Itenas+KIEC

Dalam rangka mengembangkan industry kreatif di Cilegon dan Banten pada umumnya, PT KIEC menandatangnai MoU dengan Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, Kamis (7/3).  Dalam kesempatan ini, hadir langsung Direktur Perngembangan Usaha PT KIEC Tonno Saputro, GM The Royale Krakatau Yanuardi, RItenas Imam Aschuri, jajaran PT KIEC, jajaran dosen dan mahasiswa jurusan desain produk Itenas, serta pimpinan dan staf Hotel The Royale Krakatau Cilegon.

Dalam sambutannya, Tonno mengungkapkan kerja sama ini merupakan kehormatan untuk KIEC dan menjalin silahturahmi dengan dunia pendidikan. Tonno mengakui KIEC sangat ingin mempunyai industri kreatif dan banyak hal yang perlu disinergikan dengan Itenas.

“Nantinya, produk-produk hasil karya mahasiswa-mahasiswi Itenas ini bisa berguna bagi PT KIEC, misalnya menghiasi ruang-ruang kantor dan hotel di bawah manajemen PT KIEC,” kata Tonno.

Rektor Itenas Imam Aschuri menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Dimana ilmu yang diperoleh para mahasiswanya bisa ditularkan kepada masyarakat sekitar guna kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini bisa memberi nilai tambah bagi dosen dan mahasiswa kami untuk terjun ke dunia industri yang sebenarnya. Kami juga akan memonitor dan mengontrol secara langsung hasil kualitas dari mahasiswa kami,” kata Imam

Ada yang beda saat kita memasuki lobi Chrysoberil Lounge Hotel The Royale Krakatau, Cilegon Kamis (7/3). Pasalnya, jejeran lampu meja dan lampu tidur berbagai bentuk tampak menghiasi lobi hotel bintang empat ini.

Lampu-lampu ini dibuat oleh para mahasiswa desain produk Itenas Bandung yang menghadiri penandatangan MoU antara PT KIEC dengan Itenas Bandung. “Bentuknya macam-macam, tapi kebanyakan mengadopsi dari alam seperti hewan dan tumbuhan,” kata Andry Masri staff pengajar Desain Produk Itenas kepada radarbanten.com.

Untuk bentuk, kata Andry, memang sangat beda dengan bentuk lampu-lampu yang dijual di pasaran. Karena memang hasil kreativitas mahasiswa Itenas ad yang berbentuk buah manggis, lampu kristal, bunga padi, belut, bahkan ekor lebah.

“Kami membuatnya dari bahan khusus dan memerlukan waktu minimal 3 hari untuk 1 desain. Tergantung kesulitan dan bentuk lampu yang akan dibuat,” kata Nadia Saida mahasiswa desain Itenas yang merancang lampu dengan tema Krisantium Lighting.

(Sumber : http://www.radarbanten.com/read/berita/170/9215/PT-KIEC-dan-Itenas-Bandung-Kerja-Sama.html)