Page 10 - JABAR_20250821
P. 10
TRIBUNPRIANGAN
10 KAMIS, 21 AGUSTUS 2025
Unpad Sebut KJA Tak Bisa Dipindah
X Nelayan Pangandaran Datangi Kampus Unpad Buntut KJA di Pantai Timur
Riset Harus
SUMEDANG, TRIBUN - Para
nelayan Kabupaten Panganda- Berdasar
ran bersama mantan Bupati
Pangandaran, Jeje Wiradina-
ta serta Forum Bela Pariwisa- Kemanusiaan
ta Pangandaran mendatangi
Fakultas Perikanan dan Ilmu
Kelautan (FPIK) Universitas Pa- KEBERADAAN Keramba Jaring Apung (KJA)
djadjaran (Unpad) Bandung, di di Pantai Timur Pangandaran membuat se-
Kampus Jatinangor, Kabupaten jumlah pelaku wisata menilai bakal meng-
Sumedang, Rabu (20/8). ancam keberlangsungan ekonomi ma-
Kunjungan itu untuk memba- syarakat pesisir yang sebelumnya telah
has Kolam Jaring Apung (KJA) menggantungkan hidupnya puluhan hing-
Lobster yang menjadi "proyek" ga ratusan tahun dari sektor pariwisata dan
Unpad di Pantai Timur Pangan- perikanan tradisional.
daran. Dalam perbincangan di Ketua Forum Komunikasi Para Pela-
sebuah ruangan di Ruangan ku Wisata Pangandaran (FKP2WP), Iwan
Sofa, menyebut hasil riset yang dilakukan
Seminar FPIK Unpad, para ne- oleh akademisi dari Universitas Padjadja-
layan, termasuk Jeje Wiradinata ran (Unpad) terkait implementasi KJA. Me-
menyampaikan apa yang men- nurutnya, riset dan pengembangan teknolo-
jadi ganjalan para nelayan jika gi memang penting, namun harus dilandasi
KJA beroperasi. dengan pertimbangan moral, kemanusiaan,
Diketahui, di Pantai Timur Pa- dan spiritual.
ngandaran yang menjadi lokasi TRIBUN JABAR/KIKI ANDRIANA "Kita memang butuh ilmu pengetahuan,
wisata itu bukan hanya KJA mi- teknologi, dan sains. Tapi saya menyaran-
lik Unpad yang terpasang, me- PERTEMUAN DI UNPAD - Para nelayan Kabupaten Pangandaran bersama mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata serta Forum Bela kan kepada para akademisi, bila mengem-
lainkan ada milik swasta. Para Pariwisata Pangandaran mendatangi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, di Kampus Jatinangor, bangkan atau meneliti sesuatu, tolong da-
nelayan mengeluhkan, mere- Kabupaten Sumedang, Rabu (20/8). sarkan pada nilai-nilai kemanusiaan dan
ka tidak bisa menangkap ikan spiritual. Jangan sampai riset justru ber-
tentangan dengan kehidupan masyarakat,"
menggunakan jaring secara tra- paikan, dan kami menyampai- rus kondusif," kata Jeje. Yudi mengatakan, Unpad kai untuk KJA oleh Unpad ada- ujar Iwan di Pantai Timur, Selasa (19/8).
disional jika ada KJA. Sebab, ja- kan keberatan. Ada yang harus Sementara pihak Unpad me- akan selalu mendukung kegi- lah seluas 1.600 meter persegi Iwan menyayangkan hasil penelitian per-
ring akan nyangkut. ditindaklanjuti," kata Jeje, se- nyebutkan KJA yang sudadh di- atan yang memberikan manfaat dari target luasan 2.000 meter guruan tinggi malah menimbulkan dampak
Selain jaring nyangkut, jang- telah perbincangan di Unpad, pasang tidak bisa dipindahkan. buat masyarakat apakah peri- persegi. "Luasan, untuk daya sosial negatif di lapangan. Ia menilai keha-
kar KJA yang menghunjam ke kemarin. "Ya kalau titik lokasi KJA ini kanan, pariwisata dan lain-lain. dukung lingkungan, itu tidak diran KJA yang telah terpasang di kawasan
dasar laut, juga akan merusak Menurut Jeje, secara akade- tidak bisa dipindahkan karena Selain itu, Unpad juga punya akan lebih dari 2.000 meter per- Pantai Timur tidak membawa manfaat yang
terumbu karang dan biota laut mis para nelayan tidak menolak sudah tertanam, tetapi yang isu kampus di Pangandaran. segi, antara Unpad dengan PT jelas bagi masyarakat sekitar.
lainnya yang notabene merupa- apa yang dilakukan Unpad, na- ratusan hektare gak ada," kata "Tadi pertemuannya dihadiri PBS (sekarang) di 1.600 meter "Ini menjadi tidak lucu ketika perguruan
kan tempat tinggal bagi ikan- mun yang jadi persoalan adalah Dekan Fakultas Perikanan dan Pak Jeje sebagai tokoh di Pa- persegi," katanya. tinggi justru bertolak belakang dengan ke-
ikan. KJA milik Unpad sendiri titik lokasi tempat KJA terpa- Ilmu Kelautan Universitas Pad- ngandaran, dan tadi ada persa- "Dan kegiatan lain bisa ber- hidupan masyarakat. Sekarang saya tanya,
digelar untuk mengembangkan sang. "Titik lokasinya saja, itu jadjaran (FPIK Unpad) Prof. Dr. maan persepsi terkait budidaya dampingan, bahkan budidaya kalau KJA ini benar membawa manfaat, si-
budidaya bayi lobster, dengan mesti ke lapangan, dan itu su- Sc.agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., di Pangandaran, jangan sampai dengan konsep edu-wisata, ma- apa penerima manfaatnya? Silakan tunjuk
orangnya," katanya.
tujuan pengembangan itu akan dah dipastikan minggu depan," M.Si saat diwawancara Tribun ada perselisihan dengan kegiat- syarakat boleh datang, memberi Dan penolakan masyarakat terhadap ke-
dapat membuat nelayan Pa- kata Jeje. di ruang kerjanya, kemarin. an yang lain yang sudah ada di makan, dan semuanya masa- beradaan KJA ini merupakan satu bentuk
ngandaran bersaing dengan Vi- Jeje menjelaskan, bahwa jika Menurut Yudi, tidak ada per- sana. Terutama terkait dengan yarakat harus kena manfaat, kegelisahan atas ancaman terhadap peng-
etnam dalam soal lobster. urusan ini berlarut-larut, ba- luasan lahan laut yang diguna- pariwisata, dan saya jamin itu misalnya pakan dari masyara- hidupan mereka. Ia pun mendesak agar
"Kita paham Unpad ada ker- nyak hal bisa tersita dan akan kan lagi untuk KJA. "Enggak tidak akan mengganggu yang kat, dan masyarakat dilibatkan proyek itu dikaji ulang secara menyeluruh
ja sama dengan PT PBS, tadi sangat melelahkan. "Rugi juga akan ada perluasan lagi," kata- lain," katanya. dalam KJA itu," katanya. (kiki dengan pertimbangan masyarakat yang ter-
secara akademis telah disam- ya, pariwisata harus stabil, ha- nya. Saat ini, luas laut yang dipa- andriana) dampak langsung. (padna)
Depresi Korban Sayat Leher
Hingga Tewas
TASIKMALAYA, TRIBUN - Poli- dirumah," katanya. Saat itu kondisi tubuh anak
si mengungkap penyebab tewas- Sementara itu, Roni (58) ayah pertamanya sudah tergeletak
nya pria asal Jamanis, Tasikma- korban menuturkan, anaknya ini bersimbah darah di ruangan te-
laya itu diduga karena bunuh diri sudah sebulan tinggal di rumah ngah dan keluarga langsung me-
menggunakan golok milik orang untuk diurus, karena sakit dan mindahkan dan membersihkan
tuanya, Kamis (20/8). Sebelum- sering melamun. "Awalnya tinggal ceceran darah tersebut sambil
nya YRM (33) ditemukan bersim- dirumah istri, karena suka kam- menghubungi ketua RT setempat
bah darah di kediaman orang tu- buh, jadi kami bawa urus disini. dan pihak Desa. Namun nahas,
anya di Kampung Gereba Girang, Dan setiap harinya sering mela- nyawa YRM tak tertolong karena
Desa Gresik, Kecamatan Jama- mun," ujar Roni. menderita luka serius dibagian le-
nis, Kabupaten Tasikmalaya. Kasus ini awalnya saat Roni her akibat sayatan senjata tajam
Menurut informasi, korban (58) memberikan makan anak- jenis golok.
baru satu bulan menetap di ru- nya pukul 07.00. Karena kondi- Sekira pukul 10.20 Polres Kota
mah orang tuanya untuk diu- sinya memang kurang sehat dan Tasikmalaya bersama Polres, Pol- TRIBUN JABAR/JAENAL ABIDIN
rus sementara karena mengidap sedang diurus oleh keluarganya. sek Jamanis dan Babinsa men- RUMAH KORBAN TEWAS - Polisi mengungkap penyebab tewasnya pria asal Jamanis, Tasikmalaya itu diduga karena
gangguan jiwa. Sementara sang Sesudah memberikan makan, datangi tempat kejadian perkara. bunuh diri menggunakan golok milik orang tuanya, Kamis (20/8). Sebelumnya YRM (33) ditemukan bersimbah darah di
istri yang baru melahirkan anak Roni pergi ke kamar mandi untuk Proses identifikasi pun berlang- kediaman orang tuanya di Kampung Gereba Girang, Desa Gresik, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya.
pertamanya tinggal di Kampung buang air kecil. sung satu jam lebih, dan mayat
Nangela, Desa Gresik. Selang beberapa menit, kemba- dibawa ke RSUD dr Soekardjo
"Jadi kalau untuk permasalah- li kedalam ruangan tengah untuk Kota Tasikmalaya. Tertutup Jarang Bercerita
an tidak ada, mungkin korban ini melihat anaknya. Namun, Roni "Kami dari Polres Tasikmalaya
ada gangguan jiwa atau depresi," kaget karena anaknya tersebut Kota mendapatkan informasi se-
kata Kasat Reskrim Polres Tasik- sedang memegang sebilah golok kitar pukul 10.00 terkait ada se- SOSOK korban dimata keluarga sa- orangnya sopan tapi tertutup dan ja- lihat kondisi sepupunya yang sudah
malaya Kota AKP Herman Saput- yang sudah menempel di leher- orang warga Gereba Girang yang ngat tertutup dan jarang bercerita se- rang bercerita," kata Kholis sepupu bersimbah darah. "Saya tahu seki-
ra kepada Tribun, kemarin. nya. Roni pun langsung mence- meninggal dunia," kata Kasat telah ditemukan tewas bersimbah da- korban, kemarin. tar jam 07.00, dan sempat dengar te-
Menurut keterangan keluarga, gah aksinya, karena tidak kuat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota rah di rumahnya di Kampung Gereba Kholis juga mengaku, korban su- riak-teriak mamang buat minta to-
bahwa korban ini mengidap gang- menahannya, golok pun menya- AKP Herman Saputra. Girang, Desa Gresik, Jamanis, Kabupa- dah menetap sekitar satu bulan ka- long, pas liat kerumahnya banyak
guan jiwa dari tahun 2016, dan yat leher YRM hingga mengalami Herman menambahkan pihak- ten Tasikmalaya, Rabu (20/8). rena sedang sakit dan diurus oleh darah dan sudah ada keluarga lain,"
Korban YRM (33) diduga menga-
pernah dirawat di RSJ daerah ja- luka serius. nya bersama Polsek mendatangi khiri hidupnya dengan cara menyayat orang tuanya. "Ada sebulanan ting- ujarnya.
gal disini, buat dijaga dan diurus
Saat kejadian ia juga sempat me-
karta itu akhir 2016. "Dan kurang Roni lalu meminta tolong ke is- TKP dan melakukan olah TKP lehernya menggunakan sebilah golok sama orang tuanya. Sedangkan istri- minta tolong ke tetangga dan meng-
lebih sekitar sebulan kebelakang trinya yang saat kejadian berada serta mengintrogasi saksi dan ke- milik orang tuanya. Selain itu, sosok nya tinggal di kampung Nangela ka- hubungi saudara lain di Jakarta dan
bahwa penyakitnya itu kambuh. diluar sedang menyapu dengan luarga korban. "Kami kumpulkan korban dimata keluarga tidak banyak rena baru melahirkan anak perta- Bandung. "Saya sempat telepon sau-
Asalnya si korban ini tinggal di diikuti saudara lainnya. Karena keterangan orang tua korban, dan bicara dan kerap melamun karena ma," katanya. dara dibandung sama jakarta dan
kampung istrinya. Sehingga kelu- teriakan minta tolong Roni terde- warga sekitar terkait kejadian ter- mengidap gangguan jiwa. “Keseha- Ia menambahkan, saat kejadian nyari bantuan ke warga sekitar," kata
arga inisiatif mengurus anaknya ngar tetangga dan keluarga. sebut," katanya. (jaenal abidin) rian biasa saja, dan sempat jualan, ia berada dirumah dan sempat me- Kholis. (jaenal abidin)
Botol Plastik hingga
Potongan Kayu
z Sampah Menumpuk di Pantai Legokjawa Imbas
Pancaroba
PANGANDARAN, TRIBUN bab utama sampah-sampah aliran sungai yang bermua-
- Beberapa hari ini tumpuk- ini menumpuk di pantai," ra ke laut ."Kami yang me-
an sampah kembali meme- ujar Saef (44) seorang warga rasakan langsung dampak-
nuhi pesisir Pantai Legok- Legokjawa kepada sejumlah nya. Lingkungan rusak, dan
jawa, Kecamatan Cimerak, wartawan di Pantai Legokja- nelayan juga terganggu,"
Kabupaten Pangandaran. wa, Rabu (20/8) siang. ucap Saef.
Sampah yang diduga bera- Menurutnya, sampah Kepala Dinas Lingkung-
sal dari luar wilayah ini ter- yang terbawa arus laut cu- an Hidup dan Kebersihan
bawa arus laut dan ombak kup beragam, mulai dari (DLHK) Kabupaten Pangan-
tinggi yang dipicu oleh per- potongan kayu hingga lim- daran, Dedi Surachman,
ubahan musim. bah plastik seperti botol dan membenarkan bahwa feno-
Fenomena ini bukan kali gelas. "Kalau gelas plastik mena penumpukan sampah
pertama terjadi. Warga se- atau botol, masih bisa di- di pantai kerap terjadi saat
tempat menyebut, kondisi manfaatkan atau dijual ke pancaroba.
serupa hampir selalu mun- tukang rongsokan. Tapi te- "Sekarang memang se-
cul saat peralihan musim tap saja menjadi masalah dang musim pancaroba. Saat
angin barat ke timur. lingkungan," katanya. angin barat bertiup, arus
"Ini memang masa pan- Saef pun mengajak ma- laut membawa sampah dari TRIBUN JABAR/PADNA
caroba. Gelombang tinggi, syarakat agar sama - sama sungai ke pesisir. Jadi, hal SAMPAH DI PANTAI - Beberapa hari ini tumpukan sampah kembali memenuhi pesisir Pantai Legokjawa, Kecamatan Cimerak,
angin kencang, dan curah tidak membuang sampah seperti ini memang sering Kabupaten Pangandaran. Sampah yang diduga berasal dari luar wilayah ini terbawa arus laut dan ombak tinggi yang dipicu oleh
hujan besar menjadi penye- sembarangan. Terutama ke terjadi," ujarnya. (padna) perubahan musim.

