Page 4 - JABAR_20260117
P. 4
4 SABTU, 17 JANUARI 2026
S
L
A
L
A
A
J
JADWAL SALAT UNTUK DAERAHH
A
W
D
T
A
D
A
R
E
N
U
K
U
T
G
N
A
D
A
B BANDUNG DAN SEKITARNYAA TANGGAL 17/1 SUBUH 04:24 TERBIT 05:38 ZUHUR 12:03 ASAR 15:27 MAGRIB 18:21 ISYA 19:31
N
U
D
N
A
T
R
Y
N
S
E
I
K
Dilarang Pakai Insinerator
Menteri LH Peringatkan Pemkot Bandung dalam Pengolahan Sampah
BANDUNG, TRIBUN – Pemkot Bandung Prosesnya relatif lebih rumit mulai dari sinerator, kata dia, lebih baik sampah kita hanya bisa berdoa semoga Tuhan mem- rang lebih 25 unit insinerator dengan
dilarang menggunakan insinerator ukur- pemilahan sampah, dikeringkan, dan di- ditumpukkan lebih dulu untuk diolah perpanjang umur kita," katanya. anggaran sekitar Rp 29 miliar. Dana itu
an kecil sebagai solusi mengatasi sampah cacah menjadi ukuran seragam berbentuk dengan cara lain, meskipun ada air lin- Sebelumnya, Pemkot Bandung berencana kami siapkan dari internal melalui realo-
rumah tangga maupun pasar. Hal ini dite- pellet atau briket untuk menggantikan batu dinya tapi masih dapat ditangani. Sebab, menambah 25 unit mesin insinerator baru kasi pos belanja yang kurang prioritas,"
gaskan Menteri Lingkungan Hidup (Men- bara di industri atau pembangkit listrik. ketika sudah menjadi emisi hasil pem- pada 2026. Pengadaan ini disiapkan dengan ujar Darto.
teri LH) Hanif Faisol Nurofi q, saat menin- "RDF ini memang agak ribet, tetapi paling bakaran insinerator dampaknya sangat alokasi anggaran mencapai Rp 29 miliar. Dia mengklaim penambahan puluhan
jau pengolahan sampah di Tempat Pem- ramah lingkungan. Dalam pelaksanaan berbahaya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) insinerator tersebut sudah melalui uji
buangan Sementara (TPS) Pasar Caringin, penanganan sampah, sekali lagi mohon di- "Masker biasa tidak akan sanggup, bah- Kota Bandung, Darto, menyebutkan hing- emisi di Laboratorium Perumda Tirtawe-
Kota Bandung, Jumat (16/1). camkan bahwa Menteri Lingkungan Hidup kan masker N95 pun terbatas. Zat tersebut ga 2025 Kota Bandung telah mengoperasi- ning. Darti memastikan alat yang disi-
Hanif menyarankan agar Pemkot Ban- tidak membenarkan penggunaan insine- bersifat persisten, memiliki waktu tinggal kan 15 unit insinerator. Pada 2026, mesin apkan aman dari risiko polusi. "Diujinya
dung mengolah sampah menjadi Refuse rator-insinerator mini, apapun alasannya. hingga 20 tahun sejak dibakar, dan ber- pengolahan sampah dengan metode pem- di Laboratorium PDAM Tirtawening yang
Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar al- Emisi yang dihasilkan lebih berbahaya da- dampak langsung pada kanker serta paru- bakaran suhu tinggi tersebut akan ditam- sudah terakreditasi. Kami tidak bisa
ternatif dari sampah yang mudah terba- ripada sampah itu sendiri," ujar Hanif. paru. Ini tidak bisa kita tangani dengan apa bah kembali sebanyak 25 unit. menguji sembarangan," katanya. (nazmi
kar seperti plastik, kertas, dan karton. Daripada dibakar menggunakan in- pun. Tetapi kalau sudah menjadi udara, "Tahun ini rencananya ditambah ku- abdurrahman/hilman kamaludin)
Ikuti Menteri, Farhan
Setop Insinerator
WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan
akan menghentikan penggunaan mesin insinerator yang
mengasilkan polusi berlebihan saat menangani masalah
sampah di Kota Bandung.
Langkah tersebut diambil untuk menindaklanjuti arahan
dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol NuroÞ q yang
melarang penggunaan insinerator mini. Sehingga Pemkot
Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah
dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Pem-
kot Bandung akan menindaklanjuti arahan Menteri Lingkung-
an Hidup, termasuk terkait evaluasi metode pengolahan sam-
pah yang digunakan di Kota Bandung. "Tindak lanjutnya, kami
akan mengikuti apa yang diarahkan oleh menteri, yaitu meng-
hentikan insinerator yang dianggap menyebabkan polusi uda-
ra berlebihan, ujar Farhan, Jumat (16/1).
TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN Terkait hal itu, Pemkot Bandung akan berkoordinasi lang-
PENGOLAHAN SAMPAH DI PASAR CARINGIN - Petugas melakukan pemi- INSINERATOR - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto saat sung dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk
lihan sampah organik di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Caringin, Jumat menunjukkan pengunaan insinerator untuk pengolahan sampah beberapa waktu lalu. memastikan dasar teknis dan hasil pengukuran yang men-
jadi rujukan kebijakan. "Pada hari Senin setelah akhir pe-
(16/1). Sejak bulan lalu, sampah sayuran dan buah di Pasar Caringin tidak lagi dibuang Kini Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melarang penggunaan insinerator kan ini, kami akan menghadap Pak Menteri untuk memasti-
ke Sarimukti, tapi diolah menggunakan mesin pencacah menjadi pakan ternak. karena menimbulkan polusi yang berbahaya. kan hasil ukuran dari inspeksi Deputi Gakkum Kementerian
Lingkungan Hidup," kata Farhan.
Farhan memastikan, seluruh kebijakan yang diambil
Menteri Datang, Tak Ada Tumpukan Sampah di Pasar Caringin Pemkot Bandung akan didasarkan pada data resmi ser-
ta berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.
"Data dari kementerian akan kami jadikan patokan, dan
AROMA tak sedap dari tumpukan sampah di Tempat menuju ke belakang Pasar yang menjadi area pengo- lah di tempat dan tidak dibuang ke TPS maupun TPA. data yang kami miliki akan kami perbaiki bersama-sama,"
Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Caringin, Kota Ban- lahan sampah di TPS Pasar Caringin. Sampah yang bi- Pada kesempatan itu, Hanif Faisol NuroÞ q dan rom- ujar Farhan.
dung menyambut kedatangan Menteri Lingkungan Hi- asanya menumpuk di pintu masuk pun, tidak tampak bongan juga melihat langsung bagaimana sampah or- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung,
dup Hanif Faisol NuroÞ q, bersama rombongan yang me- saat rombongan Menteri hadir di lokasi. ganik di TPS Pasar Caringin diolah menjadi pakan ter- Darto mengatakan, secara teknis pihaknya siap untuk me-
lakukan peninjauan, Jumat (16/1). Di ruangan khusus mirip area pabrik, limbah organik nak. Setiap sampah yang dibuang ke TPS akan diolah laksanakan seluruh arahan dari pemerintah pusat dan
Hanif bersama rombongan tiba di Pasar Caringin se- dari sayuran dan buah yang selama ini dibuang lang- menggunakan mesin pencacah besar, kemudian dike- arahan dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. "Arah-
kitar 10.45, didampingi Wali Kota Bandung, Muham- sung ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti, kini ringkan sebelum dimasukan ke dalam karung dijual ke an Pak Wali jelas, semua kebijakan dari Pak Menteri kita
mad Farhan, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman mulai diolah pengurus pasar bekerjasama dengan pi- peternak. Sejumlah sampah yang sudah dicacah pun laksanakan, ikuti, dan patuhi. Secara teknis, kami bertang-
Suryatman dan sejumlah pejabat lainnya. hak swasta dari PT Solusindo Bio Teknologi. Hasilnya, nampak tertata rapi, siap dikirim ke peternak. (nazmi gung jawab untuk melaksanakannya," kata Darto. (hilman
Setibanya di Pasar Caringin, Hanif Faisol langsung sekitar 25 ton sampah organik setiap harinya dapat dio- abddurrahman) kamaludin)
15 Ribu Tiket Ludes Setengah Hari
Penumpang Whoosh Serbu Bandung Saat Long Weekend
BANDUNG, TRIBUN - Pergerakan pe- nyak berasal dari arah Stasiun Halim. (16/1). promo telah mencapai sekitar 4.000 tiket, las Premium Economy," ujar Eva.
numpang Kereta Cepat Whoosh dari Ja- General Manager Corporate Secretary Sementara untuk perjalanan hingga dan jumlah tersebut masih berpotensi Menurutnya, tingginya minat masyara-
karta menuju ke Bandung Raya cukup KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, hing- sore hari, kata dia, okupansi keterisian bertambah hingga akhir periode libur. kat terhadap layanan Whoosh tidak ter-
tinggi saat momen long weekend Isra Miraj ga Jumat (16/1) siang, sekitar 15 ribu ti- tempat duduk Kereta Cepat Whoosh telah Promo Isra Miraj 2026, kata Eva, mena- lepas dari kemudahan akses, kecepatan
karena disediakan tiket promo, pada Jum- ket Whoosh telah terjual ke berbagai tuju- mencapai sekitar 70 persen per kereta dan warkan tarif mulai dari Rp 200 ribu untuk perjalanan, serta adanya promo tarif pada
at (16/1). an, KCIC memprediksi hingga kereta ter- kondisi ini diprediksi akan terus bertam- relasi Bandung–Jakarta dan Rp 225 ribu momen libur nasional. "Antusiasme ma-
Berdasarkan data KCIC, pada Kamis akhir volume penumpang bisa mencapai bah. "Selaras dengan peningkatan jumlah untuk relasi Jakarta–Bandung, atau lebih syarakat terhadap perjalanan Whoosh dan
(15/1) tiket Whoosh yang terjual menca- lebih dari 22 ribu. "Penjualan tiket masih penumpang tersebut, promo tiket Whoosh hemat hingga 43 persen dibandingkan tiket promo Isra Miraj kali ini amat ting-
pai 20.865 tiket ke berbagai tujuan. Pe- terus dibuka hingga pukul 21.25. Untuk pada momen libur Isra Miraj juga terus tarif normal. "Promo ini berlaku untuk gi. Kami mengimbau masyarakat untuk
numpang didominasi masyarakat yang keberangkatan dari Stasiun Halim, tiket menunjukkan tren positif," katanya. periode perjalanan 16 hingga 18 Januari segera melakukan pemesanan agar tidak
berlibur dengan tujuan Padalarang dan pada rentang waktu pukul 07.00 hingga Dia mengatakan, sejak promo dibuka 2026, dengan total 47 perjalanan Whoosh kehabisan tiket promo yang jumlahnya
Bandung, dengan keberangkatan terba- 12.25 telah terjual habis," ujar Eva, Jumat pada 14 Januari 2026, penjualan tiket yang mendapatkan tarif khusus pada ke- terbatas," katanya. (hilman kamaludin)
Masuk Lewat Bawah Pagar
Upaya Guru dan Murid Paud Tetap Belajar karena Sekolah Digembok
BANDUNG, TRIBUN – Mes- muncul pertama kali saat membuat para murid tergang- oleh pihak lain, membuat se-
ki pagar yang biasa dilewati Paud mengijinkan untuk gu. Mereka masuk dengan bagian orang tua ragu untuk
digembok ketat, semangat pembangunan kantor RW. cara membongkar pagar dan menyekolahkan anaknya di
belajar anak-anak Paud Ang- "Waktu itu ada pemba- masuk lewat bawah dengan Paud Anggrek 11. Meski begi-
grek 11 di Kampung Manglid, ngunan kantor RW di sini. cara 'mengolong'. tu dan para tenaga pengajar
Desa Margahayu Selatan, Ke- Nah, ada salah satu pihak "Kasihan anak-anak harus lainnya tidak menyerah.
camatan Margahayu, Kabu- yang tidak terima ada kan- masuk nunduk lewat bawah. "Jadi pengen Ibu mah ber-
paten Bandung, tidak pernah tor itu. Kesini-sini, pihak itu Tapi, anak-anak penginnya tahan di sini. Kami disini juga
padam. juga tidak memperbolehkan kan belajar, happy-happy. untuk mencerdaskan anak
Bersama para gurunya, aktivitas Paud di lahan ini," Walaupun banyak rintang- bangsa, jadi kalau tidak sama
anak-anak Paud itu tetap bel- ujarnya kepada Tribun, Ka- an, tapi tetap saya mem- kami mau sama siapa lagi.
ajar meski dihantui rasa was- mis (15/1). perjuangkan. Mohon semua Ibu-ibu disini ikhlas untuk
was dan keterbatasan. Sudah Sambil duduk termenung, memberikan semangatnya," memperjuangkan anak-anak
hampir enam bulan terakhir, Kokon menceritakan, peng- katanya. di masyarakat sini," ucapnya.
aktivitas di Paud Anggrek 11 gembokan pertama di seko- Saat ini, jumlah murid Di sisi lain, Paud Anggrek
terganggu akibat permasalah- lahnya itu terjadi pada bulan di Paud Anggrek 11 terca- 11 sendiri sudah berdiri sejak
an sengketa lahan, berujung Agustus 2025. Penggembo- tat sebanyak 17 anak. Ang- tahun 2010. Di mana untuk
penggembokan. kan tersebut tidak bertahan ka tersebut jauh menurun saat ini mereka memiliki 6
Kokon Karnama, tenaga lama, setelah melakukan dibandingkan dengan ta- tenaga pendidik. Dengan dua
TRIBUN JABAR/ADI RAMADHAN PRATAMA
pengajar yang juga bendaha- komunikasi dengan pihak hun-tahun sebelumnya yang ruangan yang digunakan se-
MASUK LEWAT CELAH PAGAR - Para guru dan murid Paud Anggrek 11 di Kampung Manglid, ra di Paud Anggrek 11 menu- terkait. sempat mencapai 40 murid. bagi kelas, mereka mengajar
Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, terpaksa masuk dan keluar turkan, penggembokan pagar Namun beberapa pekan lalu Menurut Kokon, isu per- anak-anak di sini dengan se-
sekolah melewati celah pagar karena pagar sekolah itu digembok. Hal ini terjadi karena ada sengketa sekolahnya itu sudah terjadi di bulan ini, penggembokan masalahan sengketa hingga penuh hati. (adi ramadhan
lahan di lokasi sekolah tersebut. dua kali. Polemik tersebut tersebut kembali terjadi dan akan adanya penggusuran pratama)
PAUD ANGGREK 11 DIGEMBOK Nama sekolah, Paud Anggrek 11 Berdiri sejak tahun 2010 Lokasi, Kampung Manglid, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung Sudah enam bulan terganggu akibat sengketa
lahan yang berujung penggembokan Proses belajar mengajar tetap berjalan Murid dan guru masuk ke sekolah dengan cara “mengolong” lewat bawah pagar yang ada celah Saat ini murid tinggal 17 orang, sebelumnya sampai 40 orang Ada enam pendidik
yang mengajar di dua ruang kelas

