Page 6 - JABAR_20250823
P. 6
Leisure
Halaman
Halaman 6 SABTU, 23 AGUSTUS 2025
CIL OK J AJ A , Kuliner dengan
CILOK JAJA, Kuliner dengan
Sentuhan Kreatif dan Suasana Skena
Sentuhan Kreatif dan Suasana Skena
ILOK dengan kuah seperti coffee shop. Tampilan Cilok Jaja pun begitu
pedas membara menjadi Pemilik Cilok Jaja, Hilwana unik karena memanfaatkan krat
salah satu kuliner yang Bagja Nugraha (27) mengatakan ia kosong botol minuman untuk
C kian terus diminati oleh mulai usaha cilok sejak tahun 2017. meja dan kursinya. Sementara
pecinta jajanan aci. Makanan “Alasan jualan cilok karena cilok, itu di bagian dalamnya terdapat
yang berbahan dasar aci ini cocok cimol, bakso dan makanan peracian interior klasik seperti tumpukan
dikombinasikan dengan makanan adalah makanan bagi orang Sunda koleksi kaset, poster band, radio
lainnya seperti batagor kering dan sepanjang masa sehingga lebih vintage dengan karpet yang tak
bakso. mudah menjualnya,” kata pria yang kalah estetik.
Jika biasanya cilok ditemukan akrab disapa Jaja saat ditemui di Jaja mengatakan setiap menu
sebagai jajanan pinggir jalan kedainya, Kamis (21/8). dan kuah yang ada di tempatnya
dengan gerobak kecil, berbeda Jaja mengatakan awalnya ia dibuat sendiri olehnya sehingga
halnya dengan Cilok Jaja yang hanya menjual menu cilok saja, rasanya akan berbeda dengan
ramai di media sosial. Cilok Jaja namun kini menu makanan tempat lain. “Cilok ini juga ber-
yang berada di kawasan Ciapus, semakin berkembang dengan beda dengan cilok kuah biasanya
Banjaran Kabupaten Bandung ini inovasi kuah yang beragam. karena saya menyajikan ciloknya
justru dikemas dengan konsep “Sekarang menunya jadi dengan digoreng kemudian diberi
yang skena beragam nggak cuma cilok, ada kuah,” kata Jaja.
pangsit, bakmi, dimsum, gohyong Ide ini, kata Jaja didapatkan
yang di inovasi dengan beragam karena pernah ada situasi cilok
menu kuah seperti kuah mercon, hasil jualannya tersisa.“Ru-
kuah bening, kuah chili oil, dan mah saya sering jadi basecamp
masih banyak lagi,” kata Jaja. teman-teman, jadi pas ada sisa
Ia mengatakan seringkali meng- cilok ada ide digoreng aja. Ide itu
hadirkan menu baru mulai dari sampai sekarang masih dipakai
soto, nasi, hingga menu makanan karena jadi pembeda dari cilok
sehat. “Uniknya justru makanan kuah lain,” ucapnya. (Putri
gitu kurang peminatnya ya balik Puspita)
lagi konsumen lebih suka
cilok dengan kuah pe-
das,” ucapnya.
Lulusan SMK Jurusan Otomotif
NAMA Cilok Jaja mungkin sudah ti- ring membantu sang ibu memasak reng cilok sisa dagangan ketika nong-
dak asing lagi bagi pecinta kuliner di dan mengantar makanan, sehingga krong bersama teman-temannya di
kawasan Banjaran, Kabupaten Ban- ia pun memilih terjun di dunia usa- rumah,” kata Jaja.
dung. Bukan sekadar jajanan aci bi- ha makanan. “Padahal saya lulusan Meski cilok tetap menjadi menu
asa, Cilok Jaja hadir dengan konsep SMK jurusan otomotif tapi sekarang utama, Jaja tak berhenti berinova-
unik, perpaduan antara jajanan tradi- pilih jualan saja,” ucapnya sambil ter- si. Ia pernah mencoba menambah
sional dan nuansa skena musik yang tawa. menu pisang keju, mie ayam, hingga
kental. Pengalaman itu menumbuhkan aneka minuman seperti mojito.
Namun, di balik itu semua, ada ki- kecintaannya pada kuliner. Ia mulai Kini, menunya semakin bervaria-
sah panjang dari sang pemilik, Hil- mencoba berbagai usaha, dari mem- si. Ada bakmi, pangsit, dimsum, hing-
wana Bagja Nugraha (27) atau akrab bantu orang tua hingga ikut berjualan ga gohyong, yang semuanya bisa di-
disapa Jaja, yang jatuh bangun mem- cireng bersama temannya. Saat itu, padukan dengan berbagai jenis kuah
bangun usahanya. Sejak kecil, Jaja ia bisa menjual hingga seribu cireng seperti kuah mercon, kuah chili oil,
memang akrab dengan dunia dapur, per hari. kuah bening, dan lainnya. Perjalanan
lingkungan keluarganya terbiasa ber- Namun, naik-turunnya harga bahan Jaja membangun usahanya tidak se-
dagang makanan. baku membuat usaha cirengnya ter- lalu mulus.
“Ayah saya pernah berjualan bakso henti. Titik balik datang pada 2017, “Saya baru pindah lapak kesini
dan hingga kini masih berjualan bubur, Jaja memutuskan untuk serius berju- satu tahun, sebelumnya saya berjual-
sedangkan ibu saya sebelumnya berju- alan cilok, jajanan yang menurutnya an di rumah dan posisinya di dalam
alan masakan Sunda. Jadi suasana ru- tak pernah lekang oleh waktu bagi gang. Disana pengunjung memblu-
mah justru lebih sering ramai di dapur orang Sunda. dak dan warga tidak nyaman karena
ketimbang di ruang tamu,” kata pria “Awalnya ada menu cilok kukus de- jalannya yang kecil,” ucapnya.
yang akrab disapa Jaja saat ditemui di ngan bumbu tapi pembeda cilok jaja Akhirnya, Jaja pun memilih untuk
kedainya, di Ciapus, Banjaran, Kabupa- adalah menggoreng cilok terlebih da- menyewa lahan di tempat lain yang
ten Bandung, Kamis (21/8). hulu lalu diberi kuah. Ide ini berawal lebih luas dan parkiran yang lebih
Jaja mengatakan sejak kecil se- dari kebiasaan sederhana, menggo- nyaman. (Putri Puspita)
FOTO-FOTO: TRIBUN JABAR/PUTRI PUSPITA
KONTEN MATERI IKLAN SEPENUHNYA MENJADI TANGGUNG JAWAB PEMASANG IKLAN

