Page 3 - JABAR_20250506
P. 3

TRIBUN HEALTH








                                                                            3  SELASA, 6 MEI 2025





























































































                                   Mewaspadai Skoliosis











           ERING merasa pegal di pun-  kelengkungan di bawah 25 derajat,  belakang agar menjadi satu tulang yang  dungan. Terdapat pula skoliosis neuro-
           ggung atau melihat bahu tidak  dokter akan melakukan observasi se-  solid serta menghilangkan penekanan  muskular yang disebabkan gangguan sa-
     S sejajar? Jika iya, bisa jadi itu  bagai langkah penanganan utama.  pada saraf,” kata Starifulkani.  raf dan otot penyangga tulang belakang,
      tanda skoliosis. Skoliosis merupakan   “Pasien kemudian perlu melakukan   Pada kasus anak, ujar Starifulkani,  seperti pada penderita cerebral palsy
      kelainan tulang belakang yang me-  pemeriksaan rutin setiap enam bulan  skoliosis ringan biasanya tidak memer-  atau spina bifida. “Terakhir, ada skoliosis
      lengkung tidak normal, seperti mem-  dan rontgen lanjutan tiap setahun sekali  lukan penyangga atau pembedahan.  sindromik yang terkait dengan kelainan
      bentuk huruf “C” atau “S”. Penyakit  untuk memastikan kelengkungan tidak  Meski demikian, pasien memerlukan  genetik, seperti sindrom marfan dan sin-
      tersebut biasanya dipengaruhi oleh  bertambah parah,” kata dr Starifulkani.  pantauan rutin untuk mendeteksi per-  drom ehlers-danlos,” kata Abdul.
      berbagai faktor, seperti jenis kelamin,   Skoliosis sedang dengan tingkat ke-  ubahan kelengkungan seiring pertum-  Orang dewasa yang mengalami sko-
      faktor genetik, dan usia. Kondisi ini bi-  lengkungan antara 25 hingga 45 de-  buhan anak. “Penggunaan brace pada  liosis dapat mengalami berbagai gejala,
      asanya terdeteksi sejak masa kanak-  rajat, penanganan dilakukan dengan  anak dengan tingkat skoliosis sedang  seperti nyeri punggung, penonjolan otot
      kanak. Meski demikian, orang dewasa  alat penyangga (brace). Tindakan ini  dapat dilakukan untuk mencegah ke-  atau tulang akibat rotasi tulang bela-
      tidak menutup kemungkinan menga-  diperlukan untuk mencegah keleng-  parahan dan mengurangi kelengkung-  kang, garis pinggang yang tidak sejajar,
      lami skoliosis, baik karena penuaan  kungan semakin buruk dan mengu-  an tulang belakang anak yang masih  pinggul tampak tinggi sebelah, dan pe-
      maupun tidak terdiagnosis atau men-  rangi keluhan nyeri. Pasien, lanjutnya,  terus bertumbuh,” ujarnya.  nurunan tinggi badan akibat perubahan
      dapatkan penanganan yang tepat se-  juga disarankan untuk melakukan   Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan  postur. Dalam kasus yang parah, sko-
      jak kecil. Akibatnya, keluhan ini baru  terapi fisik untuk memperkuat otot  Tulang Belakang Mayapada Hospital  liosis dapat mengakibatkan kesulitan
      muncul saat usia dewasa.        tulang belakang, melatih fleksibilitas,  Bandung dr Abdul Kadir Hadar, Sp  bernapas dan rasa kenyang lebih cepat
       Penanganan skoliosis di usia dewa-  memperbaiki postur, dan meredakan  OT (K) mengatakan skoliosis yang di-  karena perubahan pada volume rongga
      sa sangat bergantung pada tingkat ke-  nyeri. Terapi yang dilakukan meliputi  alami orang dewasa tidak selalu sama.  dada dan perut. Penanganan skoliosis
      lengkungan tulang belakang. Kondisi  peregangan, latihan penguatan otot  Terdapat beberapa jenis skoliosis yang  harus dilakukan sesuai rekomendasi
      ini dapat diketahui setelah dokter me-  inti, dan latihan fisik dengan beban  dibedakan berdasarkan faktor penye-  dokter spesialis ortopedi. Pasien da-
      lakukan pemeriksaan secara menyelu-  rendah, seperti berenang.  babnya. Adapun kasus paling umum  pat berkonsultasi dengan dokter spe-
      ruh. Dokter Spesialis Ortopedi Konsul-  Skoliosis berat dengan kelengkungan  adalah skoliosis idiopatik yang penye-  sialis ortopedi. Layanan menyediakan
      tan Tulang Belakang Mayapada Hospi-  lebih dari 45 derajat, dokter akan me-  babnya tidak diketahui, tetapi faktor  perawatan yang komprehensif dan
      tal Jakarta Selatan dr Starifulkani Arif,  lakukan tindakan operasi spinal fusion.  keturunan turut memengaruhi.  berstandar internasional untuk me-
      Sp OT (K), FICS, mengatakan pada  “Operasi spinal fusion dilakukan untuk   Ada pula skoliosis kongenital yang  nangani berbagai kasus tulang, sendi,
      skoliosis kasus ringan dengan tingkat  mengatur dan menggabungkan tulang  terjadi akibat kelainan sejak dalam kan-  dan otot.(Kompas.com)
   1   2   3   4   5   6   7   8