Page 10 - JABAR_20250526
P. 10
JABARREGION
10 SENIN, 26 MEI 2025
Juru Parkir dan
Pegawai BPBD
Dibacok
z Konvoi Persib di Garut Makan
Korban
GARUT, TRIBUN - Konvoi kan oleh sekelompok orang
perayaan Persib Bandung yang tidak dikenal identi-
setelah mendapat gelar ju- tasnya.
ara Liga 1 berujung petaka Peristiwa tersebut terjadi
di Kabupaten Garut. Dua bertepatan dengan adanya
orang warga dilaporkan iring-iringan suporter Per-
menjadi korban pembacok- sib yang tengah merayakan
an oleh orang tidak dikenal kemenangan timnya se-
(OTK) saat konvoidi Jalan telah laga melawan Persis
Merdeka, Kecamatan Taro- Solo. "Pelaku langsung me-
gong Kidul, Kabupaten Ga- nyerang korban," katanya.
rut, Sabtu (24/5). Dari informasi yang di-
Video detik-detik warga himpun Tribun, korban
jadi korban beredar di me- bernama Akhmad Salahu-
dia sosial dengan narasi din (35) dan Ifan Firman-
adanya pembacokan ke- syah. Akhmad merupa-
pada salah seorang warga. kan seorang juru parkir
Terkait hal itu, Kapolsek di lokasi sedangkan Ifan
Tarogong Kidul AKP Agus Firmansyah merupakan
Kustanto membenarkan pegawai Badan Penang-
adanya peristiwa terse- gulangan Bencana Daerah
but. “Kejadiannya malam (BPBD) Garut.
pukul 20.45," ujarnya ke- Kepala Pelaksana BPBD
pada awak media, Minggu Garut Aah Anwar membe-
(25/5). narkan bahwa Ifan bekerja
Agus mengatakan, ada di BPBD. Ia menyebut kon-
dua warga mengalami tin- disi Ifan kini sudah mem-
dakan kekerasan. Berda- baik setelah dioperasi. "Mo- TRIBUN JABAR/SIDQI AL GHIFARI
sarkan keterangan dari hon doanya semoga segera PESTA BOBOTOH - Konvoi perayaan Persib Bandung setelah mendapat gelar juara Liga 1 berujung petaka di Kabupaten Garut. Dua orang warga dilaporkan menjadi korban
para korban dan sejumlah pulih, baru beres operasi," pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) saat konvoidi Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (24/5). Tampak para bobotoh saat merayakan
saksi, insiden itu dilaku- katanya. (sidqi al ghifari) Persib Juara di Garut, Sabtu (24/5) malam.
Sakit Hati Disebut Orang Tak Punya Konsistensi, Jujur,
z Motif Suratno Membunuh Teman Sendiri di Subang
SUBANG, TRIBUN - Kasus karena saya merasa sakit hati rangkaian penyelidikan dan
pembunuhan terhadap Amso- dihina korban," kata Suratno. dan pemeriksaan terhadap
ri (38) petugas Bank Emok di Setelah membunuh, Su- sejumlah saksi mata, Poli-
Kawasan Bendungan Salam- ratno mengaku bingung dan si membutuhkan waktu 10 dan Kerja Keras
darma, Desa Jatireja Keca- sempat berencana ingin bu- hari untuk meringkus pelaku
matan Compreng, Kabupaten nuh diri sebelum kabur ke yang diketahui bernama Su-
Subang, akhirnya terungkap. Jakarta. "Saya sempat bi- ratno yang juga merupakan
Hal ini setelah jajaran Resmob ngung dan menyesal setelah warga Indramayu yang tak
Satreskrim Polres Subang me- menghabisi nyawa korban. lain teman korban.
nangkap Suratno (25) di Keba- Bahkan saya saat itu ingin Kapolres Subang AKBP Ari-
yoran Lama, Jakarta Selatan, bunuh diri sebelum kabur ke ek Indra melalui Kasatreskrim
Sabtu (24/5). Jakarta," katanya. AKP Bagus Panuntun yang X X Kisah Pasutri dari Dagang Keliling Kini Punya
Suratno pun langsung di- Saat ini Suratno masih disampaikan oleh Kanit Jat-
giring ke Gedung Reskrim menjalani pemeriksaan di anras Ipda Tatang Suryaman Swalayan Beromzet Puluhan Miliar Rupiah
Mapolres Subang Sabtu Gedung Satreskrim Polres mengatakan pelaku berhasil
(24/5) malam, dan langsung Subang dan terancam Pasal diringkus Jajaran Satreskrim
diperiksa terkait motif pelaku 340 Kitab Undang-undang Polres Subang dengan Tim MAJALENGKA, TRIBUN - dari peluh dan debu jalan- baju makan dalam mobil, kus. Jangan sengah-sengah.
menghabisi nyawa Amsori Hukum Pidana, dengan an- Resmob Polda Jabar, saat ber- Bagi sebagian orang, bisnis an. Mereka bawa keliling kadang istirahat di Masjid. Kami konsisten jualan, mes-
pada Rabu (14/5). caman minimal seumur hidup sembunyi di kawasan Kebayo- mungkin soal keberuntung- dengan mobil L300 tua, dari Lalu jualan di lapak pasar ki awal-awal tahun merintis
Pria berusia 25 tahun yang dan maksimal hukuman mati. ran Lama Jakarta Selatan. an, modal besar, atau konek- pasar ke pasar, dari desa ke Cigasong. Kami sampai saat tidak ada untung,” katanya
tega menghabisi nyawa korban Sebelumnya Amsori(38) "Untuk mengungkap kasus si elite. Tapi bagi pasangan kota. Dengan pakaian anak ini menerapkan prinsip, isti- sambil tersenyum menge-
itu tak lain adalah teman kor- petugas Bank Keliling atau ini, tim penyidik Satreskrim suami-istri (Pasutri) Memet dan pakaian dalam yang qomah dan jujur,” ujar Neni, nang masa awal jualan di
ban sendiri. Saat diinterograsi Bank Emok di kawasan area melakukan penyelidikan sela- Tasmat dan Neni Herlina, dijual keliling dari Talaga saat berbincang dengan Tri- pasar Tegal Gubug.
oleh petugas, pelaku mengaku Bendungan Salamdarma, ma 3 hari dengan melakukan bisnis adalah soal konsis- dan Cikijing di Kabupaten bun, Minggu (25/5). Pada tahun-tahun awal,
sudah berencana membunuh Kecamatan Compreng, Ka- pemeriksaan saksi dan alat tensi, kejujuran, dan kerja Majalengka, hingga menem- Sikap ini jarang ditemui bahkan tak ada satu pun
korban pada hari tersebut, pe- bupaten Subang, ditemukan bukti lainnya. Kemudian mela- keras yang tak kenal waktu. bus pasar-pasar di Ciamis, di toko-toko lain. Namun pelanggan tetap. Tapi lapak-
laku juga sudah membawa pi- tewas di kebun mangga de- kukan pengejaran terhadap pe- Tak ada yang instan. Tak ada Tasikmalaya, bahkan hing- bagi pasangan ini, pelayan- nya tetap buka tiap Jumat
sau dari rumahnya. kat pintu bendungan Salam- laku selama 7 hari hingga ber- yang tiba-tiba viral. ga kota Tasikmalaya, Me- an bukan sekadar transak- dan Sabtu. Hujan atau pa-
"Saya sudah janjian dengan darma dengan sejumlah luka hasil diringkus hari ini Sabtu Yang ada adalah dagang- met dan Neni menjajakan si, melainkan membangun nas, dagangan tetap digelar
korban di TKP dan saya juga tusukan di punggung, dada, (24/5) sore,” kata Kasatrekrim an sendirian berjalan kaki barang dagangan mereka kepercayaan. Dan itulah .“Pembeli itu datang karena
sudah bawa pisau dari rumah dan leher, Rabu (14/5). Polres Subang AKP Bagus Pa- menyusuri desa/kelurahan dengan sistem “beli putus— yang membawa mereka naik percaya, dan percaya datang
untuk membunuh korban, Setelah melakukan se- nuntun. (ahya nurdin) di Majalengka. Lalu dagang boleh tukar.” kelas: dari pedagang keliling dari konsistensi,” katanya.
di Pasar Lawas Majaleng- Yang unik, barang yang menjadi pemilik swalayan Menurutnya, usaha itu ti-
ka, pindah punya lapak di tidak laku bisa ditukar atau dan travel umrah. dak ada yang instan, setelah
Bobol ATM Berisi Rp 200 Juta Pasar Cigasong, kemudian dikembalikan. Bahkan, ka- Dalam wawancara pan- lebih dari 20 tahun kemudi-
membuat toko permanen di lau ukuran pakaian tidak jang dengan kami, sang istri an, usaha mereka berkem-
membagikan prinsip yang bang menjadi ritel pakaian,
depan Pasar Cigasong, ada sesuai, pembeli bisa menu-
ujian dan membuat Toserba kar dengan ukuran yang mereka pegang teguh: fokus, toko grosir, punya cabang,
z Bandit Ini Langsung Disergap Polisi di Pusakajaya UD Putra TS, yang berlokasi pas. Jika diganti dengan ulet, jujur dan konsisten / jualan via online hingga biro
di Jalan Raya Desa Baribis, barang yang harganya le- istiqomah dalam berjualan). perjalanan umrah dan haji.
SUBANG, TRIBUN - Tim Res- Dari hasil membobol ATM wadadi Barat, Kecamatan Kecamatan Cigasong, Kabu- bih murah, kelebihan uang “Kalau jualan tuh harus fo- (adim mubaroq)
mob Sat Reskrim Polres Su- tersebut, komplotan ini berha- Purwadadi, Kabupaten Su- paten Majalengka. akan dikembalikan tanpa
bang berhasil mengamankan sil menggondol uang ratusan bang," ujar Bagus. Perjalanan mereka dimu- basa-basi.
lima pelaku spesialis pembo- juta rupiah dalam ATM. "Uang Dalam penangkapan kom- lai bukan dari ruko besar “Kami pagi sampai ma-
bol mesin ATM menggunakan Rp 200.000.000 berhasil dibo- plotan spesialis pembobol atau swalayan megah, tapi lam berjualan, sampai ganti
mesin Las. Pelaku diamankan bol di mesin ATM BJB Purwa- ATM tersebut, dua orang pe-
di Jalan Cigugur, Kampung/ dadi," katanya. laku sempat melawan petugas
Desa Cigugur, Kecamatan Pu- Menurut Bagus, para pelaku akhirnya ditembak kakinya. TIPS WIRAUSAHA UNTUK GENERASI MUDA
sakajaya, Kabupaten Subang, nekat membobol ATM menggu- Setelah ditangkap, para pela-
Minggu (25/5) pagi. nakan mesin las. “Mesin ATM ku dan barang bukti langsung y Mulai dari yang kecil, tapi konsisten. Jangan gengsi jadi peda-
Kapolres Subang AKBP itu dilas dan dirobohkan ke- dibawa ke gedung Sat Reskrim gang keliling.
Ariek Indra Sentanu, mela- mudian dibawa menggunakan Polres Subang untuk pemerik- y Fokus satu bidang dulu, jangan lompat-lompat.
lui Kasatreskrim AKP Ba- mobil Xenia hitam, setelah itu saan lebih lanjut. y Kerja keras, saling mendukung.
gus Panuntun menegaskan pelaku mengambil uang yang "Selain mengamankan lima
komplotan spesialis pembo- ada di mesin ATM itu dengan pelaku, kami juga menyita 1 y Berani jujur, meski rugi sedikit.
bol mesin ATM ini sebelum cara dilas,” katanya. buah mesin las, 1 buah ta- y Layanan after-sales yang tulus bikin pelanggan balik lagi.
diringkus telah membobol Kasus ini terungkap saat bung oksigen ukuran 50 Kg, y Istiqomah jadwal buka usaha, meski hari itu dagangan tak laku.
mesin ATM di Purwadadi. Tim Resmob Sat Reskrim Pol- 1 buah tabung gas elpiji ukur- y Belajar dari siapa pun, kapan pun. Coba pemuhim keinginan TRIBUN JABAR/ADIM MUBAROQ
"Dini hari tadi komplotan ini res Subang berpatroli di wi- an 3 Kg, 1 buah mesin ATM, pembeli.
membobol ATM Bank bjb di layah hukum Polres Subang. 1 unit mobil Xenia warna hi- PASUTRI SUKSES - Pasangan suami-istri (Pasutri) Memet
Dusun Blok Sakola, Desa "Pelaku berhasil diamankan tam Nopol : B-1768-EOV, dan y Anggap usaha sebagai ladang ibadah dan amal. Tasmat dan Neni Herlina asal Majalengka yang memulai usaha
Purwadadi Barat, Purwadadi, setelah mencuri mesin ATM uang tunai kurang lebih sekitar y Ibadah. (Salat, sedekah, ngaji, berdzikir hingga berbakti pada penjualan pakaian dari mulai keliling jalan kaki ke kampung-kam-
Subang," kata Bagus Panun- Bank bjb Purwadadi di Du- Rp.200.000.000," kata Bagus. orang tua). pung, kini setelah 20 tahun berusaha memiliki Pasar Swalayan
tun, Minggu (25/5). sun Blok Sakola Desa, Pur- (ahya nurdin) beromzet puluhan miliar rupiah.
Modal Tak Selalu Uang,
Tapi Harus Punya Nyali
BANYAK orang menyerah ka- Orang beli lagi karena perca- an bahkan ratusan miliar ru- pembeli, kebutuhan masyara-
rena merasa tidak punya mo- ya. Itu datang dari kejujuran,” piah. Tak hanya satu, mereka kat, kami berusaha untuk me-
dal. Tapi menurut Memet dan ucap Neni. kini memiliki cabang usaha menuhinya," kata Memet.
Neni, modal bisa dicari. Awal Ia mengingatkan generasi di Tegal Gubug, Kabupaten Kini, swalayan mereka
mula merintis jualan, modal muda agar tidak mudah me- Cirebon, serta mengelola biro menjadi tempat favorit war-
Memet hanya Rp 1,5 juta dari nyerah setelah usaha baru travel haji dan umrah kelas ga sekitar. Pembeli bukan
orang tua. Dan berkembang berjalan sebulan. “Kalau sepi menengah yang dipercaya ba- hanya datang untuk belanja,
berkat dukungan istri dan langsung males, itu bukan nyak warga. tapi juga untuk merasa nya-
sang mertua. pengusaha, itu cuma nyoba- Namun, prinsip dagang- man—karena tahu, di toko
Kejujuran menjadi fonda- nyoba. Orang sekarang cuma nya tak berubah, tetap mela- milik Memet dan Neni, keju-
si utama usaha mereka. Bila lihat hasil, padahal prosesnya yani dengan jujur, tetap bo- juran adalah pelayanan uta-
ada kancing copot, mereka gelap, panjang, dan kadang leh tukar barang meski sudah ma, bisa ditukar dan meng-
TRIBUN JABAR/AHYA NURDIN akan jujur memberitahu. Bila pahit," katanya. dibeli, dan tetap mengem- utamakan keingin pembeli.
harga turun setelah pembe- Usaha mereka kini menjel- balikan kelebihan uang bila Dan semuanya berawal dari
GARONG MESIN ATM - Tim Resmob Sat Reskrim Polres Subang berhasil mengamankan lima li membayar, uang kelebih- ma menjadi Toserba UD Putra ada selisih harga."Kami tidak satu hal: tidak gengsi, ti-
pelaku spesialis pembobol mesin ATM menggunakan mesin Las. Pelaku diamankan di Jalan Cigugur, an akan dikembalikan."Da- TS di Majalengka. Omzetnya ada mentor bisnis, kami bel- dak menyerah, dan tidak bo-
Kampung/Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, Minggu (25/5) pagi. gang itu kita juga cari berkah. kini menyentuh angka puluh- ajar dari pembeli. Kebutuhan hong. (adim mubaroq)

