Page 3 - JABAR_20250828
P. 3

BIS NIS & FINAN CE








                                                                          3  KAMIS, 28 AGUSTUS 2025
       Peluang Ekspansi Kredit Terbuka











      X  X Perbankan Fokus Mendorong
          Kredit Produktif


      BANDUNG, TRIBUN - Pe-
      mangkasan  suku  bunga
      acuan oleh Bank Indonesia
      sebesar 25 basis poin ke
      level 5,00 persen dinilai se-
      bagai langkah strategis yang   Bank Mandiri siap memperkuat
      dapat merangsang pertum-   sinergi dengan otoritas moneter
      buhan ekonomi di tengah
      ketidakpastian global. Ke-  melalui pertumbuhan kredit yang
      bijakan ini memberi ruang
      bagi perbankan untuk men-  sehat, terukur, dan berpihak pada
      dorong ekspansi kredit, ter-  kebutuhan masyarakat maupun pela-
      utama ke sektor produktif.
       Direktur Finance & Stra-                ku usaha,
      tegy Bank Mandiri Novita
      Widya Anggraini mengata-             NOVITA WIDYA ANGGRAINI
      kan penurunan ini meru-          DIREKTUR FINANCE & STRATEGY BANK MANDIRI
      pakan sinyal positif bagi
      dunia usaha dan akan  tap menjaga prinsip ke-   mikro kecil dan menengah
      menjadi pendorong untuk  hati-hatian.           (UMKM).
      pertumbuhan kredit seca-  Tentang penyesuaian     “Data hingga Mei 2025                                                                                    TRIBUN JABAR/PUTRI PUSPITA
      ra terukur.             suku bunga kredit, kata  mencatat pertumbuhan kre-
       “Bank Indonesia telah  Novita, sebagian segmen  dit wholesale Bank Mandiri   PASAR KREATIF BANDUNG - Pengunjung memasuki arena Pasar Kreatif Bandung di 23 Paskal Shopping Center, Lantai 1
      menunjukkan arah yang  kredit yang berbasis pada  mencapai 15,8 persen seca-  Atrium Hejo, di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Rabu (26/8). Pasar Kreatif ini digelar selama sepuluh hari mulai 22 Agustus hingga
      strategis. Kami di Bank  reference rate mengalami  ra tahunan (year on year/  31 Agustus 2025. Pasar Kreatif Bandung menjadi wadah penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk
      Mandiri siap memperkuat  penurunan sesuai arah ke-  YoY), jauh di atas rata-rata   memperkenalkan, memasarkan, sekaligus memperluas jaringan bisnis.
      sinergi dengan otoritas mo-  bijakan moneter.   industri yang berada di ang-
      neter melalui pertumbuhan   “Namun, transmisi suku  ka 8,43 persen. Sementara
      kredit yang sehat, terukur,  bunga tersebut tidak terjadi  itu, kredit pemilikan rumah
                                                      YoY, dan kredit ritel naik  Pertamina Siap Ekspor Avtur Jelantah
      dan berpihak pada kebu-  secara merata karena masih  (KPR) tumbuh 14,2 persen
      tuhan masyarakat maupun  dipengaruhi kondisi likuidi-
      pelaku usaha. Hal ini men-  tas, struktur biaya dana,  8,95 persen, sejalan dengan
      cerminkan komitmen kami  serta komunikasi dengan  tren pasar,” ujar Novita.  JAKARTA, TRIBUN  -PT  Ia hanya menekankan agar  “Targetnya tentu selain un-  nya adalah memperluas pro-
      untuk terus mendukung  nasabah,” kata Novita.     Di sisi lain, ujar Novita,   Pertamina (Persero) menyi-  harga avtur dari minyak je-  tuk maskapai kami (Pelita),  duksi. "Ke depan, Pertamina-
      perekonomian nasional,”   Menurut Novita, portofolio  kualitas kredit masih terja-  apkan langkah baru dengan  lantah bisa bersaing dengan  kami juga targetkan untuk  SAF juga akan diujicobakan
      ujar Novita, Rabu (27/8).  kredit yang langsung meng-  ga dengan rasio kredit ber-  mengekspor sustainable avi-  produk lain di kawasan Asia  ekspor,” ujar Fadjar.  untuk diproduksi di Kilang
       Novita mengatakan pi-  acu pada BI Rate hanya  masalah (NPL) sebesar 1,06   ation fuel (SAF) atau avtur  Tenggara.           Menurut Fadjar, SAF ini di-  Dumai dan Kilang Balongan,"
      haknya mengindikasikan  mencakup porsi kecil dari  persen secara bank only, le-  ramah lingkungan berbahan   “Tentunya harganya nanti  arahkan untuk kebutuhan pe-  ujar Taufik.
      akan tetap menjalankan  total pembiayaan. Dengan  bih rendah dibanding rata-  baku minyak jelantah.  harus bersaing dengan pro-  nerbangan internasional kare-  Pertamina, kata Taufik, te-
      fungsi intermediasi secara  asumsi penurunan BI Rate  rata industri.        “Kami  akan  komunikasi-  duk-produk yang lain. Yang  na sudah mengikuti standar  lah menggelar penerbangan
      selektif, dengan prioritas  sebesar 25 bps, yield kredit   “Pertumbuhan yang se-  kan (rencana ekspor) nanti,  jelas, di ASEAN ini kita yang  global. Lokasi Kilang Cilacap  komersial perdana Pelita Air
      pada sektor produktif dan  diperkirakan turun sekitar  hat adalah keharusan. Kami   untuk bisa menjajaki ekspor.  pertama mengolah minyak je-  dipilih selain karena kesiap-  dengan PertaminaSAF pada
      penguatan ekonomi berba-  10-15 bps, namun dampak-  akan terus mengedepankan   Kalau sudah  melihat  hasil  lantah jadi avtur,” kata Iwan.  an teknis, juga dekat dengan  rute Jakarta-Denpasar, Rabu
      sis kerakyatan, di antara-  nya terhadap pendapatan  prinsip kehati-hatian agar   daripada SAF kita, pasti ne-  VP Corporate Communica-  bandara internasional. “Ka-  (20/8). Menurut Taufik, pe-
      nya mengembangkan eko-  bunga dinilai masih dapat  tetap tangguh menghadapi   gara lain akan melirik (SAF)  tion Pertamina Fadjar Djoko  rena untuk logistiknya juga  nerbangan tersebut menjadi
      sistem wholesale sebagai  dikelola, antara lain dengan  berbagai siklus ekonomi   kita,” ujar Komisaris Utama  Santoso mengatakan peng-  supaya dekat ke bandara-  penanda pergeseran energi
      pendorong pertumbuhan  mendorong pertumbuhan  dan dinamika pasar,” ujar-   dan Independen Pertamina  gunaan avtur dari minyak  bandara internasional, seperti  di sektor penerbangan.
      berkelanjutan, dengan te-  di segmen ritel dan usaha  nya.(nappisah)       Mochammad Iriawan dalam  jelantah akan menyesuaikan  Soekarno-Hatta dan Ngurah   “Penerbangan itu bukan
                                                                                 acara Jejak Keberlanjutan  kapasitas produksi.   Rai,” kata Fadjar.       sekadar perjalanan udara bi-
                                                                                                           Saat ini, kata Fadjar, pro-
                                                                                                                                    Direktur Utama PT Kilang  asa, melainkan tanda transi-
                                                                                 Series, di Kilang Cilacap,
              Pemerintah Diminta                                                 Jawa Tengah, Rabu (27/8).  duksi hanya berlangsung di  Pertamina Internasional (KPI)  si energi yang semakin nyata
                                                                                                                                                           di Indonesia,” kata Taufik.
                                                                                                                                  Taufik Aditiyawarman  me-
                                                                                  Iriawan belum menyebut-
                                                                                                          Kilang Cilacap dengan ka-
                  Menata Kebijakan                                               kan negara tujuan ekspor.  pasitas 8.700 barel per hari.  ngatakan rencana selanjut-  (kompas.com)
          z Ombudsman Sebut Kebijakan Perberasan                                  OJK Beri Izin Usaha untuk PT Gadai Kilat
         Nasional Belum Stabil
                                                                                 JAKARTA, TRIBUN - Otoritas  ujar Kepala Departemen Per-  secara jelas di setiap kantor  mor 39/2024, PT Gadai Ki-
      BANDUNG, TRIBUN - Om-   sebenarnya,” katanya.   untuk swasta sebaiknya     Jasa Keuangan (OJK) secara  izinan, Pemeriksaan Khusus  pusat dan kantor cabang.  lat Jabar diwajibkan untuk
      budsman RI menilai kebi-  Yeka mengatakan kebi-  dilepas saja. Jadi, ada para-  resmi memberikan izin usaha  dan Pengendalian Kualitas   Beberapa keterangan atau  melakukan kegiatan usaha
      jakan perberasan nasional  jakan  any quality  dengan  doks apakah betul HET ini   kepada perusahaan pergadai-  Pengawasan Lembaga Pembia-  informasi tersebut,  seperti  paling lama 30 hari kerja
      belum berjalan stabil. Kon-  harga gabah Rp 6.500 per  menyejahterakan masyara-  an, PT Gadai Kilat Jabar, yang  yaan, Perusahaan Modal Ven-  nama dan logo perusahaan per-  sejak tanggal izin usaha di-
      disi ini memicu lonjakan  kilogram sempat mendong-  kat,” ujar Yeka.       memiliki ruang lingkup bisnis  tura, Lembaga Keuangan Mikro  gadaian. Selain itu, wajib men-  tetapkan. OJK juga mengim-
      harga beras, lambatnya pe-  krak nilai tukar petani beras   Pihaknya menilai keti-  di Provinsi Jawa Barat.  dan LJK Lainnya OJK Edi Seti-  cantumkan nomor dan tanggal  bau kepada masyarakat agar
      nyaluran stok, hingga me-  (NTPB) hingga 120. Namun,  dakjelasan aturan Harga   Berdasarkan pengumum-  jawan, Rabu (27/8).  izin usaha, serta pernyataan  menggunakan jasa  pelaku
      nimbulkan ketidakpastian  setelah itu harga gabah me-  Pokok Penjualan (HPP)   an di situs resmi OJK pada   OJK  menyatakan  sesuai  bahwa perusahaan pergadaian  usaha gadai yang sudah ter-
      bagi pelaku usaha.      lonjak ke Rp 7.500-Rp 8.000  dan HET membingungkan   27 Agustus 2025, pemberian  dengan ketentuan Pasal 48  tersebut diawasi oleh OJK. PT  daftar atau berizin OJK.
       “Pemerintah diminta se-  per kg, sedangkan harga be-  semua pihak: produsen   izin usaha itu tertuang dalam  Peraturan Otoritas Jasa Keu-  Gadai Kilat Jabar juga harus   PT Gadai Kilat Jabar ber-
      gera menata kebijakan agar  ras melampaui harga eceran  tidak jelas pedoman, peng-  surat KEP204/PL.02/2025  angan Nomor 39 Tahun 2024  mencantumkan hari dan jam  alamat di Kampung Pasir
      masyarakat tetap mendapat  tertinggi (HET).     olah dan distributor meru-  per 6 Agustus 2025.     tentang Pergadaian (POJK  operasional secara jelas, serta  Randu,  RT.006  RW.003,
      akses pangan dengan harga   Yeka menilai situasi kian  gi, sementara konsumen   "Adapun pemberian izin usa-  Nomor 39/2024), PT Gadai  tingkat bunga pinjaman dan  Desa/Kelurahan Sukasari,
      wajar,” kata Anggota Om-  pelik karena stok pemerin-  menghadapi harga tinggi.   ha tersebut berlaku sejak tang-  Kilat Jabar  wajib mencan-  biaya administrasi.  Kecamatan Serang Baru, Ka-
      budsman RI Yeka Hendra  tah tidak segera dilepas ke  "Ancaman pidana makin   gal ditetapkannya keputusan  tumkan beberapa hal berupa   Sesuai dengan ketentuan  bupaten Bekasi, Jawa Barat.
      Fatika dalam diskusi Para-  pasar setelah panen raya,  menambah ketidakpastian,   Dewan Komisioner dimaksud,"  keterangan atau informasi  Pasal 12 ayat (1) POJK No-  (kontan.co.id)
      doks Kebijakan Hulu-Hilir  sehingga  memperburuk  sehingga berbisnis dengan
      Perberasan Nasional secara  kelangkaan. Penyaluran  aturan yang berubah-ubah
      virtual, Rabu (27/8).   beras program Stabilisasi  dan berisiko pidana tidak   Simpanan Nasabah Jumbo Meningkat
       Yeka menyoroti data Ba-  Pasokan dan Harga Pangan  kondusif,” ujarnya.
      dan Pangan Nasional (Bapa-  (SPHP) pun dinilai berjalan   Sebagai solusi, menurut
      nas) yang mencatat stok be-  lambat.            Yeka, pemerintah mem-      JAKARTA, TRIBUN - Di tengah berba-  mencatatkan pertumbuhan pada sim-  korporasi maupun individu beraset besar
      ras per Juli 2025 mencapai   Aturan yang ketat serta  percepat penyaluran beras   gai tantangan ekonomi, juga daya beli  panan nasabah jumbonya hingga perte-  (high net worth individual/HNWI) yang
      4,2 juta ton, jumlah terting-  ancaman pidana, kata Yeka,  SPHP, memperbaiki dis-  yang masih melemah, pertumbuhan  ngahan tahun ini. PT Bank Permata Tbk  mempercayakan pengelolaan likuiditas-
      gi sepanjang sejarah. Seba-  membuat pelaku usaha  tribusi, melibatkan pelaku   simpanan nasabah di atas Rp 5 miliar  (BNLI), misalnya, mencatat pertumbuh-  nya kepada Bank Mandiri.
      gai perbandingan, stok ter-  enggan terlibat dalam distri-  usaha, hingga memberikan   atau simpanan jumbo nasabah justru  an segmen nasabah tajir yang berasal   "Sentimen positif ini juga didukung
      tinggi pada 1984 dan 1997  busi. Beberapa distributor,  kejelasan aturan bagi beras   meningkat. Lembaga Penjamin Simpan-  dari dua kelompok nasabah perseroan  inovasi layanan serta reputasi Bank
      hanya sekitar 3 juta ton.  kata dia, bahkan diproses  komersial agar sesuai me-  an (LPS) mencatatkan pertumbuhan pada  yakni PermataBank Priority dan Perma-  Mandiri sebagai bank dengan funda-
       Menurut Yeka, angka ter-  hukum  akibat  perbedaan  kanisme pasar. Selain itu,   simpanan nasabah kaya atau di atas Rp 5  taBank Private mencapai 10 persen YoY  mental yang kuat," kata Mega.
      sebut memang terlihat baik  persentase broken beras de-  bantuan pangan perlu di-  miliar sebesar 9,45 persen secara tahun-  hingga pertengahan tahun 2025.  Secara komposisi, simpanan di atas
      tetapi tidak menjamin kea-  ngan label kemasan.   pastikan tepat sasaran bagi   an atau year on year (YoY) per Juli 2025.  Direktur  Consumer  Banking  Bank  Rp 5 miliar masih didominasi oleh seg-
      manan jika pengelolaannya   Di  sisi  lain,  penggiling-  masyarakat miskin.  Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya  Permata Djumariah Tenteram menjelas-  men HNWI dan pebisnis.  Pertumbuh-
      tidak tepat. “Apa artinya  an beras sulit memperoleh   “Pemerintah wajib me-  Yudhi Sadewa mengatakan faktor yang  kan bahwa pertumbuhan di segmen ter-  an dana dari segmen ritel HNWI cukup
      kita merayakan swasem-  margin karena HET tidak  mastikan beras SPHP dan   mempengaruhi tingginya pertumbuhan  sebut tumbuh stabil setiap tahunnya.  signifikan, seiring meningkatnya kebu-
      bada, tapi akhirnya meng-  menyesuaikan ongkos pro-  komersial dapat diakses   simpanan di atas Rp 5 miliar tidak lepas   "Di tengah gejolak ekonomi global, kami  tuhan pengelolaan kekayaan yang lebih
      impor lagi. Itulah perlunya  duksi. Yeka menilai kebi-  masyarakat dengan harga   dari strategi korporasi yang masih me-  terus menjalankan fungsi konsultatif ter-  terintegrasi.(kontan.co.id)
      membuat kebijakan yang  jakan HET menimbulkan  wajar, dan bantuan pangan   nahan ekspansi usaha, dan lebih memi-  hadap nasabah affluent
      lebih terencana baik se-  paradoks.             diberikan tepat sasaran, ka-  lih memarkirkan uang mereka di bank  yang memiliki portofolio
      hingga target swasembada   “Sebagian besar peng-  rena ini hak masyarakat,”   sambil menunggu momentum ekonomi  investasi. Hal ini salah
      diterapkan dengan tujuan  amat melihat bahwa HET  katanya.(nappisah)       yang lebih kondusif untuk kembali ber-  satunya dilakukan de-
                                                                                 ekspansi di paruh berikutnya.    ngan memperhatikan
                                                                                  "Ini indikasi bahwa mereka masih  profil risiko nasabah ter-
                                                               TRIBUN JABAR/NAPPISH
                                                                                 mengumpulkan uangnya di sana untuk  kait instrumen investasi
                                                                                 siap-siap ekspansi nanti. Belum ek-  apa yang dapat disesu-
                                                                                 spansi penuh, tapi tidak lama lagi kalau  aikan, sehingga tujuan
                                                                                 kondisi ekonomi membaik, kemungkin-  masing-masing dapat
                                                                                 an mereka akan mulai ekspansi bisnis-  tercapai," kata Djuma-
                                                                                 nya lagi," ujar Purbaya saat konferensi  riah.
                                                                                 pers, di Jakarta, Selasa (26/8).   Simpanan nasabah
                                                                                  Ekonom sekaligus pengamat per-  dengan saldo di atas Rp5
            YEKA HENDRA                                                          bankan Universitas Bina Nusantara  miliar di PT Bank Man-
            FATIKA                                                               Doddy Ariefianto juga mengamini bah-  diri hingga posisi Mei
            ANGGOTA OMBUDSMAN RI                                                 wa tren tersebut merupakan pola yang  2025 masih mencatat-
                                                                                 wajar terjadi di tengah tekanan pereko-  kan pertumbuhan po-
                                                                                 nomian yang belum sepenuhnya pulih.   sitif secara year to date,
                                                                                  Apalagi menurut Doddy, nasabah de-  dengan pertumbuhan
                                                                                 ngan nominal ini umumnya adalah na-  di atas Rp 150 miliar.
                                                                                 sabah korporasi. Alhasil ketika ditekan   Head of Deposit Pro-
                                                                                 perekonomian, mereka lebih memilih  duct Management PT
                                                                                 wait and see dengan menyimpan dana-  Bank Mandiri Tbk Mega
                                                                                 nya. “Simpanan nasabah Rp 5 miliar ke  Ekaputri Pujianto me-
                                                                                 atas itu umumnya nasabah korporasi.  ngatakan dari sisi dana
                                                                                 Ini bisa jadi indikasi mereka agak mena-  kelolaan maupun jum-
                                                                                 han ekspansi, konsumsi, atau investasi  lah nasabah, trennya
                                                                                 bisnis,” kata Doddy.             terus meningkat seiring
                                                                                  Sejumlah perbankan juga terlihat  bertambahnya nasabah
   1   2   3   4   5   6   7   8