Page 5 - JABAR_20250709
P. 5
JABARREGION
5 RABU, 9 JULI 2025
Limbah Diduga
Cemari Lingkungan
z Me Gacoan di Cibadak Sukabumi
Disidak DLH
SUKABUMI, TRIBUN - Di- kan. Saat ini pihaknya belum
nas Lingkungan Hidup (DLH) bisa memberikan keterangan
Kabupaten Sukabumi mela- lebih lanjut dari hasil sidak
kukan sidak ke Me Gacoan di yang dilakukan.
Jalan Raya Cibadak, Kecamat- Pantauan Tribun, bau me-
an Cibadak, Kabupaten Suka- nyengat tercium dari pembu-
bumi, Selasa (8/7). Sidak dila- angan restoran mie tersebut.
kukan DLH menindaklanjuti Sejumlah titik pembuangan
viralnya dugaan pencemaran pun dicek satu persatu oleh
lingkungan dari pembungan DLH. "Kalau kasat mata tidak
limbah produksi Me Gacoan. bisa jadi patokan, harus uji
Pengawas Lingkungan Hidup lab, yang dicek pengolahan
DLH Kabupaten Sukabumi, air dan penyimpanan sampah
Bambang Herman, mengata- serta pengangkutannya. Tam-
kan, pihaknya di lokasi melihat bahannya kami minta styro-
saluran pembungan dan juga foamnya diganti, ada packing
alat yang digunakan untuk pe- dengan menggunakan stero-
nyajian kepada konsumen. fom," kata Bambang.
"Tadi memang dicek tentang Sementara itu, Store Mana-
sampah, tadi juga sudah pem- ger Me Gacoan Cibadak, Alpin,
buktian dari DLH untuk saya juga tidak berbicara banyak
sendiri sudah didampingi oleh menanggapi sidak yang dila-
DLH tentang apa yang kema- kukan DLH yang didampingi
rin dilaporkan. Yang katanya TNI Polri, Satpol PP dan pi-
mencemari lingkungan, kita hak Pemerintah Kecamatan
akan uji lab, kita akan minta Cibadak. "Izin menjawab, tadi
keterangan dari penanggung- sudah sama DLH juga, jadi
jawabnya," ujar Bambang, se- mohon maaf saya juga seca-
telah sidak kemarin. ra rinci tidak bisa menjawab-
Bambang menjelaskan, nya. Tadi emang dicek tentang
TRIBUN JABAR/RIZAL JALALUDIN pengolahan air hingga peng- pembuangan limbah dan se-
SIDAK LIMBAH - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melakukan sidak ke Me Gacoan di Jalan Raya Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten angkutan sampah menjadi bagainya," ujar Alpin.. (rizal
Sukabumi, Selasa (8/7). Sidak dilakukan DLH menindaklanjuti viralnya dugaan pencemaran lingkungan dari pembungan limbah produksi Me Gacoan. fokus pada sidak yang dilaku- jalaludin)
Nelayan Tolak z Buron dari Tebing Tinggi Sumatra Utara Disergap di Garut
Modus Singkirkan Aura Negatif
Pemasangan GARUT, TRIBUN - Pelarian yang digunakan pelaku ada- sud menjadi berkah. kami berhasil menangkap
MA," katanya.
"Korban kemudian me-
lah berpura-pura menawar-
MA (53) akhirnya harus ter-
MA menjalankan aksinya
henti setelah dibekuk aparat kan bantuan spiritual untuk nyadari bahwa telah men-
kepolisian atas kasus yang membersihkan aura negatif jadi korban penipuan, sete-
itu tak seorang diri. Dua re-
dari tubuh korban," ujar Ipda lah sampai rumah ternyata kannya yang merupakan su-
menjeratnya. MA adalah bu-
Encang kepada awak media, bungkusan itu telah ditukar ami istri saat ini masih dalam
ron kasus penggelapan ber-
modus cek aura di wilayah Selasa (8/7).
pelaku dengan serpihan pengejaran polisi. Ipda En-
Jaring Apung Tebing Tinggi, Provinsi Su- untuk menyerahkan perhi- oleh korban bernilai Rp 400 praktik apapun yang diguna-
Ia menuturkan, pelaku batu," ujarnya.
cang mengimbau masyarakat
Kerugian yang dialami agar tetap waspada dengan
matera Utara. Ia ditangkap kemudian meminta korban
saat bersembunyi di Keca-
kan pelaku untuk menjalan-
juta. Korban kemudian me-
matan Cibatu, Kabupaten asan emas, berlian dan kar-
tu anjungan tunai mandiri laporkan modus tersebut ke kan aksi kejahatan. "Saat ini
Garut, Senin (7/7).
Plh Kapolsek Cibatu Ipda beserta sandinya. Barang-
Encang Suryana mengatakan barang berharga tersebut dilacak MA terdeteksi bera-
meriksaan di Mapolsek, kami
da di tempat persembunyi-
terus koordinasi dengan Sat-
MA diduga memipu seorang kemudian dibungkus meng- Polres Tebing Tinggi. Setelah pelaku masih menjalani pe-
pensiunan di Mall Ramayana, gunakan plastik perekat un- annya di Kecamatan Cibatu. reskrim Polres Tebing Tinggi,"
X X Oleh Satu Perusahaan di Pantai Kota Tebing Tinggi. "Modus tuk didoakan dengan mak- "Setelah kami koordinasi ujarnya. (sidqi al ghifari)
Timur Pangandaran Tiba-tiba Muncul Ubi Jumbo
PANGANDARAN, TRIBUN Menurutnya, budidaya se- apung, pada prinsipnya pi-
- Rencana pemasangan ke- harusnya dilakukan di keda- haknya tidak keberatan.
ramba jaring apung milik laman antara 24 hingga 30 "Tapi, penentuan titiknya z Tak Sengaja Tumbuh di Pematang Sawah
satu perusahaan di Pantai meter. Pemasangan keramba harus berkoodinasi dengan
Timur Pangandaran di- jaring apung itu biasanya semua pihak terkait dengan CIAMIS, TRIBUN - Sebuah juga kaget," kata Rudiatna. hasilnya benar-benar me- (demonstration plot) di la-
tolak Himpunan Nelayan menggunakan jangkar (alat kearifan lokal, terutama pe- temuan menarik terjadi di Diduga, faktor tanah gale- ngejutkan. Ini jadi motivasi han petani lain, guna meli-
Seluruh Indonesia (HNSI) berat besi) agar tidak terba- laku jaring arad, nelayan lahan pesawahan seorang ngan yang kaya unsur hara bagi kami untuk mencoba hat konsistensi hasil yang
Kabupaten Pangandaran. wa arus. sekitar, dan juga pelaku petani di Desa Selasari, Ke- dan banyak mengandung ditanam lagi di lokasi-lokasi diperoleh. Ia berharap, me-
Pemasangan keramba ja- "Itu kan daerah terumbu usaha water sport yang sa- camatan Kawali, Kabupaten pupuk, menjadi pemicu lain,” ujarnya. tode tanam ini bisa menjadi
ring apung ini berlokasi di karang dan masuk wilayah ngat terimbas dengan ada- Ciamis. Ubi putih lokal yang pertumbuhan ubi yang op- Melihat hasil yang men- peluang baru bagi pening-
area strategis yang menjadi konservasi. Kedalamannya nya keramba jaring apung," ditanam secara tidak senga- timal."Masa tanamnya juga janjikan ini, pihaknya be- katan produktivitas petani
daya tarik wisatawan dan hanya sekitar sembilan me- ujar Agus. ja di pematang atau gale- normal sekitar empat bu- rencana melakukan uji coba lokal di Kecamatan Kawali.
berdekatan dengan Cagar ter, bahkan saat surut hanya Ia menegaskan, bahwa pi- ngan sawah, justru tumbuh lan seperti biasanya. Tapi lebih lanjut atau demplot (ai sani nuraini)
Alam Pangandaran. enam meter," katanya. haknya tidak menghalangi dengan ukuran yang jauh
Ketua HNSI Kabupaten Ia menyoroti kurangnya usaha siapapun karena hal lebih besar dari biasanya.
Pangandaran, Jeje Wira- transparansi dalam rencana itu sudah hak semua orang. "Sebenarnya ini tidak di-
dinata, mengatakan, ada pemasangan keramba jaring Tapi, tentu harus melakukan sengaja. Salah seorang pe-
beberapa alasan penolak- apung tersebut. Ia mengaku komunikasi baik dengan ber- tani hanya menanam ubi
an rencana pemasangan tidak pernah menerima un- bagai pihak dengan melaku- putih biasa di galengan sa-
keramba jaring apung ter- dangan sosialisasi dari pihak kan sosialisasi dulu sebelum wah. Tapi hasilnya luar bia-
sebut. Di antaranya, lokasi perusahaan maupun peme- pelaksanaan. sa, ukurannya besar-besar,
yang dipilih berada di jalur rintah terkait. "Agar mereka tahu titik dan bahkan ada yang hampir
keluar-masuk perahu ne- "Saya sebagai Ketua HNSI tempatnya. Jangan asal main satu kilo lebih per buahnya,"
layan, area penangkapan tidak pernah diundang. Saya patok sendiri, main ukur sen- ujar Rudiatna, petugas Balai
ikan, dan juga berdekatan tahunya malah dari media diri tanpa koordinasi dengan Penyuluhan Pertanian (BPP)
dengan zona wisata. sosial," ucap Jeje. masyarakat lokal," katanya Kecamatan Kawali saat di-
"Di situ kan tempat alur Tidak hanya nelayan, ada- PT Pasifik Bumi Samu- temui di acara Expo KTNA
perahu nelayan dan tempat nya pemasangan keramba dera yang mengaku telah 2025 di Lapang Desa Mar-
menangkap ikan. Tentu akan jaring apung di Pantai Timur mengantongi izin dari Ke- gaharja, Sukadana, Ciamis,
mengganggu," ujar Jeje di Pangandaran, Jawa Barat menterian Kelautan dan Selasa (8/7).
Pangandaran, Selasa (8/7). disesalkan pelaku usaha wi- Perikanan RI belum membe- Menurutnya, selama ini
Jeje menilai lokasi tersebut sata. Pengurus Komunitas rikan tanggapan resmi atas hasil panen ubi dari lokasi
tidak ideal untuk budidaya Wahana Air di Pantai Pa- penolakan HNSI. tersebut cenderung biasa
baby lobster karena kondi- ngandaran, Agus Wahyu Se- "Nanti saya kabari," ujar saja. Namun, kali ini terja-
si perairannya yang terlalu tiadi, menyampaikan, terkait Gorby, perwakilan PT Pasifik di keajaiban yang membuat
dangkal dan sempit. pemasangan keramba jaring Bumi Samudera. (padna) mereka penasaran. "Awal- TRIBUN JABAR/AI SANI NURAINI
nya ini ditanam tidak senga-
ja di galengan sawah. Bia- UBI UKURAN JUMBO - Sebuah temuan menarik terjadi di lahan pesawahan seorang petani
sanya hasilnya biasa-biasa di Desa Selasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Ubi putih lokal yang ditanam secara
saja. Tapi kali ini, ubinya tidak sengaja di pematang atau galengan sawah, justru tumbuh dengan ukuran yang jauh lebih
tumbuh besar-besar, lami besar dari biasanya.
Makan Duit Rp 500 Juta
z Pegawai BPR Jadi Tersangka Kasus Korupsi
TASIKMALAYA, TRIBUN rintah daerah. GG dituding kan satu tersangka terha- ka untuk kebutuhan priba-
- Kejaksaan Negeri Kota Tas- telah menyelewengkan dana dap perkara korupsi pada dinya dan tak disetorkan,
ikmalaya resmi menetapkan sebesar Rp 500 juta, perbu- bank perkreditan rakyat di negara mengalami kerugian
tersangka terhadap pria inisi- atan tersebut telah merugi- wilayah Tasikmalaya, ka- yang cukup besar," ujarnya.
al GG atas kasus korupsi di kan keuangan negara. rena terbukti melawan hu- Pasal yang disangkakan
salah satu bank pelat merah Kepala Seksi Pidana Khu- kum," kata Eka, kemarin. Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor
di Tasikmalaya.Hal ini disam- sus Kejari Kota Tasikmalaya, Eka menjelaskan, perbu- Undang-Undang Nomor 20
paikan Kejari Kota Tasikma- Eka Prasetya Saputra menga- atan tersangka diketahui Tahun 2001 tentang tindak
laya saat konferensi pers di takan, kasus ini bermula dari saat melakukan pengam- pidana korupsi yang me-
Aula Kejari, Selasa (8/7). laporan soal dugaan korupsi bilan sejumlah uang atas rugikan keuangan negara.
Awalnya kasus ini terkuak yang dilakukan pegawai bank perintah pimpinan cabang "Tersangka terancam pida-
setelah kejaksaan menerima pelat merah di Tasikmalaya. bank. Akan tetapi tersangka na penjara paling singkat 4
TRIBUN JABAR/PADNA
laporan dari pihak terkait Pihaknya pun sudah mene- malah tidak menyetorkan tahun dan paling lama 20
TOLAK JARING APUNG - Rencana pemasangan keramba jaring apung milik satu perusaha- soal adanya penyelewengan tapkan tersangka setelah me- uang tersebut, dan dipakai tahun denda paling sedikit
an di Pantai Timur Pangandaran ditolak Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten yang dilakukan GG seorang lakukan penyidikan oleh tim untuk kebutuhan pribadi- Rp 200 juta dan paling ba-
Pangandaran. Pemasangan keramba jaring apung ini berlokasi di area strategis yang menjadi daya pegawai Bank Perkreditan gabungan dari Kejari. nya. "Uang senilai Rp 500 nyak Rp 1 miliar," katanya.
tarik wisatawan dan berdekatan dengan Cagar Alam Pangandaran. Rakyat (BPR) milik peme- "Tim penyidik menetap- tersebut digunakan tersang- (jaenal abidin)

