegrasi I Kota Cirebon, Senin (14/7). menyambung hidup. Yang membuat “Alhamdulillah sekarang anak saya mendapatkan masa depan yang cerah. dan bersekolah secara penuh. “Alham-
Anaknya kini resmi duduk di bangku unik, Wachyu biasa mengamen sambil yang gede bisa sekolah tanpa saya “Jangan sampai kaya orang tuanya jadi dulillah sudah berjalan lancar hari
Kelas VII. Tak seperti siswa SMP pada mengenakan topeng. keluarin duit. Semua disiapin. Tempat pengamen. Mudah-mudahan sukses ke pertama ini. Setelah cek kesehatan,
umumnya, Siti akan tinggal di asrama “Kalau saya ngamen pakai topeng gitu. tidur, makan, uang jajan, lengkap,” depannya,” katanya, sambil menatap ke pembelajaran mulai dijalankan. Sore
sekolah, belajar, diberikan keterampilan, Ngamennya muter-muter di perumahan. jelas dia. arah kamar asrama putri. juga ada kegiatan keagamaan dan
dan semuanya gratis. “Ya, anak saya Sehari kadang dapat Rp 30 ribu, kadang Suami dari Kurniasih (35) mengaku ikh- Seperti diketahui, Senin (14/7) pagi, perkenalan antar siswa,” ujar Kepala
masuk Sekolah Rakyat. Masuk kelas VII. Rp 50 ribu. Kadang malah gak dapat las melepas anaknya tinggal di asrama. Ia suasana di halaman belakang SMP Ne- Sekolah Rakyat, Khaerunisa.
Alhamdulillah senang dan juga ikhlas. sama sekali,” ucapnya. justru bersyukur, karena Siti bisa belajar geri 18 Cirebon cukup berbeda. Puluhan Sekolah ini menggunakan sistem boar-
Terbantu banget sama sekolah ini,” ujar Dengan penghasilan yang tak menentu, lebih baik dan hidup lebih tertata. “Saya anak tampak datang bersama orang tua ding school, dengan total 100 siswa, ter-
Wachyu, Senin (14/7). menyekolahkan dua anak jadi tantangan pesan ke anak, sopan santun dijaga. Salat mereka membawa koper dan perlengkap- diri dari 63 laki-laki dan 37 perempuan.
Sehari-hari, Wachyu bekerja sebagai berat. Anak bungsunya kini masih duduk sama ngaji jangan lupa. Sehat juga, jaga an pribadi. Seluruh kebutuhan dasar siswa seperti
pengamen keliling. Istrinya pun ikut di SDN PUI, tepat berada di depan rumah. diri. Belajar yang benar,” kata dia. Mereka adalah siswa angkatan makan, tempat tinggal, alat tulis hingga
mengamen. Mereka kerap menyusuri Sementara si sulung, Siti, kini punya ha- Dengan mengenyam pendidikan di Se- pertama Sekolah Rakyat Terintegrasi I uang saku disiapkan oleh Kemensos dan
perumahan-perumahan di Cirebon demi rapan baru lewat Sekolah Rakyat. kolah Rakyat, Ia berharap anaknya akan Cirebon yang mulai tinggal di asrama Dinas Sosial Kota Cirebon. (*)

