Page 10 - JABAR_20250911
P. 10
JABARREGION
10 KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025
Dua Penumpang
Pun Terlempar
z Elf Berhenti Sembarangan
Langsung Dihantam Truk Boks
CIREBON, TRIBUN - Kece- ujar Anom saat dikonfirmasi,
lakaan lalu lintas kembali ter- Rabu (10/9).
jadi di jalur Pantura Cirebon. Adapun korban luka yak-
Sebuah Elf bernomor polisi ni S (49), ibu rumah tangga
E 7689 MA ditabrak dari be- asal Desa Gebang Mekar,
lakang oleh truk boks DK Kecamatan Gebang, serta
8394 FX saat melintas di Desa MA (49), karyawan swasta
Pangenan, Kecamatan Pa- asal Desa Cirebon Girang,
ngenan, Kabupaten Cirebon, Kecamatan Talun. Keduanya
Rabu (10/9) pukul 06.00. mengalami luka ringan dan
Benturan keras membuat masih mendapat perawatan
Elf terperosok ke sungai di medis. “Tidak ada korban
pinggir jalan, sementara truk jiwa dalam kejadian ini, ha-
boks berhenti dengan posisi nya luka ringan dan kerugi-
bagian belakangnya masih an materi diperkirakan men-
menempel di bahu jalan. Dua capai Rp 10 juta,” katanya.
penumpang Elf terluka dan Peristiwa itu sempat di-
langsung dilarikan ke RSUD rekam warga dan tersebar
Waled, Kabupaten Cirebon. di media sosial. Dalam vi-
Kasat Lantas Polresta deo yang beredar, tampak
Cirebon, Kompol Mangku Elf berwarna biru ringsek di
Anom Sutresno menjelaskan, hampir seluruh bagian, de-
kecelakaan bermula ketika ngan posisi ban kanan ber-
Elf berhenti mendadak untuk ada di sisi atas. Sejumlah
menaikkan dan menurunkan warga terlihat berkerumun
penumpang. “Truk boks yang di lokasi untuk melihat kon-
melaju searah dari belakang disi kendaraan. Barang bukti
tidak dapat menghindar dan berupa satu unit Elf dan satu
langsung menabrak bagi- unit truk boks kini telah dia-
an belakang Elf. Akibatnya, mankan di Mapolsek Pange-
dua penumpang mengalami nan. Polisi masih melakukan
TRIBUN JABAR/EKI YULIANTO
luka-luka setelah terlempar penyelidikan lebih lanjut ter-
ELF TERSUNGKUR - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura Cirebon. Sebuah Elf bernomor polisi E 7689 MA ditabrak dari belakang hingga tersungkur ke dan kendaraan mengalami kait peristiwa tersebut. (eki
parit oleh truk boks DK 8394 FX saat melintas di Desa Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (10/9) pukul 06.00. kerusakan cukup parah,” yulianto)
Warga Merasakan Perjuangan
Getaran Cukup Kuat
z Gempa Tektonik Guncang Sukabumi Semalam
SUKABUMI, TRIBUN - nya. mudah terpengaruh isu atau
Gempa bumi tektonik ber- Kepala BBMKG Wilayah II informasi yang tidak dapat Selama 20 Tahun
kekuatan magnitudo 4,7 Tangerang, Hartanto, men- dipertanggungjawabkan.
mengguncang wilayah Ka- jelaskan guncangan terse- "Pastikan informasi resmi
bupaten Sukabumi, Rabu but merupakan jenis gempa hanya bersumber dari BMKG
(10/9) pukul 20.26. Berda- bumi dangkal akibat aktivi- melalui kanal komunikasi
sarkan analisis Badan Me- tas sesar aktif. "Berdasarkan resmi yang telah terverifika-
teorologi, Klimatologi, dan lokasi episenter dan keda- si," kata Hartanto. DPRD Jabar Setujui Cirebon Timur Jadi Calon
Geofisika (BMKG), episenter laman hiposenternya, gempa Sementara itu sejumlah X
gempa bumi terletak pada bumi ini dipicu aktivitas se- warga di Kabupaten Cian- Kabupaten Baru
koordinat 7,45 LS dan 106,7 sar aktif,” ujar Hartanto. jur panik setelah merasa-
BT, tepatnya di laut berjarak Sejumlah wilayah mela- kan getaran gempa bumi
sekitar 53 kilometer tenggara porkan merasakan getaran Rabu (10/9) malam. Peggy BANDUNG, TRIBUN - Ra-
Kabupaten Sukabumi pada cukup jelas. Masyarakat di (27) warga Kelurahan Pamo- pat paripurna DPRD Jabar
kedalaman 31 kilometer. Bayah, Pangalengan, Pela- yanan, Kabupaten Cianjur memutuskan Cirebon Ti-
Gempa pun dirasakan buhan Ratu, dan Cidolog mengaku merasakan gem- mur resmi sebagai Calon
warga Kota Sukabumi. Mega merasakan guncangan de- pa, bahkan getaranya terasa Daerah Persiapan Otonomi
(33), misalnya, warga Cibe- ngan intensitas III MMI, atau cukup kuat. "Getaran cukup Baru (CDPOB). Menurut
ureum merasakan getaran setara dengan getaran yang kencang juga tapi, tapi tidak Wakil Ketua DPRD Jabar,
cukup kuat. Kendati hanya terasa nyata di dalam rumah terlalu lama. Jadi tak sempat Ono Surono, keputusan
sebentar. "Awalnya itu di seakan-akan ada truk besar melarikan diri dari rumah," ini menandai kesuksesan
atas kayak ada sejenis pasir melintas. katanya. masyarakat di kawasan
berjatuhan. Ternyata pas di- Sementara itu, di wilayah Sekretaris BPBD Kabupa- Cirebon Timur yang selama
rasakan getarannya lumayan Cilaku, Cireunghas, Suka- ten Cianjir Asep Sudrajat me- ini memperjuangkan peme-
besar," katanya. bumi, Jampang Kulon, Cicu- ngatakan, pihaknya segera karan Cirebon Timur seba-
Hal serupa dikatakan Ir- rug, Curugkembar, Cisolok, memonitor pasca terjadinya gai kabupaten baru.
fan (33) warga Kebonpedes Kota Bandung, Kabupaten gempa bumi yang berpusat Saat ini, Cirebon Timur TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN
Kabupaten Sukabumi, titik Bandung, Bandung Barat, di Kabupaten Sukabumi. akan menjalani masa persi-
dimana ia tinggal berada dan Cimahi, getaran terca- “Sejauh ini laporan kerusak- apan sebelum resmi ditetap- CIREBON TIMUR - Sekda Jabar Herman Suryatman dan Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono
bentangan sesar Cimandiri. tat pada skala II–III MMI. an akibat gempa belum ada kan sebagai daerah otonomi berbicara kepada wartawan setelah rapat paripurna DPRD Jabar yang memutuskan Cirebon Timur
"Tadi itu lagi betulin saklar Sedangkan di Cidadap dan yang masuk. Mudah-mudah- baru. Persetujuan terhadap resmi sebagai Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) di Kantor DPRD Jabar di Bandung,
lampu, kok di bawah lantai Depok, guncangan dirasakan an tidak ada. Tapi kita tetap CDPOB Cirebon Timur ini, Rabu (10/9).
dan dinding seperti gempa, lebih ringan dengan skala II memonitor. Kalau ada nanti kata Ono, merupakan bagian
langsung lari keluar. Dikira MMI. kami informasikan lagi," ka- dari upaya pemerataan pem- Persiapan Otonomi Baru Sementara itu Sekretaris merintah pusat melalui Pak
saya sendiri ternyata sama BMKG mengimbau masya- tanya. (dian herdiansyah/ bangunan di Jawa Barat. (CDPOB) dapat meningkat- Daerah (Sekda) Jabar, Her- Menteri Dalam Negeri yang
tetangga pada keluar," kata- rakat tetap tenang dan tidak fauzi noviandi) "Sejarah panjang dan pem- kan kesejahteraan masyara- man Suryatman mengata- tentu nanti akan ditindak-
bahasan selama kurang lebih kat. "Ini merupakan tonggak kan, dengan disetujui Kabu- lanjuti lebih lanjut," ujar
paten Cirebon Timur seba-
20 tahun dari tingkat desa baru, bagi terwujudnya ke-
Herman.
Pojok Baca Kumuh Tak Terurus sampai kabupaten akhirnya sejahteraan masyarakat di gai CDPOB, ada 10 usulan Namun proses pemben-
hari ini menapaki babak Cirebon Timur dengan men-
CDPOB yang telah diajukan tukan Kabupaten Cirebon
baru di tingka Provinsi Jawa dekatkan pelayanan publik Pemprov Jabar kepada pe- Timur masih harus menung-
PANGANDARAN, TRIBUN - Barat. Terima kasih kepada kepada masyarakat, salah merintah pusat. gu dibukanya moratorium
Kondisi bangunan Pojok Baca rakyat Cirebon Timur," kata satu instrumennya adalah "Adapun usulan CDPOB oleh Presiden RI. "Pada tahun
di Lapang Merdeka, Desa Pa- Ono, Rabu (10/9). di calon daerah persiapan yang sudah masuk ke pe- 2025 telah dilakukan proses
nanjung, Kecamatan / Ka- Menurut Ono, aspirasi otonomi baru," katanya. merintah pusat sebanyak persetujuan bersama untuk
bupaten Pangandaran, kini itu muncul dari masyarakat Sambil menunggu Peme- 9, yakni Sukabumi Utara, satu usulan CDPOB yakni
memprihatinkan. Bangunan Cirebon Timur yang merasa rintah Pusat mencabut mo- Bogor Barat, Garut Selatan, Cirebon Timur sehingga total
yang berdiri beberapa tahun wilayah Kabupaten Cirebon ratorium, DPRD bersama Indramayu Barat, Bogor Ti- jumlah usulan menjadi 10
lalu melalui program Cor- saat ini terlalu luas dan ter- Pemprov Jabar akan beru- mur, Cianjur Selatan, Tasik- CDPOB," katanya.
porate Social Responsibility kendala dalam pelayanan paya mendorong percepat- malaya Selatan, Garut Uta- Sambil menunggu Pe-
(CSR) dari satu bank itu, kini publik. "Karena memang an pembangunan di infra- ra dan Subang Utara," ujar merintah Pusat mencabut
kumuh dan tidak terurus. Cirebon itu luas sekali, 40 struktur dasar yang ada di Herman. moratorium, kata Herman,
Pantauan di lokasi pada kecamatan, 424 desa dan Cirebon Timur. "Dari mulai Hasil persetujuan terha- pihaknya akan melakukan
Selasa (9/9), bangunan mu- kelurahan, jumlah pendu- jalan, pendidikan dan kese- dap usulan CDPOB Kabupa- pemetaan terkait dengan
lai lapuk, atapnya bocor, kaca duknya juga sangat besar," hatan. Jadi tidak menung- ten Cirebon Timur ini, kata geografi, demografi, kea-
jendela dibiarkan terbuka dan ujar Ono. gu moratorium, maka kita dia, akan akan diajukan ke manan, sosial politik, adat,
dipenuhi debu. Kemudian di Kondisi itu, kata Ono, bersama-sama mempunyai pemerintah pusat melalui tradisi, potensi ekonomi,
sekeliling bangunan, tampak tentunya dengan dilakukan komitmen untuk menyele- Kementerian Dalam Negeri. dan keuangan penyelengga-
tumpukan sampah dan se- pemekaran wilayah Cirebon saikan persoalan-persoalan "Berikutnya, Pak Gubernur raan pemerintahan. (nazmi
mak belukar yang menjalar Timur sebagai Calon Daerah dasar," katanya. akan menyampaikan ke pe- abdurrahman)
hingga menutupi tulisan Pojok
Baca di atas gapura. TRIBUN JABAR/PADNA
Kepala Dinas Perpustaka- POJOK BACA KUMUH - Kondisi bangunan Pojok Baca di Jangan Terjebak Euforia
an dan Kearsipan Kabupaten Lapang Merdeka, Desa Pananjung, Kecamatan / Kabupaten
Pangandaran, Dodi Djubardi, Pangandaran, kini memprihatinkan. Bangunan yang berdiri bebe-
membenarkan kondisi terse- rapa tahun lalu melalui program Corporate Social Responsibility SUASANA penuh syukur me- larut dalam euforia. “Alham- an Dalam Negeri dan penuh di- Forum Cirebon Timur Mandi-
but. Ia mengatakan, bahwa (CSR) dari satu bank itu, kini kumuh dan tidak terurus. nyelimuti masyarakat Cirebon dulillah kita bersyukur atas namika politik maupun teknis. ri (FCTM) hadir sebagai wadah
Timur setelah rapat paripur-
perjuangan yang mengonsoli-
apa yang telah dicapai. Tetapi
“Ketok palu DPRD Provinsi ha-
bangunan Pojok Baca itu na DPRD Jabar pada Rabu jangan lupa, perjuangan be- nyalah pintu awal dari banyak dasikan aspirasi warga. Dalam
berdiri di atas tanah milik (10/9) resmi menetapkan lum berakhir. Masih ada ta- pintu yang harus dibuka. Jalan perjalanan panjang itu, nama
desa, namun asetnya terca- baca agar tetap fungsional anak-anak remaja malam Cirebon Timur sebagai Ca- hapan panjang yang harus menuju pemekaran penuh de- KH. Usama Mansyur tercatat
tat di dinas perpustakaan. dan menarik bagi masyara- hari, gak tahu mereka nga- lon Daerah Persiapan Otono- kita lalui, dan semua itu me- ngan tantangan, sehingga ma- sebagai figur sentral.
"Bangunan itu sudah kami kat. "Sebenarnya tempat itu pain," katanya. mi Baru (CDPOB). Keputusan merlukan kekompakan, kon- syarakat harus tetap waspada Ulama kharismatik terse-
tawarkan ke beberapa pihak masih suka dibersihkan, tapi Ia berharap, bangunan itu seakan menjadi jawaban sistensi, serta pergerakan dan tidak terjebak dalam eufo- but mendedikasikan hidup-
untuk dikelola kembali, tapi belum dimanfaatkan secara pojok baca bisa difungsikan atas penantian panjang lebih nyata dari seluruh masyara- ria sesaat,” katanya. nya demi terwujudnya Kabupa-
sejauh ini belum ada tindak optimal," katanya. kembali sebagaimana tuju- dari dua dekade perjuangan kat Cirebon Timur,” ujar Ham- Pemekaran Cirebon Timur ten Cirebon Timur. “Almarhum
lanjut," ujar Dodi dihubungi Warga sekitar, Hasim me- an awal pembangunannya, pemekaran yang digelorakan zaiya, Rabu (10/9). bukan isu baru. Sejak dua de- KH. Usama adalah simbol per-
wartawan melalui seluler, Se- ngeluhkan kondisi pojok yakni sebagai ruang literasi masyarakat di kawasan timur Menurutnya, ketok palu kade lalu, masyarakat mera- juangan kita. Beliau telah me-
lasa (9/9). baca yang kini tidak terawat. bagi masyarakat. "Kalau ti- Kabupaten Cirebon. DPRD Jabar bukanlah garis sa dianaktirikan dalam pem- ngorbankan banyak hal demi
cita-cita masyarakat timur
bangunan. Jalan berlubang,
akhir, melainkan pintu awal
Namun di balik rasa gembi-
Menurut Dodi, bangunan Ia menyebut bangunan itu dak bisa jadi tempat baca ra, ada pesan mendalam dari yang akan menentukan arah fasilitas pendidikan terbatas, Cirebon. Kini, setelah beliau ti-
itu sebenarnya masih bisa kotor, berdebu, dan ditum- lagi, minimal dimanfaatkan salah satu tokoh Cirebon Ti- masa depan Cirebon Timur. Ia hingga layanan kesehatan su- ada, tanggung jawab itu ada
dimanfaatkan, misalnya se- buhi tanaman liar. "Kadang jadi tempat olahraga seperti mur, R. Hamzaiya S, agar ma- menegaskan, proses masih lit dijangkau menjadi alasan la- di pundak kita semua,” kata
bagai warung kecil atau kafe juga dipakai nongkrong dulu," katanya. (padna) syarakat tidak lengah dan akan berlanjut ke Kementeri- hirnya semangat perjuangan. Hamzaiya. (eki yulianto)

