Page 11 - JABAR_20250904
P. 11

TRIBUNLINES






                                                                        11  KAMIS, 4 SEPTEMBER 2025


     Garuda Muda Gagal Bongkar Parkir Bus Laos                                      Ketua BEM UI Dicap Pengkhianat                                                                            Sambungan Hal.1

                                                                        Sambungan Hal.1
                                                                                    merupakan jebakan dari  yang independent untuk  bergiliran menyampaikan  Padahal pemerintah te-
     bah menjadi satu arah. In-  tembakan keras, tapi lagi-  U-23 Indonesia.        DPR untuk mencitrakan  mengusut tuntas berba-   pandangan mereka, terma-  rus menggembar-gembor-
     donesia terus menyerang,  lagi kiper Laos melakukan   Garuda Muda berada       bahwa para legislator telah  gai kekerasan yang terjadi  suk usulan agar dibentuk  kan Indonesia Emas pada
     sementara Laos memper-   penyelamatan gemilang.   di posisi kedua klasemen     mendengar aspirasi maha-  berlangsung sepanjang bu-  tim investigasi indepen-  2045, di mana masyara-
     kuat pertahanan dengan     Hokky Caraka sempat  dengan satu poin. Modal        siswa. “Undangan hanya  lan Agustus ini,” ujar Agus  den untuk menindaklan-  kat dengan usia produktif
     menempatkan hampir se-   mendapat peluang emas  kurang maksimal membu-         dalam waktu beberapa jam.  Setiawan di hadapan pim-  juti pernyataan Presiden  akan mendominasi.
     luruh pemain di area se-  pada menit ke-71 setelah  at Timnas U-23 Indonesia   Tanpa undangan resmi, sa-  pinan DPR.           Prabowo Subianto menge-   “Hari ini para pemu-
     pertiga lapangan sendiri.  lolos dari jebakan offsi-  harus menyapu kemenang-  ngat tidak layak,” kata dia.  “Pun juga dugaan ma-  nai dugaan makar dalam  danya tamat kuliah ti-
     Formasi bertahan rapat itu  de. Sayang, tendangannya  an dalam dua laga tersisa   Dia pun mempertanya-  kar yang keluar dari mulut  aksi demonstrasi beberapa  dak tahu ingin bekerja di
     membuat Garuda Muda ke-  juga dimentahkan Kop  untuk lolos. Selanjutnya,       kan kehadiran Agus yang  bapak Prabowo Subianto,  waktu terakhir.       mana untuk menafkahi
     sulitan menciptakan pelu-  Lokpathip yang tampil bak  Timnas   U-23 Indonesia   diklaimnya sebagai oknum  kami ingin tim investigasi   Sementara dari perwa-  hidupnya juga tidak tahu
     ang bersih.              tembok hidup di bawah  melawan Makau (6 Sep-          mahasiswa UI. “Saya ti-  ini mengusut tuntas semu-  kilan mahasiswa, yakni  di mana. Sehingga mereka
       Tembakan jarak jauh  mistar Laos.               tember) dan Korea Selatan    dak tahu ada kepentingan  anya sehingga kemudian  Gerakan Mahasiswa Kris-  melakukan tindakan-tin-
     menjadi alternatif. Pada me-  Tak berhenti sampai di  (9 September).           transaksional apa di balik  apa yang disampaikan ba-  ten Indonesia (GMKI), Ke-  dakan kriminal untuk ke-
     nit ke-23, Toni Firmansyah  situ, sang kiper kembali   Sementara Korea Selat-  ini. Aspirasimu juga tidak  pak Presiden dapat dibuk-  satuan Aksi Mahasiswa  untungan dirinya,” ujar
     melepas sepakan keras yang  memamerkan refleks luar  an mendapatkan modal      jelas mau ngomong apa.  tikan,” imbuhnya.       Muslim Indonesia (KAM-  Muzammil.
     masih mampu ditepis Kop  biasa saat menepis sepak-  bagus di laga pembuka.     BEM seluruh UI  menge-    Agus menegaskan, per-  MI), serta Himpunan Ma-  Dalam kesempatan ter-
     Lokpathip. Beberapa kali  an keras Rayhan Hannan  Mereka menang atas Ma-       cam kehadiranmu. Jilat te-  nyataan Presiden Prabowo  hasiswa Islam – Majelis  sebut, BEM SI juga me-
     peluang lewat kombinasi in-  di menit-menit akhir. Seti-  kau dengan skor 5-0 di   rus rezim ini,” tandasnya.  menyentuh langsung ge-  Penyelamat Organisasi  nuntut adanya evaluasi
     dividu Rafael Struick, Jens  ap serangan Indonesia se-  Stadion Gelora Delta, Rabu   Respons Ketua BEM UI  rakan mahasiswa yang se-  (HMI-MPO).        terhadap jajaran menteri
     Raven, dan Rayhan Hannan  olah kandas di tangan Kop  (3/9) sore. Gol Korea Selat-  Terpisah, Ketua BEM UI  jatinya hadir untuk mem-  Hadir pula Badan Ekse-  di Kabinet Merah Putih
     juga gagal menembus rapat-  Lokpathip.            an dilesatkan oleh Jeong     Agus Setiawan mengaku  bela kepentingan rakyat.  kutif Mahasiswa Seluruh  pimpinan Presiden Prabo-
     nya pertahanan Laos.       Laos nyaris tak melan-  Jae-sang 13’ 48’, Paek Se-  tidak masalah dengan res-  “Karena kami dari gerakan  Indonesia (BEM SI) faksi  wo Subianto. Evaluasi
       Memasuki paruh kedua,  carkan serangan berarti se-  ung-ho 49’, Kang Seong-jin   pons BEM seluruh UI yang  merasa dirugikan dengan  Kerakyatan, BEM SI Fak-  tersebut perlu dilakukan,
     Indonesia tetap mendomi-  panjang laga. Fokus mereka  60’, Seo Jae-min 88’.    menyebut dirinya sebagai  statment tersebut, yang  si Rakyat Bangkit, Badan  setelah Wakil Menteri Ke-
     nasi. Vanenburg melaku-  hanya satu: bertahan rapat   Hasil ini membuat Korea   pengkhianat dan oknum.  kemudian menghalangi  Eksekutif Mahasiswa Nu-  tenagakerjaan (Wamena-
     kan rotasi dengan mema-  dengan 10 pemain di area  Selatan memimpin klase-     “Saya rasa semua pan-   gerakan kami ke depan,”  santara (BEM Nusantara),  ker) Immanuel Ebenezer
     sukkan Ricky Pratama dan  belakang. Strategi parkir  men Grup J. Mereka selan-  dangan itu sah-sah saja,  pungkasnya.          BEM Perguruan Tinggi  telah ditetapkan sebagai
     Hokky Caraka. Namun ske-  bus itu terbukti efektif. In-  jutnya akan melawan Laos   tapi ini adalah momentum          Audiensi  Negeri se-Nusantara (BEM  tersangka kasus pemeras-
     ma permainan tak banyak  donesia boleh mendominasi  pada 6 September. Kemu-    untuk menyampaikan as-           DPR-Mahasiswa  PTN se-Nusantara), Dewan  an pengurusan sertifikat
     berubah: Indonesia menye-  penguasaan bola, tetapi pe-  dian menghadapi Indone-  pirasi yang beberapa wak-  Sebelumnya, sejumlah  Eksekutif Mahasiswa Per-  K3 (Keselamatan dan Ke-
     rang, Laos bertahan total.  luang bersih hampir tak ada  sia pada 9 September.  tu kemarin jadi akumulasi  perwakilan mahasiswa  guruan Tinggi Keagamaan  sehatan Kerja).
       Peluang emas kemba-    yang benar-benar mengan-   Sekadar informasi, ju-     di publik,” kata dia.   dari berbagai perguruan  Islam Negeri (DEMA PT-   “Kita melihat sebelum
     li hadir pada menit ke-54  cam gawang lawan.      ara grup akan lolos ke Pi-     Dia pun mengatakan  tinggi dan organisasi ke-  KIN), serta BEM Perguru-  menuju satu tahun perio-
     melalui sepakan Arkhan     Hingga peluit panjang di-  ala Asia U-23 2026. Run-  bahwa sebenarnya BEM  mahasiswaan se-Indonesia  an Tinggi Muhammadiyah  desasi Prabowo Subianto,
     Fikri dari luar kotak penal-  bunyikan, skor 0-0 tak ber-  ner-up grup berpeluang   seluruh UI juga sepakat  menyampaikan aspirasi  dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA).  melihat sudah ada anggota
     ti. Namun Kop Lokpathip  ubah. Garuda Muda harus  lolos melalui runner-up      untuk datang, tetapi pihak  mereka terkait dinami-  Koordinator Pusat (Kor-  kabinetnya yang korupsi.
     kembali tampil sigap me-  puas dengan satu poin pada  terbaik. Hanya empat tim   BEM seluruh UI ternyata  ka nasional terkini dalam  pus) Badan Eksekutif Ma-  Maka kami meminta kepa-
     nepis bola. Empat menit  laga perdana, meski tampil  yang diambil untuk pering-  tidak jadi hadir. “Dalam  pertemuan dengan pimpin-  hasiswa Seluruh Indonesia  da Presiden Prabowo dan
     berselang, giliran Rayhan  dominan. Hasil ini tentunya  kat kedua terbaik. (Tribun-  demokrasi, semua pan-  an DPR RI di Ruang Abdul  (BEM SI), Muzammil Ih-  meminta kepada anggota
     Hannan yang melepaskan  tak menguntungkan Timnas  news)                        dangan sah-sah saja,” tan-  Muis, Gedung Nusantara,  san, di hadapan pimpinan  DPR untuk segera meng-
                                                                                    dasnya.                 Kompleks Parlemen, Sena-  DPR menagih janji Wapres  evaluasi kinerja dari Ka-
                                                                                      Agus menyatakan bah-
     Jejak Macan Tutul Kabur Ada  di Hutan Tangkubanparahu                          wa pihaknya mendukung   yan, Jakarta, Rabu (3/9).   Gibran Rakabuming Raka  binet Merah Putih,” ujar
                                                                                                              Pimpinan DPR RI yang  terkait 19 juta lapangan  Muzammil.
                                                                       Sambungan Hal.1  langkah Presiden untuk  hadir antara lain Wakil Ke-  pekerjaan.       “Ini bukan lagi tentang
                                                                                    membuktikan pernyataan  tua DPR Sufmi Dasco Ah-   BEM SI melihat, sam-  bagi-bagi kue kekuasaan,
       “Berdasarkan jejak kaki  area hutan,” tandasnya.  nak pun belum diterima oleh   tersebut melalui mekanis-  mad, Saan Mustopa, dan  pai saat ini banyak lulus-  tapi ini tentang profesio-
     terakhirnya dia (macan tutul)   Tanda-tanda keberada-  petugas. “Sampai saat ini   me investigasi yang objek-  Cucun Ahmad Syamsuri-  an perguruan tinggi yang  nalitas dalam bekerja un-
     mengarah ke situ (Hutan Gu-  an macan tutul yang kabur  belum ada info ternak warga   tif. “Saya ingin ada pem-  zal. Dalam pertemuan itu,  tidak tahu dan bingung  tuk rakyat,” sambungnya.
     nung Tangkubanparahu),”  dari kandang penangkaran  yang terganggu,” ujarnya.   bentukan tim investigasi  para mahasiswa secara  dalam mencari pekerjaan.  (Reza Deni/Tribunnews)
     kata Kepala Balai Besar Kon-  Lembang Park and Zoo ma-  Di sisi lain, Miftah menam-
     servasi Sumber Daya Alam  sih menjadi misteri. Setelah  bahkan, layanan kunjungan
     (BBKSDA) Jabar, Agus Ari-  sempat terdeteksi berada di  wisata masih ditutup. Dia   Perwira Brimob Dipecat dari Kepolisian                                                               Sambungan Hal.1
     anto, Rabu (3/9).        area dalam, satwa liar ter-  belum dapat memastikan
       Agus mengungkapkan, pe-  sebut diduga telah berada di  kapan layanan tersebut kem-  Cosmas terbukti bersalah  memakai baret biru dari  kembali hingga melindas  sidang kode etik pada hari
     larian macan tutul ke arah  area luar kawasan.    bali dibuka untuk umum.      dan disanksi pemberhen-  kesatuan Brigade Mobil  Affan.                 ini,” tegasnya.
     hutan Gunung Tangkuban-    Humas Lembang Park and  “Betul, sampai saat ini, kun-  tian tidak dengan hormat  (Brimob). Kompol Kosmas   “Putusan sidang KKEP   Untuk sidang etik selan-
     parahu telah diprediksi oleh  Zoo pun mengkonfirmasi  jungan untuk wisata masih   (PTDH) atau dipecat sebagai  tampak memasuki ruang  hari ini yang pertama kami  jutnya pada Kamis (4/9),
     petugas. Pasalnya, hewan  telah memperluas area pen-  tutup,” tandasnya.       anggota Polri. Kompol Cos-  sidang dikawal dua anggota  sampaikan, sanksi etika  akan dijalani oleh Bripka
     liar memiliki sifat alamiah  carian macan tutul. “Untuk   Macan tutul tersebut ka-  mas saat kejadian menjabat  Provos sejak Rabu pagi.   yaitu perilaku pelanggar  Rohmat, selaku pengemu-
     dan naluri untuk kembali  penelusuran, iya (ke luar  bur dari kandang penangka-  sebagai Danyon Resimen 4   Adapun jalannya sidang  dinyatakan sebagai perbu-  di Rantis Brimob. Atas te-
     ke habitatnya. Apalagi jarak  area), agar kita bisa memas-  ran Lembang Park and Zoo   Korbrimob Polri.  ini tertutup, awak media  atan tercela,” ungkap Tru-  wasnya Affan ini, ada tujuh
     Lembang Park and Zoo de-  tikan parimeternya, meluas  pada Kamis (28/8). Miftah   “(Sanksi administratif  tak diperkenankan meli-  noyudo.             orang anggota Brimob di-
     ngan garis hutan terdekat  atau tidak, jadi ada dua tim,  mengatakan, macan tutul   berupa) pemberhentian ti-  put. Polri turut mengun-  “Kedua, sanksi adminis-  nyatakan berada di dalam
     hanya 800 meter.         penelusuran di luar dan juga  masih terlihat berada di da-  dak dengan hormat atau  dang Kompolnas, Komnas  tratif berupa penempatan  Rantis tersebut.
       “Kita sudah prediksi, si-  di dalam zoo, “ kata Humas  lam kandang pada pukul   PTDH sebagai anggota  HAM, kemudian di internal  dalam tempat khusus sela-  Propam menyatakan
     fatnya kan dia menghindari  Lembang Park and Zoo, Mif-  04.00 WIB.             Polri,” kata Ketua Majelis  di dalamnya adalah Itwa-  ma 6 hari terhitung mulai  bahwa sopir Rantis, Bripka
     manusia dan keramaian, dan  tah Setiawan, saat dikonfi r-  “Kami sudah melakukan   Hakim KKEP, Kombes Heri  sum, Bareskrim, SDM, Div  tanggal 29 Agustus sampai  Rohmat, dan perwira yang
     kita ukur jarak lokasi dengan  masi, Rabu (3/9).  pemantauan terpadu, sam-     Setiawan saat sidang di ge-  Kum, Div Propam Brimob  dengan 3 September 2025  ada di sebelahnya, yakni
     kawasan hutan terdekat itu   Miftah mengungkapkan,  pai jam 4.30 WIB tadi pagi   dung TNCC Polri, Jakarta,  Polri serta nanti Div Pro-  di ruang Patsus Biro Provos  Kompol Cosmas Kaju Gae,
     800 meter. Dan di situ juga  hingga hari Selasa (2/9), pe-  hewan tersebut masih ada,   Rabu (3/9).    pam Polri.              Divpropam Polri dan pe-  melakukan pelanggar -
     habitatnya macan tutul, dan  tugas kembali kehilangan je-  pada jam 5, setengah 6 pagi   Kompol Cosmas juga   Karo Penmas Divisi Hu-  nempatan khusus itu telah  an berat. Sementara lima
     instingnya mencari tempat  jak keberadaan macan tutul.  dia sudah kabur. Sudah ti-  akan menjalani penempat-  mas Polri, Brigjen Truno-  dilakukan oleh pelanggar,”  orang lainnya yang duduk
     yang aman dan nyaman buat  Apalagi, umpan-umpan pada  dak ada,” kata Miftah saat   an khusus (patsus) Div Pro-  yudo Wisnu Andiko, men-  tambahnya.    di belakang, dinyatakan
     dia,” ungkapnya.         kandang perangkap yang di-  itu.                      pam Polri. Atas putusan itu,  jelaskan Kompol Cosmas   Atas hal ini, Trunoyudo  melakukan pelanggaran
       Petugas terus melaku-  pasang petugas tak disentuh   Miftah mengungkapkan,   Kompol Cosmas mengaku  merupakan anggota Brimob  lantas mengatakan bahwa  sedang. 
     kan observasi terhadap  oleh macan.               macan tutul kabur dengan     akan mempertimbangkan  yang berada di sebelah kur-  Kompol Cosmas dikenai   Untuk pelanggaran etik
     tanda-tanda keberadaan     “Kalau tidak salah terakhir  menjebol besi penghalang   upaya banding. “Saya akan  si kemudi, saat mobil terse-  sanksi Pemberhentian Ti-  sedang sedianya akan di-
     macan tutul. Selain itu, per-  terlihat itu hari ke 5, ini hari ke  hingga atap pada sudut kan-  berpikir-pikir dulu dan saya  but menabrak dan melindas  dak Dengan Hormat (PTDH)  jatuhkan kepada Aipda M
     alatan pendukung berupa  7, semoga ada perkembangan.  dang penangkaran.        akan koordinasi bicara de-  Affan.              atau pemecatan/pengakhir-  Rohyani, Briptu Danang,
     drone thermal juga ditambah  Memang saat ini (umpan) ma-  “Betul dari atap, ada ja-  ngan keluarga besar,” ucap   Saat itu, armada Rantis  an masa dinas seorang ang-  Bripda Mardin, Baraka
     untuk melacak macan tutul  sih utuh,” ungkapnya.  ring juga yang dijebol. Jadi   Cosmas menanggapi putus-  Brimob Polda Metro Jaya  gota dari institusinya kare-  Jana Edi, dan Baraka Yo-
     khususnya di area hutan Gu-  Miftah menuturkan, belum  menjelang matahari di situ   an majelis.        melaju kencang di tengah  na melakukan pelanggaran  hanes David. Untuk pelang-
     nung Tangkubanparahu.    ada informasi valid terkait  dia mungkin stres, kemu-   Sebelumnya diberitakan-  kerumunan massa, kemu-  berat.               garan etik berat sedianya
       “Kita juga sudah datangkan  keberadaan macan tutul di  dian menjebol pengaman   ,Kompol Kosmas menjalani  dian menabrak Affan dari   “Pemberhentian tidak de-  dijatuhkan kepada Bripka
     drone thermal dari TN Ujung  luar kawasan Lembang Park  dari karantina kami. Bagian   sidang mengenakan sera-  belakang dengan keras,  ngan hormat sebagai anggo-  Rohmat dan Kompol Cos-
     Kulon yang lebih tinggi spek-  and Zoo. Laporan-laporan  atap,” ungkapnya. (Rahmat   gam lengkap dinas harian  mobil tersebut tampak ber-  ta Polri, itu yang dapat kami  mas Kaju Gae. (Tribun-
     nya. Tiap malam kita sisir ke  adanya gangguan hewan ter-  Kurniawan)          (PDH) Polri. Dia terlihat  henti sejenak, tetapi melaju  sampaikan hasil daripada  news.com/Rifqah)


     Hidup Tanpa Listrik, Lantai Jadi Lumpur Jika Hujan                                                                                                                                                                                Sambungan Hal.1
       Namun hanya beberapa       berasal dari lampu minyak tanah   tanah, menanam benih, dan   lagi. Kami pengen rumah yang   layak, dengan listrik yang menya-  tanpa harus menahan perih asap
     kilometer dari keramaian itu,   kecil yang redup dan berasap.   menyiangi rumput. “Kalau panen   bener,” kata Teti, suaranya lirih.  la, agar anak mereka bisa belajar   lampu minyak. (*)
     tersembunyi sebuah gubuk reyot   Kadang-kadang, jika minyak   singkong, kadang dijual, kadang   Harapan itu
     yang berdiri rapuh di tengah   habis, mereka hanya mengandal-  buat makan. Ya seadanya,” kata   sederhana bagi
     kebun singkong. Di sanalah   kan cahaya bulan. “Kalau malam,   Misjo.                   banyak orang, tetapi
     Misjo (48) dan istrinya, Teti (42),   gelap-gelapan aja. Pengen punya   Hasil kebun seringkali tidak   begitu besar bagi
     bersama anak semata wayang   lampu kayak orang lain,” kata   cukup. Namun, ia tidak pernah   mereka. Hingga
     mereka menjalani hidup dalam   Teti lirih.                 berhenti berusaha. Dari pagi   kini, mereka masih
     gelap, jauh dari listrik, jauh dari   Anak mereka duduk di dekat   hingga sore, ia berada di kebun.   menunggu uluran
     kenyamanan.                  lampu minyak. Matanya sering   Saat pulang, lelahnya terhapus   tangan pemerintah
       Gubuk itu berukuran tak    berair karena asap, tetapi sema-  oleh senyum istri dan tawa kecil   atau siapa saja yang
     lebih dari 4x5 meter. Dindingnya   ngatnya tak pernah padam. “Ka-  anaknya.             peduli.
     bilik bambu yang sudah rapuh   sihan anak kalau belajar cuma   Teti pernah mendapat tawaran   Kisah Misjo dan
     dimakan usia, penuh celah yang   pake lampu kecil begini,” tambah   dari ibunya untuk tinggal di ru-  Teti adalah potret
     dibiarkan terbuka. Dari celah   Teti, menahan tangis.      mah yang lebih layak di Kampung   nyata ketimpangan
     itulah angin bebas keluar masuk,   Pagi hari, gubuk reyot itu   Sampay. Namun, ia menolak.   di Kabupaten Suka-
     membawa hawa dingin ke seisi   dipenuhi bau asap kayu bakar.   “Kalau ikut ibu, enak sih. Ada lis-  bumi. Di satu sisi,
     ruangan.                     Dapur mereka hanyalah tungku   trik, ada rumah bagus. Tapi saya   Sukabumi terus
       Atapnya terbuat dari rumbia   dari tanah liat yang sudah retak.   pilih di sini, sama suami. Susah   berkembang dengan
     yang sudah banyak berlubang.   Di atasnya, panci hitam legam   senang bareng-bareng,” katanya   jalan raya, pusat
     Bila hujan turun, air menetes   penuh jelaga digunakan untuk   dengan suara bergetar.   perbelanjaan, dan
     ke dalam rumah, memaksa Teti   memasak nasi.                Baginya, rumah bukan soal   perumahan baru.
     menadahnya dengan ember dan    Teti harus meniup tungku ber-  dinding kokoh atau atap megah,   Namun di sisi lain,
     panci. Lantai tanahnya keras saat   ulang kali agar api menyala. Asap   melainkan tentang kebersamaan.   hanya beberapa
     kemarau, namun berubah menja-  memenuhi ruangan, membuat   Meski hidup dalam kesulitan,   kilometer dari sana,
     di lumpur becek ketika hujan.  matanya perih. Tangannya terbia-  ia merasa lebih tenang bersama   ada keluarga yang
       Pintu rumah hanya berupa   sa dengan panas bara, rambutnya  suaminya.                 hidup tanpa listrik
     papan tipis yang disangga bambu.   bau asap setiap hari.    Meski hidup di bawah garis ke-  dan rumah layak.
     Tidak ada kunci, tidak ada teralis   “Nasinya kadang gosong, ka-  miskinan, Misjo jarang mengeluh.   Dalam gubuk
     besi. Tapi di situlah keluarga kecil   dang keras. Lauknya seadanya.   Ia lebih banyak bersyukur. “Al-  reyot itu, cinta
     itu tidur setiap malam, bera-  Kalau ada singkong, ya singkong   hamdulillah, masih bisa makan,   menjadi penerangan
     laskan tikar usang yang sudah   direbus aja,” ujarnya sambil   masih sehat. Itu aja udah cukup,”   yang tak pernah
     bolong.                      mengaduk panci kecil.         ucapnya sambil tersenyum tipis.  padam. Di tengah
       “Kalau hujan deras, sering ba-  Tidak ada kulkas untuk    Senyum itu menyembunyikan   gelap tanpa listrik,
     sah semua. Mau bagaimana lagi,   menyimpan makanan, tidak ada   kepedihan, tapi juga menun-  di balik atap bocor
     ini rumah satu-satunya,” ujar   kompor gas yang praktis. Semua   jukkan keteguhan hati. Dalam   dan dinding rapuh,
     Misjo, menatap bilik bambu yang   dilakukan secara manual, seada-  keterbatasan, ia tetap berusaha   Misjo dan Teti mem-
     semakin miring.              nya, dengan kesabaran yang luar   menanam optimisme.       buktikan bahwa
       Ketika malam tiba, gubuk itu   biasa.                     Di balik kesabaran itu, ada   rumah sejati adalah
     tenggelam dalam kegelapan.     Sehari-hari, Misjo bekerja di   harapan sederhana yang belum   hati yang saling
     Tidak ada cahaya lampu listrik,   kebun tumpang sari. Ia menanam   terwujud: rumah layak huni   menguatkan.
     tidak ada suara kipas angin, tidak   singkong, jagung, kacang-kacang-  dengan listrik.   Harapan mereka
     ada televisi yang menemani.  an, dan sayur mayur. Dengan    “Kalau ada lampu, anak bisa   sederhana: sebuah
       Satu-satunya penerangan    tangan kasarnya, ia mencangkul   belajar. Kalau hujan, gak bocor   rumah kecil yang
   6   7   8   9   10   11   12