Page 11 - JABAR_20250904
P. 11
TRIBUNLINES
11 KAMIS, 4 SEPTEMBER 2025
Garuda Muda Gagal Bongkar Parkir Bus Laos Ketua BEM UI Dicap Pengkhianat Sambungan Hal.1
Sambungan Hal.1
merupakan jebakan dari yang independent untuk bergiliran menyampaikan Padahal pemerintah te-
bah menjadi satu arah. In- tembakan keras, tapi lagi- U-23 Indonesia. DPR untuk mencitrakan mengusut tuntas berba- pandangan mereka, terma- rus menggembar-gembor-
donesia terus menyerang, lagi kiper Laos melakukan Garuda Muda berada bahwa para legislator telah gai kekerasan yang terjadi suk usulan agar dibentuk kan Indonesia Emas pada
sementara Laos memper- penyelamatan gemilang. di posisi kedua klasemen mendengar aspirasi maha- berlangsung sepanjang bu- tim investigasi indepen- 2045, di mana masyara-
kuat pertahanan dengan Hokky Caraka sempat dengan satu poin. Modal siswa. “Undangan hanya lan Agustus ini,” ujar Agus den untuk menindaklan- kat dengan usia produktif
menempatkan hampir se- mendapat peluang emas kurang maksimal membu- dalam waktu beberapa jam. Setiawan di hadapan pim- juti pernyataan Presiden akan mendominasi.
luruh pemain di area se- pada menit ke-71 setelah at Timnas U-23 Indonesia Tanpa undangan resmi, sa- pinan DPR. Prabowo Subianto menge- “Hari ini para pemu-
pertiga lapangan sendiri. lolos dari jebakan offsi- harus menyapu kemenang- ngat tidak layak,” kata dia. “Pun juga dugaan ma- nai dugaan makar dalam danya tamat kuliah ti-
Formasi bertahan rapat itu de. Sayang, tendangannya an dalam dua laga tersisa Dia pun mempertanya- kar yang keluar dari mulut aksi demonstrasi beberapa dak tahu ingin bekerja di
membuat Garuda Muda ke- juga dimentahkan Kop untuk lolos. Selanjutnya, kan kehadiran Agus yang bapak Prabowo Subianto, waktu terakhir. mana untuk menafkahi
sulitan menciptakan pelu- Lokpathip yang tampil bak Timnas U-23 Indonesia diklaimnya sebagai oknum kami ingin tim investigasi Sementara dari perwa- hidupnya juga tidak tahu
ang bersih. tembok hidup di bawah melawan Makau (6 Sep- mahasiswa UI. “Saya ti- ini mengusut tuntas semu- kilan mahasiswa, yakni di mana. Sehingga mereka
Tembakan jarak jauh mistar Laos. tember) dan Korea Selatan dak tahu ada kepentingan anya sehingga kemudian Gerakan Mahasiswa Kris- melakukan tindakan-tin-
menjadi alternatif. Pada me- Tak berhenti sampai di (9 September). transaksional apa di balik apa yang disampaikan ba- ten Indonesia (GMKI), Ke- dakan kriminal untuk ke-
nit ke-23, Toni Firmansyah situ, sang kiper kembali Sementara Korea Selat- ini. Aspirasimu juga tidak pak Presiden dapat dibuk- satuan Aksi Mahasiswa untungan dirinya,” ujar
melepas sepakan keras yang memamerkan refleks luar an mendapatkan modal jelas mau ngomong apa. tikan,” imbuhnya. Muslim Indonesia (KAM- Muzammil.
masih mampu ditepis Kop biasa saat menepis sepak- bagus di laga pembuka. BEM seluruh UI menge- Agus menegaskan, per- MI), serta Himpunan Ma- Dalam kesempatan ter-
Lokpathip. Beberapa kali an keras Rayhan Hannan Mereka menang atas Ma- cam kehadiranmu. Jilat te- nyataan Presiden Prabowo hasiswa Islam – Majelis sebut, BEM SI juga me-
peluang lewat kombinasi in- di menit-menit akhir. Seti- kau dengan skor 5-0 di rus rezim ini,” tandasnya. menyentuh langsung ge- Penyelamat Organisasi nuntut adanya evaluasi
dividu Rafael Struick, Jens ap serangan Indonesia se- Stadion Gelora Delta, Rabu Respons Ketua BEM UI rakan mahasiswa yang se- (HMI-MPO). terhadap jajaran menteri
Raven, dan Rayhan Hannan olah kandas di tangan Kop (3/9) sore. Gol Korea Selat- Terpisah, Ketua BEM UI jatinya hadir untuk mem- Hadir pula Badan Ekse- di Kabinet Merah Putih
juga gagal menembus rapat- Lokpathip. an dilesatkan oleh Jeong Agus Setiawan mengaku bela kepentingan rakyat. kutif Mahasiswa Seluruh pimpinan Presiden Prabo-
nya pertahanan Laos. Laos nyaris tak melan- Jae-sang 13’ 48’, Paek Se- tidak masalah dengan res- “Karena kami dari gerakan Indonesia (BEM SI) faksi wo Subianto. Evaluasi
Memasuki paruh kedua, carkan serangan berarti se- ung-ho 49’, Kang Seong-jin pons BEM seluruh UI yang merasa dirugikan dengan Kerakyatan, BEM SI Fak- tersebut perlu dilakukan,
Indonesia tetap mendomi- panjang laga. Fokus mereka 60’, Seo Jae-min 88’. menyebut dirinya sebagai statment tersebut, yang si Rakyat Bangkit, Badan setelah Wakil Menteri Ke-
nasi. Vanenburg melaku- hanya satu: bertahan rapat Hasil ini membuat Korea pengkhianat dan oknum. kemudian menghalangi Eksekutif Mahasiswa Nu- tenagakerjaan (Wamena-
kan rotasi dengan mema- dengan 10 pemain di area Selatan memimpin klase- “Saya rasa semua pan- gerakan kami ke depan,” santara (BEM Nusantara), ker) Immanuel Ebenezer
sukkan Ricky Pratama dan belakang. Strategi parkir men Grup J. Mereka selan- dangan itu sah-sah saja, pungkasnya. BEM Perguruan Tinggi telah ditetapkan sebagai
Hokky Caraka. Namun ske- bus itu terbukti efektif. In- jutnya akan melawan Laos tapi ini adalah momentum Audiensi Negeri se-Nusantara (BEM tersangka kasus pemeras-
ma permainan tak banyak donesia boleh mendominasi pada 6 September. Kemu- untuk menyampaikan as- DPR-Mahasiswa PTN se-Nusantara), Dewan an pengurusan sertifikat
berubah: Indonesia menye- penguasaan bola, tetapi pe- dian menghadapi Indone- pirasi yang beberapa wak- Sebelumnya, sejumlah Eksekutif Mahasiswa Per- K3 (Keselamatan dan Ke-
rang, Laos bertahan total. luang bersih hampir tak ada sia pada 9 September. tu kemarin jadi akumulasi perwakilan mahasiswa guruan Tinggi Keagamaan sehatan Kerja).
Peluang emas kemba- yang benar-benar mengan- Sekadar informasi, ju- di publik,” kata dia. dari berbagai perguruan Islam Negeri (DEMA PT- “Kita melihat sebelum
li hadir pada menit ke-54 cam gawang lawan. ara grup akan lolos ke Pi- Dia pun mengatakan tinggi dan organisasi ke- KIN), serta BEM Perguru- menuju satu tahun perio-
melalui sepakan Arkhan Hingga peluit panjang di- ala Asia U-23 2026. Run- bahwa sebenarnya BEM mahasiswaan se-Indonesia an Tinggi Muhammadiyah desasi Prabowo Subianto,
Fikri dari luar kotak penal- bunyikan, skor 0-0 tak ber- ner-up grup berpeluang seluruh UI juga sepakat menyampaikan aspirasi dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA). melihat sudah ada anggota
ti. Namun Kop Lokpathip ubah. Garuda Muda harus lolos melalui runner-up untuk datang, tetapi pihak mereka terkait dinami- Koordinator Pusat (Kor- kabinetnya yang korupsi.
kembali tampil sigap me- puas dengan satu poin pada terbaik. Hanya empat tim BEM seluruh UI ternyata ka nasional terkini dalam pus) Badan Eksekutif Ma- Maka kami meminta kepa-
nepis bola. Empat menit laga perdana, meski tampil yang diambil untuk pering- tidak jadi hadir. “Dalam pertemuan dengan pimpin- hasiswa Seluruh Indonesia da Presiden Prabowo dan
berselang, giliran Rayhan dominan. Hasil ini tentunya kat kedua terbaik. (Tribun- demokrasi, semua pan- an DPR RI di Ruang Abdul (BEM SI), Muzammil Ih- meminta kepada anggota
Hannan yang melepaskan tak menguntungkan Timnas news) dangan sah-sah saja,” tan- Muis, Gedung Nusantara, san, di hadapan pimpinan DPR untuk segera meng-
dasnya. Kompleks Parlemen, Sena- DPR menagih janji Wapres evaluasi kinerja dari Ka-
Agus menyatakan bah-
Jejak Macan Tutul Kabur Ada di Hutan Tangkubanparahu wa pihaknya mendukung yan, Jakarta, Rabu (3/9). Gibran Rakabuming Raka binet Merah Putih,” ujar
Pimpinan DPR RI yang terkait 19 juta lapangan Muzammil.
Sambungan Hal.1 langkah Presiden untuk hadir antara lain Wakil Ke- pekerjaan. “Ini bukan lagi tentang
membuktikan pernyataan tua DPR Sufmi Dasco Ah- BEM SI melihat, sam- bagi-bagi kue kekuasaan,
“Berdasarkan jejak kaki area hutan,” tandasnya. nak pun belum diterima oleh tersebut melalui mekanis- mad, Saan Mustopa, dan pai saat ini banyak lulus- tapi ini tentang profesio-
terakhirnya dia (macan tutul) Tanda-tanda keberada- petugas. “Sampai saat ini me investigasi yang objek- Cucun Ahmad Syamsuri- an perguruan tinggi yang nalitas dalam bekerja un-
mengarah ke situ (Hutan Gu- an macan tutul yang kabur belum ada info ternak warga tif. “Saya ingin ada pem- zal. Dalam pertemuan itu, tidak tahu dan bingung tuk rakyat,” sambungnya.
nung Tangkubanparahu),” dari kandang penangkaran yang terganggu,” ujarnya. bentukan tim investigasi para mahasiswa secara dalam mencari pekerjaan. (Reza Deni/Tribunnews)
kata Kepala Balai Besar Kon- Lembang Park and Zoo ma- Di sisi lain, Miftah menam-
servasi Sumber Daya Alam sih menjadi misteri. Setelah bahkan, layanan kunjungan
(BBKSDA) Jabar, Agus Ari- sempat terdeteksi berada di wisata masih ditutup. Dia Perwira Brimob Dipecat dari Kepolisian Sambungan Hal.1
anto, Rabu (3/9). area dalam, satwa liar ter- belum dapat memastikan
Agus mengungkapkan, pe- sebut diduga telah berada di kapan layanan tersebut kem- Cosmas terbukti bersalah memakai baret biru dari kembali hingga melindas sidang kode etik pada hari
larian macan tutul ke arah area luar kawasan. bali dibuka untuk umum. dan disanksi pemberhen- kesatuan Brigade Mobil Affan. ini,” tegasnya.
hutan Gunung Tangkuban- Humas Lembang Park and “Betul, sampai saat ini, kun- tian tidak dengan hormat (Brimob). Kompol Kosmas “Putusan sidang KKEP Untuk sidang etik selan-
parahu telah diprediksi oleh Zoo pun mengkonfirmasi jungan untuk wisata masih (PTDH) atau dipecat sebagai tampak memasuki ruang hari ini yang pertama kami jutnya pada Kamis (4/9),
petugas. Pasalnya, hewan telah memperluas area pen- tutup,” tandasnya. anggota Polri. Kompol Cos- sidang dikawal dua anggota sampaikan, sanksi etika akan dijalani oleh Bripka
liar memiliki sifat alamiah carian macan tutul. “Untuk Macan tutul tersebut ka- mas saat kejadian menjabat Provos sejak Rabu pagi. yaitu perilaku pelanggar Rohmat, selaku pengemu-
dan naluri untuk kembali penelusuran, iya (ke luar bur dari kandang penangka- sebagai Danyon Resimen 4 Adapun jalannya sidang dinyatakan sebagai perbu- di Rantis Brimob. Atas te-
ke habitatnya. Apalagi jarak area), agar kita bisa memas- ran Lembang Park and Zoo Korbrimob Polri. ini tertutup, awak media atan tercela,” ungkap Tru- wasnya Affan ini, ada tujuh
Lembang Park and Zoo de- tikan parimeternya, meluas pada Kamis (28/8). Miftah “(Sanksi administratif tak diperkenankan meli- noyudo. orang anggota Brimob di-
ngan garis hutan terdekat atau tidak, jadi ada dua tim, mengatakan, macan tutul berupa) pemberhentian ti- put. Polri turut mengun- “Kedua, sanksi adminis- nyatakan berada di dalam
hanya 800 meter. penelusuran di luar dan juga masih terlihat berada di da- dak dengan hormat atau dang Kompolnas, Komnas tratif berupa penempatan Rantis tersebut.
“Kita sudah prediksi, si- di dalam zoo, “ kata Humas lam kandang pada pukul PTDH sebagai anggota HAM, kemudian di internal dalam tempat khusus sela- Propam menyatakan
fatnya kan dia menghindari Lembang Park and Zoo, Mif- 04.00 WIB. Polri,” kata Ketua Majelis di dalamnya adalah Itwa- ma 6 hari terhitung mulai bahwa sopir Rantis, Bripka
manusia dan keramaian, dan tah Setiawan, saat dikonfi r- “Kami sudah melakukan Hakim KKEP, Kombes Heri sum, Bareskrim, SDM, Div tanggal 29 Agustus sampai Rohmat, dan perwira yang
kita ukur jarak lokasi dengan masi, Rabu (3/9). pemantauan terpadu, sam- Setiawan saat sidang di ge- Kum, Div Propam Brimob dengan 3 September 2025 ada di sebelahnya, yakni
kawasan hutan terdekat itu Miftah mengungkapkan, pai jam 4.30 WIB tadi pagi dung TNCC Polri, Jakarta, Polri serta nanti Div Pro- di ruang Patsus Biro Provos Kompol Cosmas Kaju Gae,
800 meter. Dan di situ juga hingga hari Selasa (2/9), pe- hewan tersebut masih ada, Rabu (3/9). pam Polri. Divpropam Polri dan pe- melakukan pelanggar -
habitatnya macan tutul, dan tugas kembali kehilangan je- pada jam 5, setengah 6 pagi Kompol Cosmas juga Karo Penmas Divisi Hu- nempatan khusus itu telah an berat. Sementara lima
instingnya mencari tempat jak keberadaan macan tutul. dia sudah kabur. Sudah ti- akan menjalani penempat- mas Polri, Brigjen Truno- dilakukan oleh pelanggar,” orang lainnya yang duduk
yang aman dan nyaman buat Apalagi, umpan-umpan pada dak ada,” kata Miftah saat an khusus (patsus) Div Pro- yudo Wisnu Andiko, men- tambahnya. di belakang, dinyatakan
dia,” ungkapnya. kandang perangkap yang di- itu. pam Polri. Atas putusan itu, jelaskan Kompol Cosmas Atas hal ini, Trunoyudo melakukan pelanggaran
Petugas terus melaku- pasang petugas tak disentuh Miftah mengungkapkan, Kompol Cosmas mengaku merupakan anggota Brimob lantas mengatakan bahwa sedang.
kan observasi terhadap oleh macan. macan tutul kabur dengan akan mempertimbangkan yang berada di sebelah kur- Kompol Cosmas dikenai Untuk pelanggaran etik
tanda-tanda keberadaan “Kalau tidak salah terakhir menjebol besi penghalang upaya banding. “Saya akan si kemudi, saat mobil terse- sanksi Pemberhentian Ti- sedang sedianya akan di-
macan tutul. Selain itu, per- terlihat itu hari ke 5, ini hari ke hingga atap pada sudut kan- berpikir-pikir dulu dan saya but menabrak dan melindas dak Dengan Hormat (PTDH) jatuhkan kepada Aipda M
alatan pendukung berupa 7, semoga ada perkembangan. dang penangkaran. akan koordinasi bicara de- Affan. atau pemecatan/pengakhir- Rohyani, Briptu Danang,
drone thermal juga ditambah Memang saat ini (umpan) ma- “Betul dari atap, ada ja- ngan keluarga besar,” ucap Saat itu, armada Rantis an masa dinas seorang ang- Bripda Mardin, Baraka
untuk melacak macan tutul sih utuh,” ungkapnya. ring juga yang dijebol. Jadi Cosmas menanggapi putus- Brimob Polda Metro Jaya gota dari institusinya kare- Jana Edi, dan Baraka Yo-
khususnya di area hutan Gu- Miftah menuturkan, belum menjelang matahari di situ an majelis. melaju kencang di tengah na melakukan pelanggaran hanes David. Untuk pelang-
nung Tangkubanparahu. ada informasi valid terkait dia mungkin stres, kemu- Sebelumnya diberitakan- kerumunan massa, kemu- berat. garan etik berat sedianya
“Kita juga sudah datangkan keberadaan macan tutul di dian menjebol pengaman ,Kompol Kosmas menjalani dian menabrak Affan dari “Pemberhentian tidak de- dijatuhkan kepada Bripka
drone thermal dari TN Ujung luar kawasan Lembang Park dari karantina kami. Bagian sidang mengenakan sera- belakang dengan keras, ngan hormat sebagai anggo- Rohmat dan Kompol Cos-
Kulon yang lebih tinggi spek- and Zoo. Laporan-laporan atap,” ungkapnya. (Rahmat gam lengkap dinas harian mobil tersebut tampak ber- ta Polri, itu yang dapat kami mas Kaju Gae. (Tribun-
nya. Tiap malam kita sisir ke adanya gangguan hewan ter- Kurniawan) (PDH) Polri. Dia terlihat henti sejenak, tetapi melaju sampaikan hasil daripada news.com/Rifqah)
Hidup Tanpa Listrik, Lantai Jadi Lumpur Jika Hujan Sambungan Hal.1
Namun hanya beberapa berasal dari lampu minyak tanah tanah, menanam benih, dan lagi. Kami pengen rumah yang layak, dengan listrik yang menya- tanpa harus menahan perih asap
kilometer dari keramaian itu, kecil yang redup dan berasap. menyiangi rumput. “Kalau panen bener,” kata Teti, suaranya lirih. la, agar anak mereka bisa belajar lampu minyak. (*)
tersembunyi sebuah gubuk reyot Kadang-kadang, jika minyak singkong, kadang dijual, kadang Harapan itu
yang berdiri rapuh di tengah habis, mereka hanya mengandal- buat makan. Ya seadanya,” kata sederhana bagi
kebun singkong. Di sanalah kan cahaya bulan. “Kalau malam, Misjo. banyak orang, tetapi
Misjo (48) dan istrinya, Teti (42), gelap-gelapan aja. Pengen punya Hasil kebun seringkali tidak begitu besar bagi
bersama anak semata wayang lampu kayak orang lain,” kata cukup. Namun, ia tidak pernah mereka. Hingga
mereka menjalani hidup dalam Teti lirih. berhenti berusaha. Dari pagi kini, mereka masih
gelap, jauh dari listrik, jauh dari Anak mereka duduk di dekat hingga sore, ia berada di kebun. menunggu uluran
kenyamanan. lampu minyak. Matanya sering Saat pulang, lelahnya terhapus tangan pemerintah
Gubuk itu berukuran tak berair karena asap, tetapi sema- oleh senyum istri dan tawa kecil atau siapa saja yang
lebih dari 4x5 meter. Dindingnya ngatnya tak pernah padam. “Ka- anaknya. peduli.
bilik bambu yang sudah rapuh sihan anak kalau belajar cuma Teti pernah mendapat tawaran Kisah Misjo dan
dimakan usia, penuh celah yang pake lampu kecil begini,” tambah dari ibunya untuk tinggal di ru- Teti adalah potret
dibiarkan terbuka. Dari celah Teti, menahan tangis. mah yang lebih layak di Kampung nyata ketimpangan
itulah angin bebas keluar masuk, Pagi hari, gubuk reyot itu Sampay. Namun, ia menolak. di Kabupaten Suka-
membawa hawa dingin ke seisi dipenuhi bau asap kayu bakar. “Kalau ikut ibu, enak sih. Ada lis- bumi. Di satu sisi,
ruangan. Dapur mereka hanyalah tungku trik, ada rumah bagus. Tapi saya Sukabumi terus
Atapnya terbuat dari rumbia dari tanah liat yang sudah retak. pilih di sini, sama suami. Susah berkembang dengan
yang sudah banyak berlubang. Di atasnya, panci hitam legam senang bareng-bareng,” katanya jalan raya, pusat
Bila hujan turun, air menetes penuh jelaga digunakan untuk dengan suara bergetar. perbelanjaan, dan
ke dalam rumah, memaksa Teti memasak nasi. Baginya, rumah bukan soal perumahan baru.
menadahnya dengan ember dan Teti harus meniup tungku ber- dinding kokoh atau atap megah, Namun di sisi lain,
panci. Lantai tanahnya keras saat ulang kali agar api menyala. Asap melainkan tentang kebersamaan. hanya beberapa
kemarau, namun berubah menja- memenuhi ruangan, membuat Meski hidup dalam kesulitan, kilometer dari sana,
di lumpur becek ketika hujan. matanya perih. Tangannya terbia- ia merasa lebih tenang bersama ada keluarga yang
Pintu rumah hanya berupa sa dengan panas bara, rambutnya suaminya. hidup tanpa listrik
papan tipis yang disangga bambu. bau asap setiap hari. Meski hidup di bawah garis ke- dan rumah layak.
Tidak ada kunci, tidak ada teralis “Nasinya kadang gosong, ka- miskinan, Misjo jarang mengeluh. Dalam gubuk
besi. Tapi di situlah keluarga kecil dang keras. Lauknya seadanya. Ia lebih banyak bersyukur. “Al- reyot itu, cinta
itu tidur setiap malam, bera- Kalau ada singkong, ya singkong hamdulillah, masih bisa makan, menjadi penerangan
laskan tikar usang yang sudah direbus aja,” ujarnya sambil masih sehat. Itu aja udah cukup,” yang tak pernah
bolong. mengaduk panci kecil. ucapnya sambil tersenyum tipis. padam. Di tengah
“Kalau hujan deras, sering ba- Tidak ada kulkas untuk Senyum itu menyembunyikan gelap tanpa listrik,
sah semua. Mau bagaimana lagi, menyimpan makanan, tidak ada kepedihan, tapi juga menun- di balik atap bocor
ini rumah satu-satunya,” ujar kompor gas yang praktis. Semua jukkan keteguhan hati. Dalam dan dinding rapuh,
Misjo, menatap bilik bambu yang dilakukan secara manual, seada- keterbatasan, ia tetap berusaha Misjo dan Teti mem-
semakin miring. nya, dengan kesabaran yang luar menanam optimisme. buktikan bahwa
Ketika malam tiba, gubuk itu biasa. Di balik kesabaran itu, ada rumah sejati adalah
tenggelam dalam kegelapan. Sehari-hari, Misjo bekerja di harapan sederhana yang belum hati yang saling
Tidak ada cahaya lampu listrik, kebun tumpang sari. Ia menanam terwujud: rumah layak huni menguatkan.
tidak ada suara kipas angin, tidak singkong, jagung, kacang-kacang- dengan listrik. Harapan mereka
ada televisi yang menemani. an, dan sayur mayur. Dengan “Kalau ada lampu, anak bisa sederhana: sebuah
Satu-satunya penerangan tangan kasarnya, ia mencangkul belajar. Kalau hujan, gak bocor rumah kecil yang

