Page 5 - JABAR_20250506
P. 5
JABARREGION
5 SELASA, 6 MEI 2025
Ribuan Bangunan Liar Dibongkar
CIREBON, TRIBUN - Ribu- titik-titik rawan pelanggaran Watubelah, Senin (5/5). berkolaborasi karena me- untuk memastikan tidak ada
an bangunan liar dan kios tata ruang lainnya, termasuk Ia menegaskan, seluruh mang sinergi dengan kabu- lagi okupasi ulang setelah
pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Fatahillah yang selama ruas jalan provinsi yang saat paten/kota ini yang harus pembongkaran,” katanya.
sepanjang ruas Jalan Fata- ini dikenal semrawut dan ra- ini diduduki bangunan tan- kita perkuat,” ujarnya. Ia menyebut, langkah ini
hillah, Kabupaten Cirebon, wan macet akibat bangunan pa izin akan menjadi sasaran Di kawasan Watubelah, tidak bersifat insidental,
menjadi sasaran pembong- liar dan parkir sembarangan. operasi ketertiban. “Hal ini puluhan bangunan semi per- melainkan akan dilanjutkan
karan oleh Pemprov Jabar, “Sebenarnya kita hari ini dilakukan guna mengem- manen seperti warung, kios, dengan patroli rutin dan pe-
Senin (5/5). melakukan tindak lanjut ke- balikan fungsi jalan sebagai tambal ban, hingga bengkel netapan zona merah di area
Penertiban ini dilakukan bijakan Pak Gubernur, Pak ruang publik yang aman, kecil yang berdiri di bahu rawan pelanggaran. Semen-
sebagai tindak lanjut dari ke- KDM. Jadi kita melakukan bersih dan sesuai peruntu- jalan langsung dibongkar. tara itu, para pedagang ter-
bijakan Gubernur Jabar Dedi kolaborasi penertiban ba- kannya,” ujarnya. Sebagian besar bangunan dampak mengaku terkejut
Mulyadi, yang menekankan ngunan liar, kios liar, apa- Penertiban ini tidak hanya tersebut tidak memiliki izin meski telah menerima surat
pentingnya penataan ruang pun yang menempati ruas menyasar bangunan fisik, dan telah berdiri selama ber- pemberitahuan sejak sepe-
dan pengamanan aset negara jalan provinsi,” ujar Kabid tetapi juga disertai inventa- tahun-tahun. kan lalu. “Sudah dikasih
dari okupasi ilegal. Ketertiban Umum dan Ke- risasi aset di sepanjang ja- “Penertiban akan berlanjut, tahu sih, cuma bingung mau
TRIBUN JABAR/EKI YULIANTO
Aksi pembongkaran di- tenteraman Masyarakat (Tr- lur strategis milik provinsi. termasuk nanti kita masuk ke pindah ke mana. Saya jualan
DIBONGKAR - Ribuan bangunan liar dan kios pedagang kaki mulai dari kawasan Watu- antib) Satpol PP Jabar, Kho- "Aset-aset provinsi ini juga ruas Jalan Fatahillah. Kami di sini udah 25 tahun,” ujar
lima (PKL) di sepanjang ruas Jalan Fatahillah, Kabupaten Cirebon, belah, Kecamatan Sumber irul Naim saat memantau harus kita inventarisir seba- sudah siapkan tim dan me- Warsa (45), pedagang mie
menjadi sasaran pembongkaran oleh Pemprov Jabar, Senin (5/5). dan akan terus diperluas ke langsung pembongkaran di gai tindak lanjut. Kita terus tode pengawasan secara rutin ayam. (eki yulianto)
Emosi Hubungan Tak Direstui
Seorang Wanita Tega Aniaya Pacarnya hingga Tewas
Korban Disekap Tiga Hari dan Jasadnya Dimasukkan Bagasi Mobil
MAJALENGKA, TRIBUN - KRONOLOGI
Kisah asmara pasangan muda
di Majalengka berakhir tragis Rabu 30 April 2025 – Pemukulan yang Memicu Tragedi
dan berdarah. Seorang maha- Pukul 15.00, korban Varhan Ripana, meminta untuk
siswi berinisial A.M.P (21) tega
menganiaya kekasihnya, Var- diantar pulang ke rumah orang tuanya oleh tersang-
han Ripana, hingga tewas. ka, A.M.P. Permintaan ini membuat tersangka emosi
Pelaku lalu menyimpan ja- karena hubungan mereka tidak disetujui oleh orang
sad sang pacar di bagasi mobil tua korban. Dalam keadaan marah, tersangka mela-
saat membawanya ke RSUD kukan pemukulan terhadap korban.
Majalengka. Kasus ini mencu- Setelah penganiayaan itu korban disekap selama
at setelah pihak rumah sakit tiga hari di dalam kamar tersangka hingga kon-
melaporkan temuan menge- disinya memburuk.
jutkan kepada kepolisian pada Sabtu 3 Mei 2025 – Korban Meninggal Dunia
Minggu (4/5) dini hari.
Kapolres Majalengka AKBP Korban yang sudah disekap beberapa hari,
Willy Andrian, didampingi Ka- ditemukan dalam keadaan meninggal
satreskrim AKP Ari Rinaldo, dunia
mengatakan kasus ini dilapor- Minggu 4 Mei 2025, Penemuan Jasad
kan pertama kali oleh Tata Ju- Korban di Bagasi Mobil
arta (60), ayah korban. Minggu 4 Mei 2025 – Penangkapan Tersangka
Menurut Willy, dari hasil pe- Pada pukul 19.00 polisi menangkap tersangka
nyelidikan, diketahui peristi- di rumahnya di Blok Tiga, Desa Lengkong Wetan,
wa penganiayaan terjadi pada Kecamatan Sindangwangi.
Rabu 30 April 2025 pukul
15.00 di rumah pelaku di Desa
Lengkong Wetan, Kecamatan
Sindangwangi, Kabupaten Ma- BARANG BUKTI YANG DIAMANKAN:
jalengka. 1 bundel surat keterangan visum et repertum
"Pelaku memukul korban
pada mata, tangan, pundak, ADIM MUBAROQ 1 unit mobil Toyota Agya milik tersangka
hingga pinggang. Pelaku kemu- DISIMPAN DI BAGASI - Polisi menunjukkan bagasi mobil yang dijadikan tempat menyimpan Varhan Kunci mobil dan STNK mobil
dian meninggalkan korban sete- Ripana yang tewas dianiaya oleh pacarnya yakni seprang perempuan berinisial AMP. Hape milik tersangka dan korban
lah memukulnya di kamar pri- Beberapa obat-obatan dan barang pribadi milik
badi pelaku. Pelaku lalu keluar
rumah, saat kembali pelaku menambah kesan horor dalam Pelaku, yang merupakan katanya. tersangka
mendapati korban sudah tidak kasus ini. “Ini bukan sekadar mahasiswi di salah satu per- Yang mengerikan, pelaku
U
bernyawa," kata Willy di Mapol- pertengkaran pasangan, tapi guruan tinggi di Majalengka kemudian menyimpan jenazah ADIM MUBAROQ Q
M M
RO
A
B
res Majalengka, Senin (5/5). sudah masuk ranah penghi- itu merasa terhina ketika men- korban di bagasi mobil priba- PELAKU PENGANIAYAAN - AMP, wanita yang a yang
n
it
Willy mengatakan, penang- langan nyawa dengan kekeras- dengar nama orang tua kor- dinya yakni Toyota Agya putih. tega menganiaya pacarnya sendiri hingga tewas
a tewas
kapan pelaku berlangsung an,” kata Kapolres. ban disebut. Ia kemudian me- Pada Minggu (4/5) dini hari, sudah berbaju tahanan.
pada hari yang sama atau Willy mengatakan motif pe- mukul korban berkali-kali di ia membawa korban ke RSUD
Minggu (4/5/2025) malam, di laku didasari emosi karena bagian mata, tangan, pundak, Majalengka, namun petugas
kediamannya. Polisi juga me- hubungan mereka tak direstui dan pinggang, menggunakan rumah sakit menemukan kor-
nyita sejumlah barang bukti, keluarga korban. “Pelaku dila- tangan kosong dan hape. ban sudah tak bernyawa.
termasuk mobil Agya putih, tarbelakangi emosi yang me- Tak berhenti di situ, korban Kapolres mengatakan ter-
hape korban dan pelaku, ser- ledak ketika korban meminta juga tidak diberi pertolong- sangka dijerat Pasal 338 KUHP
ta obat-obatan dan dokumen diantarkan pulang ke rumah an medis dan disekap dalam atau Pasal 351 ayat (3) KUHP
visum. orang tuanya. Permintaan itu kamar selama tiga hari. “Ter- tentang penganiayaan berat
Fakta tambahan yang men- menyulut kemarahan tersang- sangka juga mengunci ka- yang menyebabkan kematian.
cengangkan yaitu jenazah ka karena hubungan mereka mar dan membiarkan korban "Ancaman hukumannya mak-
korban ditemukan bersama tidak direstui oleh keluarga dalam kondisi lemah hingga simal 15 tahun penjara," kata
dua buah pampers dewas. Ini korban,” kata Willy. akhirnya meninggal dunia,” Willy. (adim mubaroq)
Petugas Kamar
Mayat Kenali
Jasad Korban
SEBUAH kejadian mencurigakan terjadi di RSUD Ma-
jalengka pada Sabtu 3 Mei 2025 malam. Seorang
perempuan datang membawa seorang pria tak ber-
nyawa ke rumah sakit. Dugaan kuat mengarah pada
kasus pembunuhan setelah tim medis menemukan
luka mencurigakan di tubuh korban. Peristiwa itu ter-
jadi sekitar pukul 21.00.
Humas RSUD Majalengka, Sunarpi mengatakan
pria yang dibawa ke rumah sakit itu sudah dalam ke-
adaan meninggal dunia. “Benar bahwa ada perem-
puan membawa pasien, setelah diperiksa ternyata
sudah meninggal dengan luka lebam di wajah," ujar
Sunarpi, Senin (5/5).
Yang mengejutkan, perempuan yang membawa
korban ternyata bukan keluarga korban. Ia datang
sendirian mengantar tubuh pria itu menggunakan
mobil pribadi. Ketika dilakukan pemeriksaan lebih
lanjut oleh tim medis, ditemukan sejumlah kejanggal-
an yang menimbulkan dugaan bahwa korban mening-
gal bukan karena sebab alami.
Korban kemudian dipindahkan ke ruang jenazah.
Di sana, seorang petugas rumah sakit yang menge-
nal korban merasa ada yang tidak beres dan sege-
ra memberi tahu keluarga korban serta melaporkan
ke polisi.
"Kebetulan petugas jenazah di rumah sakit kenal,
lalu memberi tahu keluarga dan lapor ke polisi. Se-
telah itu polisi datang ke rumah sakit meminta kete-
rangan perempuan tersebut," kata Sunarpi.
Tak lama berselang, aparat Polres Majalengka tiba
di lokasi untuk menindaklanjuti laporan dan menggali
keterangan dari perempuan yang membawa jenazah.
Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Ari Rinaldo,
membenarkan pihaknya menerima laporan terkait du-
gaan pembunuhan ini "Betul ada laporan itu, dan se-
dang kami tangani. Untuk detailnya nanti kami informa-
sikan lebih lanjut," ujarnya, saat itu. (adim mubaroq)

