Page 10 - JABAR_20250502
P. 10
TRIBUNPRIANGAN
10 JUMAT, 2 MEI 2025
Kisah Elin Perajin Batik Dahon di Pangandaran
ELIN Herlina (52) adalah "Ada daun jati, daun suren, banyak dan satu produk
seorang perajin Batik Dda- dan banyak lagi tanaman dengan yang lain tidak ada
hon di Margacinta, Keca- yang bisa dimanfaatkan," pola yang sama.
matan Cijulang, Kabupaten ucap Elin. "Dalam sebulan, kita
Pangandaran. Batik dahon Selain kain dan dedaunan paling bisa memproduksi
yang diproses dengan teknik dari tanaman, untuk proses sebanyak 40 lembar kain.
eco print itu bisa laku terjual pembuatan batik dahon Tapi, tidak hanya kain saja,
ke sejumlah daerah di Indo- memang diperlukan bahan kita juga bisa bikin eco print
nesia hingga ke luar negeri. baku pewarna. "Kebetulan, kulit untuk bahan sepatu,"
Awal menggeluti kerajinan kita punya pewarna unggul- ujar Elin.
batik dahon, kata Elin, saat an dari buah dahon. Buah Sementara kendala dalam
ia melihat pameran pakai- Dahon itu tumbuh di ban- membuat batik dahon, itu
an di Yogyakarta beberapa taran sungai yang ada kita. hanya terjadi ketika harus
tahun lalu. "Awalnya saya Nah, itu bisa kita jadikan mencari bahan baku berupa
lihat pameran di Jogyakarta. sebagai pewarna," ujarnya. kain. "Karena, kita harus
Waktu itu, saya lihat batik Sementara untuk pasar, belanja ke luar daerah. Kain
eco print yang terlihat unik," Ia mengaku sudah kerja- dasar di kita biasanya dari
ujar Elin di lokasi kerajinan sama dengan travel dan Jogyakarta. Kalau pewarna
batik dahon di samping ru- guide yang biasa membawa untuk motif, di Pangandaran
mahnya di Margacinta, Rabu wisatawan ke Pangandaran. masih aman," katanya.
(30/4). “Mereka yang beli banyak Untuk kain yang diguna-
Setelah itu, Ia langsung dari luar negeri seperti, Ame- kan yaitu, kain katun primi-
berpikir bahwa di Kabupa- rika, Belanda, dan Prancis. sima dan kain sutra. Kalau
ten Pangandaran kaya akan Kemarin juga ada dari Korea untuk kain sutra, digunakan
tanaman dan bisa diguna- datang ke sini," katanya. jika ada pesenan. Dalam
kan untuk eco print. "Dari Untuk pemasaran, Elin menjalankan usaha kera-
situ awal saya belajar eco hanya bisa menjual ke jinannya, Elin bersyukur
print. Itu pada tahun 2018," wisatawan lokal dan asing. telah didukung oleh Bank TRIBUN JABAR/DIAN HERDIANSYAH
katanya. Karena untuk ekspor, Elin Indonesia (BI) Tasikmalaya BATIK DAHON - Tampak satu prodduk Batik Dahon yang ada di Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Batik
Tanaman yang di pakai terkendala dengan tenaga dan bisa menyelenggarakan
untuk eco print itu relatif kerja. Menurut Elin, batik pameran besar termasuk dahon yang diproses dengan teknik eco print itu bisa laku terjual ke sejumlah daerah di Indonesia hingga ke luar negeri.
cukup banyak. Karena di dahon miliknya memiliki fashion show. "Saya yang
Pangandaran banyak tanam- keunikan daripada produk dulu jualan batik keliling. 30 juta per bulan. Kalau Saat ini, Elin mengaku lingkungan untuk membuat sampai Rp 1 juta lebih. Ter-
an yang menciptakan desain lainnya. Satu di antaranya Sekarang alhamdulilah bisa bulan ini, paling sekitar Rp bisa mempekerjakan se- kerajinan batik dahon. "Har- gantung kain dan motifnya,"
dan pola bagus pada kain. tidak bisa memproduksi mendapat omzet sekitar Rp 40 juta," ucap Elin. jumlah keluarga dan warga ganya mulai Rp 200 ribu ujarnya. (padna)
Tragedi Setelah Kulit dan Pakaian Pun
Melepuh
Titipkan Anak KONDISI YA (36) dan R (10) korban pe- daan stabil. "Datang ke sini kondisi relatif
nyiraman air keras di Baros Kota Sukabu-
stabil, perlukaan relatif penuh, kalau un-
mi mengalami luka cukup serius, Kamis
tuk ibunya lebih banyak di wajah, dada,
kedua lengan, punggung sama paha,"
(1/5). Terkini kedua korban masih dalam
penanganan medis di RSUD Syamsudin
ujarnya.
Saat kejadian, kedua korban tengah
SH Kota Sukabumi.
Dokter Jaga RSUD Syamsudin SH, Irfa-
anaknya. Dokter memprediksi korban di-
nugraha Triputra Irawan mengatakan kor- mengendarai motor dan membonceng
ban datang ke IGD oleh keluarganya de- siram dari samping. "Jadi si anak yang di-
ngan kondisi korban terdapat pelepuhan di bonceng wajahnya nggak kenapa-napa,
X Seorang Ibu dan Anaknya Terluka Disiram Air Keras bagian kulit dan pakaiannya. "Kondisinya Cuma dada sama punggungnya lebih ba-
nyak, sampai lengan dan lebih banyak di
sudah melepuh, bajunya rusak tersiram se-
pertinya air keras ya, tapi zat kimianya apa bokong. Luka bakar yang dialami ibunya
SUKABUMI, TRIBUN - Seo- saya juga belum tau pasti," katanya. sekitar 20 persen. Sementara anak se-
rang Ibu berinisial YA (37) dan Kendati kondisi kedua pasien menga- kitar 12 persen," katanya. (dian herdian-
anaknya laki-laki berinisial R lami luka bakar, kesehatannya dalm kea- syah)
(10) menjadi korban penyiram-
an air keras di Jalan Sudajaya
Baros, Kelurahan Jayaraksa,
Kecamatan Baros, Kota Suka-
bumi, Kamis (1/5). Penyiraman
air keras itu diungkapkan oleh
Iing (54) selaku paman korban.
Saat itu korban hendak be-
rangkat kerja dan akan me-
nitipkan anaknya ke rumah
saudaranya yang berada di se-
kitar lokasi kejadian."Kebetul-
an saya mau keluar dari garasi
pas keluar garasi Jalan Suda-
jaya agak ramai dikira saya ada
kecelakaan. Pas ada kabar ada
yang disiram air keras, ternyata
itu keponakan saya, langsung
saya respons bawa korban ke
RS Bunut,” kata Iing, kemarin.
Korban Ay saat itu bersa-
ma anaknya akan ke rumah
saudaranya berencana untuk
menitipkan anaknya. "Itu ren-
cananya korban mau ke kan-
tor mau kerja cuma mau me-
nitipkan anaknya ke adiknya.
Kebetulan lewat rumah saya. TRIBUN JABAR/DIAN HERDIANSYAH
Sehari-hari dia kerja di develo- DISIRAM AIR KERAS - Seorang Ibu berinisial YA (37) dan anaknya laki-laki berinisial R (10) menjadi
per jadi marketing. Setiap hari korban penyiraman air keras di Jalan Sudajaya Baros, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi,
anaknya sekolah jadi suka di- Kamis (1/5). Kedua korban pun mengalami luka bakar dan langsung diboyong ke IGD RSUD Syamsudin SH
titipkan di adeknya," ujar Iing. Kota Sukabumi.
Pada saat kejadian, korban
tidak menyadari akan adanya dan langsung menyiramkan air
peristiwa tersebut. "Katanya keras terhadap korban," ujar-
lagi jalan pake motor terus ada nya.
yang nyalip terus ada yang nyi- Pas ada kabar ada yang disiram air keras, Terkini polisi sudah melaku-
ramin itu air keras dari arah ternyata itu keponakan saya, langsung kan olah TKP berlangsung di
Baros ke Jalur Lingsel. Pelaku Jalan Sudajaya RT 005/002
katanya berdua boncengan pa- saya respons bawa korban ke RS Bunut. Kelurahan Jayaraksa, Keca-
kai motor, laki-laki,"kata Iing. matan Baros, Kota Sukabu-
Akibat siraman air keras ter- IING, PAMAN KORBAN mi,.,"Kita telah terima laporan
sebut, semua pakaian korban dan langsung olah TKP keja-
melepuh dan kedua korban nya rusak, jaket rusak, dale- nya karena yang bersangkutan dian oleh Polsek Baros lang-
mengeluh kepanasan. Kemu- mannya juga sama kaus rusak bekerja sebagai marketing pe- sung," katanya.
dian Iing membawa kedua semua sama celananya juga,” rumahan," kata Astuti. Pihaknya juga sudah menga-
korban ke RSUD Syamsudin kata Iing. Sebelum sampai tujuan, mankan barang bukti baik dari
SH untuk mendapatkan pena- Kasi Humas Polres Suka- tiba-tiba muncul kendaraan korban maupun pelaku yang
nganan medis. bumi AKP Astuti Setyaningsih lain, lalu menyiramkan air ke- belum diketahui identitasnya.
"Kalau kondisi anaknya kena mengatakan, kronologi kejadi- pada YA dan R hingga kedua "Satu kaleng bekas diduga tem-
di dada sama punggung, kalau an tersebut, pada saat korban mengalami luka bakar. "Saat pat menyimpan air keras yang
ibunya kena di muka, dada akan menitipkan anaknya ke korban melintasi lokasi kejadi- disiramkan kepada korban te-
sampai ke paha, anaknya di saudara. "Jadi saat itu korban an kemudian berpapasan de- lah kita amankan," ujarnya.
dada sama punggung. Baju- sedang mau menitipkan anak- ngan pelaku yang tidak dikenal (dian herdiansyah)
Balita Tewas Tenggelam
di Kolam Dekat Rumah
CIAMIS, TRIBUN - Seorang oleh orang tuanya. RSUD Kawali. Namun, sete- dan edukasi masyarakat.
balita berusia 16 bulan dilapor- Kejadian tragis ini baru ter- lah mendapatkan penanganan “Ini menjadi pengingat bagi
kan meninggal dunia setelah ungkap ketika beberapa anak medis selama sekitar 10 menit, kita semua, terutama orang tua,
tenggelam di kolam di samping yang sedang mengaji di rumah korban dinyatakan meninggal agar meningkatkan kewaspada-
rumahnya di Dusun Cikoneng, korban melihat tubuh korban dunia pada pukul 19.50. an terhadap potensi bahaya di
Desa Selasari, Kecamatan Ka- sudah mengambang di kolam. Dalam penilaian cepat yang di- sekitar rumah, apalagi jika me-
wali, Kabupaten Ciamis, pada “Ibunya langsung mengangkat lakukan Puskesmas Kawalimukti, miliki anak balita,” ujar Ani.
Rabu (30/4) malam. korban dan meminta bantuan tidak ditemukan warga lain yang BPBD Ciamis bersama pe-
Kepala Pelaksana BPBD Ka- warga. Petugas desa kemudian terdampak secara langsung. Pe- rangkat desa dan petugas ke-
bupaten Ciamis, Ani Supiani, menghubungi bidan desa yang ristiwa ini lebih bersifat insidental sehatan terus melakukan pe-
mengatakan, peristiwa bermu- langsung datang ke lokasi,” namun tetap masuk dalam ka- mantauan situasi di lokasi dan
la ketika korban, Muhammad kata Ani, Kamis (1/5). tegori kejadian bencana individu memberikan dukungan psiko-
Athar Muzakky, terpeleset dan Korban yang saat itu masih yang perlu ditindaklanjuti dari logis kepada keluarga korban.
jatuh ke kolam tanpa diketahui bernapas segera dirujuk ke aspek penanganan kedaruratan (ai sani nuraini)

