Page 6 - JABAR_20250529
P. 6

TRIBUNPRIANGAN









                                                                            6  KAMIS, 29 MEI 2025
              Kepsek Mengaku Serba Salah











      X    Dana PIP Aspirasi Siswa di Garut Dipotong

          50 Persen


      GARUT, TRIBUN - Penyaluran  ke rekening siswa, dan prosesnya  kewenangan  untuk  melakukan
      bantuan Program Indonesia Pin-  melibatkan oknum yang menga-  penindakan atas temuan terse-
      tar (PIP) Aspirasi untuk siswa  tasnamakan diri sebagai penghu-  but. "Kami juga mewanti-wanti
      sekolah di Kabupaten Garut, di-  bung dari pihak pengusung pro-  agar sekolah tidak melakukan
      potong hingga 50 persen. Pemo-  gram aspirasi.          pemotongan apapun, rekening
      tongan dana PIP itu disebut-sebut   Praktik semacam ini telah me-  dan ATM juga harus dipegang
      diduga dilakukan oleh pihak  resahkan pihak sekolah karena  oleh siswa," ujarnya kepada awak
      pengusung bantuan program.  dapat mencoreng nama baik in-  media di Garut, kemarin.
       Hal itu disampaikan oleh salah  stitusi pendidikan serta merugi-  Aang mengatakan, ihaknya me-
      seorang kepala  sekolah  di Ga-  kan siswa dari keluarga kurang  nerima sejumlah laporan dari ke-
      rut yang mengaku resah dengan  mampu yang sangat membutuh-  pala sekolah yang merasa bingung
      praktik pemotongan dana ban-  kan bantuan tersebut.     karena nama sekolah mereka ter-
      tuan tersebut yang seharusnya   "Siswa SMA-SMK itu seharus-  cantum sebagai penerima PIP Aspi-
      sepenuhnya diterima oleh siswa  nya mendapatkan bantuan Rp1,8  rasi, padahal mereka tidak pernah
      penerima manfaat.           juta, pada kenyataannya hanya  mengajukan permohonan.
       "Akibatnya kami kepala se-  menerima bantuan Rp 900 ribu,   Situasi ini menjadi dilema ter-
      kolah  seringkali  jadi  sasaran,  jadi kami serba salah, tolong pe-  sendiri. Di satu sisi, bantuan ter-
      jadi korban dan disalahkan oleh  nyaluran PIP Aspirasi ini dievalu-  sebut memang sangat membantu
      orangtua  siswa,  bahkan kami  asi," katanya.           siswa, namun di sisi lain menim-
      sampai dipanggil aparat penegak   Menanggapi hal tersebut, Ke-  bulkan kegelisahan di kalangan
      hukum untuk dimintai keterang-  pala Kantor Cabang Dinas (KCD)  sekolah karena prosesnya yang
      an," ujar seorang kepala sekolah  Pendidikan Wilayah XI Jabar,  tidak transparan. "Ada sekolah                                                                 TRIBUN JABAR/PADNA
      di Garut yang enggan disebutkan  Aang Karyana mengatakan pi-  yang menyatakan keberatan, tapi   BANTUAN BERAS - Puluhan ribu warga terdampak bencana alam banjir di Kabupaten Pangandaran men-
      namanya kepada Tribun, Rabu  haknya memastikan bahwa po-  kalau surat keputusan (SK) su-  dapat bantuan beras dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat. Tampak Bupati
      (28/5).                     tongan itu tidak dilakukan oleh  dah turun, ya mau tak mau ban-
       Ia mengatakan, pemotongan  pihak sekolah.              tuan itu tetap harus dicairkan,"   Pangandaran Citra Pitriyami secara simbolis menerima bantuan beras dari Pemprov Jabar itu untuk disalurkan
      dilakukan setelah dana PIP cair   Pihaknya juga tidak memiliki  katanya. (sidqi al ghifari)  kepada para korban banjir.

       Bupati Siapkan Cara Jitu Jegal Perantara                                                 16.380 Warga Korban Banjir Dapat Beras

                                                                                               PANGANDARAN, TRIBUN  -  pakan warga terdampak banjir  cang, Rabu (28/5).
      BUPATI Garut Abdusy Syakur Amin.                        kab Garut akan mengambil lang-   Puluhan ribu warga terdampak  dari Desa Paledah, Desa Ma-  Karena, sebetulnya dari 93
      menyampaikan penyesalannya ter-                         kah strategis dengan mengusulkan   bencana alam banjir di Kabu-  ruyungsari, Desa Sukanegara,  Desa di Kabupaten Panganda-
      kait masih adanya praktik pemo-                         nama-nama penerima berdasar-     paten Pangandaran mendapat  Desa Banjarharja, Desa Tunggi-  ran, jumlah yang terdampak
      tongan dana Program Indonesia                           kan data resmi dari Dinas Kepen-  bantuan beras dari Dinas Keta-  lis, Desa Pamotan, Desa Kalipu-  banjir itu ada sebanyak 33 Desa.
      Pintar (PIP) Aspirasi yang seharus-                     dudukan dan Pencatatan Sipil (Dis-  hanan Pangan dan Peternakan  cang, dan Desa Legokjawa.  "Alhamdulillah, sekarang sudah
      nya diterima utuh oleh para siswa                       dukcapil).                       (DKPP) Provinsi Jawa Barat.   Bupati Pangandaran, Citra  ada bantuan untuk 8 Desa.
      kurang mampu.                                             "Kami ingin lebih progresif. Tidak   Warga terdampak bencana  Pitriyami, mengaku bersyukur  Tinggal sisanya menjadi PR
       Ia menegaskan praktik semacam                          lagi berdasarkan pengajuan dari pi-  banjir mendapat bantuan beras  telah mendapatkan bantuan dari  DKPP Provinsi Jabar," ujarnya.
      ini mencederai semangat program                         hak sekolah atau perantara. Cukup   yang disalurkan secara berta-  Pemprov Jabar untuk masyarakat   Ia berharap bantuan yang di-
      bantuan pemerintah untuk mendu-                         dari data kependudukan, lalu kami
      kung kelangsungan pendidikan sis-                       verifikasi dan langsung kami ajukan   hap. Tahap pertama ini, sedikit-  terdampak bencana banjir. "Saya  berikan dari Pemprov  Jabar bisa
      wa dari keluarga tidak mampu. "Ya                       ke pemerintah pusat," katanya.   nya ada sebanyak 16.380 warga  senang sekali sekarang dapat  bermanfaat bagi masyarakat ter-
      saya sangat prihatin dan menyesal-                        Selama ini masih banyak kasus   yang terdampak bencana banjir  bantuan walaupun baru untuk 8  dampak di Kabupaten Pangan-
      kan atas adanya praktik potongan                        di mana siswa hanya bisa mengak-  mendapatkan bantuan beras se-  desa yang terdampak banjir," kata  daran. "Dan sekarang, saya me-
      tersebut," kata bupati di rumah di-                     ses PIP melalui "jalur khusus" de-  banyak 147.420 kilogram.  Citra, setelah launching penyalur-  nunggu bantuan lain agar semua-
      nasnya, Rabu (28/5).                                    ngan bantuan oknum yang kemu-      Sebanyak 16.380 orang meru-  an bantuan beras di Desa Kalipu-  nya kebagian," kata Citra. (padna)
       Ia mengatakan, keluhan soal pe-                        dian mengambil bagian dari dana
      motongan PIP telah disampaikan                          bantuan. Praktik inilah yang ingin
      langsung kepada Anggota DPR RI                          segera diberantas oleh Pemkab Ga-
      Komisi X, Hairudin, yang juga bera-                     rut.
      sal dari Garut. Ia menegaskan, Ha-    TRIBUN JABAR./SIDQI AL GHIFARI  Pihaknya juga mendorong apa-
      irudin tidak pernah menginstruk-                        rat penegak hukum untuk meng-
      sikan adanya pemotongan dana,   ABDUSY SYAKUR AMIN      usut tuntas praktik curang dalam
      bahkan siap memberikan tambah-       BUPATI GARUT       penyaluran program tersebut. "Ini
      an kuota PIP bagi Garut.                                harus dihentikan. PIP adalah hak
       "Pak Hairudin menyampaikan   di daerah," kata Syakur.  siswa dari keluarga tidak mam-
      bahwa beliau tidak pernah menga-  Orang nomor satu di Garut itu   pu, bukan untuk dijadikan ladang
      manatkan praktik seperti itu. Bah-  menegaskan, pihaknya telah menyi-  keuntungan. Kalau ada bukti pe-
      kan, beliau siap memberikan tam-  apkan cara untuk memutus mata   motongan, silakan proses hukum.
      bahan kuota PIP dan menyerahkan   rantai praktik percaloan atau per-  Harus ada efek jera," katanya.
      penentuan penerima kepada kami   antara dalam penyaluran PIP. Pem-  (sidqi al ghifari)



                  Terbakar Api Cemburu



          z Motif Pelaku Menyiram Air Keras ke Tubuh Ibu dan Anaknya

      SUKABUMI, TRIBUN - Dua ter-
      sangka utama kasus penyiraman
      air keras terhadap seorang ibu
      dan anaknya di Jalan Sudajaya,
      Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan
      Baros, Kota Sukabumi, akhirnya
      ditangkap.
       Peristiwa tragis yang menimpa
      Ibu dan anaknya itu terjadi pada
      1 Mei 2025. Kedua korban disi-
      ram air keras oleh pelaku yang
      berboncengan mengendarai sepe-
      da motor.
       Kapolres Sukabumi Kota, AKBP
      Rita Suwadi mengatakan, kedua
      tersangka yakni YD alias D (47),
      warga Jakarta Barat, dan H alias
      D (30), warga Palangkaraya, Kali-
      mantan Tengah, ditangkap dalam
      kurun waktu dua pekan setelah
      kejadian.
       "Alhamdulillah, dalam kurun
      waktu dua pekan, aksi kekerasan
      yang mengakibatkan korban YA
      (36) dan anaknya (7) mengalami
      luka bakar berhasil kami ungkap                                  TRIBUN JABAR/DIAN HERDIANSYAH
      dengan mengamankan dua orang   DITANGKAP  - Dua tersangka utama kasus penyiraman air keras ter-
      terduga pelaku," kata Rita, Rabu   hadap seorang ibu dan anaknya di Jalan Sudajaya, Kelurahan Jayaraksa,
      (28/5).                     Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, akhirnya ditangkap.
       YD ditangkap pada 12 Mei 2025
      sekitar pukul 17.30 di dekat se-
      buah hotel di kawasan Mangga  Polisi menduga kecemburuan  gerbang perumahan di Cibe-
      Besar, Jakarta Barat. Sementara  menjadi motif utama aksi ke-  ureum.  "Setelah membuntuti
      H diamankan pada 16 Mei 2025  jam ini.                  korban yang tengah membon-
      sekitar pukul 01.30 di rumah   "H  ini  diduga  termakan  api  ceng anaknya menggunakan
      kosnya di Kabupaten Katingan,  cemburu setelah melihat ung-  sepeda motor, H menyiramkan
      Kalimantan Tengah.          gahan media  sosial korban  air keras ke arah keduanya dan
       YD berperan sebagai pengen-  yang dianggap dekat dengan te-  langsung melarikan diri bersa-
      dara sepeda motor yang mem-  man-temannya. Ia pun nekat da-  ma YD," kata Rita.
      bonceng H saat kejadian, sedang-  tang ke Sukabumi untuk menye-  Kedua tersangka kini mende-
      kan H adalah pelaku utama pe-  rang korban," kata Rita.  kam di Mapolres Sukabumi Kota
      nyiraman air keras itu. "Barang   H berangkat dari Kalimantan  dan dikenakan pasal berlapis.
      bukti yang diamankan antara  pada 29 April 2025. Ia sempat  "Mereka dijerat Pasal 170 KUHP
      lain satu unit sepeda motor, satu  bermalam di Jakarta, membe-  tentang pengeroyokan yang me-
      helm, dan satu kaleng bekas ma-  li air keras seharga Rp 800 ribu  nyebabkan luka berat dengan
      kanan kucing yang diduga digu-  melalui media sosial, kemudian  ancaman hukuman maksimal 9
      nakan sebagai wadah air keras  memesan ojek online menuju  tahun penjara, Pasal 351 KUHP
      yang disiramkan kepada korban,"  Sukabumi dengan biaya Rp 750  tentang penganiayaan  dengan
      kata Kapolres.              ribu. Ia juga mengajak YD, yang  ancaman 5 tahun penjara, serta
       Dari hasil pemeriksaan poli-  kemudian mengantarkannya ke  Pasal 76C jo Pasal 80 ayat 1 UU
      si, H memiliki hubungan asma-  lokasi.                  No. 35 Tahun 2014 tentang Per-
      ra jarak jauh (LDR) dengan kor-  Kemudian pada 1 Mei 2025  lindungan Anak dengan ancaman
      ban YA sejak 2024. Hubungan  sekitar pukul 04.00, kedua ter-  5 tahun penjara," kata Kapolres.
      itu berakhir pada Maret 2025.  sangka menunggu korban di  (dian herdiansyah)
   1   2   3   4   5   6   7   8