Page 7 - JABAR_20250911
P. 7
SPORTHOTNEWS
KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025
Jangan Bandingkan dengan STY
18
SURYA/HABIBUR ROHMAN
LAGU KEBANGSAAN- Para pemain Timnas U23 Indonesia
menyanyikan lagu kebangsaan sebelum laga kontra Korea
Selatan U23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9/2025).
Erick Pastikan
Vanenburg
Dievaluasi
KETUA Umum PSSI, Erick baik di ajang selanjutnya,”
Thohir, memastikan akan ujarnya.
ada evaluasi menyeluruh Menteri BUMN itu juga me-
terhadap kinerja pelatih Tim- nyadari bahwa Korea Selatan
nas U-23 Indonesia, Gerald masih berada di level yang
Vanenburg. berbeda dibanding Indonesia.
Garuda Muda dipastikan Karena itu, meski kekalahan
SURYA/HABIBUR ROHMAN gagal lolos ke Piala Asia U-23 0-1 bukan hasil yang diharap-
DIADANG- Aksi gelandang Timnas U23 Indonesia Rayhan Hannan (8) yang menghindari adangan pemain Timnas Korea Selatan U23 Kim Jisoo (20) pada lanjutan 2026 setelah kalah 0-1 dari kan, Erick menilai tim tetap
kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9/2025). Korea Selatan pada laga menunjukkan usaha. Namun,
pemungkas Grup J di Sta- ia menekankan bahwa hasil
dion Gelora Delta, Sidoarjo, imbang melawan Laos adalah
PERBANDINGAN dengan era Shin cukup kuat bersaing di klasemen dapat terlampau singkat. Kadek Selain persiapan, aspek fisik juga Selasa (9/9/2025). Hasil titik krusial yang membuat
Tae-yong (STY) kembali mencuat runner-up terbaik. Arel dkk baru berkumpul sejak 25 menjadi alasan utama kegagalan. imbang saat melawan Laos langkah Garuda Muda sema-
usai kegagalan Timnas U-23 Indo- Padahal, publik berharap Indonesia Agustus, dan hanya sempat berla- Vanenburg menyebut banyak pemain sebelumnya juga membuat kin berat.
nesia lolos ke Piala Asia U-23 2026. bisa mengulangi prestasi gemilang tih selama lima hari sebelum turun yang jarang mendapat menit bermain peluang Indonesia tertutup “Ya, kalah 1-0 dari Korea
Bedanya, kali ini yang membuka saat masih dita- di laga perdana di klub, sehingga sulit mengimbangi untuk bersaing lewat jalur memang tidak bagus, tapi
wacana tersebut justru sang pelatih ngani STY. Namun, directpoints pada 3 September. kekuatan Korea Selatan. runner-up terbaik. harus diakui mereka tim yang
sendiri, Gerald Vanenburg. hasil di Sidoarjo “Sulit mencari hasil “Banyak pemain kita di kompeti- Kondisi ini menjadi sorotan kuat. Yang paling disayangkan
Pelatih asal Belanda itu menilai justru menambah • Vanenburg bikin maksimal dengan si hampir tidak bermain. Jadi saat besar, mengingat dua tahun sebenarnya ketika kita seri
publik seharusnya tidak serta-mer- daftar kegagalan kondisi seperti itu,” menghadapi tim seperti Korea yang lalu Indonesia sempat melaju lawan Laos. Itu yang membuat
ta menyandingkan hasil kerjanya Vanenburg setelah perbandingan tambahnya. fisiknya sangat bagus, di menit ke- hingga babak semifinal Piala jalannya semakin sulit,” jelas
dengan pencapaian STY, yang sebelumnya juga dengan era STY Vanenburg juga 60 kami sudah kesulitan bersaing,” Asia U-23 2024 di bawah Erick.
sukses mengantarkan Garuda kandas di final Piala • Sebut era sebe- menilai kuali- ungkapnya. asuhan Shin Tae-yong. Ia menambahkan, dari
Muda menembus semifinal Piala AFF U-23. tas skuad yang Meski demikian, ia tetap mengap- “Kerja Gerald Vanenburg aspek teknis perlu ada pem-
Asia U-23 tahun lalu. Vanenburg Dalam sesi konfe- lumnya materi dimilikinya tidak resiasi usaha anak asuhnya. “Kami akan dievaluasi dengan detail bahasan lebih dalam karena
berdalih, kondisi yang dihadapinya rensi pers, Vanen- pemain lebih baik sebanding dengan tidak bertahan total. Kami berani oleh PSSI. Apalagi sekarang pencapaian kali ini jauh dari
saat ini jauh berbeda, mulai dari burg menyinggung generasi sebelum- membongkar pertahanan lawan dan sudah ada Direktur Teknik ekspektasi. “Apapun hasilnya,
materi pemain hingga persiapan nama Shin Tae- • Persiapannya nya. Ia menyebut menciptakan peluang. Tapi memang Alexander Zwiers yang ikut kita harus review secara me-
yang sangat minim. yong. Ia menyata- juga dinilai lebih nama-nama seperti kualitas fisik dan mental lawan jauh memantau,” kata Erick ke- nyeluruh nanti bersama tim
Indonesia yang menjadi tuan kan, bahkan jika Marselino Ferdi- lebih baik,” katanya. pada awak media, termasuk teknis,” tegasnya.
rumah Grup J kualifikasi Piala Asia STY yang mena- matang nan, Ivar Jenner, Vanenburg juga menyindir pro- BolaSport.com, di Surabaya. PSSI, lanjut Erick, sudah
U-23 harus puas finis di peringkat ngani tim kali ini, Rafael Struick, gram persiapan yang singkat. Ia Menurut Erick, evaluasi menyiapkan struktur orga-
kedua dengan koleksi empat poin: hasilnya belum tentu lebih baik. hingga Justin Hubner, yang pernah mencontohkan Timnas U-17 yang nanti tidak sekadar rapat nisasi yang lebih rapi untuk
sekali imbang, sekali menang, dan “Kalau misalnya pelatih sebelum- jadi andalan STY. bisa lolos ke Piala Dunia U-17 internal, tetapi juga akan memantau kinerja pelatih dan
sekali kalah. nya melatih tim ini dan mendapatkan “Kalau dibandingkan, mungkin dari berkat latihan panjang selama melibatkan analisis teknis tim. “Sekarang kan sudah
Kekalahan tipis 0-1 dari Korea jangka waktu yang sama, saya ingin sisi pemain juga lebih baik generasi setahun penuh. secara menyeluruh. “Nanti ada Direktur Teknik, sudah
Selatan di laga pamungkas di Sta- melihat bagaimana dia meramu tim- yang sebelumnya. Mereka juga punya “Kalau ke SEA Games nanti kita ha- akan direview bersama, ada BTN. Jadi semua jalur
dion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa nya dan apakah hasilnya lebih baik waktu persiapan dua sampai tiga nya berlatih seminggu, hasilnya akan kita lihat lagi video pertan- evaluasi akan berjalan sesuai
(9/9/2025), memastikan Garuda dari ini,” ujar Vanenburg. bulan, bukan hanya lima hari,” ucap sama. Tidak mungkin juara,” ujarnya dingan, semua aspek akan stratanya,” tutup Erick. (Tri-
Muda gagal melaju, bahkan tak Menurutnya, persiapan yang ia pelatih berusia 61 tahun itu. memprediksi. (Tribunnews/jid) dibahas supaya bisa lebih bunnews/Bolasport)
Tak Adil Hanya Sorot Struick
PELATIH Timnas U-23 Indonesia, Gerald tapi mereka juga butuh proses,” ujar Vanen-
Vanenburg, meminta publik tidak terlalu burg di Surabaya, Selasa (9/9).
keras menghakimi Rafael Struick. Struick Pelatih berusia 61 tahun itu menegaskan,
sejatinya diproyeksikan menjadi andalan lini skuad U-23 Indonesia sebenarnya memiliki
depan Garuda Muda pada Kualifikasi Piala kualitas, termasuk para pemain keturunan
Asia U-23 2026. yang diharapkan bisa menjadi pembeda.
Dengan pengalaman bersama timnas Namun, mereka tetap butuh pengalaman,
senior, ia diharapkan bisa memikul tanggung kompetisi yang lebih baik, dan pembinaan
jawab besar. Namun, dari tiga laga yang berkelanjutan.
dijalani, striker keturunan Belanda itu hanya “Kita punya pemain keturunan Belan-
mencatatkan satu gol dan satu asis. da, tapi kamu juga bisa melihat masih ada
Sebaliknya, Hokky Caraka—yang sebelum- masalah. Pertama-tama, kita harus berlatih
nya kerap menjadi sasaran kritik netizen— dengan baik, bermain di kompetisi yang lebih
justru tampil lebih menonjol saat melawan baik. Dari situ, perkembangan akan datang,”
MMA FIGHTING Korea Selatan. jelasnya.
SALING TATAP- Saul “Canelo” Alvarez (kiri) saling tatap dengan Terence Menurut Vanenburg, menyalahkan satu Vanenburg menambahkan, penting bagi
Crawford. Keduanya akan berduel pada kelas menengah super di Allegiant pemain bukanlah hal yang tepat. Banyak pemain muda untuk terus dipantau dan
Stadium, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (14/9/2025) pukul 10.00 WIB faktor yang memengaruhi performa di diarahkan agar bisa menjadi pilar utama tim-
lapangan, termasuk usia para pemain yang nas. Proses itu, menurutnya, membutuhkan TRIBUN SOLO/MUHAMMAD NURSINA
Crawford Adaptasi masih muda dan masih membutuhkan wak- kesabaran dan waktu panjang. EKSPRESI STRUICK- Ekspresi penyerang
Timnas U23 Indonesia, Rafael Struick (tengah)
“Sulit mendapatkan pemain muda yang
tu untuk berkembang.
“Menurut saya, tidak adil hanya mem-
siap. Karena itu, penting membangun dari
setelah gagal memanfaatkan peluang saat mela-
Bobot 13 Bulan bicarakan Struick. Sebelumnya kan orang bawah. Proses ini tidak selesai dalam satu wan Korea Selatan dalam pertandingan kualifikasi
Piala Asia U23 2026 dari Grup J di Stadion Gelora
atau dua tahun, kadang butuh hingga 10
atau dua tahun, kadang butuh
mengatakan kita harus mencari lebih banyak
mengatakan kita harus mencari lebih banyak
Delta Sidoarjo, Selasa (9/9/2025).
tahun,” tutupnya. (Tribunnews/Bolasport)
pemain keturunan. Sekarang kita punya,
pemain keturunan. Sekarang kita punya,
tahun,” tutupnya. (Tribunnew
DUEL tinju akbar bakal tersaji pekan memengaruhi gaya bertarungnya, ter-
ini ketika Saul “Canelo” Alvarez ber- utama soal kecepatan pukulan yang PBSI.ID
hadapan dengan Terence Crawford. menjadi senjata andalannya.
Pertarungan dijadwalkan berlangsung Untuk itulah Crawford mengam- Gagal Menang Setelah
pada Minggu (14/9/2025) pukul bil jeda 13 bulan sebelum duel ini,
10.00 WIB di Allegiant Stadium, Las demi beradaptasi dengan bobot baru
Vegas, Amerika Serikat. sekaligus menyiapkan segala hal yang Memimpin 19-18
Kubu Crawford mengaku sudah tak dibutuhkan melawan Canelo.
sabar menghadapi sang juara empat Meski dihadapkan pada pekerjaan
sabuk di kelas menengah super berat, tim Crawford tetap optimistis. TUNGGAL putra Indonesia, Ant- kuat 10-10. Setelah interval, Gim penentuan berjalan
tersebut. Mereka menyiapkan strategi Pelatih Brian McIntyre memastikan hony Sinisuka Ginting, harus permainan ketat terus berlan- dramatis. Ginting sempat
khusus untuk meredam dominasi anak didiknya siap menghadapi tan- mengubur harapan melaju jauh jut. Ginting akhirnya menga- melesat dengan keunggulan
Canelo. Namun, selain taktik, ada hal tangan besar tersebut. di Hong Kong Open 2025. Pada mankan gim pembuka 21-19 7-1, tetapi Popov bangkit dan
penting lain yang harus dipersiapkan “Saya sangat percaya diri. Kami laga babak pertama yang ber- lewat dorongan bola yang gagal menyamakan skor menjadi
Crawford: bobot badan. sudah menyiapkan rencana untuk langsung di Hong Kong Colise- dikembalikan lawan. 8-8 sebelum menutup interval
Canelo terbiasa bertarung di kelas menghadapi apa pun yang ditawar- um, Kowloon, Rabu (10/9/2025), Memasuki gim kedua, dengan keunggulan tipis. Usai
menengah super dengan batas mak- kan Canelo. Crawford akan siap Ginting kalah tipis dari unggulan Ginting sempat tertinggal 3-7 jeda, Ginting kembali bangkit
simal 168 pounds atau 76,2 kilogram. memberikan jawaban,” ujar McIntyre asal Prancis, Christo Popov. Per- akibat kesalahan sendiri, tetapi hingga unggul 15-13. Namun,
Sementara itu, Crawford—yang dijuluki dikutip dari Boxing Scene. tandingan berjalan ketat hingga berhasil mengejar hingga ber- Popov merespons dengan empat
Bud—dalam beberapa tahun terakhir Ia menegaskan, mentalitas Craw- tiga gim, dengan skor akhir 21- balik unggul 9-8. Sayangnya, poin beruntun. Ginting masih
tampil di kelas welter super dengan ford akan menjadi kunci. “Dia terbi- 19, 17-21, 19-21. beberapa pengembalian yang sempat unggul 19-18, tetapi
batas 154 pounds atau 69,8 kilogram. asa menghadapi tantangan besar. Itu Gim pertama berjalan seim- melebar membuatnya kembali dua kesalahan krusial membuat
Artinya, Crawford harus menambah terlihat dari keberhasilannya menjadi bang. Ginting sempat unggul tertinggal. Popov memanfaatkan peluangnya sirna. Popov me-
sekitar 7 kilogram agar bisa tampil juara di dua kelas berbeda. Dia punya Anthony 6-3, namun Popov mampu situasi dan menutup gim kedua mastikan kemenangan 21-19.
An
t
on
y
h
di kelas Canelo. Tantangan itu tentu mentalitas luar biasa—lahir dengan Sinis u k a G i n t mengejar hingga skor sama dengan kemenangan 21-17. (Tribunnews/Bolasport)
Sinisuka Gintinging
tidak mudah. Penambahan bobot bisa itu,” tegas McIntyre. (Tribunnews/Gur)

