Page 5 - JABAR_20250612
P. 5

JABARREGION







                                                                           5   KAMIS, 12 JUNI 2025
                Terpaksa









           Jalan Kaki








                       30 Km











      X  X 25 Orang Cirebon Telantar di Subang

      X  X Dijanjikan Kerja di Pabrik Mobil

          Listrik


      CIREBON, TRIBUN - Se-   terima Tribun, Selasa (10/6)  kasus ini serta memastikan
      banyak 25 orang warga Ka-  malam.               para korban dalam kondisi
      bupaten Cirebon harus me-  Menurut Hilmy, para  sehat. Alhamdulillah hari
      nelan kekecewaan setelah  korban kemudian ditelan-  ini  mereka  sudah  diteri-
      gagal bekerja di proyek pem-  tarkan begitu saja di lokasi  ma kembali di Cirebon dan
      bangunan pabrik mobil lis-  proyek. Mereka tidak dibe-  akan didampingi lebih lan-
      trik di Kabupaten Subang.  ri makan dan tidak diberi  jut,” katanya.
      Mereka bahkan sempat ter-  uang transportasi untuk   Sementara itu, Ke-
      lantar selama tiga hari sebe-  kembali ke daerah asal. “Ini  pala Dinsos Kabupaten                                                                        TRIBUN JABAR/HANDHIKA RAHMAN
      lum akhirnya dipulangkan  sangat memilukan. Biasa-  Cirebon, Indra Fitriani me-  PENERTIBAN - Pemerintah mulai melakukan penertiban lapak-lapak PKL di sekitaran Wisma Haji Indramayu untuk penataan kota yang
      oleh pemerintah daerah.  nya kami menangani pe-  ngatakan, pihaknya men-   lebih asri dan rapi, Rabu (11/6). Selama ini kawasan setempat kumuh oleh lapak tak bertuan yang berdiri di trotoar jalan.
       Peristiwa itu bermula dari  kerja yang terlantar di luar  dapat laporan dari Dinsos
      tawaran kerja yang disam-  negeri, tetapi ini terjadi di  Subang pada Selasa (10/6)
      paikan oleh seorang warga  dalam negeri,” ujarnya.  pukul 07.36 melalui sam-         Ada Jual Beli Lapak Ilegal
      negara asing. Para korban   Bahkan, beberapa dari  bungan telepon. “Dinsos
      dijanjikan akan direkrut se-  mereka terpaksa berjalan  Subang melaporkan ada
      bagai tenaga kerja di proyek  kaki sejauh 30 kilometer  25 warga Cirebon yang ter-    z Penertiban PKL untuk Tata Kota Indramayu
      pembangunan pabrik mobil  sebelum akhirnya ditolong  lantar. Lima orang lainnya
      listrik yang disebut mem-  oleh warga sekitar dan di-  sudah lebih dulu pulang ke   INDRAMAYU, TRIBUN  -  cara mengumpulkan para  nah melakukan hal seperti  tujuan pemerintah hanya
      butuhkan sekitar 30 orang.  antar ke pusat Kabupaten  Cirebon dengan menum-  Pemerintah mulai melaku-  pedagang.            itu. Hal itu terungkap saat  untuk penataan kota yang
      Namun, jumlah ini kemu-  Subang. Namun di sana  pang truk,” kata Indra.    kan penertiban lapak-lapak   Camat  Indramayu,  Indra  ada salah satu pedagang  lebih baik tanpa harus meng-
      dian dikurangi menjadi 25  pun, para korban masih ter-  Menindaklanjuti laporan   PKL di sekitaran Wisma Haji  Mulyana mengatakan, total  yang curhat soal nasibnya  hilangkan mata pencaharian
      orang dan pada kenyataan-  lantar karena tidak memiliki  itu, Dinsos Cirebon segera   Indramayu untuk penataan  ada sekitar 80 lapak yang di-  setelah penertiban.   pedagang. Mereka tetap bo-
      nya hanya tiga orang yang  kenalan. Kasus ini menjadi  mengirim empat unit ken-  kota yang lebih asri dan rapi,  tertibkan petugas di kawasan   Ia khawatir jika ditertibkan  leh berjualan di sana, sela-
      diterima.               sorotan setelah viral di me-  daraan dan delapan petu-  Rabu (11/6). Selama ini ka-  tersebut. “Dari jumlah itu,  harus berjualan di mana,  ma lapaknya bisa dibongkar
       “Karena rasa solidaritas  dia sosial.          gas gabungan ke Subang     wasan setempat kumuh oleh  tidak semua digunakan ber-  sedangkan di kawasan se-  pasang. Seperti mengguna-
      terhadap teman-temannya   Para korban diarahkan  untuk menjemput para      lapak tak bertuan yang ber-  jualan. Jadi ada yang diting-  tempat ia sudah membayar  kan gerobak dorong maupun
      yang tidak diterima bekerja,  oleh pihak kepolisian setem-  korban. “Alhamdulillah   diri di trotoar jalan.   gal, ada juga yang tidak ada  uang untuk lapak yang di-  tenda-tenda.
      tiga orang itu akhirnya me-  pat ke Kantor Dinas Sosial  saat ini, seluruh korban   Saluran air di kawasan  pemiliknya dan dibiarkan  tempatinya tersebut. Indra   “Ini lanjutan dari penertib-
      milih tidak melanjutkan pe-  (Dinsos) Kabupaten Subang  sudah tiba di Kantor Din-  setempat juga mampet oleh  mangkrak begitu saja selama  juga berharap adanya pe-  an yang kita lakukan sebe-
      kerjaan dan tetap bersama  untuk mendapatkan ban-  sos Kabupaten Cirebon un-  tumpukan sampah. Sebelum  bertahun-tahun,” kata Indra.  nertiban ini bisa menekan  lumnya ya, dan akan terus
      rombongan,” ujar Sekretaris  tuan. “Saya mengapresiasi  tuk selanjutnya diserahkan   penertiban dilakukan, peme-  Di sisi lain, Indra mengaku  praktik jual beli lapak ju-  berlanjut agar nyaman un-
      Daerah (Sekda) Kabupaten  langkah cepat Pemprov Ja-  ke pemerintah desa dan   rintah sudah melayangkan  ironis, rupanya terungkap  alan PKL secara ilegal agar  tuk semua. Nyaman untuk
      Cirebon, Hilmy Riva’i mela-  bar dan Dinsos Kabupaten  keluarga masing-masing,”   surat pemberitahuan seba-  ada dugaan lapak yang di-  tidak kembali terjadi.  pedagang, nyaman juga un-
      lui keterangannya yang di-  Cirebon dalam menangani  ujarnya. (eki yulianto)  nyak dua kali. Termasuk  perjual belikan di sana. Pa-  Adapun perihal nasib pe-  tuk  masyarakat,”  ujarnya.
                                                                                 sosialisasi langsung dengan  dahal pemerintah tidak per-  dagang, ditegaskan Indra,  (handhika rahman)

                                                                                          PKL Legowo saat Lapak Ditertibkan



                                                                                 LAPAK Pedagang Kaki Lima   nataan kota di kawasan se-  sendiri lapak miliknya. Ia kha-  anak, masih TK. Ya penghasil-
                                                                                 (PKL) di depan Wisma Haji In-  tempat.           watir jika dibongkar oleh pe-  an satu-satunya dari sini. Tapi
                                                                                 dramayu akhirnya ditertibkan,   Legowonya pedagang ini ti-  tugas, material lapaknya di-  karena sudah ketentuan mau
                                                                                 Rabu (11/6). Penertiban ini   dak terlepas karena adanya   sita dan tidak bisa diambil   gimana lagi,” ujarnya.
                                                                                 guna menciptakan tata ruang   kebijakan dari pemerintah   kembali. “Lumayan kan mas,   Ischak juga mengapresi-
                                                                                 yang asri dan bersih, teruta-  sehingga mereka tetap bisa   siapa tau bisa buat apa di ru-  asi petugas karena melaku-
                                                                                 ma di sepanjang trotoar di ja-  berjualan walau dengan be-  mah, dari pada dibongkar pe-  kan penertiban secara hu-
                                                                                 lan protokol yang ada di pusat   berapa catatan. “Masih boleh   tugas takutnya disita,” ujar-  manis dan masih memberi
                                                                                 kota Indramayu.          jualan asal sistemnya pagi   nya.                izin untuk masih bisa berju-
                                                                                  Sebelum penertiban dila-  pasang sore bongkar, jadi bu-  Bagi Ischak, pembongkaran   alan.Tapi ia juga memberi sa-
                                                                                 kukan, para pedagang sudah   kan bangunan permanen,”   ini memang menyimpan sedi-  ran kepada pemerintah untuk
                                                                                 mendapat surat peringatan   ujar Ischak (35) pedagang   kit dilema. Pasalnya, ia sudah   bisa memberi tempat pusat
                                                                                 sebanyak dua kali sejak Ap-  ayam bakar di Jalan Olahraga   berjualan kurang lebih 8 tahun   bagi PKL di kawasan setem-
                                                                                 ril 2025. Mereka juga mene-  Indramayu.          di sana. Dari hasil jualan di   pat agar penataan yang dila-
                                                                                 rima dan turut mendukung   Dalam pembongkaran itu,   sana lah ia menghidupi keluar-  kukan bisa lebih maksimal.
                                                                                 upaya pemerintah untuk pe-  Ischak memilih membongkar   ga di rumah. “Saya punya satu   (handhika rahman)

                                                                                    Derita Tumor Mata Tak Bisa Berobat


                                                                     DOK.PRIBADI
      TELANTAR - Sebanyak 25 orang warga Kabupaten Cirebon harus menelan kekecewaan setelah     z Nengsih Kini Dibiayai BPJS dan Dibantu CSR untuk Biaya Transportasi
      gagal bekerja di proyek pembangunan pabrik mobil listrik di Kabupaten Subang. Mereka bahkan
      sempat terlantar selama tiga hari sebelum akhirnya dipulangkan oleh pemerintah daerah.  MALANG benar nasib   Tim medis dari RS Mata
                                                                                 Nengsih (42) ibu rumah   Cicendo, kata Nengsih, telah
                                                                                 tangga itu menderita tumor   memvonis dirinya menderita
                                                                                 di bagian mata sebelah kiri,
                                                                                                          tumor mata di bola mata se-
                      Warga Korban                                               hingga bengkak seukuran   belah kiri. "Bola mata sebe-
                                                                                 bola pingpong dan sudah
                                                                                                          lah kiri saya terkena tumor
              Penggusuran Kecewa                                                 tak bisa berfungsi atau   jinak dan harus dioperasi di
                                                                                                          Rumah Sakit Hasan Sadi-
                                                                                 mengalami kebutaan. Ibu
                                                                                 anak dua warga Dusun
                                                                                                           Nengsih pun suddah dua
                                                                                 Rincik, Desa Mundusari,   kin," katanya.
          z Namun Om Zein Sebut Bangunan Liar Itu Berdiri                        Kecamatan Pusakanagara,   tahun ini tak bisa melanjut-
                                                                                                          kan berobat karena terken-
                                                                                 Kabupaten Subang itu men-
         di Tanah Negara                                                         derita tumor di mata sejak    dala biaya untuk akomodasi
                                                                                 tujuh tahun lalu.        atau transportasi. "Untuk bi-
      PURWAKARTA, TRIBUN  wa atas proses penertiban     Sementara itu, Bupati     Kepada Tribun, Nengsih   aya pengobatan sudah terco-
      - Pembongkaran 417 ba-  yang dinilai mendadak dan  Purwakarta, Saepul Bahri   menceritakan awalnya   ver BPJS, yang jadi kendala                              TRIBUN JABAR/AHYA NURDIN
      ngunan di sepanjang salur-  tanpa kejelasan mengenai  Binzein alias Om Zein, me-  menderita sakit mata hingga   untuk biaya akomodasi atau
      an Solokan Gede dan Sup-  kompensasi.           negaskan bahwa  langkah    divonis tumor. "Awalnya   transport yang mencapai Rp   TUMOR MATA  - Nengsih (42) seorang ibu rumah tangga
      lesi Kamojing, Kampung   “Harusnya jangan menda-  ini diambil demi menjaga   mata ini sakit kayak orang   1,5 juta sekali berobat ke   menderita tumor di bagian mata sebelah kiri, hingga bengkak
      Tegaljunti, Kecamatan Tegal  dak. Saya pindah, uangnya  keistimewaan lingkungan   kelilipan, terus gatel dan   Bandung," katanya.  seukuran bola pingpong dan sudah tak bisa berfungsi atau
      Munjul, Kabupaten Purwa-  mana? Penggantinya mana?  Purwakarta, termasuk ke-  lama kelamaan malah beng-  Namun kini ia akan kem-  mengalami kebutaan.
      karta, memicu polemik an-  Saya tinggal di sini sudah  lestarian sungai dan pe-  kak dan membesar sampai   bali melanjutkan pengobat-
      tara pemerintah daerah dan  13 tahun, tiap tahun bayar  ngendalian banjir. “Ada   sekarang," ujar Nengsih saat   an mulai Kamis (12/6) ini ke   membantu biaya transpor-  gung BPJS, kita hanya ban-
      warga terdampak.        Rp 500 ribu ke kantor peng-  400 lebih bangunan liar di   ditemui di PT Bandar Krida   RSHS Bandung. "Alhamdul-  tasi atau akomodasi untuk   tu biaya untuk akomodasi
       Luas total areal yang di-  airan. Ada bukunya juga,”  sepanjang sungai. Ini tanah   Jala, Subang, Rabu (11/6).  illah, hari ini saya mendapat   pengobatan pasien Nengsih   setiap kali berobat. Semoga
      tertibkan mencapai 99 hek-  kata Ibu Enok kepada Tri-  negara. Kita enggak bisa   Akibat sakit di bola ma-  bantuan biaya akomodasi   warga Pusakanagara yang   bantuan ini bisa bermanfaat
      tare, mencakup permukim-  bun, Rabu (11/6).     kasih kompensasi karena    tanya yang terus semakin   sebesar Rp 700.000 sekali   menderita tumor mata. "   dan pasien bisa secepatnya
      an warga,  tempat usaha,   Ia mengaku tinggal ber-  mereka menempati tanah   membesar, Nengsih sering   berobat ke Bandung dari   Kita siap salurkan CSR   menjalani operasi agar bisa
      dan pos lembaga masyara-  sama tiga anggota keluarga,  negara,” katanya.   merasakan sakit pedih di bola   CSR PT Bandar Krida Jala.   sebesar Rp 700.000 untuk   segera sembuh," katanya.
      kat. Lahan tersebut diketa-  termasuk anak yang masih   Om Zein menambahkan   mata dan kepala. "Terasa sa-  Saya mengucapkan terima   biaya  akomodasi rutin   Sementara itu, Kadinkes
      hui merupakan lahan milik  bersekolah. Ibu Enok juga  bahwa proses penertiban   kit banget, perih di bola mata   kasih banyak buat bantu-  setiap kali berobat, dan ini   Subang dr. Maxi meng-
      negara yang dikelolah oleh  menyayangkan tidak hadir-  dilakukan setelah adanya   hingga menjalar ke kepala   an biaya akomodasi dari   akan terus rutin kita beri-  ucapkan terima kasih
      Perum Jasa Tirta II.    nya pejabat terkait saat ia  pemberitahuan bertahap,   bagian belakang," ujarnya.  CSR PT Bandar Krida Jala,   kan sampai pasien selesai   atas bantuan CSR dari PT
       Pembongkaran ratus-    mengadu ke DPRD Purwa-  dan banyak warga yang       Nengsih juga mengaku    sehingga saya bisa kembali   operasi atau hingga sembuh   Bandar Krida Jala yang
      an rumah warga tersebut  karta pada Selasa (10/6).  menurutnya telah melaku-  sudah menjalani pemerik-  berobat dan berharap bisa   total," katanya.  diberikan kepada Nengsih
      dimulai hari ini, Rabu  “Harusnya datang dan pu-  kan pembongkaran secara   saan penyakit mata yang di   segera menjalani operasi   Perusahan bongkar muat   pasien penderita tumor
      (11/6). Dilihat Tribun,  tuskan langsung. Saya bu-  mandiri. “Ini bagian dari   deritanya ke RS Mata Cicen-  pengangkatan tumor mata   kendaraan di Pelabuhan   mata di Mundusari Pusa-
      pembongkaran dilakukan  kan kambing, Pak. Harusnya  pembangunan jalan untuk   do Bandung. "Sudah enam   ini," ujarnya.      Patimban tersebut, mengaku  kanagara. "Terima kasih
      secara  manual  oleh  war-  ada hati nurani. Kemarin di-  mengatasi kemacetan dan   kali pengobatan medis ke   Direktur PT.Badar Krida   prihatin melihat pasien tak   atas bantuannya, ini sangat
      ga dan juga mengguna-   tunggu saat rapat di DPRD,  banjir. Kita lakukan de-  Cicendo namun belum ada   Jaya, Laksamana Pertama   bisa berobat cuma gara-  luar biasa dan berarti sekali
      kan  alat  berat  excavator.  tapi dari pemerintah daerah  ngan penuh kebahagiaan   perubahan malah semakin   (Mar) Purn Joko Edi Supri-  gara tak punya biaya untuk   bagi pasien untuk bisa terus
      Warga terdampak, seperti  seperti pak Sekda atau Om  dan keistimewaan,” kata-  membesar bola mata saya,"   yanto, mengatakan perusa-  akomodasi. "Untuk biaya   berobat," katanya. (ahya
      Ibu Enok, mengaku kece-  Zein, engga hadir," ujarnya.  nya. (deanza falevi)  katanya.               haan yang dipimpinnya siap   pengobatan sudah di tang-  nurdin)
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10