Page 3 - JABAR_20250825
P. 3
BISNIS&FINANCE
3 SENIN, 25 AGUSTUS 2025
Pembiayaan Konsumer BSI Meningkat
X Skema Cicilan Makin Memudahkan
Nasabah
BANDUNG, TRIBUN - PT seperti akad murabahah. ma di bank konvensional di
Bank Syariah Indonesia Tbk “Karena akad syariah dan mana angsuran nasabah
(BSI) mencatat tren pembi- skema cicilan bersifat tetap dapat berubah bergantung
ayaan di segmen konsumer atau pasti, nasabah jadi lebih pada kondisi pasar. Dengan
semakin menggeliat. Hingga nyaman,’’ kata Wisnu sambil skema tersebut, ujar Wisnu,
kuartal I Tahun 2025, pihak- mengatakan hal tersebut ter- pembiayaan syariah teruta-
nya membukukan pembiaya- utama untuk pembiayaan ma di segmen konsumer te-
an mencapai Rp 287,20 triliun rumah atau payroll yang me- tap dapat bertumbuh meski
tumbuh 16,21 persen year on miliki tenor panjang. tekanan ekonomi cukup me-
year (YOY) alias tahunan. Menurut Wisnu, ketika nantang.
Sedangkan dari segi suku bunga bank di market Hingga kuartal I 2025,
non-performing financing naik, nasabah di bank syari- pembiayaan di bank syariah
(NPF) gross, pembiayaan ter- ah bisa tetap tenang karena masih tumbuh 16-17 persen.
catat di posisi 1,88 persen. cicilan mereka bersifat tetap. Wisnu mengatakan pihaknya
Dari jumlah tersebut, sebe- “Kepastian angsuran hing- juga optimistis dapat menja-
sar 54,56 persen merupa- ga akhir pembiayaan, serta ga pertumbuhan bisnis de-
kan pembiayaan konsumer pilihan jangka waktu yang ngan seimbang baik dari sisi
dengan produk pembiayaan variatif memberikan kenya- pendanaan maupun pembia-
berupa pembiayaan pemilik- manan bagi nasabah dalam yaan. Pasalnya, ujar dia, ber-
an rumah (griya), pembiaya- mengatur cashflow keuang- dasarkan hasil survey tahun FOTO KONTAN/DOK JASA MARGA
an kepemilikan kendaraan, an agar pembiayaan lancar,” 2024, terdapat peningkatan BISNIS JALAN TOL - Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI), melalui Bidang II Investasi dan Pembiayaan Jalan,
pembiayaan berbasis pay- katanya. preferensi masyarakat terha- yang didukung oleh PT Jasa Marga Tbk, menyelenggarakan Insight Talk 2025, di Jakarta Minggu (24/8). Lewat agenda berte-
roll baik pegawai negeri dan Hal tersebut, menurut dap keuangan syariah (sha-
swasta, pembiayaan kepada Wisnu, berbeda dengan ske- ria preference).(nappisah) ma Menguatkan Pilar Ekonomi Lewat Infrastruktur: Membangun Bisnis Jalan Tol Tangguh di Masa Volatilitas Perekonomian,
pensiun, serta cicil dan gadai HPJI berbagi pengetahuan secara berkala dengan profesional, akademisi, dan masyarakat umum terkait pengembangan bisnis
emas. jalan tol di masa volatilitas ekonomi saat ini.
Corporate Secretary BSI Aspek Syariah Bukan
Wisnu Sunandar mengata-
kan bahwa tren pembiayaan Satu-satunya Daya Tarik Perbankan Diminta Segera
konsumer BSI terus mening-
kat sejalan dengan strategi
perusahaan. Pada awal mer- CORPORATE Secretary Bank Namun Wsinu menyadari Sesuaikan Suku Bunga
ger, kata dia, komposisi pem- Syariah Indonesia (BSI) Wis- bahwa aspek syariah bukan
biayaan di segmen konsumer nu Sunandar mengatakan ter- satu-satunya alasan nasabah
sekitar 52,32 persen. dapat peningkatan kelompok untuk berbank dengan bank JAKARTA, TRIBUN - Sei- masih mengandalkan dana Meski demikian, kata berhati-hati dalam menya-
“Strategi ini tepat karena universalis (mereka yang me- syariah. Margin yang kompe- ring penurunan suku bunga mahal (time deposit) dalam Dian, OJK disebut mempro- lurkan kredit, khususnya
BSI dapat menjaga kualitas milih bank syariah jika fasilitas titif, kata Wisnu, juga menjadi acuan (BI Rate), suku bunga komposisi DPK. yeksikan kinerja perbankan pada segmen berisiko tinggi,
serta profitabilas yang tetap dan benefitnya setara dengan faktor penentu. Pihaknya, kata kredit perbankan juga me- "Oleh karena itu, bank 2025 tetap stabil dengan namun tetap ekspansif pada
positif dalam kondisi ekono- bank konvensional). Peningkat- Wisnu, menawarkan berba- nunjukkan tren menurun. perlu mengelola strategi pertumbuhan kredit yang sektor-sektor yang berkon-
mi yang cukup menantang,” an tersebut dari 25,6 persen gai promo program dan margin Pada Juli 2025, rata-rata pendanaan, khususnya de- sedikit termoderasi dari tar- tribusi besar terhadap per-
ujar Wisnu, Minggu (24/8). menjadi 30 persen. kompetitif kepada nasabah. tertimbang suku bunga ngan meningkatkan porsi get. Hal ini sejalan dengan ekonomian dan memiliki
Wisnu mengatakan pembi- Sedangkan kelompok kon- “Saat ini perseroan juga te- kredit rupiah turun 7 basis dana murah, untuk men- langkah bank untuk tetap prospek baik.(kontan.co.id)
ayaan di segmen konsumer formis (mereka yang memi- rus mendorong instrumen ke- poin (bps) dibanding tahun ciptakan ruang penurunan
lih berbank syariah saja) juga
uangan syariah sebagai motor
di bank syariah memiliki meningkat menjadi 29,1 per- penggerak ekonomi nasional. sebelumnya, terutama pada bunga kredit yang lebih sig-
karakter unik, yakni setiap sen dari semula 20,6 pesen. Untuk itu, kami melakukan pe- kredit produktif. nifikan," ujar Dian.
pembiayaan harus didasari Populasi preferensi syariah netrasi dan inovasi di seluruh "Umumnya, penurunan OJK juga terus mengim-
underlying asset dan juga 59,1 persen ini menjadi poten- segmen pembiayaan agar bisa BI Rate akan diikuti pe- bau agar bank dapat seca-
akad dengan skema cicilan si yang sangat besar untuk di- menjangkau akses pasar yang nurunan bunga kredit de- ra bertahap menyesuaikan
tetap atau cicilan pasti baik rangkul BSI. lebih luas," katanya.(nappisah) ngan jeda waktu tertentu, tingkat suku bunganya,
sehingga diperkirakan tren agar tetap sejalan dengan
Mentan Siap Hadapi Mafia Beras penurunan masih berlan- kondisi pasar, rasio keu-
jut sepanjang 2025," kata angan yang sehat dan tidak
Kepala Eksekutif Pengawas menciptakan persaingan
Perbankan Otoritas Jasa bunga yang kurang sehat.
z Naikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Keuangan (OJK) Dian Edia- Industri perbankan na-
Jadi Rp 6.500 per Kg na Rae, Minggu (24/8). sional juga diminta untuk
Menurut Dian, OJK meni-
tetap menjaga transparansi
lai masih terdapat ruang pe- dan perlindungan konsu-
JAKARTA, TRIBUN - Men- kata Amran, membantu Amran menegaskan siap nurunan suku bunga kredit men dalam menyampaikan
teri Pertanian Andi Amran memperbaiki kesejahteraan menghadapi oknum pengu- lebih lanjut, sejalan dengan informasi terkait produk
Sulaiman menegaskan peme- petani sekaligus menunjuk- saha yang merugikan petani ekspektasi penurunan suku perbankan.
rintah berpihak pada petani. kan keseriusan pemerintah dengan praktik curang demi bunga global di paruh ke- Dian mengatakan hasil
Salah satunya dengan mena- melindungi usaha tani dari keuntungan pribadi. Ia meni- dua 2025 dan penurunan revisi Rencana Bisnis Bank
ikkan harga pembelian pe- tekanan harga. lai tindakan itu perlu untuk BI Rate menjadi 5 persen Umum (RBB) pada paruh
merintah (HPP) untuk gabah, Amran menambahkan stok melindungi kepentingan ma- per 20 Agustus 2025. pertama 2025 menunjuk-
sekaligus berani berhadapan beras saat ini lebih dari 4 syarakat luas. Namun, kata Dian, pe- kan adanya penyesuaian
dengan mafia beras. juta ton. Angka itu jauh lebih Amran mencontohkan nurunan suku bunga ber- target menjadi lebih kon-
Amran mengatakan kebi- tinggi dibanding 2023-2024, Jepang yang mengalami gantung pada struktur bia- servatif akibat perubahan
jakan utama yang dijalankan ketika cadangan hanya seki- lonjakan harga beras. Se- ya dana (cost of fund/CoF) kondisi makroekonomi dan
adalah menaikkan HPP men- tar 1 juta ton sehingga Indo- dangkan di Indonesia, harga tiap bank, karena sebagian dinamika global.
jadi Rp 6.500 per kilogram. nesia harus mengimpor. mulai turun di 13 provinsi.
Kebijakan itu, kata dia, seja- "Yang dulunya pada 2023- Penurunan itu terjadi se-
lan dengan arahan Presiden 2024 kita impor dan stoknya telah operasi pasar murah
Prabowo Subianto. kecil, itu hanya 1 juta ton le- dengan menggelontorkan
"Kami sangat peduli pada bih. Sekarang stok beras kita 1,3 juta ton beras program
petani sehingga kita naikkan 4 juta ton lebih. Ini kita syu- Stabilitas Pasokan Harga
HPP, harga pembelian peme- kuri," katanya. Pangan (SPHP) sejak Juli
rintah untuk gabah Rp 6.500 Amran juga menepis ang- hingga Desember 2025.
per kg atas perintah Bapak gapan pemerintah tidak pe- Amran meminta masya-
Presiden," ujar Amran di Ja- duli kenaikan harga beras. rakat tidak terpengaruh isu
karta, Minggu (24/8). Menurutnya, langkah per- negatif. Semua kebijakan,
Menurut Amran, kenaikan lindungan petani dan konsu- ujar Amran, dilakukan untuk
HPP akanberdampak pada men sudah dijalankan mela- menjaga petani, konsumen,
peningkatan nilai tukar pe- lui kebijakan strategis yang serta ketahanan pangan na-
tani (NTP). Kondisi tersebut, terukur. sional.(kompas.com)

