Page 6 - JABAR_20250515
P. 6
Leisure
Leisure
KAMIS, 1 AGUSTUS 2024
Halaman 6 KAMIS, 15 MEI 2025
Oseebo Matcha Halaman 10
Bawa Nuansa
Jepang ke Bandung
ETELAH tren kopi susu mendominasi salt, sirup, hingga jus buah, menyasar selera
kancah coffee shop beberapa tahun yang lebih kasual dan kekinian.
S terakhir, kini giliran kedai matcha ala “Kami pakai matcha asli dari Jepang, bukan
Jepang yang mencuri perhatian penikmat mi- bubuk green tea biasa. Green tea itu daun teh
numan di Bandung. Salah satu yang sedang yang diseduh, sedangkan matcha digiling halus
ramai dibicarakan adalah Oseebo Matcha, secara tradisional. Rasanya lebih kaya dan
sebuah kedai mungil bergaya Jepang yang mendalam,” ucap Sabyan.
berlokasi di Jalan Saad No. 16 dan resmi Meski mungil, minat pengunjung untuk da-
dibuka pada Januari 2025. tang langsung ke Oseebo Matcha cukup tinggi.
Dengan ukuran yang tak terlalu besar, Ose- Sabyan mengatakan dalam sehari bisa menjual
ebo Matcha hadir membawa konsep sederhana hingga 100 cup dengan sejumlah varian yang
namun autentik. Interiornya dirancang minima- telah menjadi favorit pelanggan.
lis, didominasi unsur kayu dan warna hijau “Menu paling laris di sini itu Uji Oseebo
yang menenangkan, selaras dengan filosofi mat- Blend, Hokkaido Style Matcha, dan Oseebo
cha sebagai minuman yang membawa kedamai- Matcha Latte. Semuanya tidak manis. Pelang-
an dan keseimbangan. gan kita juga sudah tahu, jadi jarang sekali ada
Meskipun tempatnya hanya bisa menampung yang minta tambahan pemanis,” katanya.
sekitar 10 pelanggan, kedai ini tak pernah sepi. Harga setiap minuman di Oseebo Matcha
Antrean pengunjung yang datang silih bergan- berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp 75.000,
ti, ditambah dengan lonjakan pesanan daring, tergantung jenis dan kualitas bubuk matcha
menunjukkan bahwa tren matcha semakin yang digunakan. Kedai ini buka setiap hari mu-
mendapat tempat di hati warga Bandung. lai pukul 07.00
Matcharista, Sabyan mengatakan tren ini hingga 22.00
tak lepas dari meningkatnya minat masyarakat WIB. (Putri
terhadap minuman non-kopi. Puspita)
“Sejak awal tahun ini, banyak yang mulai
beralih ke matcha, terutama mereka yang tidak
bisa minum kopi. Tapi yang sedang ramai bu-
kan matcha manis, melainkan matcha asli dari
Jepang yang rasanya gurih dan sedikit grassy,”
ujar Sabyan saat ditemui Tribun Jabar, Rabu
(14/5).
Di Oseebo, proses penyajian matcha dila-
kukan secara langsung menggunakan teknik
tradisional Jepang. Bubuk matcha diaduk
dengan chasen, pengocok bambu khas Jepang,
untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan
rasa yang merata.
Sabyan menjelaskan di Oseebo Matcha, kedai
ini menyajikan dua jenis sajian utama, yaitu
ceremonial matcha, yang disajikan murni tanpa
tambahan rasa, ditujukan bagi penikmat sejati
yang menghargai cita rasa alami dan kompleks
dari matcha berkualitas.
Lalu ada juga contemporary matcha, yang
lebih inovatif dengan tambahan rasa seperti sea
FOTO-FOTO TRIBUN JABAR/PUTRI PUSPITA
KONTEN MATERI IKLAN SEPENUHNYA MENJADI TANGGUNG JAWAB PEMASANG IKLAN

