Page 5 - JABAR_20260117
P. 5
JABARREGION
5 SABTU, 17 JANUARI 2026
Tergeletak di Pinggir Jalan
z Oknum Polisi Polsek Langkaplancar
Pangandaran Mabuk Berat
PANGANDARAN, TRIBUN - Se- sepeda motor, tapi orangnya tergele-
buah foto yang memperlihatkan tak di semak-semak di pinggir jalan.
seorang oknum polisi tergeletak di Awalnya tidak tahu kalau itu anggo-
pinggir jalan umum di Kabupaten ta polisi," katanya.
Pangandaran, viral di media sosial Warga itu kemudian memotret
Facebook pada Kamis (15/1). dan menyebarkannya ke media so-
Dalam foto yang beredar, oknum sial terutama Facebook. Setelah foto
polisi yang belum diketahui identi- itu beredar, orang yang tergeletak
tasnya itu tergeletak di dekat sepe- itu ternhyata seorang oknum polisi.
da motor, tepat di pinggir jalan. Dia "Besok paginya, Kamis, ada warga
terlihat mengenakan kaus hitam yang datang ke rumah saya mena-
lengan panjang dan celana panjang nyakan harus bersikap bagaimana.
jins. Oknum tersebut diduga mabuk Saya bilang, institusi Polri harus
berat. Setelah ditelusuri, oknum po- kita jaga kehormatannya, tapi di sisi
lisi itu diketahui bertugas di Polsek lain, hal seperti ini juga harus dilu-
Langkaplancar, Polres Pangandaran. ruskan karena sudah keterlaluan,"
Seorang tokoh agama di Lang- kata Ustaz Iwan.
kaplancar, Ustaz Iwan, menilai pe- Sementara berdasarkan rilis di-
ristiwa tersebut merupakan puncak terima dari Tribun, Kapolsek Lang-
dari perilaku yang sebelumnya su- kaplancar AKP Asep Dadi M menga-
dah kerap menjadi perbincangan di takan, pihaknya telah membuka
masyarakat. ruang dialog dengan seluruh tokoh
"Saya sudah lama mendengar de- masyarakat yang hadir. Dialog itu
sas-desus. Mungkin ini klimaksnya. bertujuan untuk menampung sa-
Tadinya saya biasa saja, tapi sudah ran, masukan, serta kritik terhadap
beberapa tahun banyak yang ngomong kinerja Polsek Langkaplancar beser-
soal oknum polisi yang mabuk dan ta anggotanya.
ngajak barudak (pemuda)," ujar Ustaz Berbagai masukan disampaikan,
Iwan, melalui hapenya, Jumat (16/1). termasuk terkait peristiwa yang viral
GANI KURNIAWAN
Ia mengatakan, peristiwa itu terja- di media sosial mengenai oknum po-
PUSKESMAS 24 JAM - Sejumlah pasien menunggu giliran untuk pemeriksaan kesehatan di UPTD Puskesmas Ibrahim Adjie, Jalan Ibrahim di pada Rabu (14/1) pukul 21.00. Se- lisi mabuk tersebut. “Semua masuk-
Adjie, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/1/2026). Pemerintah Kota Bandung resmi mengha- orang warga yang baru pulang dari an akan dijadikan bahan evaluasi
dirkan layanan Puskesmas 24 Jam di Puskesmas Ibrahim Adjie dan Puskesmas Garuda sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan akses Tasikmalaya menuju Langkaplancar agar ke depannya profesionalisme
dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran Puskesmas 24 Jam diharapkan dapat menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, melihat sesuatu yang mencurigakan dan kualitas pelayanan kepolisian
sehingga masyarakat tidak harus langsung menuju rumah sakit ketika terjadi kondisi darurat. di perbatasan Desa Bangunjaya dan kepada masyarakat dapat terus di-
Desa Cimanggu. “Warga melihat ada tingkatkan," katanya. (padna)
Diduga Dimangsa Macan Sudah Sepekan
Gunung Sawal
z Puluhan Ayam Milik Warga Cipaku Ciamis Mati Mengenaskan
CIAMIS, TRIBUN - Kekha- MACAN Meski hingga kini belum
watiran warga yang tinggal ada laporan manusia men- Tidak Melaut
di kaki Gunung Sawal, Ka- TURUN GUNUNG jadi korban, rasa waswas di
bupaten Ciamis, kembali kalangan warga tetap tinggi.
menguat setelah puluhan z Macan dari Gunung Sawal Peristiwa matinya puluhan
diduga turun gunung
ekor ayam milik warga Desa ekor ayam pada Jumat (9/1)
Bangbayang, Kecamatan Ci- z Puluhan ekor ayam di Dusun Bangbayang Kaler,
paku, Kabupaten Ciamis di- milik warga Desa Blok Gondang, Desa Bang- � Cuaca Buruk Membuat Nelayan Indramayu
temukan mati dalam kondisi Bangbayang, Kecamatan bayang, Kecamatan Cipaku,
mengenaskan. Cipaku, Kabupaten menguatkan hal itu. Kondi-
Peristiwa ini kembali me- Ciamis ditemukan mati si kandang yang jebol dan Berhenti Cari Ikan
munculkan isu lama tentang mengenaskan rusak memperkuat dugaan
interaksi negatif antara manu- z Peristiwa matinya puluhan bahwa serangan tersebut di- INDRAMAYU, TRIBUN
sia dan satwa liar, khususnya ekor ayam itu pada Jumat (9/1) lakukan oleh hewan buas. - Sejumlah nelayan di Ka-
macan tutul yang menghuni z Warga khawatir terhadap Kepala Desa Bangbayang, bupaten Indramayu sudah
kawasan Gunung Sawal seba- fenomena ini Asep Riky Darmawan, me- sepekan terakhir tidak bisa
gai habitat alaminya. z Gunung Sawal selama ngatakan hingga saat ini je- melaut akibat cuaca buruk.
Gunung Sawal selama ini ini dikenal sebagai kawasan nis satwa yang menyerang Ketua Himpunan Nelayan
dikenal sebagai kawasan de- dengan keanekaragaman belum dapat dipastikan. Na- Seluruh Indonesia (HNSI)
ngan keanekaragaman ha- hayati tinggi mun, berdasarkan temuan Kabupaten Indramayu,
yati tinggi. Hutan yang masih di lapangan, warga menduga Dedi Aryanto, mengatakan,
relatif terjaga itu menjadi ru- kuat pelakunya merupakan dalam sepekan terakhir ne-
mah bagi berbagai jenis flora kancil, dan babi hutan. satwa liar dari kawasan Gu- layan di Indramayu, khu-
dan fauna endemik. Namun dalam beberapa nung Sawal. susnya yang menggunakan
Di antara satwa yang hidup tahun terakhir, keberadaan “Masih dugaan antara an- kapal kecil tak bisa melaut.
di dalamnya, macan tutul jawa macan tutul semakin sering jing liar, serigala, atau ma- Menurut dia, hal itu di-
merupakan predator puncak dirasakan oleh masyarakat can. Tapi kalau dilihat dari sebabkan faktor cuaca bu-
yang memiliki peran penting di sekitar hutan. Sejumlah jejak kaki yang cukup besar, ruk di wilayah perairan In-
dalam menjaga keseimbang- laporan tentang ternak yang warga lebih cenderung men- dramayu, yakni kecepatan
an ekosistem, terutama da- dimangsa, hingga kemuncul- duga itu macan,” ujar Asep angin yang meningkat ham-
lam mengendalikan populasi an satwa liar di dekat permu- Riky saat dihubungi, Kamis pir dua kali lipat dibanding
satwa mangsa seperti kijang, kiman, terus bermunculan. (15/1). (ai sani nuraini) biasanya. "Jika dipaksakan
(melaut) maka akan meng-
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
ancam keselamatan para
nelayan, khususnya yang NELAYAN TIDAK MELAUT - Sejumlah nelayan di Kabupaten Indramayu sudah sepekan tera-
Atap Rumah hingga menggunakan kapal kecil," khir tidak bisa melaut akibat cuaca buruk. Tampak sejumlah nelayan saat memperbaiki alat tang-
Aryanto
Dedi
kata
kap ikan dan kapal di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (16/1).
kepada
Tribun, Jumat (16/1).
Ia mengatakan, sejak be-
Kubah Masjid Rontok berapa waktu lalu kecepat- alat tangkap ikan atau pe-
rahu, sehingga saat cuaca
an angin di wilayah perair- membaik bisa langsung be-
an Kabupaten Indramayu Jika dipaksakan (melaut) maka rangkat melaut," kata Dedi.
z Wilayah Sukaraja Tasikmalaya Diterjang Puting Beliung meningkat cukup signifikan Sementara itu nelayan
hingga mencapai 20 knot - akan mengancam keselamatan Indramayu, Nasirun (56),
TASIKMALAYA, TRIBUN - 30 knot. Padahal, batas mengaku, selama tidak
Atap rumah milik warga di maksimal kecepatan angin para nelayan, khususnya yang melaut aktivitasnya hanya
dua kampung di Kecamatan untuk keamanan kapal ke- menggunakan kapal kecil. diisi untuk memperbaiki
Sukaraja, Kabupaten Tasik- cil yang biasa digunakan peralatan tangkap maupun
malaya rusak akibat diter- rata-rata nelayan di Kabu- DEDI ARYANTO kapal. Pasalnya, ia tak me-
jang puting beliung, Jumat paten Indramayu maksimal KETUA HIMPUNAN NELAYAN SELURUH INDONESIA (HNSI) KABUPATEN miliki pekerjaan lain kecuali
(16/1) pukul 15.20. berkisar hanya 10 knot - 15 INDRAMAYU menjadi nelayan yang telah
Informasi dari Linmas knot. digelutinya sejak puluhan
Sukaraja menyebutkan, "Kondisi ini membuat Indramayu cukup banyak, cuaca lebih bersahabat. tahun lalu, sehingga ketika
beberapa atap rumah di para nelayan kecil di Kabu- yakni mencapai 30 ribuan Pihaknya mengakui, ne- cuaca buruk sehari-hari ha-
Kampung Galumpit dan paten Indramayu tidak bisa orang, dan hampir semua- layan kecil di Kabupaten nya menganggur.
Sukajaya mengalami keru- melaut, karena kecepatan nya tidak bisa mencari ikan. Indramayu hanya bisa ber- “Sudah satu bulan ini
sakan akibat diguyur hu- anginnya melebih batas Saat ini, para nelayan ke- harap cuaca di wilayah per- terpaksa harus utang un-
jan disertai puting beliung. aman untuk kapal kecil," cil tersebut memilih untuk airan segera membaik mes- tuk kebutuhan sehari-hari
Bahkan beredar video de- ujar Dedi. memperbaiki alat tangkap ki belum diketahui sampai selama tidak melaut, kare-
tik-detik kejadian puting beli- Dedi mengatakan, jumlah maupun kapal yang biasa kapan harus menunggu. na saya enggak memiliki pe-
ung, tampak warga mengeva- nelayan yang menggunakan digunakan untuk melaut "Sekarang nelayan kecil me- kerjaan lain," ujar Nasirun.
kuasi sebuah kubah masjid kapal kecil di Kabupaten sambil menunggu kondisi milih untuk memperbaiki (ahmad imam baehaqi)
yang terlepas dari atapnya
akibat tertiup angin kencang.
Beruntung dalam kejadian Tempat Pelelangan Ikan Pun Sepi
tidak ada korban jiwa.
Beberapa rumah pun
mengalami kerusakan di SUASANA Pusat Pelelangan untuk mengangkut ikan dari tangkapannya. tinggi di wilayah perairan Ka-
bagian atap, terlebih hujan TANGKAPAN LAYAR Ikan (PPI) Dadap di Kecamat- kapal dan menjadi meja disp- "Dari beberapa waktu lalu bupaten Indramayu.
terjadi sejak siang hingga KUBAH MASJID PUN RONTOK - Atap rumah warga di an Juntinyuat, Kabupaten In- lay dadakan juga terlihat ha- tidak ada aktivitas di PPI Da- Karenanya, menurut dia,
sore. Sampai saat ini Pe- dua kampung di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya dramayu, tampak sepi, Jum- nya berjejer serta kosong tak dap, karena nelayan juga para nelayan yang biasa be-
merintah Desa setempat rusak akibat diterjang puting beliung, Jumat (16/1) pukul at (16/1). Bakul-bakul yang ada apapun di atasnya. enggak melaut akibat cuaca raktivitas di PPI Dadap yang
masih mendata kerusakan biasanya terisi ikan kini ha- Selain itu, mesin sepeda buruk," kata Kudori (51), seo- rata-rata menggunakan ka-
atap rumah warga. 15.20. Selain itu sebuah kubah masjid juga rontok diterjang nya terlihat bertumpuk di sa- motor roda tiga yang biasa- rang nelayan saat ditemui di pal kecil terpaksa memi-
Anggota Linmas Suka- angin. Tampak warga tengah mengevakuasi kubah masjid lah satu sudut PPI Dadap, nya menderu tak henti untuk PPI Dadap, Jumat (16/1). lih untuk tidak melaut demi
raja Waway membenarkan yang jatuh. dan tingginya kira-kira ham- mengangkut ikan dari kapal Nelayan asal Desa Dadap, keselamatan. "Kalau di te-
terjadi puting beliung dan pir mencapai 1,5 meter. ke tempat pelelangan mau- Kecamatan Juntinyuat, Kabu- ngah laut tinggi gelombang-
Di sudut lainnya tampak pun mobil pengangkut kini paten Indramayu, itu, meng- nya bisa mencapai 2,5 meter
merusak atap rumah dan Sampai saat ini, lanjut tara kerusakan rumah di tumpukan boks hingga tong senyap akibat tak ada akti- aku sudah hampir satu bulan - 3 meter, sehingga nelayan
kubah masjid. "Iya benar, Waway, pihaknya masih kampung Sukajaya dan
besar yang kerap digunakan vitas. Desiran angin pesisir tidak melaut, karena kondisi di sini yang hampir semua-
kejadian sebelum Ashar. mendata dengan aparat Galumpit. Tapi tidak ada para nelayan untuk menyim- menjadi satu-satunya suara cuaca yang tidak bersahabat. nya menggunakan kapal kecil
Rumah kebanyakan atap desa setempat mengecek korban jiwa hanya genting pan hasil tangkapan laut ke- yang terdengar memecah ke- Ia mengatakan, hujan deras tidak berani melaut, karena
yang rusak terangkat kena beberapa kampung yang terbang oleh angin," kata- mudian menjajakannya di sunyian PPI Dadap, karena dan angin kencang yang ter- kondisinya tidak memung-
angin," katanya. terdampak. "Untuk semen- nya. (jaenal abidin) PPI Dadap. Beberapa gero- tidak ada percakapan nela- jadi sejak beberapa waktu kinkan," ujar Kudori. (ahmad
bak yang biasa digunakan yan menawarkan harga hasil lalu turut memicu gelombang imam baehaqi)

