Page 10 - JABAR_20260117
P. 10

JABARREGION







                                                                         10  SABTU, 17 JANUARI 2026


            Sawit Dicabut Ramai-ramai








      X    Batas Kesabaran Warga Cigobang

          Sudah Habis


      CIREBON,  TRIBUN  -  Si-                          ti kita enggak punya air, Pak!,"
      ang itu, Jumat (16/1), lang-                      kata Rohana.
      kah-langkah kaki terdengar                         Ketika  ditanya  mengapa
      menyusuri jalan setapak me-                       warga berani mencabut sen-
      nuju perbukitan Desa Cigo-  Saya enggak           diri, jawabannya lugas.“Kita
      bang, Kecamatan Pasaleman,   setuju, Pak,         sudah batas sabar. Ditung-
      Kabupaten  Cirebon.  Emak-                        gu  satu  minggu  belum  ada
      emak dan bapak-bapak ber-  adanya pohon           informasi apa-apa. Jadi, kita
      jalan  beriringan,  sebagian  sawit. Satu, takut   warga  bareng-bareng  saja
      membawa tali, sebagian lain                       cabut sendiri,” kata seorang
      menyiapkan tangan kosong.  longsor. Kedua,        warga  laki-laki.  Yang  lain
       Di depan mereka, deretan                         menimpali,  “Janjinya  tang-
      kelapa  sawit  setinggi  dada takut kekeringan.   gal  15,  kok  sampai  tanggal
      orang dewasa masih berdiri,   Kalau saya mah      16  tidak  dicabut-cabut?  Ya
      padahal tenggat pencabutan                        sudah,  cabut  sendiri  saja,"
      15  Januari  telah  lewat.  Di  sudah tua. Nanti   katanya.
      tengah  kerumunan,  suara                          Aksi  kian  menguat  saat
      Sara  (55),  warga  setempat  anak cucu saya      kabar soal permintaan ganti
      menggema.                  gimana? Nanti          rugi mencuat. “Katanya mau
       “Perjanjiannya PT katanya                        minta ganti rugi Rp 15 ribu
      nunggu  tanggal  15.  Saya  kita enggak punya     per  pohon.  Gimana?  Buat
      tunggu tanggal 15, Pak. Ter-                      jalan  saja  kita  sudah  tidak
      nyata  tanggal  15  tidak  ada  air,  Pak!        ada anggaran, apalagi buat                                                                                  TRIBUN JABAR/EKI YULIANTO
      tindak lanjutnya. Jadi kami                       sawit! Mending buat masya-  WARGA CABUT SAWIT - Warga Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, mencabut tanaman sawit yang ada di
      geram.  Soalnya  apa?  Saya      ROHANA           rakat daripada buat sawit!”  perbukitan desa setempat, Jumat (16/1). Hal ini dilakukan karena warga menolak adanya pohon sawit yang ditanam seseorang karena
      tidak  menghendaki  adanya  WARGA DESA CIGOBANG, KECAMATAN   kata Sara, disambut teriak-  takut terjadi bencana.
      pohon sawit di daerah saya!”   PASALEMAN, KABUPATEN CIREBON  an, “Cabut sendiri saja!”
      serunya, disambut pekik se-                        Pantauan di lokasi, belas-
      tuju massa, Jumat (16/1).  Aksi itu bukan sekadar lu-  an  tanaman  sawit  setinggi
       Tanpa  menunggu  lama,  apan emosi. Di baliknya, ada   50–80  sentimeter  berhasil  Mesin Hidup, Layanan Dimatikan
      warga  langsung  bergerak.  kecemasan  yang  menahun  dicabut secara mandiri hari
      Sambil  meneriakkan  'tolak  soal  air  dan  keselamatan  itu. Akar yang kuat dan da-
      tanaman  sawit'  dan  'cabut  kampung.  “Dengan  adanya  lamnya lubang tanam sem-    z Kisah Bus Rapid Transit Trans Cirebon 2026
      sawit', mereka mengerubungi   sawit itu sangat berat, karena  pat  membuat  warga  kesu-
      batang-batang yang mudah  di daerah kita kurang air. Kita  litan,  tetapi  tekad  kolektif  CIREBON, TRIBUN - Pagi                                    sektor  transportasi,  peng-
      dijangkau.  Akar  yang  kuat  ngebor sampai 25 meter ka-  akhirnya menang. Warga me-  di  sejumlah  koridor  Kota                                     operasian  BRT  kemudian
      membuat  beberapa  orang  dang tidak dapat air. Tetangga  nyatakan aksi akan berlanjut   Cirebon kini terasa berbeda.   Setelah dilakukan kajian, beban   dikerjasamakan dengan pi-
      jatuh  bangun.  Namun  satu  saya saja sampai tiga titik juga  menyisir ratusan batang la-  Suara mesin bus yang dulu                                 hak ketiga sebagai operator.
      per satu, pohon sawit berha-  tidak dapat,” katanya.  innya jika pengelola tak juga   memecah  keramaian  tak  operasional BRT tidak sebanding        Selama  masa  operasional,
      sil ditarik keluar dari tanah.   Ia khawatir, jika sawit te-  mencabut. Bagi warga Cigo-  lagi  terdengar.  Halte-halte                               hanya tiga unit bus yang ak-
      “Makanya  sekarang  sudah  rus  bertambah,  krisis  air  bang, ini bukan sekadar soal   yang biasa dipadati pekerja,   dengan pendapatan yang diperoleh   tif melayani masyarakat, se-
      tanggal 15 tidak ada tindak   kian parah.“Sekarang kalau  tanaman,  melainkan  masa  pelajar,  hingga  warga  ber-  dari retribusi penumpang.         mentara tujuh unit lainnya
      lanjutnya,  jadi  saya  sama  ada  sawit,  mungkin  lebih  depan kampung.    penghasilan  menengah  ke                                                tidak dimanfaatkan secara
      warga nyabut sendiri, Pak!”   parah lagi… Pamsimas juga   “Kalau  toh  bakal  meru-  bawah  tampak  lebih  sunyi      ANDI ARMAWAN                    optimal.
      kata Sara.               mungkin  kecil  debitnya,"  gikan  masyarakat,  apalagi  sejak awal tahun 2026.            KEPALA DISHUB KOTA CIREBON          Dengan  penghentian  se-
       Ia  menyebut,  warga  sem-  ujarnya.             untuk  anak  cucu  kita,  ka-  Kini  Bus  Rapid  Transit                                            mentara  layanan  ini,  Andi
      pat  diminta  menunggu  lagi  Di barisan lain, Rohana (67)  lau bisa jangan sampai ada   (BRT)  Trans  Cirebon  tak  unit  bus  yang  sebelumnya  BRT Trans Cirebon telah  memastikan seluruh arma-
      oleh kepala desa. “Pak Kuwu  bersama para ibu menyuara-  sawit di wilayah kita. Kare-  lagi melintas. Sejak 1 Janu-  dioperasikan. “Kami sudah  melayani  masyarakat  se-  da akan diserahkan kepada
      bilang, ‘tunggu nanti hari Se-  kan hal serupa. “Saya enggak  na kita menjaga mata air di   ari 2026, moda transporta-  melakukan rampcheck dan  jak 2021 dengan dua kori-  Badan Pengelola Keuangan
      nin’. Tapi kalau nanti tidak  setuju,  Pak,  adanya  pohon  sekitaran  hutan  Cigobang,  si  massal  yang  selama  ini  uji KIR dan hasilnya 10 unit  dor utama di wilayah Kota  dan  Pendapatan  Daerah
      ada tindak lanjut, ya cabut   sawit. Satu, takut longsor. Ke-  akan lebih indah kalau hu-  menjadi andalan warga itu  bus  dinyatakan  masih  la-  Cirebon. Salah satu koridor   (BPKPD) untuk dicatat dan
      lagi!  Ini  masyarakat  sudah  dua, takut kekeringan. Kalau  tan  itu  benar-benar  hutan,  resmi  berhenti  beroperasi  yak jalan,” ujar Andi, Jumat  tersebut menjangkau kawa-  dikelola sebagai aset daerah
      sepakat, kita cabut sendiri,"  saya mah sudah tua. Nanti  bukan sawit," katanya. (eki   sementara.  Bukan  karena  (16/1).    san Cirebon bagian selatan,  sambil  menunggu  kajian
      ujarnya.                 anak cucu saya gimana? Nan-  yulianto)              armadanya  rusak.  Bukan  Menurut  Andi,  saat  ini  termasuk  Argasunya  dan  lanjutan.  “Kondisi  armada
                                                                                   pula  karena  ditinggalkan  seluruh unit BRT berada di   sejumlah rukun warga (RW)   masih baik dan layak digu-
                 Mandek di Meja Rapat                                              penumpang. Cirebon  pun  bawah penguasaan Dishub.  di sekitarnya.        nakan.  Tinggal  menunggu
                                                                                                                                     Armada BRT merupakan
                                                                                                                          terpaksa
                                                                                                                   layanan
                                                                                                                                                                     lanjutan
                                                                                                                                                                             untuk
                                                                                                                                                            kebijakan
                                                                                     Pemkot
                                                                                                           Namun,
                                                                                   akhirnya  membuka  suara,  dihentikan  sementara  lan-  hibah dari Kementerian Per-  penggunaannya,” ujarnya.
                                                                                   roda  BRT  berhenti  karena  taran keterbatasan anggar-  hubungan pada 2018 seba-  Alasan di balik berhentinya
      RAPAT demi rapat soal kelapa   “Sebenarnya kami dari Pe-  nindaklanjuti permasalahan   beban  anggaran  yang  tak  an operasional di lingkung-  nyak  10  unit  bus.  Namun  BRT Trans Cirebon juga se-
      sawit di perbukitan Desa Cigo-  merintah Desa sudah mena-  sawit ini supaya segera mung-  lagi sanggup menopangnya.  an Pemkot Cirebon.  perjalanan  layanan  ini  tak  belumnya disampaikan lang-
      bang, Kecamatan Pasaleman,   han hampir satu bulan ya. Se-  kin,” katanya.
      Kabupaten Cirebon, berakhir   benarnya sudah lelah lah kami   Ketika ditanya apakah su-  Dinas  Perhubungan  (Dis-  Dalam Dokumen Pelaksa-  selalu  mulus.  Andi  men-  sung oleh Penjabat (Pj) Sekda
      tanpa eksekusi, sementara di   dari Pemerintah Desa. Ini tin-  dah ada respons konkret, Zei   hub) Kota Cirebon memas-  naan Anggaran (DPA) Dishub  jelaskan,  armada  sempat  Kota Cirebon, Sumantho. Ia
      lapangan warga keburu ber-  dak lanjutnya seperti apa su-  menyebut, nama-nama yang   tikan kondisi armada BRT  tahun anggaran 2026, subsi-  tidak  dioperasikan  hingga  menegaskan, persoalan uta-
      tindak.                  paya jelas? Kami, mungkin   telah turun langsung, namun   Trans  Cirebon  sebenarnya  di operasional untuk BRT tak   akhirnya pada 2021 Dishub  ma  yang  membuat  layanan
       Kepala Desa (Kuwu) Cigo-  masyarakat menuntut itu sa-  tetap tanpa kepastian ekse-  masih layak jalan.  lagi  dialokasikan.  “Setelah  ditunjuk  sebagai  regulator  ini  terpaksa  dihentikan  se-
      bang, M. Abdul Zei mengakui,   wit tidak ada di Desa Cigo-  kusi. “Kemarin, Bu Ketua De-  Kepala  Dishub  Kota  dilakukan kajian, beban ope-  dan  menugaskan  PD  Pem-  mentara  adalah  besarnya
      persoalan sawit yang disebut   bang,” ujar Zei di lokasi, Jum-  wan, Ibu Sophie, sudah me-  Cirebon,  Andi  Armawan  rasional BRT tidak sebanding  bangunan untuk pengelola-  subsidi operasional di tengah
      berizin 'tidak jelas' itu mandek   at (16/1).     nyampaikan. Insya Allah hari   mengatakan,  pihaknya  te-  dengan pendapatan yang di-  an operasional.  kondisi  fiskal  daerah  yang
      di meja rapat, hingga meman-  Zei menegaskan, pemerin-  Senin katanya mau menyam-  lah  memeriksa  teknis  me-  peroleh dari retribusi penum-  Karena PD Pembangunan   terbatas  pada  APBD  2026.
      tik aksi pencabutan mandiri   tah desa sejak awal memilih   paikan kebetulan ada rapat   nyeluruh terhadap seluruh  pang,” ujarnya.  tidak memiliki lini usaha di   (eki yulianto)
      oleh warga, Jumat (16/1).  jalur administrasi dan musya-  sama Pak Bupati. Beliau mau
       Kepala Desa (Kuwu) Cigo-  warah. Namun, rapat demi ra-  menyampaikan terkait masa-
      bang, M. Abdul Zei, berdiri di   pat justru tak berujung pada   lah sawit ini supaya cepat di-  400 KK Terdampak Banjir
      antara dua tekanan, yakni war-  tindakan di lapangan. “Yang je-  tindaklanjuti. Nah, nanti yang
      ga yang menuntut tindakan   las, kami sesegera mungkin   mengeksekusi itu Insya Allah
      cepat dan birokrasi di atas-  nanti dari Pemerintah Kabupa-  langsung dari Satpol PP Ka-
      nya yang tak kunjung mengek-  ten ataupun nanti Ibu-ibu De-  bupaten, katanya,” ujarnya.     z Tanggul Irigasi Tarum Barat di Karawang Jebol
      sekusi.                  wan (Ketua DPRD) supaya me-  (eki yulianto)
                                                                                   KARAWANG,    TRIBUN   -
                                                                                   Sebanyak 400 kepala kelu-
            Pohon Tumbang Timpa                                                    arga (KK) di Dusun Cisalak
                                                                                          Desa
                                                                                               Margakaya,
                                                                                   Utara,
                                                                                   Kecamatan Telukjambe Ba-
                        Rumah Warga                                                rat,  Kabupaten  Karawang,
                                                                                              banjir
                                                                                   terdampak
                                                                                                    akibat
                                                                                   tanggul Irigasi Tarum Barat
                                                                                   jebol, Jumat (16/1) pagi.
          z Angin Kencang Terjang Wanayasa Purwakarta                                Jebolnya tanggul tersebut
                                                                                   menyebabkan  air  meluap
      PURWAKARTA, TRIBUN -                                                         dan merendam permukim-
      Cuaca ekstrem berupa angin                                                   an warga, sekaligus memu-
      kencang melanda Kecamatan                                                    tus  akses  jalan  di  wilayah
      Wanayasa,  Kabupaten  Pur-                                                   Cisalak. Seorang warga Ci-
      wakarta,  Rabu  (14/1)  ma-                                                  salak, Saehul, mengatakan
      lam.  Akibat  kejadian  terse-                                               sejak malam hari warga su-
      but, satu unit rumah warga                                                   dah mulai waspada karena                                                       TRIBUN JABAR/CIKWAN SUWANDI
      di Kampung Baros, Desa Ci-                                                   melihat  ada  lubang  pada
      buntu, rusak tertimpa pohon                                                  tanggul.  Warga  pun  me-  TANGGUL IRIGASI JEBOL - Sebanyak 400 kepala keluarga (KK) di Dusun Cisalak Utara, Desa
      tumbang.                                                                     ronda di sekitar lokasi un-  Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, terdampak banjir akibat tanggul
       Kepala  Pelaksana  Badan                                                    tuk mengantisipasi hal yang  Irigasi Tarum Barat jebol, Jumat (16/1) pagi.
      Penanggulangan  Bencana                                                      tidak diinginkan.
      Daerah  (BPBD)  Kabupaten                                                      “Dari  malam  sudah  keli-  menggenangi jalan, sebelum   TANGGUL IRIGASI TARUM BARAT JEBOL
      Purwakarta,  Heryadi  Erlan,                                                 hatan ada lubang, makanya  akhirnya masuk ke permu-
      mengatakan peristiwa angin                                                   warga  berjaga.  Tapi  seki-  kiman. “Awalnya air sampai     y  Akibatkan banjir dan membuat 400 kepala keluarga ter-
      kencang terjadi pukul 23.30.                             TRIBUN JABAR/DEANZA FALEVI  tar pukul 06.00 tanggul itu  ke jalan, warga langsung te-  dampak
      Laporan kejadian baru diteri-  POHON  TUMBANG  TIMPA  RUMAH  -  Cuaca  ekstrem  akhirnya  jebol  sekitar  dua  riak tanggul jebol, hati-hati     y  Lokasi di Dusun Cisalak Utara, Desa Margakaya, Kecamatan
      ma BPBD pada Kamis (15/1)   berupa angin kencang melanda Kecamatan Wanayasa, Kabupaten   meter,” ujar Saehul, kemarin.  banjir,” ujar Tati.  Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang
      pukul 05.00.                                                                   Ia menjelaskan, di bawah   Menurutnya,  hingga  pu-    y
       "Setelah menerima laporan,   Purwakarta, Rabu (14/1) malam. Akibat kejadian tersebut, satu unit   tanggul terdapat sipon yang  kul 08.00, ketinggian air dari   Kejadian pada Jumat (16/1) pagi
      petugas langsung bergerak ke   rumah  warga  di  Kampung  Baros,  Desa  Cibuntu,  rusak  tertimpa  merupakan  saluran  sekun-  saluran sekunder terus me-    y  Ketinggian air banjir sampai 1 meter
      lokasi dan melakukan pena-  pohon tumbang.                                   der menuju area persawahan  ningkat  hingga  mendekati    y  Akses jalan di wilayah Cisalak terputus
      nganan  mulai  pukul  06.03,"                                                di  seberang.  Saat  tanggul  satu  meter  dan  merendam
      ujar Heryadi saat dikonfirmasi  han beban," ujarnya.  Saat ini situasi di lokasi ke-  jebol,  aliran  air  dari  irigasi  rumah  warga.  “Airnya  dari  Tak hanya itu, Pemkab Ka-  ujar Aep.
      Tribun, Kamis (15/1).     BPBD  Purwakarta  bersa-  jadian sudah aman dan ter-  langsung masuk ke saluran   saluran  sekunder,  karena  rawang juga melakukan pe-  Akibat kejadian tersebut,
       Menurutnya, selain menim-  ma aparat setempat dan pi-  kendali," katanya.   sekunder  hingga  memutus  yang jebol irigasi itu masuk-  nanganan sementara dengan  Aep  menyebut  sekitar  400
      pa rumah milik warga berna-  hak terkait langsung melaku-  Namun  demikian,  akibat  jalan. “Di bawah tanggul itu  nya ke sekunder,” katanya.  mengirimkan material untuk  kepala keluarga terdampak
      ma  Rubiah,  angin  kencang  kan asesmen di lokasi keja-  kerusakan  rumah  yang  di-  ada sipon, aliran sekunder ke   Bupati  Karawang  Aep  pembuatan tanggul darurat.  banjir, serta akses jalan di
      juga  menyebabkan  tiga  unit  dian. Proses evakuasi pohon  alami,  pemilik  rumah  atas  sawah seberang. Tanggulnya  Syaepuloh mengatakan, pe-  “Hari  ini  mudah-mudahan  wilayah  Cisalak  terputus.
      kendaraan  bermotor  rusak  tumbang dilakukan menggu-  nama Rubiah (1 KK/1 jiwa)   jebol, jalan terputus dan air  merintah daerah telah ber-  bisa  selesai.  Kita  buatkan  “Tanggul irigasi ini memang
      akibat  tertimpa  pohon  tum-  nakan  chainsaw,  termasuk  terpaksa mengungsi semen-  dari irigasi masuk ke sipon,”  koordinasi dengan Balai Be-  tanggul sementara menggu-  sudah sangat tua. Kami su-
      bang. "Penyebab kejadian ini   pemotongan pohon lain yang  tara ke rumah saudaranya.   katanya.      sar Wilayah Sungai (BBWS)  nakan  bronjong  batu,  yang  dah meminta BBWS untuk
      adalah cuaca ekstrem disertai  dinilai berisiko tumbang."Al-  BPBD  mencatat  kebutuhan  Sementara itu, warga lain-  Citarum untuk mengecilkan  penting  aliran  air  berhenti  melakukan pemeriksaan se-
      kondisi  struktur  tanah  yang  hamdulillah, pohon yang me-  mendesak bagi korban beru-  nya, Tati, mengaku terkejut  debit air di Irigasi Tarum Ba-  dulu. Untuk yang permanen  cara masif terhadap seluruh
      curam dan gembur, sehingga  nimpa rumah dan kendaraan  pa bantuan logistik.(deanza   dengan datangnya air secara  rat agar volume banjir dapat  nanti  dari  BBWS.  Saya  su-  tanggul irigasi di Karawang,”
      akar pohon tidak kuat mena-  sudah  berhasil  dievakuasi.  falevi)           tiba-tiba. Awalnya air hanya  dikendalikan.      dah minta agar dipercepat,”  katanya. (cikwan suwandi)
   5   6   7   8   9   10   11   12