Page 5 - JABAR_20250526
P. 5
JABARREGION
5 SENIN, 26 MEI 2025
Sembilan Rumah Rusak
z Terdampak Pergerakan Tanah di Tasikmalaya
TASIKMALAYA, TRIBUN - lik bapak Ahmad Somantri Ada sekitar tujuh rumah ru-
Sebanyak sembilan unit ru- dan Asep Somantri terbawa sak akibat bencana tersebut.
mah di tiga kecamatan rusak longsor. Total ada dua kepala “Alhamdulillah kalau untuk
akibat pergerakan tanah dan keluarga dengan dihuni dela- korban jiwa atau pun luka
longsor yang terjadi Sabtu pan jiwa," katanya. tidak ada, hanya kerusak-
(24/5) sore. Bencana perge- Selain itu, tim Tagana Ka- an rumah warga saja," kata
rakan tanah ini disebabkan bupaten Tasikmalaya, aparat Jembar.
oleh curah hujan yang tinggi ddesa, dan babinsa telah me- Jembar mengimbau kepa-
dan kurangnya drainase air. lakukan asesmen dan koor- da masyarakat pentingnya
Akibat kejadian ini sela- dinasi dengan pihak setem- kesiapsiagaan menghadapi
in bangunan rumah, dapur pat untuk membantu warga musim hujan, terutama di
hingga WC ikut rusak akibat yang terdampak. wilayah dengan kontur tanah
terdampak pergerakan ta- "Upaya penanganan de- labil seperti Tasikmalaya.
nah. Sementara untuk Keca- ngan membantu warga yang Pihaknya pun akan terus
matan Sukaraja ada sekitar terdampak dan memulihkan memantau kondisi cuaca
tujuh unit rumah rusak di- kondisi normal. Karena dua dan tanah di daerah rawan,
terjang bencana akibat hujan unit rumah rusak," kata serta berkoordinasi dengan
deras sejak sore hari. Jembar ketika dikonfirmasi pihak terkait untuk mence-
Ketua FK Tagana Kabu- Tribun, Minggu (25/5). gah bencana susulan.“Kami
paten Tasikmalaya Jembar Selain itu, bencana alam mengimbau warga di daerah
Adisetya menjelaskan ada berupa pergerakan tanah rawan untuk tetap waspada
dua rumah rusak akibat kembali melanda wilayah dan segera melapor jika me-
pergerakan tanah yang ter- Kabupaten Tasikmalaya yak- lihat tanda-tanda pergerak-
jadi di wilayah Tanjungjaya. ni di Kecamatan Culamega an tanah,” katanya. (jaenal TRIBUN JABAR/JAENAL ABIDIN
"Dua rumah yang rusak mi- dan Kecamatan Sukaraja. abidin) MENCARI KORBAN- Tim gabungan menggunakan perahu karet tengah mencari Wildan, yang tenggelam dan hanyut di
Sungai Cikidang, tepatnya di Pintu Air Suraka Tiga di Kampung Sandaan Kaler, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten
Satu Rumah Terancam Ambles Tasikmalaya, Minggu (25/5).
ngan intensitas tinggi turun di Wildan Sempat
z Tanahnya Diguyur Hujan Deras di Pagelaran Cianjur
CIANJUR, TRIBUN - Hujan pat diselamatkan. Selain itu diakibatkan hujan deras de-
deras dengan intensitas ting- pemilik rumah pun harus di-
gi membuat aliran sungai di ungsikan ke lokasi yang lebih wilayah tersebut. "Pemerintah
Satu rumah warga yang nerima laporan satu rumah ada korban jiwa dan luka Pegang Bambu
Kampung Cicurug RT 05/08, aman. desa setempat bersama ko-
Desa Sindangkerta, Keca- Kalak Badan Penanggu- ordinator Kecamatan Retana
matan Pagelaran, Kabupaten langan Bencana Daerah membantu melakukan eva-
Cianjur meluap. Akibatnya (BPBD) Kabupaten Cianjur kuasi korban ke tempat yang
satu rumah warga terancam Asep Kusmanawijaya menga- lebih aman," katanya.
ambles. takan, pihaknya sudah me- Asep mengakatan, tidak
hampir ambles itu terekam warga yang terancam ambles dalam kejadian tersebut. Na-
kamera hape milik warga, tersebut. mun pemilik rumah menga-
dan beredar di sejumlah me- "Baru ada informasi seperti lami kerugian materil. "Kami
dia sosial.Berdasarkan infor- itu, pihak pemerintah setem- juga mengimbau untuk X X Mau Ambil Bola Voli Malah Tenggelam dan
masi yang didapat, peristiwa pat sudah melakukan ases- mengantisipasi longsor su-
itu terjadi pada Sabtu (24/5) ment, peristiwa tersebut juga sulanpPemilik rumah untuk Hanyut di Sungai
petang. tidak menimbulkan korban," sementara mengungsi ke
Pasca kejadian, masya- katanya, Minggu (25/5). tempat yang lebih aman, dan
rakat dan pemerintah desa Berdasarkan laporan yang memberikan bantuan moril TASIKMALAYA, TRIBUN sempat memegang bambu, lagi ke permukaan," katanya. dan memberikan kepastian
setempat mengevakuasi ba- diterima, rumah warga yang serta penguatan psikis,” ka- - Hendak mengambil bola tapi lepas dan tak muncul Terkait insiden ini, tim ga- bagi keluarga. "Tim gabung-
rang-barang yang masih da- terancam ambles tersebut tanya. (fauzi noviandi) voli, seorang pemuda teng- kembali ke permukaan.Salah bungan yang mencari korban an terus berusaha melaku-
gelam dan hanyut di Sungai seorang saksi Wahab meng- pun tadi malam menghenti- kan pencarian, tapi belum
Cikidang, tepatnya di Pintu aku, awalnya korban sedang kan sementara proses penca- membuahkan hasil. Semoga
Air Suraka Tiga di Kampung mengambil bola voli yang rian Wildan. Menurut Ketua korban dapat ditemukan se-
Sandaan Kaler, Desa Ban- jatuh ke aliran Sungai Ciki- FK Tagana Kabupaten Tasik- cepatnya," katanya.
jarsari, Kecamatan Sukare- dang, tak jauh dari pintu air. malaya Jembar Adisetya me- Kepala Pelaksana BPBD
sik, Kabupaten Tasikmala- "Awalnya kita lagi man- ngatakan, hingga semalam Kabupaten Tasikmalaya Nu-
ya, Minggu (25/5). cing sekitar pukul 11.30 lalu korban belum ditemukan. raedidin mengatakan, Ba-
Kronologi kejadian, se- melihat korban terjun ke air "Korban terjun ke sungai di- sarnas dan tim gabungan
kitar pukul 11.30 korban untuk mengambil bola voli," perkirakan untuk mengambil turut mencari tapi sampai
Wildan (22) tengah bera- kata Wahab, ketika dikon- bola voli. Korban berpegangan tadi malam belum ditemu-
da di pinggir sungai untuk firmasi wartawan Tribun, pada bambu yang hanyut, na- kan dan dilanjutkan lagi
mengambil bola voli. Namun Minggu (25/5). mun terbawa arus dan tidak pada Senin (26/5) pagi.
akibat kurang konsentrasi Menurut Wahab, korban terlihat lagi," kata Jembar. "Kebetulan air intensitas-
korban terjatuh ke aliran terakhir berpegangan ke ba- Tim Tagana Kabupaten nya naik, Danramil, Polsek,
Sungai Cikidang yang saat tang bambu yang hanyut, tapi Tasikmalaya, Basarnas, dan BPBD, Tagana serta Basar-
kejadian sedang deras kare- setelah itu terbawa arus dan masyarakat setempat terli- nas berusaha mengevakuasi
na diguyur hujan. tak terlihat lagi muncul ke per- bat dalam upaya pencarian korban, tapi sampai malam
Kejadian ini sempat terlihat mukaan. "Kondisi air memang korban. Bahkan hingga sore ini belum membuahkan ha-
oleh pemancing yang tak jauh lagi deras, dan korban sempat kemarin proses pencarian sil dan dilanjutkan besok
berada di lokasi. Bahkan pegangin bambu, tapi sesudah masih terus dilakukan un- (Senin) pukul 06.00,” kata-
korban sebelum tenggelam itu hanyut dan gak muncul tuk menemukan korban nya. (jaenal abidin)
Targetnya Disiplin dan Percaya Diri
z Pendidikan Berkarakter Jilid Dua Digelar Setelah Iduladha
PURWAKARTA, TRIBUN - “Yang mendaftarkan rata- honor tambahan, karena anak yang sebelumnya min-
Pemerintah Kabupaten Pur- rata orang tuanya, jadi kami sudah menjadi bagian dari der, frustrasi, sekarang penuh
wakarta memastikan akan akan verifikasi dulu. Kita ta- tugas mereka sebagai ASN. percaya diri,” ujarnya.
membuka gelombang kedua nya ke sekolah, apakah ma- Om Zein juga menegaskan Untuk gelombang kedua
program pendidikan berkara- sih sanggup membina? Kalau bahwa pembinaan dilaku- ini, Om Zein memastikan
kter di barak militer Resimen sekolah masih sanggup, ya kan dengan pendekatan ra- kuota peserta tidak akan
Armed 1/Sthira Yudha. Pro- selesaikan di sekolah. Kalau mah anak. Ukuran keberha- melebihi kapasitas ruangan
gram yang menyasar siswa orang tua masih mampu mem- silan program ini, kata dia, yang tersedia, yakni maksi-
SMP ini dijadwalkan dimulai bina, ya selesaikan di rumah. bukan sekadar tidak adanya mal 40 orang.
setelah Iduladha, menyusul Tapi kalau kedua-duanya me- komplain ke lembaga seperti “Yang penting mereka di-
tingginya permintaan dari nyatakan tidak sanggup, baru KPAI, tetapi lebih pada ada- selamatkan dari lingkungan
orang tua dan masyarakat. kita kirim ke psikolog untuk nya perubahan perilaku po- negatif ke lingkungan positif.
Bupati Purwakarta, Sae- konseling lebih lanjut,” kata sitif dari para siswa. Target kita bukan sempurna,
pul Bahri Binzein, mengata- pria yang akrab dipanggil Om “Perubahan-perubahan tapi ada perubahan. Dari ti-
kan, hingga saat ini, jumlah Zein tersebut kepada Tribun, sederhana seperti anak yang dak disiplin menjadi disiplin,
pendaftar sudah mencapai Minggu (25/5). dulunya tidak disiplin, seka- dari tidak percaya diri menja-
DDOK.WARGA 30 hingga 50 siswa. Namun, Psikolog dari Dinas Ke- rang jadi bangun pagi, ikut ke- di yakin pada diri sendiri. Itu
TERANCAM AMBLES - Hujan deras dengan intensitas tinggi membuat aliran sungai di Kampung seluruh pendaftar akan me- sehatan (Dinkes) dan guru giatan, bahkan diminta bantu langkah awal menuju masa
Cicurug RT 05/08, Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur meluap. Akibatnya lalui tahap verifikasi ketat BK, kata dia, akan dilibat- melatih PBB di desanya, itu depan yang lebih baik,” ujar-
kan dalam proses ini tanpa sudah luar biasa. Kita lihat nya. (deanza falevi)
satu rumah warga terancam ambles. terlebih dahulu.
Cita Rasa Bersaing dengan Yogyakarta
z Bakpia Kering Kuliner Mengejutkan Khas Majalengka
SIAPA sangka, di balik kete- rasanya unik, teksturnya khas, cara tradisional, namun dengan Melihat geliat ini, Pemkab
naran Bakpia khas Yogyakarta, dan pastinya berbeda dari Bakpia kualitas rasa yang konsisten Majalengka juga mendorong agar
Majalengka ternyata menyimpan biasa,” kata Eman di Pendopo dan kemasan yang sudah mulai produk seperti Bakpia Kering da-
kejutan kuliner yang tak kalah Majalengka, Minggu (25/5). ditingkatkan. pat menembus pasar digital dan
menggoda. Adalah Bakpia Kering Menurutnya, meski meng- Tim produksi Bakpia KBR oleh-oleh bandara. Mengingat
dari Desa Wanahayu, Keca- usung nama ‘Bakpia’, produk sendiri terdiri dari ibu-ibu rumah Bandara Internasional Kertajati
matan Maja, yang kini mencuri lokal ini punya keunggulan tangga dan pemuda desa yang sudah ada, sehingga potensi
perhatian pecinta camilan tradi- tersendiri. Bukan hanya dari bekerja sama dalam semangat pemasarannya pun semakin ter-
sional dengan cita rasa unik dan segi rasa, tetapi juga dari keu- gotong royong. Bahan baku buka lebar ke mancanegara.
tekstur khasnya. letan para pelaku UMKM yang seperti tepung, kacang hijau, dan Dengan rasa yang menggoda
Bupati Majalengka, Eman mengembangkannya. gula didatangkan dari petani lokal dan semangat pelaku UMKM
Suherman, turut angkat bicara “Rasanya tidak kalah enak. sekitar, menciptakan rantai eko- yang terus membara, Bakpia
soal kuliner khas ini. Ia menye- Justru punya sentuhan lokal nomi yang saling menguatkan. Kering khas Majalengka bukan
but, Bakpia Kering dari Maja- yang bikin nagih. Ini yang mem- Keunikan Bakpia Kering ini hanya jadi alternatif oleh-oleh,
lengka memiliki potensi besar bedakan dari bakpia lain. Kita terletak pada teksturnya yang tetapi juga wujud nyata kecinta-
untuk menjadi ikon baru UMKM patut bangga dan mendukung lebih kering dan renyah di- an terhadap kuliner lokal.
kuliner di Tanah Sunda. penuh,” kata bupati. bandingkan bakpia basah dari "Kalau penasaran, silakan da-
“Selama ini Bakpia identik de- Bakpia Kering produksi warga Yogyakarta. Varian rasa yang tang langsung ke tempat produk-
ngan Yogyakarta, tetapi ternyata ini dikembangkan di Blok Lebak- ditawarkan pun mulai bera- sinya di Blok Lebaklarang. Mari
Majalengka juga punya versi larang, Desa Wanahayu, dengan gam—dari original kacang hijau, dukung UMKM Majalengka dan DOK.PRIBADI
khasnya sendiri yaitu Bakpia merek Bakpia KBR. Proses pro- cokelat, hingga keju, dengan cicipi lezatnya kuliner lokal kita,” BAKPIA KERING - Bupati Majalengka, Eman Suherman tengah mencicipi Bakpia
Kering dari Desa Wanahayu. Cita duksinya masih dilakukan se- rasa manis yang pas di lidah. kata Eman.(adim mubaroq) Kering, kudapan khas Majalengka.

