Page 4 - JABAR_20260501
P. 4
4 JUMAT, 1 MEI 2026
S
A
U
L
A
L
N
U
T
A
T
R
E
A
J JADWAL SALAT UNTUK DAERAH
H
A
D
W
A
D
K
I
E
S
K
D
U
N
B BANDUNG DAN SEKITARNYAA TANGGAL 1/5 SUBUH 04:34 TERBIT 05:43 ZUHUR 11:50 ASAR 15:10 MAGRIB 17:50 ISYA 18:56
A
N
A
N
D
G
T
Y
N
A
R
Herman Datang, Dadang Absen
Turun Angkut Lautan Sampah di TPS Pasar Baleendah
Pemprov Jabar Targetkan Angkut Sampah Tuntas dalam Tiga Hari
BANDUNG, TRIBUN – Pem- lagi saja dibiarkan, ini sudah nyakit. Kondisi ini juga ber-
prov Jabar turun tangan enggak ada akses jalan," kata dampak pada aktivitas eko-
membantu menangani laut- Herman, kepada Tribun di nomi warga di sekitar pasar.
an sampah yang menggu- lokasi, Kamis (30/4). "Dan Kami juga minta
nung di Tempat Penampun- Dalam penanganan ini, kepada Camat agar war-
gan Sementara (TPS) Pasar Herman mengatakan Pem- ga sekitar RT/RW, Lurah,
Baleendah, Kelurahan Bale- prov Jabar, mengerahkan bahu-membahu menyelesai-
endah, Kabupaten Bandung, tiga truk pengangkut. Se- kan sampah di lingkungan.
Kamis (30/4). dangkan dari Pemkab Ban- Jngan dibuang ke pasar, se-
Dalam kesempatan itu Sek- dung mengerahkan 11 tron- hingga di sini hanya sampah
da Jabar Herman Suryatman ton dan satu unit loader pasar yang dikelola secara
datang langsung ke lokasi untuk mempercepat proses mandiri oleh pengelola pa-
untuk mengangkut sampah. pengangkutan sampah. sar," kata Herman.
Namun di lokasi tidak terlihat Menurut Herman, sampah Selain itu, Herman mene-
kehadiran Bupati Bandung yang diangkut diperkirakan gaskan, peristiwa ini harus
Dadang Supriatna, padahal mencapai ratusan ton. Dan menjadi pembelajaran bagi
lautan sampah ini sudah se- untuk pengangkutan sam- semua pihak agar lebih disip-
jak lama dikeluhkan warga. pah sebanyak itu ditargetkan lin dalam pengelolaan sam-
Penanganan sampah ini dapat diselesaikan dalam pah. Tanpa kesadaran ber-
dilakukan setelah TPS Pasar waktu maksimal tiga hari. sama, ia khawatir persoalan
Baleendah viral, lantaran ka- "Ini bukan urusan kesehat- serupa akan terus berulang.
pasitasnya overload. Herman an atau lingkungan saja, ini "Jadi memang ini harus
mengatakan, penanganan itu termasuk urusan ekonomi. ada kedisiplinan warga, ke-
dilakukan bersama Pemkab Warga terganggu. Ini daru- kompakan semua pihak, ke-
Bandung. rat, maka kami bahu-mem- sadaran semua pihak bahwa
"Bisa disaksikan ini bukan bahu. Kami mulai angkut. sampah tidak main-main.
lagi tumpukan sampah. Ini Pokoknya ini harus selesai. Bandung Raya akan jadi la-
sudah jadi lautan sampah Kita akan bawa ke TPA Sari- utan sampah, akan meledak
karena jalannya juga hampir mukti," katanya. kalau tidak ada kesadaran
tertutup. Satu atau dua hari Meski saat ini Pemprov Ja- masyarakat," ujarnya.
bar turun membantu, Her- Ketua Pengelola TPS Pa-
man menegaskan, ke depan sar Baleendah, Indra Sukoco
LAUTAN SAMPAH Pemkab Bandung diminta mengatakan penumpukan
DI PASAR lebih serius untuk kemandi- sampah mulai terjadi sete-
BALEENDAH rian dalam pengelolaan sam- lah Lebaran. Selain itu, ber-
pah ini. Termasuk me wndo- hentinya pengangkutan pun
Total volume sampah rong agar Pasar Baleendah memperburuk TPS Pasar
mencapai ratusan ton
memiliki instalasi pengolah- Baleendah. "Nah, per tanggal
Sudah menumpuk setelah an sendiri. 28 April, karena ini sudah
Lebaran 2026 Pasalnya, tumpukan sam- tidak menampung lagi perlu
Hingga Rabu (29/4) atau pah di TPS tersebut telah me- saya setop keseluruhannya.
TRIBUN JABAR/ADI RAMADHAN PRATAMA
selama 40 hari tak pernah nutup badan jalan, saluran Jadi tidak diperbolehkan ada
diangkut drainase, sehingga menim- yang membuang sampah di ANGKUT SAMPAH - Pemprov Jabar turun tangan membantu menangani lautan sampah yang menggunung di Tempat Penampungan
Tumpukan sudah seperti bulkan bau menyengat dan sini sampai ada penarikan," Sementara (TPS) Pasar Baleendah, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (30/4). Tampak alat berat saat mengangkut tum-
lautan sampah berpotensi menimbulkan pe- ujarnya. (adi ramadhan) pukan sampah di lokasi.
Akses keluar masuk Pasar
Baleendah jadi terhambat karena
sampah menumpuk ke badan Jual Beli Terganggu Bau Busuk
jalan
Kondisi di lokasi sudah bau TUMPUKAN sampah yang sudah terbangan di sekitar lokasi. yak banjir air sampah," ujarnya kepa- (45). Ia mengaku risih dengan kon- rusnya hanya digunakan untuk me-
busuk dan diperparah oleh banjir menggunung di Tempat Penampun- Salah seorang pembeli, Siti Ha- da Tribun, Kamis (30/4). disi TPS yang semakin hari semakin nampung sampah dari aktivitas pa-
air lindi sampah gan Sementara (TPS) Pasar Baleen- rumiyanti (34) mengaku merasa Meski begitu, Siti mengaku tetap penuh dan tidak kunjung diangkut. sar, bukan dari warga umum. Namun,
Aktivitas jual beli di Pasar dah, Kabupaten Bandung tidak hanya sangat terganggu setiap kali ber- pergi ke Pasar Baleendah karena lo- Menurutnya, kondisi itu sangat meng- kondisi di lapangan menunjukkan se-
Baleendah pun terganggu tak sedap dipandang, tetapi juga mu- belanja ke Pasar Baleendah. Sela- kasinya berada di dekat rumahnya. gangu aktivitas pasar. baliknya, sehingga menyebabkan pe-
lai mengganggu aktivitas warga dan in karena terganggu dengan bau- "Kalau dibilang gak nyaman ya gi- "Kalau saya pribadi tidak masa- numpukan semakin parah.
Pemprov Jabar sampai turun pedagang. nya, akses menuju Pasar Baleendah mana lagi. Paling dekat di sini deket lah. Sudah biasa. Tapi kan, pembeli "Harapannya mah, semoga saja ini
tangan dan sampah mulai Pasalnya, TPS tersebut persis ber- juga sudah tercemar air limbah rumah. Kalau misalnya ada lagi (pa- jadi jarang ke sini kalau kondisinya bisa diangkut. Bersih kayak dulu. Ja-
diangkut pada Kamis (30/4) ada di area Pasar Baleendah. Aroma sampah. sar lain) mending ke sana di sini bau. kayak gini. Sudah mah bau, ditam- ngan numpuk lagi. Apalagi kalau arah
Ditargetkan dalam waktu tiga bau busuk sampah sangat menye- "Baunya menyengat banget. Apala- Apalagi kalau hujan enggak mau ke bah kondisi pasar kayak gini, sema- belakang mau ke Bojongsoang sana,
hari tumpukan sampah sudah ngat bahkantercium hingga ke area gi kalau lewat belakang. Sudah mah sini," katanya. kin tidak mau pembeli ke sini," ujar- airnya hitam ditambah baunya juga
tuntas diangkut jual beli. Kondisi trsebut juga diperpa- jalan sempit oleh sampah, air dari Keluhan serupa disampaikan oleh nya. parah," katanya. (adi ramadhan pra-
rah dengan banyaknya lalat yang be- sampah juga menggenang. Jadi ka- pedagang sayur, Asep Mahmudin Menurut Asep, TPS tersebut seha- tama
Tujuh Tahun Makan Rumput Tak Pernah Sakit Lokasi Halte
Bupati KBB Tengok Bocah Viral yang Disebut Makan Rumput karena Miskin Sudah Disurvei
BANDUNG BARAT, TRIBUN - Bu- JENGUK RIZKI - Bupati Pembangunan Halte On
pati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Kabupaten Bandung Barat
Jeje Ritche Ismail menengok langsung (KBB) Jeje Ritche Ismail Corridor BRT di Bandung
bocah viral yang dinarasikan mema- (tengah) menengok lang-
kan rumput karena miskin ekstrem. Segera Dilaksanakan
Bocah itu bernama Muhammad Rizki sung bocah viral yang
(11) yang tinggal di Kampung Babak- dinarasikan memakan BANDUNG, TRIBUN – Pembangunan halte on cor-
an Cianjur, Desa Gadobangkong, Ke- rumput karena miskin ridor Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung
camatan Ngamprah, KBB. ekstrem. Bocah itu berna- segera dilaksanakan, bahkan delapan lokasi su-
Jeje berdialog langsung dengan Asep ma Muhammad Rizki (11) dah disurvei oleh Kementerian Perhubungan (Ke-
Setiawan (49), ayah Muhammad Rizki, (membelakangi kamera) menhub) dan Dinas Perhubungan Kota Bandung.
kepala desa, hingga warga setempat. Dari yang tinggal di Kampung Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Ban-
dialog tersebut, diketahui Rizki telah me- Babakan Cianjur, Desa dung, lokasi halte on corridor BRT yang sudah di-
miliki kebiasaan memakan rumput sejak Gadobangkong, Kecamatan survei yakni Stasiun Hall, Dalem Kaum, Simpang
umur empat tahun. Selain itu, terungkap Ngamprah, KBB. Pasirkoja, Kepatihan, Alun-alun Bandung, Dulatip,
pula bahwa Rizki merupakan anak disabi- Bunderan Cibeureum, dan Banceuy Center.
litas intelektual dan tunawicara. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ras-
"Keterangan keluarganya memang dian Setiadi mengatakan, rencana pembangunan
TRIBUN JABAR/RAHMAT KURNIAWAN
Rizki sudah lama punya kebiasaan delapan halte on corridor BRT yang sudah disurvei
makan rumput dari tujuh tahun lalu. lebih insensif kepada Rizki. "Nanti kede- Biasa (SLB). "Nanti kami akan seko- ris dan bahkan membuat Rizki marah. tersebut juga sudah dilakukan sosialisasi di ting-
Ini bukan berarti Rizki atau keluarga- pannya emang akan ada pendampingan lahkan juga Rizki," kata Bupati. "Dilarang, cuma dia ngamuk-ngamuk. kat kecamatan oleh pihak Project Management
nya tidak mampu. Tidak seperti itu. dari Dinsos, Disduk dan Dinkes akan Di lokasi yang sama, Asep Setiawan Tidak pernah sakit, sampai sekarang Consultant (PMC) dan Kemenhub.
Karena Rizki tinggal bersama keluar- jembut bola mengecek kesehatan Riz- mengkonfi rmasi anaknya memiliki ke- tidak pernah sakit," katanya. "Jadi hampir bersamaan sepertinya, sosialisasi
ganya dengan nyaman dan makan ma- ki. Takutnya dikhawatirkan ada bakteri biasan memakan rumput sejak umur Sebelumnya video Muhamad Rizki yang dilakukan itu dengan off corridor yang se-
kanan normal seperti anak-anak lain," karena makan rumputnya kan langsung empat tahun. "Pada usia empat tahun yang terlihat tengah memakan rum- belumnya sudah dilaksanakan, Nah sekarang on
kata Jeje di lokasi, Rabu (29/4). tanpa dicuci atau apa," ujarnya. kelihatan dia makan talas yang gatal, put dan dedaunan viral di media so- corridor sudah mulai lagi karena melihat time-
Jeje telah menginstruksikan kepada Selain itu, Jeje juga menjamin ke- tapi tidak apa-apa, dari situ sampai se- sial. Dalam video dinarasikan hal itu line-nya memang sudah bisa dimulai," ujarnya di
Kepala Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, berlangsungan pendidikan Rizki. Jeje karang," kata Asep. dilakukan Rizki karena keterbatasan Balai Kota Bandung, Kamis (30/4).
dan kepala desa setempat untuk mela- akan memfasilitasi agar Rizki bisa me- Asep mengaku sempat melarang ke- ekonomi dan miskin ekstrem. (rahmat Rasdian mengatakan, pembangunan halte on
kukan pendampingan dan penanganan nempuh pendidikan di Sekolah Luar biasaan Rizki. Namun hal itu tak digub- kurniawan) corridor itu akan terus dilanjutkan secara berta-
hap di sejumlah titik yang lainnya jika sosialisasi
Tidak Masuk Penerima Bansos di 22 kecamatan yang ada di wilayah Kota Ban-
dung telah rampung dilaksanakan. "Berarti yang
dibangun delapan halte on corridor itu memang
sudah disosialisasikan di kewilayahan, karena itu
DINAS Sosial (Dinsos) Kabupaten Ban- masuk desil 6, karena ikut Kartu Keluar- untuk mendapatka Bansos. "Kita akan akan dibuat untuk memastikan pembina- masuk ke Regol, Otista dan sebagainya yang wak-
dung Barat (KBB) mengkonÞ rmasi bahwa ga (KK) ibunya," kata Idad, Kamis (30/4). usulkan sesuai dengan peruntukannya, an terhadap Rizki dapat dilakukan seca-
Muhammad Rizki (11) selama ini tidak Idad mengatakan, Dinsos akan mela- kemarin masih ikut ibunya, nanti kami ra optimal. tu itu sudah disosialisasikan," kata Rasdian.
masuk dalam daftar penerima bantuan kukan veriÞ kasi ulang untuk memastikan masukkan ke KK ayahnya untuk menye- "Kita coba rekomendasikan ke Wyata Rasdian memastikan, jika lokasi sudah dilaku-
sosial (Bansos). desil yang tepat untuk anak yang viral ka- suaikan desil, desil 1 sampai 5," katanya. Guna untuk rehabilitasi tunawicara dan kan survei, maka proses pembangunan akan se-
Kepala Dinsos, Idad Saaudin mengata- rena kebiasaan makan rumput dan de- Dinsos juga akan segera memfasili- intelektual yang lemah. Mudah-mudahan gera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Namun,
kan, Rizki selama ini masuk dalam desil daunan tersebut. tasi penanganan dan pembinaan lanjut- keluarganya bisa memback-up dalam hal untuk waktu pengerjaan sesuai dengan timeline
6 yaitu kelompok keluarga yang status- Jika memenuhi syarat, Rizki akan ma- an terhadap Rizki. Rekomendasi reha- pengantaran dan pendampingan," ujar- yang sudah ditetapkan oleh pihak Kemenhub. (hil-
nya ekonominya menengah. "Selama ini suk ke dalam desil yang diprioritaskan bilitasi di Sentra Wyata Guna Bandung nya. (rahmat kurniawan) man kamaludin)

